cover
Contact Name
Fariz Al Hazmi
Contact Email
farizalhazmi16@gmail.com
Phone
+6281389310770
Journal Mail Official
qualia.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta Jl. Rawa Mangun Muka Raya No.11, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Budaya Visual
ISSN : -     EISSN : 29867096     DOI : https://doi.org/10.21009/qualia.22
Core Subject : Education, Art,
Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Budaya Visual merupakan jurnal ilmiah berisi artikel hasil penelitian, kajian teoretik, dan tinjauan buku bidang pendidikan seni rupa dan budaya visual. Qualia berasal dari kata quale (Latin), artinya kualitas rasa yang dialami seseorang dengan fokus bidang yang meliputi: seni rupa murni, desain, kriya, fotografi, videografi, media alternatif, dan berbagai bentuk teks visual Fokus jurnal tidak terbatas pada: Pendidikan Seni Rupa (model pembelajaran, evaluasi pembelajaran, manajemen pendidikan dan berbagai bentuk terkait pembelajaran seni rupa). Manajemen Seni Rupa (Organisasi, Komunitas, Konservasi seni budaya, Museum dan galeri) Pengkajian Seni Rupa dan Budaya Visual Penciptaan Karya Seni Rupa
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2022): April" : 7 Documents clear
Konsep Visual Sign System Outdoor Bertema Ornamen Betawi Di Kampus A Universitas Negeri Jakarta
Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Budaya Visual Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa FBS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.192 KB) | DOI: 10.21009/qualia.21.1

Abstract

Kebutuhan sign system luar-ruang di Universitas Negeri Jakarta sangat diperlukan terlebih untuk tamu yang baru pertama kali datang. Dikarenakan desain signage kurang menarik, penempatan kurang optimal, seperti terlalu tinggi dan tidak eye level. Maka dari itu, perupa mengambil Skripsi Penciptaan Karya Seni Rupa dengan judul “Desain Sign system Luar-Ruang Bertema Ornamen Tradisional Betawi Di Universitas Negeri Jakarta”. Bertujuan untuk memperbaharui sign system yang sudah ada di Universitas Negeri Jakarta dengan mengangkat ornamen tradisional Betawi sebagai identitas, berdasarkan lokasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan survey lapangan, kuesioner dan eksplorasi yang dianalisis menggunakan teknik analisis etnografis. Hasil dari penelitian berdasarkan analisis karya, desain sign system dirancang mampu mempermudah pengunjung dan sivitas akademika Universitas Negeri Jakarta untuk mengetahui lokasi-lokasi yang ada di dalam lingkungan kampus. Dengan desain sign system yang mengangkat tema kebudayaan lokal di tempat Universitas Negeri Jakarta berada, yaitu Kembang Kelapa. Terinspirasi dari ombak yang berada di Pantai Sunda Kelapa. Merupakan salah satu ikon budaya Betawi berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 11 Tahun 2017, ayat 2. Ikon Kembang Kelapa dideformasi bentuk aslinya tanpa menghilangkan makna yang terkandung di dalamnya menjadi ornamen.
Badak Jawa Dalam Karya Patung Deformasi
Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Budaya Visual Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa FBS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.342 KB) | DOI: 10.21009/qualia.21.2

Abstract

Indonesia memiliki keragaman hewan endemik yang populasinya telah terancam kepunahannya. Salah satunya hewan Badak Jawa. Di Indonesia hewan ini hanya dapat di temui di Taman Nasional Ujung Kulon Banten. Populasi badak Jawa atau Badak bercula satu hanya terdapat 60-67 ekor saja hal tersebut sangat memperhatinkan sehingga penulis bersimpati dan tertarik untuk menciptakan sebuah karya patung deformatif bertemakan badak Jawa kedalam tugas akhir. Deformasi badak Jawa. Pemilihan konsep berdasarkan pertimbangan bahwa keunikan badak Jawa memiliki cula satu yang secara faktual belum banyak di ketahui oleh masyarakat luas. Visualisasi karya ini memiliki visual patung dengan interes seni reflektif, interes bentuk abstraktif, dan memiliki prinsip estetika seni modern. Replika patung badak Jawa di buat dengan deformasi. Deformasi karya badak Jawa terletak pada ukuran tubuh karya, volume tubuh karya dan struktur bentuk karya. Deformasi tersebut sebagai bentuk penggambaran imajinasi perupa. Penciptaan karya patung di buat dengan berbagai macam teknik yaitu teknik Teknik kontruksi, Teknik assembling, Welding/Las pada setiap karya. Karya tugas akhir ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang mengapresiasi karya patung dan bentuk tanggung jawab perupa sebagai masyarakat Banten, tidak hanya sebagai sebagai pendidik seni rupa.
Penderitaan Dalam Karya Seni Instalasi
Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Budaya Visual Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa FBS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.823 KB) | DOI: 10.21009/qualia.21.3

