cover
Contact Name
Wahid Tuftazani Rizqi
Contact Email
wahidtuftazani95@gmail.com
Phone
+6287845710354
Journal Mail Official
wahidtuftazani95@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No.19, Kentingan, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Sanggitarupa
ISSN : 28088301     EISSN : 29876877     DOI : -
Core Subject : Art,
Sanggitarupa is an Fine arts journals covering art in interior design, visual communication design, photography, film and television, sculpture, printmaking, painting supported by the concept of creation, which are innovative and scientific works that are always oriented towards quality improvement Sanggitarupa is published twice a year, in July and December. Admitted and published articles can be freely accessed on this website.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024)" : 16 Documents clear
Analisis Makna Denitasi, Konotasi, dan Mitos Foto Operasi Lulu pada Artikel "Misi Menyusup ke Malaysia" dalam Majalah Langit Biru Ardiansyah, Raditya Tegar; Setiawan, Agus Heru
Sanggitarupa Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Majalah Langit Biru menerbitkan sebuah artikel yang berjudul “Misi Menyusup ke Malaysia” pada edisi Volume 1 No.6 – April 2018, ditulis oleh Soni Sontani menceritakan operasi militer TNI Angkatan Udara yang disebut Operasi Lulu. Dilakukan dengan terbang menyusup ke Malaysia dan menjatuhkan selebaran propaganda yang menentang pembentukan Malaysia. Terdapat 5 foto yang menjadi pengantar visual dan foto tersebut menggambarkan sosok hebat dibalik keberhasilan Operasi Lulu. Maksud analisafoto tersebut untuk menemukan pesan dan makna yang terkandung didalamnya, dengan metode semiotika dari teori Roland Barthes yang terbagi dalam tiga tahapan yaitu : denotasi, konotasi, dan juga mitos. Melalui metode tersebut diharapkan dapat menelusuri pesan dan makna, serta hubungan antara teks dan imaji yang terdapat pada foto-foto dalam artikel tersebut Melalui pengkajian artikel ini, penulis membuat kesimpulan pemaknaan denotasi yakni bercerita dan menggambarkan sosok dua pilot perempuan yang menjadi prajurit serta turut andil di dalam misi. Tahap konotasi menjelaskan tentang perjalanan karir dan peran dua perempuan sebagai anggota WARA. Kemudian tahap mitos menjelaskan perjuangan dua perempuan yang berprestasi dalam keberhasilan menjalankan suatu operasi kemiliteran.
Representasi Fatherhood Tokoh Pak Broto dalam Film Losmen Bu Broto Ilmi Tazkiyah Nafasa; Sapto Hudoyo
Sanggitarupa Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari adanya ketertarikan terhadap penggambaran Pak Broto sebagai sosok ayah dan suami yang cukup berbeda dari penggambaran ayah pada umumnya terlebih film ini berpusat pada dominasi Bu Broto dan konfliknya terhadap anak perempuannya namun tokoh Pak Broto juga berperan penting dalam penyelesaian konflik film tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi fatherhood tokoh Pak Broto yang digambarkan dalam film Losmen Bu Broto melalui analisis semiotika Roland Barthes sehingga dapat bermanfaat untuk memberi pemahaman tentang konsep fatherhood dalam film melalui semiotika. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana fatherhood direpresentasikan tokoh Pak Broto dalam film Losmen Bu Broto yang dianalisis secara mendalam melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan observasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling berdasarkan pengamatan terhadap film Losmen Bu Broto. Analisis penelitian menggunakan peta tanda Roland Barthes dengan mengamati potongan gambar, visual, dialog, dan gestur dari tokoh Pak Broto yang kemudian dikaitkan dengan konsep fatherhood . Hasil dari penelitian ini tokoh Pak Broto merepresentasikan protection (perlindungan), emotional closeness (kedekatan emosional), endowment (pemberian karakter), dan provision (penyedia standar materi) yang merupakan elemen-elemen dari fatherhood.
Analisis Semiotika Komunikasi Visual Pada Kemasan Produk Baru Granola Beorganik Siti Nur Amaliah; Herry Prilosadoso
Sanggitarupa Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Currently, packaging serves as a crucial communication tool, not only functioning as a protector of the product contents but also playing a role in conveying messages and building brand identity to consumers. This study aims to analyze the meanings contained in the packaging design of Beorganik's Granola product with the "Chocolate Banana" flavor variant using Ferdinand de Saussure's semiotics theory. The research method used is descriptive qualitative with a semiotic approach. The research data were collected through documentation and literature studies. The results show that the packaging design of Beorganik's Granola product uses various visual elements to convey messages about the product such as natural, healthy, delicious, and modern. These elements include typography, color, and illustrations. Semiotic analysis using Saussure's analytical techniques has proven to be a useful tool for understanding the meanings contained in product packaging. Keywords: Semiotic, Ferdinand de Saussure, Packaging Design Abstrak kemasan pada saat ini berfungsi sebagai alat komunikasi yang sangat penting, yaitu tidak hanya memiliki fungsi sebagai pelindung isi produk tetapi berperan sebagai alat untuk menyampaikan pesan dan membangun identitas merek kepada konsumen. Penelitian ini Bertujuan untuk Menganalisis Makna yang terkandung dalam desain kemasan produk Granola dari Beorganik dengan varian rasa “Chocolate Banana” menggunakan teori Semiotika Ferdinand de Saussure. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika. Data penelitian yang dikumpulkan adalah melalui dokumentasi dan studi literatur.hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kemasan produk Granola Beorganik menggunakan berbagai elemen visual untuk menyampaikan pesan mengenai produk seperti alami, sehat, lezat dan modern. Elemen elemen ini meliputi tipografi, warna, dan ilustrasi. Analisis semiotika dengan teknik analisis Saussure terbukti menjadi alat yang berguna untuk memahami makna yang terkandung dalam kemasan produk. Kata Kunci: Semiotika, Ferdinand de Saussure, desain kemasan
