cover
Contact Name
RIDWANG
Contact Email
ridwang@unismuh.ac.id
Phone
+628113915917
Journal Mail Official
vertex@unismuh.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No. 259, Jurusan Teknik Elektro,Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Vertex Elektro
ISSN : 19799772     EISSN : 27147487     DOI : https://doi.org/10.26618/jte.v14i2
VERTEX ELEKTRO is a scientific journal for the field of Electrical Engineering which is managed by Department Of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH). This journal aims as a media publication of research results for academics, researchers, and practitioners in the field of Electrical Engineering. It is published twice a year, in February and August. (p-ISSN : 1979-9772 and e-ISSN : 2714-7487). Articles published in the Vertex Elektro Journal must be original and state-of-the-art manuscripts in the Electrical Engineering field. The scope of this article is: Information Technology, Internet Of Things, Power Systems, Signal, System and Electronics, Communication Systems
Articles 116 Documents
SIMULASI PEMBEBANAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI TIGA -FASE KAPASITAS 250 KVA Hafid, Abdul; Abidin, Zainal
VERTEX ELEKTRO Vol. 16 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v16i1.14352

Abstract

Tulisan ini memaparkan hasil simulasi trafo distribusi pembebanan 250 kVA, 3 fase, 380/220 V, 50 Hz dengan kelompok vektor Dyn5. Simulasi dimaksudkan, pertama, untuk mengetahui efisiensi transformator berdasarkan informasi rugi-rugi tanpa beban dan rugi-rugi berbeban sesuai yang dikeluarkan oleh pabrikan. Kemudian hasilnya dibandingkan dengan standar SPLN 50. Hasil yang diperoleh adalah bahwa efisiensi transformator yang diteliti memenuhi syarat. Simulasi pembebanan juga bertujuan untuk mengetahui persentase ketidakseimbangan beban atau persentase ketidakseimbangan arus dengan menggunakan 2 formulasi. Berdasarkan hasil simulasi dapat disimpulkan bahwa dari kedua metode yang digunakan, metode pertama memberikan informasi persentase ketidakseimbangan beban yang lebih kecil dibandingkan metode kedua untuk arus netral yang sama. Dampak dari ketidakseimbangan beban pada trafo distribusi adalah timbulnya arus netral yang mengalir dari titik netral trafo ke tanah.
RANCANG BANGUN ALAT BANTU TUNANETRA BERUPA TONGKAT BERBASIS MIKROKONTROLER DAN SENSOR ARAH KIBLAT Irfandi, Muhammad; R, Wahyudi Pratama; Ridwang, Ridwang; Adriani, Adriani; Muniardi, Muniardi
VERTEX ELEKTRO Vol. 16 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v16i2.14969

