cover
Contact Name
RIDWANG
Contact Email
ridwang@unismuh.ac.id
Phone
+628113915917
Journal Mail Official
vertex@unismuh.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No. 259, Jurusan Teknik Elektro,Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Vertex Elektro
ISSN : 19799772     EISSN : 27147487     DOI : https://doi.org/10.26618/jte.v14i2
VERTEX ELEKTRO is a scientific journal for the field of Electrical Engineering which is managed by Department Of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH). This journal aims as a media publication of research results for academics, researchers, and practitioners in the field of Electrical Engineering. It is published twice a year, in February and August. (p-ISSN : 1979-9772 and e-ISSN : 2714-7487). Articles published in the Vertex Elektro Journal must be original and state-of-the-art manuscripts in the Electrical Engineering field. The scope of this article is: Information Technology, Internet Of Things, Power Systems, Signal, System and Electronics, Communication Systems
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 17 No. 1 (2025): Februari" : 6 Documents clear
RANCANG BANGUN PROTOTYPE PENGONTROLAN ATAP JEMURAN PINTAR MENGGUNAKAN NODEMCU BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Risdayanti, Risdayanti; Aprilia, Vivi Yunita; Adriani, Adriani; Ridwan, Ridwan
VERTEX ELEKTRO Vol. 17 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.16197

Abstract

Indonesia memiliki dua musim, hujan dan kemarau, yang seringkali menjadi kendala dalam proses penjemuran pakaian. Selama musim hujan, banyak orang merasa khawatir pakaian yang dijemur akan basah, terutama jika tidak ada orang di rumah untuk mengawasi jemuran tersebut. Maka dari itu penelitian ini bertujuan merancang bangun Prototype pengontrolan atap jemuran pintar mengunakan NodeMCU berbasis Internet Of Things (IoT). Dengan metode Penelitian pengembangan berdasarkan studi literatur dari berbagai sumber yang relevan dan eksperimen langsung dalam pengujian prototipe. Sistem ini dirancang untuk melindungi pakaian dari hujan dengan menggerakkan atap secara otomatis berdasarkan kondisi cuaca, yang dipantau melalui sensor hujan, sensor LDR untuk mendeteksi intensitas cahaya, dan sensor suhu DHT11 untuk memantau suhu dan kelembaban. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan kontrol manual melalui aplikasi mobile, timer untuk pengaturan pergerakan atap, serta kipas pengering yang diaktifkan secara otomatis ketika atap dalam keadaan tertutup. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi sesuai dengan rancangan, di mana atap menutup saat hujan dan membuka kembali ketika cerah. Kontrol manual melalui aplikasi mobile dan pengaturan timer juga berjalan efektif. Kesimpulannya, sistem atap jemuran pintar ini dapat memberikan solusi otomatis yang efisien untuk melindungi pakaian dari cuaca buruk, serta mengurangi ketergantungan pada pengawasan manual.
PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING DAN PENGENDALI KEBOCORAN GAS BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR GAS MQ DAN SENSOR API JUSRIL, JUSRIL; NASRUDDIN, NASRUDDIN; RIDWANG, RIDWANG; ADRIANI, ADRIANI
VERTEX ELEKTRO Vol. 17 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.16406

Abstract

Penelitian ini bertujuan sistem pemantauan dan pengendalian kebocoran gas berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor gas MQ dan sensor api. Sistem ini mampu mendeteksi kebocoran gas dan kebakaran secara otomatis, serta memberikan peringatan dini melalui aplikasi Blynk. Selain itu, sistem secara otomatis menutup katup gas dan mengaktifkan pompa air mini untuk knalpot api jika kebakaran terdeteksi. Komponen alat utama ini terdiri dari sensor gas MQ, sensor api, mikrokontroler NodeMCU, motor servo, pompa air mini, dan aplikasi Blynk. Sensor gas MQ mendeteksi kadar gas LPG dan metana, sementara sensor api mendeteksi keberadaan api. Saat kadar gas melebihi ambang batas atau api terdeteksi, notifikasi dikirim ke pengguna melalui aplikasi Blynk, katup gas ditutup, dan pompa air mini diaktifkan untuk menyalurkan api. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini berfungsi dengan baik dalam mendeteksi kebocoran gas dan api, serta memberikan respon yang cepat dan akurat. Alat ini dapat meningkatkan keamanan di rumah tangga dan industri kecil, serta memberikan perlindungan dari risiko kebakaran dan kebocoran gas. Implementasi IoT memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh secara real-time.Kata Kunci: kebocoran gas, kebakaran , Internet Of Things , Blynk, sensor gas MQ, Sensor api.               
RANCANG BANGUN PENGATURAN INTENSITAS LAMPU LED MENGGUNAKAN TEKNIK MODULASI LEBAR PULSA (PWM) irfan, irfan; ramlah, ramlah; hafid, abdul; suryani, suryani; Wahyuningsih, Rossy Timur
VERTEX ELEKTRO Vol. 17 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.17064

