cover
Contact Name
RIDWANG
Contact Email
ridwang@unismuh.ac.id
Phone
+628113915917
Journal Mail Official
vertex@unismuh.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No. 259, Jurusan Teknik Elektro,Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Vertex Elektro
ISSN : 19799772     EISSN : 27147487     DOI : https://doi.org/10.26618/jte.v14i2
VERTEX ELEKTRO is a scientific journal for the field of Electrical Engineering which is managed by Department Of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH). This journal aims as a media publication of research results for academics, researchers, and practitioners in the field of Electrical Engineering. It is published twice a year, in February and August. (p-ISSN : 1979-9772 and e-ISSN : 2714-7487). Articles published in the Vertex Elektro Journal must be original and state-of-the-art manuscripts in the Electrical Engineering field. The scope of this article is: Information Technology, Internet Of Things, Power Systems, Signal, System and Electronics, Communication Systems
Articles 116 Documents
PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING DAN PENGENDALI KEBOCORAN GAS BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR GAS MQ DAN SENSOR API JUSRIL, JUSRIL; NASRUDDIN, NASRUDDIN; RIDWANG, RIDWANG; ADRIANI, ADRIANI
VERTEX ELEKTRO Vol 17, No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.16406

Abstract

Penelitian ini bertujuan sistem pemantauan dan pengendalian kebocoran gas berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor gas MQ dan sensor api. Sistem ini mampu mendeteksi kebocoran gas dan kebakaran secara otomatis, serta memberikan peringatan dini melalui aplikasi Blynk. Selain itu, sistem secara otomatis menutup katup gas dan mengaktifkan pompa air mini untuk knalpot api jika kebakaran terdeteksi. Komponen alat utama ini terdiri dari sensor gas MQ, sensor api, mikrokontroler NodeMCU, motor servo, pompa air mini, dan aplikasi Blynk. Sensor gas MQ mendeteksi kadar gas LPG dan metana, sementara sensor api mendeteksi keberadaan api. Saat kadar gas melebihi ambang batas atau api terdeteksi, notifikasi dikirim ke pengguna melalui aplikasi Blynk, katup gas ditutup, dan pompa air mini diaktifkan untuk menyalurkan api. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini berfungsi dengan baik dalam mendeteksi kebocoran gas dan api, serta memberikan respon yang cepat dan akurat. Alat ini dapat meningkatkan keamanan di rumah tangga dan industri kecil, serta memberikan perlindungan dari risiko kebakaran dan kebocoran gas. Implementasi IoT memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh secara real-time.Kata Kunci: kebocoran gas, kebakaran , Internet Of Things , Blynk, sensor gas MQ, Sensor api.               
RANCANG BANGUN PENGATURAN INTENSITAS LAMPU LED MENGGUNAKAN TEKNIK MODULASI LEBAR PULSA (PWM) irfan, irfan; ramlah, ramlah; hafid, abdul; suryani, suryani; Wahyuningsih, Rossy Timur
VERTEX ELEKTRO Vol 17, No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.17064