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini mencakup berbagai perkembangan di berbagai bidang, khususnya teknologi kesehatan. Mata salah satu dari lima panca indra manusia yang sangat penting, dengan adanya mata manusia dapat melihat benda apa yang dilihat dan kemudian mengirimkan data tersebut ke otak kemudian mengolah benda apa yang dilihat. Seorang individu tunanetra menghadapi banyak masalah yang berhubungan dengan berbagai bagian kehidupan manusia yang akan mempengaruhi bantuan pemerintah sosial baik untuk dirinya sendiri, keluarganya dan masyarakat. tujuan penelitian ini adalah untuk merancang alat bantu tongkat tunanetra dan Menguji cara kerja sistem kompas, sensor ultrasonic, sensor air dan RTC. Dengan demikian dapat mempermudah penyandang tunanetra untuk menjalani aktifitas setiap harinya. Alat bantu tunanetra menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04, sensor water level, dan sensor kompas HMC5883L berbasis Arduino uno. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mempermudah dalam merealisasikan alat yang akan dibuat. Dari hasil pengujian sensor HMC5883L,dapat dilihat bahwa pengujian untuk menentukan arah kiblat dengan menggunakan microcontroller Arduino dan sensor HMC5883L, alat dapat bekerja dengan baik, Ketika kotak komponen berada pada sudut yang telah ditentukan, speaker akan mengeluarkan suara "Sudah Pas", menandakan bahwa posisi sudah benar. sensor ultrasonik berbasis mikrokontroler Arduino, cara kerjanya ketika sinyal ultrasonik mengirim sinyal Jika ada halangan maka sinyal tarsebut akan memantul dan di terima kembali oleh sensor kemudian mikrokontroler akan mengirimkan suara dan vibrartor sebagai peringatan, Untuk alat tunannetra ini batas maksimal yang dapat dideteksi pada kondisi sekitar sejauh 100cm. sensor air yang posisinya berada di bawah akan membaca kondisi sekitar apakah ada genagan air atau tidak, dan ketika sensor air telah membaca kemudian dikirim ke vibrator dan suara audio melalu arduino sehingga vibarator dan juga suara audio dapat bekerja dengan baik. Apabila genangan air mencapai ketinggian 4 cm atau lebih, maka speaker akan mengeluarkan suara "Ada Air" dan motor getar akan aktif. RTC ( Real Time Clock) akan menghasilkan out put pada spekaer, alat berbunyi sesuai waktu sholat dengan bunyi berupa “suara adzan”,Output suara yang dikeluarkan berbunyi dengan sangat jelas.Sehingga penyandang tunanetra atau disabilitas penglihatan bisa mengetahui kapan waktu shalat akan dimulai atau berlangsung.
Pengembangan Sistem Penyiram Tanaman Otomatis Berbasis IoT Menggunakan Sensor Suhu, Kelembapan Udara dan Kelembapan Tanah Rifaat, Andi Bajiel; Sephiani, Fany; Ridwang, Ridwang; Adriani, Adriani
VERTEX ELEKTRO Vol. 16 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v16i2.15701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem penyiraman tanaman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang terintegrasi dengan sensor kelembapan tanah (Capacitive Soil Moisture), Kelembapan udara (DHT11), dan suhu udara (DS18B20) untuk meningkatkan efisiensi tanaman dan penggunaan sumber daya air. Data sensor dikirimkan secara real-time melalui aplikasi Blynk. Metode eksperimen digunakan untuk menguji respon sistem terhadap perubahan kelembapan tanah, kelembapan udara, dan suhu udara. Pengumpulan data dilakukan dengan mencatat data sensor dan mendokumentasikan proses serta hasil pengujian alat. Hasil pengujian sensor kelembapan udara dan suhu menunjukkan hasil yang stabil dan akurat, sedangkan sensor kelembapan tanah memberikan informasi yang akurat untuk pengambilan keputusan penyiraman. Integrasi dengan Blynk memungkinkan monitoring secara real-time dan melakukan penyiraman secara manual. Sistem ini menyiram saat nilai kelembapan tanah kurang dari 50% RH dan berhenti saat lebih dari 65% RH, yang berhasil meningkatkan efisiensi penggunaan air dan mengoptimalkan penyiraman tanaman serta memberikan kontrol yang efisien bagi pengguna.
Rancang Bangun Akses Kunci Pintu Otomatis Menggunakan Fingerprint Berbasis Internet of Things (IoT) Ardiansah, Ahmad; Nuraeni, Mira; Ridwang, Ridwang; Adriani, Adriani
VERTEX ELEKTRO Vol. 16 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v16i2.15704