Abstract

Agony (penderitaan) adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan seseorang karena hidup tidak selalu tentang kebahagiaan. Setiap manusia pasti pernah merasakan sakit hati, kehilangan, kekecewaan ataupun segala rasa yang seakan dapat meruntuhkan kehidupan. Penderitaan dibangkitkan oleh memori yang pernah ada dan melibatkan emosi. Setiap individu pasti akan merasakan penderitaan, setidaknya sekali seumur hidup. Penderitaan adalah sebuah proses yang harus dilampaui sebagai manusia untuk mengenali rasa sakit, bertahan dalam hidup, dan menjadi manusia yang lebih baik. Konsep Post Traumatic Growth menjelaskan bahwa setiap manusia dapat mengubah rasa sakit dan penderitaan menjadi energi baru untuk tumbuh menjadi manusia yang lebih kuat. Penciptaan karya ini mengambil paham teori The Birth of Tragedy yang menjelaskan bahwa manusia memiliki kekuatan nalar, irasionalitas, struktur, kekacauan, individualisme, dan kesatuan kosmik di dalam diri. Manusia membutuhkan keduanya. Jika manusia kehilangan salah satu, membuat kehilangan kemampuan kita sendiri untuk menjadi orang yang lengkap dalam menjalani kehidupan. Penciptaan karya menggunakan Interes bentuk figuratif, interes seni, reflektif, dan interes estetik kontemporer. Karya dibuat sebagai simbol refleksi diri. Perenungan terhadap kegiatan yang telah dilakukan dengan menciptakan pemikiran baru yang bertujuan meningkatkan kualitas diri seseorang untuk menjadi manusia yang lebih baik. Karya berupa Seni Instalasi yang mewakili makna dan relevansi konsep pada setiap elemen yang ditampilkan. Karya akan merepresentasikan ekspresi dan ungkapan perasaan menderita dari seniman dan orang sekitar dalam menjalani kehidupan yang juga merasakan kondisi hancur, kesedihan, kesepian, ketidakstabilan maupun kehilangan.
Aktivitas Pasar Tradisional Sebagai Inspirasi Motif Fashion Dengan Teknik Digital Printing
Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Budaya Visual Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa FBS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.666 KB) | DOI: 10.21009/qualia.21.4

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk memvisualisasikan serta penyampaian pesan nilai-nilai positif seperti gotong royong, interaksi sosial, tekun dan gigih mencari nafkah, masyarakat yang multikultural dan nilai positif lainnya di tengah meningkatnya pasar modern dan online yang minim lebih interaksi sosial ke dalam desain motif fashion dengan teknik digital print untuk segmentasi masyarakat perkotaan terutama dengan pergerakan mobilitas yang tinggi dan cepat menyerap informasi. Pesatnya pertumbuhan fashion di Indonesia terutama dengan teknik digital print yakni salah satu jenis desain permukaan dengan penambahan corak di atas kain polos (desain struktur). Berdasarkan tujuan tersebut, penciptaan karya tugas akhir ini menggunakan metode pengumpulan data kualitatif antara lain berdasarkan studi pustaka melalui sumber-sumber bacaan, angket atau kuesioner yang perupa bagikan kepada konsumen dengan segmentasi wanita dewasa awal usia 21-30 tahun yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung dan Yogyakarta, observasi jenis kain serta eksplorasi motif dan desain busana. Secara garis besar, penciptaan motif ini menitikberatkan pada eksplorasi pengembangan karakter, penyusunan tata letak elemen desain dan permainan warna yang diolah sehingga tercipta suatu desain yang harmonis sebagai media penyampaian pesan. Hasil akhir motif tersebut diaplikasikan kedalam empat buat karya busana wanita kasual yang masing-masing memiliki tata letak elemen desain dan warna yang berbeda.
Potret Aktivitas Saat Pandemi COVID-19 Dalam Karya Ilustrasi Dengan Media Ballpoint
Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Budaya Visual Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa FBS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.579 KB) | DOI: 10.21009/qualia.21.5