Abstract

Pada era modern ini, teknologi pencahayaan telah berkembang pesat, terutama dengan kehadiran lampu  (Light Emitting Diode). Lampu  menawarkan berbagai kelebihan dibandingkan lampu konvensional seperti lampu pijar dan lampu fluorescent, termasuk efisiensi energi yang lebih tinggi, umur pakai yang lebih panjang, dan respons waktu yang cepat. Penggunaan lampu  semakin meluas di berbagai sektor, mulai dari rumah tangga, industri, hingga ruang publik. Salah satu aspek penting dari penggunaan lampu  adalah kemampuan untuk mengatur intensitas cahayanya. Pengaturan ini tidak hanya memberikan kenyamanan visual, tetapi juga membantu menghemat konsumsi energi dan memperpanjang umur pemakaian lampu . Teknik yang sering digunakan untuk mengatur intensitas cahaya lampu  adalah Modulasi Lebar Pulsa (Pulse Width Modulation, PWM).Teknik PWM adalah metode yang efektif untuk mengatur intensitas cahaya lampu . PWM beroperasi dengan mengubah duty cycle dari sinyal pulsa yang dikirim ke lampu . Duty cycle adalah rasio antara durasi sinyal ON dan total periode sinyal. Dengan menyesuaikan duty cycle, kita dapat mengontrol rata-rata daya yang diterima lampu , yang pada gilirannya menentukan intensitas cahayanya. Teknik ini sangat efisien karena tidak membuang energi dalam bentuk panas seperti metode resistor variabel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem kontrol intensitas cahaya lampu  dengan memanfaatkan teknologi Modulasi Lebar Pulsa (PWM). Dari analisa yang dilakukan pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan pulse width modulation (PWM) akan berpengaruh signifikan terhadap intensitas cahaya yang dihasilkan lampu. Dengan mengubah siklus kerja dari 10% menjadi 50% pada frekuensi berbeda (2 Hz, 6 Hz, 10 Hz, dan 20 Hz), ditemukan bahwa peningkatan siklus kerja meningkatkan tegangan, arus, dan pelepasan resmi. Intensitas cahaya (lumen per watt) yang tetap sama menunjukkan bahwa sistem dapat dioperasikan lebih efisien tanpa mengurangi kualitas cahaya yang dihasilkan. Komponen seperti optocoupler dan rangkaian snubber berperan penting dalam melindungi rangkaian dari fluktuasi tegangan dan memastikan pengoperasian yang stabil
ANALISIS TINJAUAN DARI TOTAL HARMONIC DISTARTION ARUS MAUPUN TEGANGAN TERHADAP BEBAN SISI PRIMER DAN SISI SEKUNDER PADA TRANSFORMATOR Ridwan, Andi Mohammad Ridwan Fikri; Riswan, Muh. Riswan. T; Rizal, Rizal ahdiyat duyo, S.T.,M.T; Zahir, Dr. Ir. Zahir Zainuddin, M.Sc
VERTEX ELEKTRO Vol. 17 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.17087

Abstract

Abstract: Andi Muhammad Ridwan Fikri and Muhammad Riswan T (2025) Analysis of Total Harmonic Distortion Current and Voltage Review of Primary and Secondary Side Loads on Transformers supervised by DR. Ir Zahir Zainuddin, M.T,. Rizal A Duyo, S.T,. M.T. The purpose of this study is to determine the comparison of linear and non-linear loads to harmonics on single-phase transformers. To determine the active power loss caused by single-phase transformers due to the influence of harmonics. The method used in this study is to conduct research and data collection at Jl. Sultan Alauddin No.259, Gn. Sari, Kec. Rappocini, Makassar City. The results obtained in this study are. With almost the same power, linear and non-linear loads have quite significant differences in terms of Total Harmonic Distortion (THD). THD current and voltage on non-linear loads are relatively greater than on linear loads. On the primary side of the THDi transformer, the linear load is 5.99% while the non-linear load is 68.25%, the THDV of the linear load is 1.51%, while the non-linear load is 1.60%. On the secondary side of the THDi transformer, the linear load is 1.18% while the non-linear load is 72.53%, the THDV of the linear load is 1.81%, while the non-linear load is 11.27%. This is because the non-linear load contains harmonics. The active power loss of the transformer due to harmonics generated by the non-linear load in this study was 0.024 kW, exceeding the standard set by the IEEE 519 standard, which is more than 10% of the total transformer rating of 0.022 kW. This can cause the transformer to overheat. While at a linear load of 0.019 kW, it can be said to be safe.  Abstract:Current,Voltage and Transformer 
PERSENTASE KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN UNTUK KAPASITAS DAYA DI GARDU DISTRIBUSI TERHADAP PEMBEBANAN TRAFO ilhamarfandi, ilham; fuadaliefahalmawardy, fuad; rizalduyo, rizal; zahir, zahir; Nasri, Andi; Khadijah, St
VERTEX ELEKTRO Vol. 17 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.17143