Abstract

Sistem keamanan rumah yang kurang ketat dapat mengundang hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencurian dan sebagainya. Oleh karena itu sistem ini digunakan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan akses pintu rumah, serta memungkinkan kontrol jarak jauh dan melindungi aset dan privasi yang di miliki. Sistem ini memanfaatkan mikrokontroller yang terhubung ke fitur bot chat telegram untuk memverifiksi sidik jari pengguna. Tujuan penelitian ini untuk merancang akses kunci pintu menggunakan fingerprint dan menguji kinerja alat kontrol akses pintu menggunakan fingerprint dengan aplikasi telegram. Metode yang digunakan berupa penelitian terdahulu yang serupa. Data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan metode eksperimen. Cara kerja alat ini mengontrol akses pintu menggunakan sidik jari dengan notifikasi ke telegram dan mengakses pintu dengan mengirim pesan untuk membuka dan menutup pintu. Alat ini dibuat menggunakan ESP32 dan diprogram menggunakan software IDE Arduino. Sensor sidik jari menggunakan identifikasi sidik jari yang terdaftar untuk membuka pintu. Alat tidak akan berfungsi dengan baik jika ada sistem yang terganggu atau error. Hasil yang diperoleh adalah rancangan akses pintu kunci otomatis menggunakan fingerprint berbasis Internet of Things dirancang menggunakan ESP32 sebagai pusat kendali. Pengujian yang diperoleh jika sidik jari yang di scan di fingerprint teridentifikasi benar atau cocok, buzzer tidak akan berbunyi dan pintu akan secara otomatis terbuka. Jika sidik jari yang discan di fingerprint teridentifikasi salah atau tidak cocok, buzzer akan berbunyi dan pintu akan tetap tertutup, dan pesan notifikasi akan masuk ke aplikasi Telegram dalam waktu ± 2.3 detik. Namun, jika sensor getar mendeteksi ada yang membuka pintu secara paksa, buzzer akan berbunyi dan ESP32 akan mengirimkan pemberitahuan ke telegram bahwa pintu dibuka secara paksa dalam kurung waktu ± 3.7 detik. Dapat disimpulkan bahwa alat pengaman pintu menggunakan fingerprint dan ESP32 sebagai pusat kendali dan untuk mengirimkan informasi ke aplikasi telegram. Alat ini sudah dapat diimplementasikan pada pintu dengan skala prototype.
Pengembangan Prototype Sistem Pengusir Hama Pada Perkebunan Menggunakan Lampu UV dan Gelombang Ultrasonik Berbasis Smart Panel Surya Muslimin Putra, Dilan Adrian; Paradita, Yuyun; Ridwang, Ridwang; Adriani, Adriani
VERTEX ELEKTRO Vol. 16 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v16i2.15707

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan prototipe sistem pengusir hama yang dirancang untuk digunakan di perkebunan, dengan memanfaatkan teknologi lampu UV dan gelombang ultrasonik yang didukung oleh smart panel surya. Sistem ini bertujuan untuk mengendalikan hama secara efektif tanpa merusak tanaman atau mencemari lingkungan, dengan menggunakan energi matahari yang disimpan dalam aki untuk mengoperasikan lampu UV dan modul ultrasonik. Metode penelitian mencakup desain dan pembuatan perangkat keras yang terdiri dari panel surya, aki, lampu UV, dan modul ultrasonik. Sistem ini juga dilengkapi dengan kontrol otomatis untuk mengoptimalkan efisiensi operasionalnya. Pengujian dilakukan di area perkebunan dengan beragam jenis hama untuk mengukur efektivitas sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe ini memiliki potensi besar dalam mengurangi populasi hama di area yang diuji. Meskipun masih dalam tahap prototipe, hasil awal menunjukkan bahwa sistem ini cukup efektif dalam mengusir hama, dengan tingkat efektivitas yang bervariasi tergantung pada jenis hama dan kondisi lingkungan. Kesimpulannya, prototipe ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dan diterapkan dalam skala yang lebih besar. Saran pengembangan untuk penelitian selanjutnya meliputi, penambahan sensor PIR untuk deteksi gerakan, peningkatan kapasitas aki untuk durasi operasi yang lebih panjang, serta peningkatan kualitas speaker untuk memperluas jangkauan ultrasonik, dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem. Sistem ini menawarkan pendekatan yang inovatif dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah hama di perkebunan secara efektif dan ramah lingkungan.
Pengembangan Prototype Smart Sistem Penyiraman Dan Pemupukan Tanaman Secara Otomatis Dengan Sistem Monitoring Berbasis IoT erlangga, Febri; Utami, Anisa NurLatifa; Ridwang, Ridwang; Adriani, Adriani; Khadijah, St
VERTEX ELEKTRO Vol. 16 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v16i2.15708