Abstract

Pandemi COVID-19 yang terjadi di seluruh dunia sudah berlangsung hampir setahun, semakin hari angka kasus positif dan kematian semakin meningkat. Dampak lain dari pandemi ini yaitu banyak orang-orang yang kehilangan pekerjaan. Keresahan ini yang menginspirasi perupa dalam membuat karya ilustrasi dengan media ballpoint. Perupa mencoba memvisualisasikan apa yang menjadi fokus pada aktivitas yang relatif dilakukan pada masa pandemi. Objek-objek tersebut kemudian di kembangan dengan gaya pribadi beserta eksplorasi yang perupa aplikasikan juga kedalam karya. Dalam pewarnaan alam perupa bermasker menggunakan kopi sebagai warna dasar untuk warna kulit dan elemen lain seperti permainan cahaya. Visualisasi karya ini menggunakan pendekatan interes reflektif dengan menempatkan seni sebagai pencerminan realitas aktual (fakta dan kenyataan kehidupan), menggunakan interest bentuk figuratif, dan menggunakan prinsip estetika modern. Teknik yang digunakan pada karya ilustrasi ini dengan teknik crosshatching dan pewarnaan alam. Crosshatching digunakan pada keseluruhan teknik arsir dalam kedua karya ini. Pewarnaan alam diaplikasikan untuk memberi kesan warna kulit dan pencahayaan.
Ruang Bermain Futuristik Bagi Anak Febriyani, Wiwit; Kherid, Zaitun Y.A; Mudjiati
Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Budaya Visual Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa FBS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.918 KB) | DOI: 10.21009/qualia.21.6

Abstract

Seiring zaman, anak cenderung menyukai bermain gadget dibanding bermain dengan teman sebayanya. Dari hasil survei “The Asianparent Insight 2014” lingkup Asia Tenggara, anak usia 6-9 tahun lebih tertarik bermain gadget baik disela-sela belajar maupun setelah selesai belajar. Berdasarkan hal tersebut, maka perupa menciptakan karya berupa ruang bermain dengan permainan yang bisa dimainkan dua orang atau lebih secara langsung. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Jenis riset penelitian dan penciptaan ini menggunakan practice-led research, yaitu penelitian menjadi dasar dalam praktik. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai narasumber, sumber tertulis dan foto guna memperoleh data yang diperlukan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, studi pustaka, dan pendokumentasian. Ruang bermain bertema Antariksa untuk anak usia 6-11 tahun berukuran 3x3 m dengan permainan yang bisa dimainkan dua orang atau lebih secara langsung, seperti permainan ular tangga bahan kain taslan, flash card ukuran A5 dengan bahan glossy photo paper, puzzle ukuran 20x30 cm bahan karton tebal dilapisi bahan glossy, bean bag ukuran 75cmx120cm bahan baby canvas, dan knowladge classification box ukuran 30x11 cm berbahan kayu dan setiker. Desain karakter digunakan bukan hanya manusia tapi juga hewan, desain karakter hewan dikaitkan dengan hewan yang dikirm keluar angkasa berdasarkan beberapa sumber literature. Dari hasil mengambil data secara langsung, anak-anak sangat tertarik dengan dunia Antariksa.
Konflik Manusia dan Orangutan Dalam Lukisan Mixmedia Kontemporer
Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Budaya Visual Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa FBS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.286 KB) | DOI: 10.21009/qualia.21.7

Abstract

Penciptaan karya dengan judul Konflik Manusia dan Orangutan dalam Lukisan Mixmedia Kontemporer ini sebagai upaya untuk menunjukan rasa prihatin kepada masyarakat tentang permasalahan yang terjadi pada Orangutan. Permasalahan tersebut merupakan Konflik Manusia dan Orangutan yang perupa angkat dalam seni rupa kontemporer, dimana karya mengangkat tema lingkungan yang sedang urgensi di masa kini. Karya kontemporer ini mengedepankan nilai reflektif tentang perilaku manusia yang mengancam keberadaan orangutan. Karya menampilkan bentuk-bentuk semi figuratif dengan gaya ekspresi personal yaitu gaya pop surealis, dimana karya menampilkan objek imajinatif dengan warna yang dramatis (kontras gelap dan terang) serta penggunaan outline dalam mempertegas karakter pada semua objek yang ditampilkan. Media yang digunakan yaitu serabut kelapa sawit dan tanah liat sebagai tekstur nyata. Kemudian teknik yang digunakan yaitu teknik lukis plakat, tempel dan membentuk. Media dan teknik ini diperoleh dari berbagai eksplorasi untuk menghasilkan bentuk visual dengan karakteristik yang baru dalam karya seni kontemporer ini. Harapan perupa dengan melakukan penulisan ini dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga keberadaan Orangutan dengan cara berperilaku baik terhadap Orangutan dan lingkungannya. Penulis juga berharap penciptaan karya ini menjadi sebuah gerakan kecil untuk ikut serta dalam menjaga kelestarian Orangutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7