Abstract

Pada era modern ini, teknologi pencahayaan telah berkembang pesat, terutama dengan kehadiran lampu  (Light Emitting Diode). Lampu  menawarkan berbagai kelebihan dibandingkan lampu konvensional seperti lampu pijar dan lampu fluorescent, termasuk efisiensi energi yang lebih tinggi, umur pakai yang lebih panjang, dan respons waktu yang cepat. Penggunaan lampu  semakin meluas di berbagai sektor, mulai dari rumah tangga, industri, hingga ruang publik. Salah satu aspek penting dari penggunaan lampu  adalah kemampuan untuk mengatur intensitas cahayanya. Pengaturan ini tidak hanya memberikan kenyamanan visual, tetapi juga membantu menghemat konsumsi energi dan memperpanjang umur pemakaian lampu . Teknik yang sering digunakan untuk mengatur intensitas cahaya lampu  adalah Modulasi Lebar Pulsa (Pulse Width Modulation, PWM).Teknik PWM adalah metode yang efektif untuk mengatur intensitas cahaya lampu . PWM beroperasi dengan mengubah duty cycle dari sinyal pulsa yang dikirim ke lampu . Duty cycle adalah rasio antara durasi sinyal ON dan total periode sinyal. Dengan menyesuaikan duty cycle, kita dapat mengontrol rata-rata daya yang diterima lampu , yang pada gilirannya menentukan intensitas cahayanya. Teknik ini sangat efisien karena tidak membuang energi dalam bentuk panas seperti metode resistor variabel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem kontrol intensitas cahaya lampu  dengan memanfaatkan teknologi Modulasi Lebar Pulsa (PWM). Dari analisa yang dilakukan pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan pulse width modulation (PWM) akan berpengaruh signifikan terhadap intensitas cahaya yang dihasilkan lampu. Dengan mengubah siklus kerja dari 10% menjadi 50% pada frekuensi berbeda (2 Hz, 6 Hz, 10 Hz, dan 20 Hz), ditemukan bahwa peningkatan siklus kerja meningkatkan tegangan, arus, dan pelepasan resmi. Intensitas cahaya (lumen per watt) yang tetap sama menunjukkan bahwa sistem dapat dioperasikan lebih efisien tanpa mengurangi kualitas cahaya yang dihasilkan. Komponen seperti optocoupler dan rangkaian snubber berperan penting dalam melindungi rangkaian dari fluktuasi tegangan dan memastikan pengoperasian yang stabil
PERSENTASE KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN UNTUK KAPASITAS DAYA DI GARDU DISTRIBUSI TERHADAP PEMBEBANAN TRAFO ilhamarfandi, ilham; fuadaliefahalmawardy, fuad; rizalduyo, rizal; zahir, zahir; Nasri, Andi; Khadijah, St
VERTEX ELEKTRO Vol 17, No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.17143

Abstract

Intisari : Persentase ketidakseimbangan beban untuk kapasitas daya di gardu distribusi terhadap  pembebanan trafo dibimbing oleh Bapak DR. Ir. Zahir Zainuddin, M.Sc, dan,. Rizal A Duyo, S.T,. M.T. Adapun tujuan dari pada penelitian ini adalah Mendeskripsikan kondisi gardu distribusi di feeder Soreang PT PLN (Persero) Rayon Mattirotasi Parepare, Mendeskripsikan sistem pemeliharaan gardu distribusi yang diterapkan di PT PLN (Persero) Rayon Mattirotasi Parepare dan membandingkannya dengan SOP dan SPLN. Mendeskripsikan akibat dari pemeliharaan gardu distribusi yang tidak sesuai dengan standar. Metode yang dipergunakan pada penelitiann ini adalah mengadakan penelitian dan pengambilan data di PT PLN (Persero) Area Parepare Rayon Mattirot. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah. Pembebanan gardu distribusi yang berada di feeder Soreang untuk gardu     GT. 22 nilai arus perfasanya adalah: IR = 255 A, IS = 282 A, IT = 253 A. Persentae pembebanan gardu distribusi yang berada di feeder Soreang gardu distribusi yang berada di feeder Soreang terlihat baik dan bersih, dalam batas toleransi yakni -10% dari tegangan nominal. Terdapat 6 gardu yang memiliki persentase pembebanan melebihi standar yakni 80% dan terdapat 11 gardu yang mengalami ketidakseimbangan beban.Sistem pemeliharaan yang diterapkan pada PT.PLN (Persero) Rayon Mattirotasi sudah terjadwal kegiatan pemeliharaannya, namun pelaksanaannya belum sesuai dengan SOP.Pemeliharaan yang tidak teratur serta management yang kurang baik dapat mengakibatkan menurunnya keandalan sistem dan kontinuitas pelayanan listrik kekonsumen serta berkurangnya lama waktu pakai pada setiap komponen.
PROTEKSI TEGANGAN SENTUH LISTRIK PADA MANUSIA MEGGUNAKAN GROUNDING DAN RCBO ( RESIDUAL CURRENT CIRCUIT BREAKER WITH OVERCURRENT PROTECTION ) Iqbal, Muhammad; Anugrah, Riyan; Hafid, Abdul; Faharuddin, Andi
VERTEX ELEKTRO Vol 17, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i2.17517