Abstract

Tanaman merupakan organisme yang sangat penting keberadaan bagi keberlangsungan hidup umat manusia. Tanpa Tanaman merupakan organisme yang sangat penting keberadaan bagi keberlangsungan hidup umat manusia. Tanpa adanya tanaman, kehidupan di bumi tidak akan berkelanjutan. Kemajuan teknologi saat ini berkembang pesat, namun masih banyak masyarakat, khususnya petani dan pekebun, yang belum memanfaatkan secara optimal. Mereka masih melakukan penyiraman dan pemupukan tanaman secara manual yang sering kali menjadikan tanaman tidak terawat dengan baik karena kurangnya waktu dan banyaknya aktivitas. Apabila untuk beberapa jenis tanaman sangat memerlukan perhatian khusus. Kondisi saat ini mengakibatkan kebutuhan akan nutrisi pada tanaman tidak terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototype smart sistem penyiraman dan pemupukan tanaman secara otomatis dengan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP32 sebagai pengendali utama, sensor kelembaban tanah (Capacitive Soil Moisture) untuk mengukur kelembaban tanah, dan sensor pH tanah untuk mendeteksi kadar pH tanah. Ketika kelembaban tanah terdeteksi di bawah 50%, pompa penyiraman aktif. Jika kadar pH tanah kurang dari 4.5, pompa pemupukan akan aktif. Pengguna dapat memonitoring kondisi tanah dari jarak jauh setelah sensor melakukan deteksi dan tindakan. Data hasil penelitian ini didapatkan melalui observasi secara langsung. Hasil peneitian menunjukkan Prototype Smart Sistem penyiraman dan pemupukan tanaman secara otomatis dengan sistem monitoring berbasis IoT berjalan dengan baik dan diharapkan dapat meringankan beban petani dan pekebun dalam menyiram dan memupuk tanaman dengan tetap menjaga serta meningkatkan kualitas dan hasil produksi tanaman. Kata Kunci : Monitoring, NodeMCU ESP 32, Internet Of Things, Capasitive Soil Moisture, Sensor pH Tanah
RANCANG BANGUN BACKUP DAYA LISTRIK MENGGUNAKAN ENERGI MATAHARI Khatima, Husnul; Arsyad S, Muhammad; Hafid, Abdul; Lateko, Andi Abdul Halik; Suryani, Suryani
VERTEX ELEKTRO Vol. 16 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v16i2.15899

Abstract

Automatic Transfer Switch adalah suatu rangkaian sistem listrik yang memiliki fungsi sebagai saklar yang beroperasi otomatis saat terjadi pemutusan arus listrik baik itu terencana atau mendadak, maka secara otomatis panel akan bekerja sendiri memindahkan pengambilan sumber listrik dari sumber lain seperti catu daya solar cell. Tujuan perancangan Automatic Tranfer Switch ini yaitu untuk mengaktifkan PLN ketika sumber listrik dari Solar Cell padam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan  dengan memulai dua tahapan yaitu, tahap rancang bangun alat dan tahap pengujuan alat. Perancangan Automatic Transfer Switch (ATS) dibuat dengan timer sebagai pengontrol waktu perpindahan daya. Pada perangkat Automatic Transfer Swich (ATS) ini, waktu untuk perpindahan daya antara PLN dan catu daya solar cell selama 2 detik. Berdasarkan hasil pengujian, ketika PLN mengalami gangguan waktu yang dibutuhkan PLN ke solar cell dan waktu perpindahan dari solar cell ke PLN setelah menyala kembali adalah kurang lebih 2 detik. Sehingga perancangan Automatic Transfer Switch (ATS) yang telah dirancang telah memenuhi standar NEMA yang memiliki waktu perpindahan daya 0 sampai 6 detik
Analisis Rugi rugi daya pada jaringan distribusi 20 kV Menggunakan ETAP Software 12.6. 0 Penyulang Polres PT PLN (Persero) ULP WAISAI Arifin, Arinofal; Hafid, Abdul; antarissubhi, antarissubhi
VERTEX ELEKTRO Vol. 16 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v16i2.16083

