Riset Sains dan Teknologi Kelautan
SENSISTEK is a collection of student works in the form of scientific journals from the Department of Marine Engineering, Faculty of Engineering, Hasanuddin University. It aims to answer whether research on marine technology by universities, research institutions and industry can contribute to this issue. This journal is expected to contribute to exchanging information, experiences, and thoughts and strengthen the cooperation network between institutions, institutions and industries nationally. So that scientific communication occurs between students and researchers, industry and education.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022"
:
20 Documents
clear
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN VILLA RESORT PULAU GILI MENO
Imran, Nur
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62012/sensistek.v5i1.19367
Villa merupakan salah satu akomodasi wisata yang biasanya terletak tidak jauh dari daerah wisata. Sasaran pengunjung villa adalah wisatawan yang bertujuan untuk berlibur, bersenang-senang, mengisi waktu luang dan merupakan rutinitas bekerja sehari-hari yang membosankan. Selain itu sasaran dari villa adalah investor luar yang ingin berinvestasi, baik itu dengan tujuan untuk disewakan atau dipergunakan sendiri (Endy. 2008 : 62). Villa yang berbentuk resort yang bangunannya terpisah-pisah seperti halnya sebuah villa disebut resort villa. Pelayanan villa berbintang dengan segala kelebihan fasilitasnya dapat ditemukan pada villa jenis ini. Tentu saja resort villa dibangun dengan tujuan komersial untuk memperoleh keuntungan dan penyewaan masing-masing unit villa. Tempat wisata yang memperhatikan potensi pemandangan alam yang indah yaitu Taman Wisata Perairan Pulau Gili Meno,memiliki potensi sumber daya alam yang tinggi, berupa biota laut maupun flora dan fauna daratan. Kawasan ini menjadi obyek wisata bahari yang sangat digemari oleh wisatawan baik mancanegara maupun domestik, terutama untuk snorkeling, fishing, diving, surfing, sun bathing, shifting dan camping. Kawasan ini memiliki potensi wisata yang cukup menarik yaitu pantai pasir putih yang indah, berbagai jenis terumbu karang diantaranya: Karang Lunak (Heliophora sp.), Anthiphates sp, Montiphora dan Acropora dan berbagai jenis ikan hias yang menawan
PEMANFAATAN TEKNOLOGI KELAUTAN DALAM MENGATASI LIMBAH SAMPAH PLASTIK DI KAWASAN PESISIR PANTAI LOSARI
Suleman, Siti;
Pratama, Andhika Hayyu;
Mistipa, Fabelyn Gandryal;
Ardyansyah, Muhammad Fakhri;
Hidayah, Nurul;
Pratama, Hans Julio
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62012/sensistek.v5i1.19369
Waste or garbage is the residue or waste generated from daily activities or activities in social life. Where people live, there various types of waste will be generated. This is also the case in the Losari Beach area, where there are many daily activities that involve interaction in the community, resulting in waste that actually has an impact on the pollution of Losari Beach. Losari Beach is a beach located in the west of Makassar City, South Sulawesi Province, Indonesia. This beach is a place for Makassar residents to spend time in the morning, afternoon and evening enjoying the beautiful view of the sunset. Unfortunately, the beauty of the buildings on the coast is not as beautiful as the dirty sea view filled with plastic waste floating on the beach due to people's behavior of throwing garbage in the sea. The main problem is the lack of public awareness of the cleanliness of their waste, be it plastic waste, beverage bottles, or food or snacks found around Losari Beach which are directly dumped into the sea area. Therefore, there is a need for public awareness of the cleanliness of their waste. With the existence of technology, it will facilitate the work in cleaning up waste that is difficult for humans to do. One example of the application of technology in cleaning up waste is the BeBot robot. The BeBot robot is a robot created to clean up plastic waste on the coast. BeBot has several advantages, namely environmentally friendly, operating without pollution and others.