Abstract

Intisari : Keamanan listrik merupakan aspek penting dalaminstalasi kelistrikan untuk mencegah bahaya yang disebabkanoleh arus bocor dan tegangan sentuh. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis efektivitas penggunaan RCBO (ResidualCurrent Circuit Breaker with Overcurrent Protection) dangrounding dalam melindungi manusia dari bahaya listrik,terutama dalam pengoperasian pompa air di lantai 1 dan 3Laboratorium Teknik, Universitas Muhammadiyah Makassar.Pengujian dilakukan menggunakan elektroda batang tunggal,serta RCBO dengan arus nominal 6 A dan sensitivitas arus bocor30 mA. Metode penelitian melibatkan perancangan sistemproteksi, pengujian arus bocor, dan evaluasi resistansi groundingterhadap kedalaman elektroda. Hasil penelitian menunjukkanbahwa RCBO dengan sensitivitas 30 mA mampu mendeteksiarus bocor secara andal dan memutus aliran listrik dalam waktukurang dari 0,1 detik, sehingga melindungi pengguna daribahaya sengatan listrik. Sementara itu, sistem groundingmenunjukkan efisiensi yang meningkat seiring dengankedalaman elektroda, di mana resistansi tanah yang lebih kecilmemberikan perlindungan lebih baik terhadap kebocoran arus.Kombinasi RCBO dan grounding terbukti efektif dalammeningkatkan keselamatan listrik dan mengurangi risikotegangan sentuh, sehingga direkomendasikan untuk diterapkanpada berbagai instalasi kelistrikan.Kata kunci : Tegangan Sentuh,Arus Bocor,Grounding,RCBO(Residual Current Circuit Breaker with OvercurrentProtection),Proteksi Listrik.
Sistem Monitoring Switching PLTS dan Solar Tracker Dual Axix Berbasis IoT kurniawan, nawan; darman, muh. yusril; adriani, adriani; Zainuddin, zahir
VERTEX ELEKTRO Vol 17, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i2.17579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring PLTS berbasis IoT untuk memudahkan pengoperasian atau pengontrolan PLTS. Sistem ini dirancang menggunakan mikrokontroler ESP 8266 dan Arduino Uno yang terintegrasi dengan sensor PZEM 004T dan sensor LDR. Mikrokontroler ini berfungsi untuk mengumpulkan data dari sensor tersebut dan mengirimkannya secara real time ke aplikasi blynk melalui koneksi Wi-Fi. Aplikasi Blynk memungkinkan operator untuk memantau input dan output daya, arus, dan tegangan secara jarak jauh dan mendapatkan data yang akurat dan konsisten terkait parameter muatan listrik pada PLTS. Prototype sistem ini diuji pada beberapa parameter muatan listrik dengan variasi yang berbeda, dan hasilnya menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi perubahan parameter muatan dengan tingkat akurasi yang memadai. Keberhasilan ini dapat meningkatkan efisiensi operasional PLTS dengan menyediakan metode yang lebih cepat dan akurat dalam memantau daya, arus dan tegangan, serta mengurangi resiko kesalahan yang mungkin terjadi dalam pengawasan manual. Penelitian ini juga membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut, seperti integrasi notifikasi atau alarm dan penambahan sensor lain untuk memantau parameter listrik pada PLTS.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING KELEMBAPAN DAN PH TANAH YANG IDEAL UNTUK TANAMAN MENGGUNAKAN SMART DETECTOR Al Qadri Kannang ,Abd Muin, Rossy Timur Wahyuningsih, Umar Katu, Nur Afif..
VERTEX ELEKTRO Vol. 17 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/1h0ndz02

Abstract

Abstrack- Modern agriculture increasingly adopts technology to enhance production efficiency and product quality. One crucial aspect of agriculture is monitoring soil conditions, especially moisture and pH, which significantly influence plant growth and health.Kata kunci :  Monitoring Tanah, Kelembapan Tanah, pH Tanah, Smart Detector,  Pertanian Berbasis Teknologi.
RANCANG BANGUN SISTEM OTOMATIS PENENTUAN ARAH KIBLAT MENGGUNAKAN INTEGRASI PAPAN ISTIWA’AINI DAN TEKNOLOGI ARDUINO SEBAGAI PETUNJUK DERAJAT Andi Awal Janwar; Ridwang; Adriani; Nurmin D; St Khadijah
VERTEX ELEKTRO Vol. 17 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/6ae1dv92