Abstract

eiring dengan perkembangan global yang semakin canggih, kebutuhan akan energi listrik akan terus meningkat. Kondisi ini pasti tidak terjadi meskipun ada energi listrik yang efisien dan tentu saja berkualitas. Untuk menjaga keefisienan, kerugian energi harus diperkirakan dan diantisipasi. Untuk menyalurkan energi daya listrik ke konsumen, pembangkit tenaga listrik dapat menggunakan sistem distribusi dan transmisi yang jauh dari pelanggan. Rugi: Energi yang hilang adalah hasil dari tekanan, resistansi, sistem jaringan, dan transformator. Peneltian ini bertujuan untuk menghitung besar rugi daya menggunakan fase 12.6.0 dan jatuh tegangan pada penyulang polres Waisai PT. PLN (Persero) ULP Waisai. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik yang mengumpulkan data melalui dokumentasi, wawancara, dan survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang saluran adalah 13.223 km, dan dari hasil simulasi fase, terdapat 2 (dua) kehilangan tertinggi: cabang Surya 3,5 kW dan Polres 2,8 Kw. Untuk perhitungan jatuh tegangan, cabang surya dan polres masing-masing menghasilkan kehilangan tegangan sebesar 3.2733 + j3.5277 Volt. Atau ΔV = 4.8124 47.142.  
RANCANG BANGUN PROTOTYPE PENGONTROLAN ATAP JEMURAN PINTAR MENGGUNAKAN NODEMCU BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Risdayanti, Risdayanti; Aprilia, Vivi Yunita; Adriani, Adriani; Ridwan, Ridwan
VERTEX ELEKTRO Vol. 17 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.16197

Abstract

Indonesia memiliki dua musim, hujan dan kemarau, yang seringkali menjadi kendala dalam proses penjemuran pakaian. Selama musim hujan, banyak orang merasa khawatir pakaian yang dijemur akan basah, terutama jika tidak ada orang di rumah untuk mengawasi jemuran tersebut. Maka dari itu penelitian ini bertujuan merancang bangun Prototype pengontrolan atap jemuran pintar mengunakan NodeMCU berbasis Internet Of Things (IoT). Dengan metode Penelitian pengembangan berdasarkan studi literatur dari berbagai sumber yang relevan dan eksperimen langsung dalam pengujian prototipe. Sistem ini dirancang untuk melindungi pakaian dari hujan dengan menggerakkan atap secara otomatis berdasarkan kondisi cuaca, yang dipantau melalui sensor hujan, sensor LDR untuk mendeteksi intensitas cahaya, dan sensor suhu DHT11 untuk memantau suhu dan kelembaban. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan kontrol manual melalui aplikasi mobile, timer untuk pengaturan pergerakan atap, serta kipas pengering yang diaktifkan secara otomatis ketika atap dalam keadaan tertutup. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi sesuai dengan rancangan, di mana atap menutup saat hujan dan membuka kembali ketika cerah. Kontrol manual melalui aplikasi mobile dan pengaturan timer juga berjalan efektif. Kesimpulannya, sistem atap jemuran pintar ini dapat memberikan solusi otomatis yang efisien untuk melindungi pakaian dari cuaca buruk, serta mengurangi ketergantungan pada pengawasan manual.
PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING DAN PENGENDALI KEBOCORAN GAS BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR GAS MQ DAN SENSOR API JUSRIL, JUSRIL; NASRUDDIN, NASRUDDIN; RIDWANG, RIDWANG; ADRIANI, ADRIANI
VERTEX ELEKTRO Vol. 17 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.16406

Abstract

Penelitian ini bertujuan sistem pemantauan dan pengendalian kebocoran gas berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor gas MQ dan sensor api. Sistem ini mampu mendeteksi kebocoran gas dan kebakaran secara otomatis, serta memberikan peringatan dini melalui aplikasi Blynk. Selain itu, sistem secara otomatis menutup katup gas dan mengaktifkan pompa air mini untuk knalpot api jika kebakaran terdeteksi. Komponen alat utama ini terdiri dari sensor gas MQ, sensor api, mikrokontroler NodeMCU, motor servo, pompa air mini, dan aplikasi Blynk. Sensor gas MQ mendeteksi kadar gas LPG dan metana, sementara sensor api mendeteksi keberadaan api. Saat kadar gas melebihi ambang batas atau api terdeteksi, notifikasi dikirim ke pengguna melalui aplikasi Blynk, katup gas ditutup, dan pompa air mini diaktifkan untuk menyalurkan api. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini berfungsi dengan baik dalam mendeteksi kebocoran gas dan api, serta memberikan respon yang cepat dan akurat. Alat ini dapat meningkatkan keamanan di rumah tangga dan industri kecil, serta memberikan perlindungan dari risiko kebakaran dan kebocoran gas. Implementasi IoT memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh secara real-time.Kata Kunci: kebocoran gas, kebakaran , Internet Of Things , Blynk, sensor gas MQ, Sensor api.               

Page 11 of 12 | Total Record : 116