cover
Contact Name
Muhammad Taufiq Azhari
Contact Email
research.yana@gmail.com
Phone
+6282260225789
Journal Mail Official
fiqihazhari8@gmail.com
Editorial Address
Head Office : Jl. Sisingamangaraja Nomor 171 Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara Editorial Office : Jl. Bilal Ujung, Kota Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 28295285     EISSN : 28294815     DOI : https://doi.org/10.58432/ekonom
Core Subject : Economy,
Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnis, jurnal ini dikelola oleh Yayasan Amanah Nur Aman dengan mengusung tema dalam bidang ekonomi dan bisnis.Jurnal ini didedikasikan untuk semua praktisi, akademisi, peneliti, dan pemerhati di bidang ekonomi dan bisnis. Jurnal ini terbit tiga kali dalam setahun (periode April, Agustus dan desember). Ekonom: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, jurnal ini dikelola oleh Yayasan Amanah Nur Aman dengan tema ekonomi dan bisnis. Jurnal ini didedikasikan untuk semua praktisi, akademisi, peneliti, dan pengamat di bidang ekonomi dan bisnis. Jurnal ini diterbitkan tiga tahun (April, Agustus dan Desember).
Articles 73 Documents
ETIKA KOMUNIKASI ISLAM DALAM MENYIKAPI PENYEBARAN INFORMASI DI MEDIA SOSIAL Arini Bako; Mairani Nurmala; Sari Nora Hanifa; Suryaman; Syifa Awalia; Ahmad Tamrin Sikumbang
Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 6 No 1 (2026): Ekonom: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Yana Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/ekonom.v6i1.1714

Abstract

Jurnal ini mendalami peran etika komunikasi Islam dalam menyikapi penyebaran informasi di media sosial sebagai solusi strategis untuk menghadapi berbagai permasalahan komunikasi digital. Penelitian ini melibatkan analisis mendalam terhadap prinsip-prinsip etika komunikasi dalam Islam, seperti kejujuran (sidq), tabayyun (verifikasi informasi), tanggung jawab, serta larangan ghibah dan fitnah. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur untuk mengidentifikasi relevansi dan penerapan nilai-nilai etika komunikasi Islam dalam konteks media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik komunikasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam mampu meminimalisir penyebaran hoaks, meningkatkan kualitas interaksi sosial, serta menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan beretika. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa penerapan etika komunikasi Islam dapat membangun kesadaran moral pengguna media sosial, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi Islam dengan menjelaskan bagaimana etika komunikasi Islami dapat diintegrasikan sebagai fondasi dalam menciptakan komunikasi digital yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
STRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF DAKWAH TIKTOK DAS’AD LATIF MENINGKATKAN ENGAGEMENT GEN Z Rian Rambe; Reno Alfiyan Pratama; Kevin Aldi Ardian; Sukran Habib Sinaga; Supriadi; Ahmad Tamrin Sikumbang
Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 6 No 1 (2026): Ekonom: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Yana Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/ekonom.v6i1.1717

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi persuasif yang digunakan dalam konten dakwah TikTok Das’ad Latif serta pengaruhnya terhadap engagement audiens Generasi Z. Perkembangan media sosial telah mendorong transformasi dakwah digital menjadi lebih interaktif, visual, dan partisipatif, khususnya pada platform TikTok yang didominasi pengguna usia muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi konten TikTok dan studi kasus digital. Data penelitian diperoleh melalui observasi konten video, dokumentasi digital, analisis caption, serta interaksi audiens pada akun TikTok Das’ad Latif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi persuasif Das’ad Latif dibangun melalui kombinasi ethos, pathos, dan logos yang dikemas menggunakan humor, storytelling, bahasa sederhana, serta pendekatan emosional yang relatable dengan kehidupan Generasi Z. Unsur pathos menjadi strategi dominan dalam membangun emotional engagement audiens melalui narasi religius yang menyentuh pengalaman personal dan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan gaya komunikasi santai, autentik, dan interaktif mampu meningkatkan partisipasi audiens dalam bentuk likes, komentar, shares, repost, dan diskusi digital. Kehadiran TikTok sebagai media dakwah memperlihatkan perubahan pola komunikasi religius dari model satu arah menuju budaya partisipatif berbasis media sosial. Temuan penelitian memperkuat teori komunikasi persuasif, new media, dan engagement media sosial dalam konteks dakwah digital Generasi Z. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian komunikasi dakwah digital sekaligus memberikan gambaran strategis bagi kreator dakwah dalam membangun komunikasi religius yang efektif di media sosial.
INTEGRASI ILMU KOMUNIKASI MANAJEMEN DAKWAH, STRATEGI PENGELOLAAN PESAN DI ERA DISRUPSI Fadhli Ahmad Rifqi; Wayugiarso; M Faiz Ramadhan; Fauzan azima Sinaga; Ahmad Tamrin Sikumbang
Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 6 No 1 (2026): Ekonom: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Yana Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/ekonom.v6i1.1725

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi ilmu komunikasi dalam praktik manajemen dakwah bagi mahasiswa di era digital. Ilmu komunikasi sebagai disiplin yang mempelajari proses penyampaian pesan memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas fungsi-fungsi manajemen dakwah, meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah, buku referensi, dan artikel terkait komunikasi serta dakwah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip komunikasi yang efektif, khususnya komunikasi persuasif dan retorika berbasis nilai-nilai Islam seperti Qaulan Sadida, berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan penyampaian pesan dakwah kepada audiens (mad’u). Di tengah arus informasi digital yang semakin kompetitif, penguasaan strategi komunikasi yang tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan profesionalisme dan efektivitas lembaga dakwah. Dengan demikian, integrasi ilmu komunikasi dalam manajemen dakwah menjadi kebutuhan strategis untuk memperkuat kualitas penyebaran pesan keislaman di masyarakat.