Perancangan Desain Interior Rumah Tinggal Tema Classic Dalam Pelaksanaan Magang Pada CV. Equipment Indonesia Perkasa Aulia, Rachel; Fernanda Dwi Cahyani; Putri Sekar Hapsari; Tri Prasetyo Utomo
Sanggitarupa Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Independent Campus Internship Program is an initiative from the Ministry of Education and Culture which aims to bridge the gap between theory learned on campus and practice in the world of work. The Independent Campus Learning Program (MBKM) FSRD internship/work practice scheme held by the Indonesian Institute of the Arts Surakarta, is implemented with the aim of providing opportunities for students to be able to apply the knowledge they have learned during the lecture process in the real world of work. The internship program is implemented for 4 (four) months, 15 (fifteen) weeks, starting from March 13 2024 to June 28 2024. The student internship activity schedule starts at 09.00 - 16.00 WIB, from Monday to Friday. Through the guidance of mentors from CV. Equipment Indonesia Perkasa, students gain new skills and industry insight relevant to their field of study. The results of this program are expected to show increased student competency and work readiness, as well as gaining a lot of new knowledge during the process of working on the project. Keywords: Classic. Design, Internship, MBKM, Residance.
Manifestasi Budaya dan Estetika Tas Indonesia dalam Festival Tas Nusantara Arni Sari Anggraini; Oktaviani, Oki; Adinda Cantika Lestari; Stri Agneyastra Dite
Sanggitarupa Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The bag is a tool to make it easier for someone to carry and store items. Traditional Nusantara Bags are one of the things that should be maintained. The Nusantara Bag Festival is an effort to succeed this matter. This study aims to find out how the manifestation of culture and aesthetics of traditional Indonesian bags in the Nusantara Bag Festival. This study uses a qualitative method, through directly observation of this festival, then conducts a descriptive analysis. The results of the study show that the existence of the Nusantara Bag Festival can help to promote and introduce the archipelago bags to the public, as well as help artists, artisans, and business groups engaged in the manufacture of bags..
Seni Sebagai Media Ekspresi dan Rehabilitasi Bagi Anak ABH: Meningkatkan Kreativitas dan Pemulihan Psikologis Anak Melalui Program Pengabdian Seni Lusi Efrilia Rahma; Salma Eka Sabrina; Didi Junaedi; Natan Kristian Mayer; Syarifah Nur Hajja
Sanggitarupa Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian mahasiswa ISI Surakarta melalui MBKM Mandiri FSRD bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup kelompok rentan, termasuk anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Kolaborasi antara mahasiswa dan Sahabat Kapas di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) memberikan bantuan psikososial serta memanfaatkan seni sebagai media ekspresi diri dan penyembuhan emosional. Anak-anak ABH sering mengalami stigma, isolasi, dan trauma yang mendalam, sehingga pelatihan seni seperti menulis cerpen, puisi, kolase, dan lukis menjadi sangat penting. Anak ABH seringkali mengalami stigma, isolasi, dan trauma yang mendalam, sehingga pelatihan seni seperti menulis cerpen, puisi, kolase, dan lukis menjadi sangat penting. Seni tidak hanya berperan sebagai terapi untuk mengatasi trauma, namun juga memperkuat rasa percaya diri, kemampuan literasi, komunikasi, sosial dan kerjasama. Anak-anak mampu mengekspresikan perasaan dan pengalamannya secara kreatif melalui seni, yang mendukung reintegrasi dan reintegrasi mereka ke dalam masyarakat.
Gambaran Kesunyian: Liminalitas Dalam Foto Homes At Night Karya Todd Hido Mahdavi Ramadhan; Varatisha Anjani Abdullah
Sanggitarupa Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Gambaran Kesunyian: Liminalitas Dalam Foto Homes at Night” bertujuan untuk mengidentifikasi dan membaca nilai estetika yang terkandung pada kelima karya foto yang Todd Hido ciptakan yaitu Homes at Night. Kualitatif deskriptif merupakan metode penelitian yang digunakan, untuk menganalisa foto tersebut digunakan teori kritik seni Edmund Burke Feldman, yaitu deskripsi, analisis formal, interpretasi, dan evaluasi. Tahap tersebut didukung dengan teori estetika Immanuel Khant, untuk mencari nilai estetika yang ada pada kelima karya foto Todd Hido. Kata Kunci : Kesunyian, Estetika, Liminalitas, Homes at Night, Todd Hido
Perempuan Berkebaya Dalam Era Modern Sebagai Inspirasi Penciptaan Karya Seni Lukis Iva Putri Anggraeni; Yulianto
Sanggitarupa Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dan percepatan teknologi telah memicu pergeseran fungsi kebaya sebagai pakaian tradisonal perempuan. Saat ini kebaya tidak lagi pakem difungsikan dalam kegiatan tertentu namun secara bebas digunakan sesuai kebutuhan fashion. Fenomena perkembangan penggunaan kebaya ini berdampak pada munculnya beragam variasi karakter kebaya sesuai selera dan kepentingan pengguna. Sebagai generasi muda yang mengagumi perkembangan kebaya, penulis tertarik untuk mengungkap keberadaan kebaya di era modern ini menjadi tema utama penciptaan karya seni lukis. Dalam pewujudan karya seni lukis ini, metode penciptaan yang digunakan mengacu pada pemikiran Alma M. Hawkins, meliputi: eksplorasi (eksploration), improvasi (improvation), dan pembentukkan atau komposisi (forming. Sekurang-kurangnya dalam penulisan artikel ini memiliki tiga tujuan utama yakni menjelaskan latarbelakang penciptaan karya, menguraikan metode penciptaan karya, serta mendeskripsikan hasil penciptaan karya seni lukis dengan tema perempuan berkebaya di era modern. Kata Kunci: kebaya, modern, perempuan, seni lukis
Analisis Makna Denitasi, Konotasi, dan Mitos Foto Operasi Lulu pada Artikel "Misi Menyusup ke Malaysia" dalam Majalah Langit Biru Ardiansyah, Raditya Tegar; Setiawan, Agus Heru
Sanggitarupa Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v4i2.6089