Abstract

Arah kiblat merupakan salah satu elemen penting dalam pelaksanaan ibadah shalat bagi umat Islam. Setiap Muslim diwajibkan menghadap ke arah Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah. Namun, dalam praktiknya, penentuan arah kiblat secara akurat sering menjadi tantangan, terutama di wilayah yang jauh dari Makkah. Berbagai metode penentuan arah kiblat, baik manual maupun digital, telah banyak digunakan. Tujuan penelitian ini merancang dan mengembangkan alat penentu arah kiblat berbasis Arduino sebagai indikator arah untuk meningkatkan keakuratan penentuan kiblat. Metode penelitian yang digunakan yaitu Metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan alat penentu arah kiblat ini adalah metode eksperimental. Hasil pengujian ELPCB Qiblat Tracker berbasis Arduino membuktikan bahwa alat yang dirancang mampu bekerja secara optimal dalam menentukan arah kiblat dengan tingkat akurasi yang sangat baik. Pada pengujian di Universitas Muhammadiyah Makassar dan Masjid Nurul Ikhlas, perbandingan dengan data referensi dari website Ilmu Falak Unismuh menunjukkan selisih azimut yang sangat kecil, yakni hanya 0–0,04°. Hal ini menegaskan bahwa sistem berbasis Arduino yang terintegrasi dengan papan Istiwa’aini dapat mengolah data koordinat lokasi dan menghasilkan perhitungan azimut kiblat secara tepat. Dengan demikian, alat ini layak dijadikan indikator arah kiblat yang akurat, presisi, dan dapat diandalkan untuk membantu masyarakat maupun lembaga dalam memastikan arah ibadah secara ilmiah dan real-time.  
PERANCANGAN PANEL ATS ( AUTOMATIC TRANSFER SWITCH ) PLN KE GENERATOR GUDANG PUPUK DI JENEPONTO Tanjung, Faisal; Sopyang, Sopyang; Suryani, Suryani
VERTEX ELEKTRO Vol. 14 No. 2 (2022): Agtustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v14i2.10279

Abstract

ATS (Automatic Transfer Switch) yaitu ketika aliran listrik PLN padam maka secara otomatis Genset akan hidup dan aliran listrik akan berpindahke Genset, ketika PLN kembali menyala maka aliran listrik secara otomatis akan berpindah lagi ke PLN sedangkan Genset akan mati secara otomatis tanpa adanya campur tangan dari operator. Penelitian ini Kost Di jalan Mustafa Dg Bunga lorong 1 pada bulan Juni 2022 – November 2022. Langkah-langkah dalam pembuatan alat dimulai dari membuat desain panel, membuat rancangan penempatan komponen bagian luar, membuat rancangan penempatan komponen bagian dalam, membuat gambar rangkaian, perakitan dan wiring alat serta uji coba pada alat. Panel ATS ini mendukung dua operasi sistem perpindahan beban yaitu sistem perpindahan beban secara otomatis dan sistem perpindahan beban secara manual. Sistem kerja perpindahan otomatis sumber utama yang digunakan adalah sumber milik PLN sedangkan sumber cadangan adalah sumber Genset. Sistem kerja perpindahan manual sumber utama bisa digunakan dengan cara memilih salah satu sumberyaitu sumber PLN atau sumber Genset, dalam sistem kerja manual sumber PLN dan sumber Genset tidak bisa digunakan secara bersamaan. Hasil penelitian pada panel listrik ATS ini yaitu menguji sistem perpindahan manual dan sistem perpindahan otomatis serta mengukur waktu perpindahan sumber PLN ke sumber milik Genset dan sebaliknya mengukur waktu perpindahan sumber Genset ke sumbe PLN. Perpindahan dari PLN ke genset memerlukan waktu rata-rata 5 detik, sedangkan perpindahan dari Gensetke PLN memerlukan waktu rata-rata 5 detik
ANALISIS PROSES TRANSFER LOAD UNTUK MENCAPAI TEGANGAN GENERATOR SAMA DENGAN TEGANGAN PADA BUSBAR Hidayat, Muh Sultan Agung; Wawandi, Muh Arsyil; Adriani, Adriani; Ridwang, Ridwang
VERTEX ELEKTRO Vol. 15 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12132