Abstract

Intisari : Persentase ketidakseimbangan beban untuk kapasitas daya di gardu distribusi terhadap  pembebanan trafo dibimbing oleh Bapak DR. Ir. Zahir Zainuddin, M.Sc, dan,. Rizal A Duyo, S.T,. M.T. Adapun tujuan dari pada penelitian ini adalah Mendeskripsikan kondisi gardu distribusi di feeder Soreang PT PLN (Persero) Rayon Mattirotasi Parepare, Mendeskripsikan sistem pemeliharaan gardu distribusi yang diterapkan di PT PLN (Persero) Rayon Mattirotasi Parepare dan membandingkannya dengan SOP dan SPLN. Mendeskripsikan akibat dari pemeliharaan gardu distribusi yang tidak sesuai dengan standar. Metode yang dipergunakan pada penelitiann ini adalah mengadakan penelitian dan pengambilan data di PT PLN (Persero) Area Parepare Rayon Mattirot. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah. Pembebanan gardu distribusi yang berada di feeder Soreang untuk gardu     GT. 22 nilai arus perfasanya adalah: IR = 255 A, IS = 282 A, IT = 253 A. Persentae pembebanan gardu distribusi yang berada di feeder Soreang gardu distribusi yang berada di feeder Soreang terlihat baik dan bersih, dalam batas toleransi yakni -10% dari tegangan nominal. Terdapat 6 gardu yang memiliki persentase pembebanan melebihi standar yakni 80% dan terdapat 11 gardu yang mengalami ketidakseimbangan beban.Sistem pemeliharaan yang diterapkan pada PT.PLN (Persero) Rayon Mattirotasi sudah terjadwal kegiatan pemeliharaannya, namun pelaksanaannya belum sesuai dengan SOP.Pemeliharaan yang tidak teratur serta management yang kurang baik dapat mengakibatkan menurunnya keandalan sistem dan kontinuitas pelayanan listrik kekonsumen serta berkurangnya lama waktu pakai pada setiap komponen.
PEMODELAN DAN SIMULASI PENGGUNAAN APLIKASI RELAY JARAK IMPEDANS PADA SISTEM DISTRIBUSI MENGGUNAKAN PSCAD (POWER SYSTETM COMPUTER AIDED DESAIN) Faharuddin, Andi faharuddin; Yanti, Risti yanti; Muayyad, M. Fauzan muayyad; Hafid, Abdul hafid
VERTEX ELEKTRO Vol. 17 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.17191

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pemodelan dan simulasi penggunaan aplikasi relay jarak impedansi pada sistem distribusi memanfaatkan perangkat lunak PSCAD (Power System Computer Aided Design). Relay jarak digunakan sebagai proteksi untuk mendeteksi dan merespon gangguan pada jaringan listrik, khususnya pada Feeder Pajalau. Tujuan dari studi penelitian ini adalah untuk menhadirkan model aplikasi relay jarak dan menganalisis kinerja model tersebut pada situasinormal dan ketika terjadi gangguan. Metode yang digunakan melibatkan pemodelan sistem tenaga listrik, simulasi gangguan, dan analisis respon relay jarak. Data yang digunakan berasal dari Gardu Induk Sungguminasa dengan sumber arus hubung singkat dan spesifikasi teknis saluran distribusi. Simulasi dilakukan pada berbagai kondisi, seperti kondisi normal, gangguan internal, dan gangguan eksternal. Hasil simulasi menunjukkan bahwa relay jarak dapat mendeteksi dan merespons gangguan dengan baik, serta memberikan perintah untuk memutus sirkuit ketika terjadi gangguan. Relay juga menunjukkan stabilitas pada kondisi gangguan eksternal, sehingga tidak menyebabkan pemutusan yang tidak diperlukan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem proteksi tenaga listrik yang lebih handal menggunakan perangkat lunak PSCAD. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6