cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
benny@unissula.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Lingkungan Sultan Agung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Lingkungan Sultan Agung berisi hasil penelitian dan pemikiran yang berkaitan dengan teknik lingkungan ataupun lingkungan hidup ada umumnya, baik abiotik, biotik maupun cultur. Jurnal ini  pertama kali terbit pada bulan April 2012 (edisi perdana). Jurnal  ini diterbitkan 3 (tiga) kali setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember. Setiap edisinya menerbitkan sebanyak 6 (enam) tulisan. Redaksi Jurnal Sultan Agung mengundang kepada segenap penulis untuk berpartisipasi di dalam penulisan jurnal.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2012): Journal Lingkungan Sultan Agung" : 2 Documents clear
PEMANFAATAN ALGAE CHLORELLA PYRENOIDOSA UNTUK MENURUNKAN TEMBAGA (Cu) PADA INDUSTRI PELAPISAN LOGAM Benny Syahputra
Jurnal Lingkungan Sultan Agung Vol 2, No 2 (2012): Journal Lingkungan Sultan Agung
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ion tembaga (Cu) termasuk ion yang berbahaya apabila dibuang ke badan air karena bersifat toksik. Pengolahan kadar Cu dapat dilakukan dengan memanfaatkan algae. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui volume algae yang paling efektif dan efisien dalam menurunkan kadar tembaga (Cu) limbah cair pelapisan logam. Penelitian ini dilakukan dengan cara memvariasi volume algae (Chlorella pyrenoidosa 400 ml/l, 600 ml/l, 800 mI/I dengan waktu pengamatan 7 hari. Sampel limbah diambil sebanyak 4 liter per ember dengan jumlah ember 12 buah. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (CRD) dengan 3 kali ulangan. Analisis kandungan tembaga (Cu) dilakukan sebelum dan sesudah pengamatan selama 7 hari di laboratorium Hasil penelitian menunjukkan, rata rata kadar tembaga (Cu) pada saat sebelum perlakuan adalah 3,29 mg/L, rata rata akhir setelah perlakuan dengan variasi volume algae Chlorella pyrenoidosa 800 ml/l kadar tembaga, (Cu) turun menjadi 0,29 mg/L, sedangkan rata rata efisiensi tingkat penurunan kadar tembaga, masing masing perlakuan adalah 400 ml/l = 83,38 %; 600 ml/l = 88,44; 800 ml/l = 90,97 %. Hal ini menunjukkan bahwa perlakuan yang paling efektif dari 3 perlakuan yang dilakukan adalah dengan variasi volume algae Chlorella pyrenoidosa 800 ml/l. 
PENGARUH PENAMBAHAN DEBIT KEBUTUHAN PADA ZONA PELAYANAN AIR BERSIH DI PDAM TIRTA MEULABOH Bambang Gunawan
Jurnal Lingkungan Sultan Agung Vol 2, No 2 (2012): Journal Lingkungan Sultan Agung
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan jaringan perpipaan merupakan suatu hal yang rumit dan komplek, disatu sisi kebutuhan air bersih meningkat sejalan dengan perkembangan kota dan pertambahan penduduk, sedangkan disisi lain perencanaan yang dilakukan belum optimal. PDAM Tirta Meulaboh sampai saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi pelanggan dan permintaan sambungan baru yang terus meningkat sementara ketersediaan sumber air baku cukup besar. Ketidak mampuan PDAM Tirta Meulaboh untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi pelanggan bisa mungkin diakibatkan sistem jaringan yang belum sesuai dengan standar perencanaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem jaringan air bersih PDAM Meulaboh dan merencanakan pengembangan ke depan serta diharapkan menjadi bahan masukan bagi PDAM Tirta Meulaboh. Penelitian ini merupakan studi kasus pada sistem jaringan air bersih PDAM Tirta Meulaboh. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data pada instansi terkait, dan melakukan studi pustaka. Alat bantu analisis yang digunakan adalah Sotfware WaterNet versi 1.6. Hasil running dari beberapa perlakuan menunjukkan penambahan kebutuhan pada zona 1 sebesar 50 persen menyebabkan tekanan menurun di bawah nol (negatif) terutama pada zona 2 dan zona 3. Dari beberapa perlakuan dapat disimpulkan kurang baiknya pengaliran air pada jaringan PDAM Tirta Meulaboh karena adanya kehilangan air yang cukup besar pada zona 1.Kata Kunci : Sistem Jaringan, Simulasi, WaterNet

Page 1 of 1 | Total Record : 2