Abstract

Majalah Langit Biru menerbitkan sebuah artikel yang berjudul “Misi Menyusup ke Malaysia” pada edisi Volume 1 No.6 – April 2018, ditulis oleh Soni Sontani menceritakan operasi militer TNI Angkatan Udara yang disebut Operasi Lulu. Dilakukan dengan terbang menyusup ke Malaysia dan menjatuhkan selebaran propaganda yang menentang pembentukan Malaysia. Terdapat 5 foto yang menjadi pengantar visual dan foto tersebut menggambarkan sosok hebat dibalik keberhasilan Operasi Lulu. Maksud analisafoto tersebut untuk menemukan pesan dan makna yang terkandung didalamnya, dengan metode semiotika dari teori Roland Barthes yang terbagi dalam tiga tahapan yaitu : denotasi, konotasi, dan juga mitos. Melalui metode tersebut diharapkan dapat menelusuri pesan dan makna, serta hubungan antara teks dan imaji yang terdapat pada foto-foto dalam artikel tersebut Melalui pengkajian artikel ini, penulis membuat kesimpulan pemaknaan denotasi yakni bercerita dan menggambarkan sosok dua pilot perempuan yang menjadi prajurit serta turut andil di dalam misi. Tahap konotasi menjelaskan tentang perjalanan karir dan peran dua perempuan sebagai anggota WARA. Kemudian tahap mitos menjelaskan perjuangan dua perempuan yang berprestasi dalam keberhasilan menjalankan suatu operasi kemiliteran.
Gambaran Kesunyian: Liminalitas Dalam Foto Homes At Night Karya Todd Hido Mahdavi Ramadhan; Varatisha Anjani Abdullah
Sanggitarupa Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v4i2.6093

Abstract

Penelitian yang berjudul “Gambaran Kesunyian: Liminalitas Dalam Foto Homes at Night” bertujuan untuk mengidentifikasi dan membaca nilai estetika yang terkandung pada kelima karya foto yang Todd Hido ciptakan yaitu Homes at Night. Kualitatif deskriptif merupakan metode penelitian yang digunakan, untuk menganalisa foto tersebut digunakan teori kritik seni Edmund Burke Feldman, yaitu deskripsi, analisis formal, interpretasi, dan evaluasi. Tahap tersebut didukung dengan teori estetika Immanuel Khant, untuk mencari nilai estetika yang ada pada kelima karya foto Todd Hido. Kata Kunci : Kesunyian, Estetika, Liminalitas, Homes at Night, Todd Hido

Page 1 of 2 | Total Record : 16