Abstract

Adapun tujuan dari pada penelitian ini adalah Dapat menganalisa bagian-bagian dari sistem peralihan catu daya secara otomatis. Dapat mengetahui cara kerja dari sistem peralihan catu daya listrik. Dapat mengetahui keandalan sistem peralihan catu daya dalam mendukung kelancaran dan keselamatan penerbangan. Metode yang dipergunakan pada penelitiann ini adalah mengadakan penelitian dan pengambilan data di PT. PLN (Persero) dan Pembangkit Listrik Tenaga  Diesel pada Bandar Udara Hasanuddin di Makassar. Hasill yang didapatkan pada penelitian ini adalah. Proses transfer load terdiri dari beberapa bagian yaitu : Proses engine start yang dapat dilakukan dengan tipe operasi manual dan otomatis Proses pencapaian putaran nominal yang diharapkan dari generator yaitu 1500 rpm untuk mensuplai tegangan nominal 220/380 V ke beban. ACB PLN off. pada tipeoperasi otomatis pembukaan dan penutupan ACB menggunakan alat mekanisme energi tersimpan yang menjamin aksi penutupan yang cepat dan aman. ACB PLN akan berhenti bekerja dan ACB genset on pada saat proses start selesai dan tegangan yang akan dicapai generator telah sama dengan tegangan pada busbar.Peralihan catu daya atau pelayanan beban terjadi pada saat suplay daya utama PLN mengalami gangguan dimana sistem kontrol memerintahkan motor start untuk memutar fly wheel mesin diesel sampai generator mencapai putaran nominainya. Setelah tegangan nominal tercapai Circuit breaker pada PLN off dan circuit breaker. PL TD on, arus listrik melalui busbar akan menyuplai beban 
ANALISA TENAGA SURYA TERKONSENTRASI PADA KONVERSI CAHAYA SINAR MATAHARI MENJADI ENERGI LISTRIK TERHADAP SUPLAI AIR Ihsan, Muh Alim; Al Anshari, Arsydin Sinatrya; Duyo, Rizal Ahdiyat; Nirwana, Hafsah
VERTEX ELEKTRO Vol. 15 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12323

Abstract

Saat ini, Teknologi Energi Surya (Solar Energy System) merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah pasokan air. Di daerah tropis, Anda bisa mendapatkan sinar matahari gratis sepanjang tahun, bahkan di daerah terpencil sekalipun. Oleh karena itu, bahkan di lokasi-lokasi terpencil di mana sulit untuk mendapatkan jaringan listrik PLN atau sudah memiliki generator tetapi sulit mendapatkan pasokan bahan bakar, penggunaan teknologi listrik tenaga surya untuk menggerakkan pompa air adalah pilihan yang ideal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki prosedur yang terlibat dalam pembangunan dan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya sebagai sumber energi skala kecil untuk sistem pompa air, dan untuk menentukan cara memastikan ketersediaan pasokan air yang konsisten di dalam tangki. Pada penelitian ini kami menggunakan metode eksperimen. Metode eksperimental adalah pendekatan yang melibatkan pengumpulan data melalui percobaan yang di kendalikan secara sistematis. Berdasarkan hasil pengujian maka di dapatkan Lama Waktu Pemakaian Energi pada Beban yang rata –rata pemakaian tanpa penghisapan 26 menit 6 detik dan dengan penghisapan 17 menit 33 detik, yang Besar pemakaian Optimalnya tergantung pada Besarnya Daya Pada Panel Surya seta Besarnya Penyimpanan Energi tersebut dalam hal ini yaitu Battery atau ACCU. Dengan menggunakan water level control maka air dalam tangki air dapat terjaga ketersediaannya.

Page 9 of 12 | Total Record : 116