FLOATING HOSPITAL IN PANGKEP ISLANDS
Puteri, Meysa
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62012/sensistek.v5i1.19370
Pulau adalah tanah atau daratan yang dikelilingi air dengan luasan yang lebih kecil dari benua dan lebih besar dari terumbu karang. Masyarakat pulau adalah sebuah kategori sosial yang hidup dalam suatu daratan pulau. Masyarakat pulau menggambarkan adanya sebuah sosialitas yang tunggal, sebuah daratan cukup luas yang terpisah dari lautan. Di pulau, sangat jarang ditemukan Rumah Sakit, termasuk di Kepulauan Pangkep. Hal inilah yang menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat kepulauan pangkep dalam bidang kesehatan. Terlebih lagi, belakangan ini terdapat beberapa kasus ibu hamil yang meninggal pada saat persalinan atau mendekati persalinan karena lambat mendapatkan pertolongan. Oleh karena itu, perlu dibangun Rumah Sakit agar masyarakat tidak perlu menyeberang pulau lagi ketika ingin berobat. Namun, jika dilakukan pembangunan Rumah Sakit di pulau, maka itu akan memakan wilayah yang cukup luas yang semestinya wilayah itu bisa digunakan untuk membangun rumah warga. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan membangun Rumah Sakit yang terapung yang ditempatkan di wilayah pesisir laut sekitaran pulau sehingga dapat mempermudah masyarakat yang tinggal di pulau atau wilayah pesisir untuk berobat dengan tidak lagi menyeberang atau keluar dari pulau. Dengan adanya Rumah Sakit Terapung ini masyarakat Kepulauan Pangkep akan lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan dibandingkan sebelum adanya Rumah Sakit Terapung.
ULASAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
Anugrah, Pahrizah Puji;
Assidiq, Fuad Mahfud
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62012/sensistek.v5i1.19373
Occupational Health and Safety at the shipyard, is very important for workers, especially at PT IKI during the shipbuilding process. These results have determined the level of risk affecting the shipbuilding process at PT IKI. This research is divided into two stages, the first is to identify the causes of work accidents that often occur in construction activities and the second is to identify how the implementation of the Occupational Safety and Health system at PT IKI. The purpose of this study was to determine the application of Occupational Health and Safety at PT.IKI and to determine the risks during the shipbuilding process at the shipyard. The data used is a literature study through several references related to journals, books and online media. The results of this study indicate that the K3 Party from PT. IKI itself has recorded every accident that occurs in the company and has controlled work accidents that occur. However, there are still some shortcomings such as inadequate fire extinguishers provided, OHS facilities such as statistical information on work accidents, and OHS signs found in the company are still lacking and not maintained and the lack of awareness of workers in complying with the applied OHS regulations.
ANALISIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI PELABUHAN PENYEBERANGAN FERRY BIRA
Purwasih, Ratih
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62012/sensistek.v5i1.19375
Ports are facilities at the end of oceans, rivers, and lakes for receiving ships and moving cargo or passengers within their depths. Ports usually have specially designed tools for loading and unloading ships that are anchored. The port is also a gateway to enter a certain area as a connecting infrastructure between regions, between islands and even between countries. The port is made based on public demand. One of the functions of the port is to facilitate access for Indonesian people to travel from one island to another. This research was conducted based on the technical condition of the Bira Ferry Crossing Port, which requires service devices and sea transportation passenger terminal facilities that are in accordance with their functions and can support the safety and security of passengers and workers. The government must make comprehensive improvements to the dock conditions at the Bira Ferry Crossing Port. Maintenance of public facilities and supporting ferry crossing docks needs to be improved, so that port activities take place safely.
DESAIN KAPAL BANTU UNTUK MENGANGKUT KONTAINER MENGGUNAKAN SOFTWARE SKETCH UP
Ramadan, Fajar
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62012/sensistek.v5i1.19376
Sebagai negara kepulauan yang kaya akan hasil bumi, indonesia memerlukan sarana dan prasarana perhubungan untuk memeratakan hasil buminya. Salah satu alat transportasi tersebut adalah kapal laut. Kapal laut memiliki kapasitas yang bisa di rancang lebih besar daripada alat trasnfortasi lainya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang kapal tongkang yang mampu mengangkut kontainer dari kapal yang tidak bisa masuk atau tidak dapat bersandar pada pelabuhan. Hal ini di sebabkan banyaknya kapal yang ingin bersandar ke pelabuhan tetapi tidak mendapatkan izin dikarenakan besar kapal tidak sesuai dengan persyaratan kapal (Draf kapal) yang diperbolehkan bersandar di pelabuhan, rancangan kapal ini dibuat dengan menggunakan hukum archimedes. Dalam pembuatan desain kapal ini menggunakan software Sketch Up untuk desain kapal dan software Maxsurf untuk analisis karakteristik kapal. Ukuran utama kapal di dapatkan yaitu LPP = 100 m, B = 40 m, H = 3 m, T = 2 m, Cb = 0.975, DWT = 7.994 Ton.
PENGARUH TOTAL QUALITY MANAGEMENT DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS PEKERJA PADA GALANGAN KAPAL KAYU PINISI, TANAH BERU, BULUKUMBA
Risal, Risal
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62012/sensistek.v5i1.19382
The purpose of this study was to determine the effect of Total Quality Management (TQM) using 4 variables namely age, length of work, number of family dependents, and the number of workers working around in increasing the productivity and quality of workers in the pinisi wooden shipyard industry, Tanah Beru Village, Bonto Bahari District, Bulukumba Regency. The sample studied was 42 workers obtained based on the accidental method and the results showed that the age variable did not have a positive influence in increasing the productivity and quality of workers, while the other 3 variables, namely the variable number of family dependents, the variable length of work and the variable number of workers working around had a positive influence in increasing the productivity and quality of workers in the wooden pinisi shipyard industry, Tanah Beru Village, Bonto Bahari District, Bulukumba Regency.
ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN K3 SERTA LANGKAH MENCIPTAKAN SAFETY CULTURE TERHADAP PT. GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
Putri, Khurin;
Assidiq, Fuad Mahfud
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62012/sensistek.v5i1.19385
Occupational Safety and Health (K3) is very important for companies that have a high risk of work accidents, especially companies related to construction work. The implementation of the OHS program that has been made by the company with an OHS culture that has become a habit of every worker, is expected to be able to improve the performance of construction projects. The Occupational Safety and Health Management System is one of the most important factors, but in its implementation there are many inhibiting factors and work risks. Effective implementation of OHS can reduce the occurrence of work accidents. However, in reality on construction projects, the implementation of OHS is often hampered. Factors causing the low implementation of the Occupational Safety and Health Management System (OHSMS) in construction companies such as fulfillment of laws and regulations, commitment to OHS policies, people and the environment as well as budget and finance. In addition, safety culture is a product of individual or group values, attitudes, perceptions, competencies, and patterns of behavior that show commitment and implementation of OHS. Today, many large companies have implemented or are implementing safety culture in order to maintain the continuity of the production process.
ANALISIS PERBAIKAN BERKESINAMBUNGAN PADA MOORING BUOY DIPERTAMINA FUEL TERMINAL LUWUK
Syaifullah, Muhammad
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62012/sensistek.v5i1.19386
Mooring buoy merupakan salah satu struktur apung yang digunakan untuk menambatkan kapal(vessel) baik kapal pariwisata, kapal nelayan, kapal kargo hingga kapal kapal pribadi pada saat berada di perairan laut dalam ataupun perairan laut dangkal. Buoy ini ditambatkan ke dasar laut dengan menggunakan rantai atau tali yang dikenal dengan mooring. Mooring ini memiliki tiga tipe tergantung dari bahan yang digunakan mooring tersebut yaitu, mooring dengan menggunakan rantai, mooring yang menggunakan tali, dan mooring yang menggunakan kombinasi kedua bahan yaitu rantai dan tali. Kerusakan yang sering terjadi secara umum pada mooring buoy adalah kerusakan peralatan, kerusakan akibat proses penambatan dan korosi.Namun, dari beberapa kerusakan yang sering terjadi pada mooring buoy, kerusakan yang sangat sulit terhindarkan yaitu korosi. Korosi adalah kerusakan karena sifat logam dengan proses elektrokimia yang biasanya berjalan lebih lambat. Contohnya adalah korosi oksida pada logam besi dengan pembentukan karat.Dalam penanganan kerusakan yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan perbaikan yang berkelanjutan. Salah satu metode perbaikannya yaitu dengan sistem proteksi katodik.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN WISATA PERAIRAN VILLA DI LABUAN BAJO
Dwiyanti, Suci
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62012/sensistek.v5i1.19388
Pada umumnya villa berlokasi di tempat-tempat yang mempunyai potensi wisata yang baik, misalnya tempat-tempat wisata yang menonjolkan pemandangan alam yang indah. Labuan bajo dikenal juga dengan kota pariwisata yang merupakan pintu gerbang barat memasuki pesona wisata Pulau Flores. Labuan Bajo merupakan destinasi wisata yang terkenal hingga mancanegara. Keunikan Labuan Bajo ada dipanorama alam dan wisata bahari. Hal ini membuat Labuan Bajo menjadi destinasi super prioritas Indonesia pengembangan pariwisata. Pengembangan pariwisata meliputi atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan ancillary. Labuan Bajo masih dihadapkan pada kendala terkait pengembangan keempat komponen produk pariwisata tersebut, sehingga potensi wisata belum dikembangkan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi wisata dan mampu menarik wisatawan mancanegara yang mencari tempat penginapan unik di Labuan Bajo. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif dimana data yang digunakan untuk menyajikan gambar pembangunan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata dan memperoleh kesimpulan untuk studi kasus dalam pembangunan villa di kawasan pesisir.