cover
Contact Name
Ricky Montang
Contact Email
rickymontang70@gmail.com
Phone
+628124835884
Journal Mail Official
rickymontang1270@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.ukip.ac.id/index.php/srq-jme/Editorialteam
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Entrepreneurship
ISSN : 25486489     EISSN : 25485652     DOI : https://doi.org/10.56942/jme.v3i1.130
Core Subject : Economy, Social,
Journal Management Entrepreneurship (JME) adalah jurnal ilmiah di bidang manajemen dan kewirausahaan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Papua (UKiP) Sorong. Tujuan utama penerbitan JME adalah untuk memfasilitasi interaksi, diskusi, dan pemutakhiran gagasan di bidang ekonomi dan kewirausahaan yang meliputi isu tentang bisnis, manajemen keuangan, pemasaran, dan manajemen sumber daya manusia. Ruang lingkup pembahasan JME juga tidak terbatas hanya pada studi lokal seperti Sorong atau Papua Barat saja, tetapi juga diharapkan mampu menyuguhkan wawasan dan inspirasi dari fenomena-fenomena maupun studi-studi tentang ekonomi dan kewirausahaan di lingkup nasional maupun lingkup internasional. JME terbit sebanyak dua kali selama satu tahun, yakni setiap bulan Maret dan Oktober. Para penulis yang tampil dalam setiap volume adalah para akademisi yang menaruh minat dan perhatian pada isu ekonomi dan kewirausahaan. Tentu saja JME tidak membatasi diri dengan hanya menyajikan naskah dari lingkungan Fakultas Ekonomi UKiP, melainkan membuka ruang dan kesempatan yang luas bagi seluruh akademisi dengan berbagai latar belakang dan perspektif.
Articles 48 Documents
ANALISA PENGGUNAAN BIAYA PRODUKSI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN NELAYAN TRADISIONAL  DI PANTAI RIA KELURAHAN KLALIGI Rain Jowel
JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME) Vol 4 No 1 (2024): JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/r5gk2t93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan nelayan tradisional di Pantai Ria, Kelurahan Klaligi, Distrik Sorong Manoi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan tradisional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuisioner yang disebarkan kepada 52 responden nelayan tradisional di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nelayan yang menggunakan motor tempel memiliki pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan nelayan yang menggunakan perahu dayung. Biaya produksi yang dikeluarkan oleh nelayan motor tempel juga lebih besar, terdiri dari biaya bahan bakar, biaya makan, biaya umpan, dan tenaga kerja. Selain itu, faktor-faktor seperti musim, modal usaha, alat tangkap, tenaga kerja, jarak tempuh melaut, dan pengalaman juga mempengaruhi hasil tangkapan dan pendapatan nelayan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pemerintah memberikan dukungan berupa penyediaan peralatan tangkap yang lebih baik dan peningkatan akses pasar bagi nelayan tradisional untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
OPTIMALISASI MANAJEMEN KINERJA BERBASIS TEKNOLOGI PADA ORGANISASI PELAYANAN GEREJA: STUDI JEMAAT GPI PAPUA BETHLEHEM SORONG Edward Clan
JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME) Vol 5 No 2 (2025): JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/bxb7wa70

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen kinerja, utilisasi teknologi informasi (TI), dan integrasinya dalam tata kelola pelayanan di GPI Papua Bethlehem Sorong. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari majelis jemaat dan tim multimedia via observasi, wawancara, serta dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman.Temuan riset mengindikasikan bahwa manajemen kinerja gereja masih berjalan konvensional tanpa dukungan sistem digital terpadu. Meskipun TI sudah dioperasikan untuk kebutuhan dasar operasional seperti media sosial dan ibadah daring, penggunaannya belum menyentuh level integrasi strategis. Hambatan utamanya mencakup keterbatasan literasi digital sumber daya manusia (SDM), ketiadaan sistem informasi terpusat, serta kuatnya budaya kerja manual. Kesimpulannya, TI memiliki fungsi krusial untuk mengoptimalkan koordinasi, akses informasi, dan evaluasi pelayanan. Oleh karena itu, demi mewujudkan transformasi digital yang ideal, gereja perlu memprioritaskan peningkatan kapasitas SDM dan membangun sistem informasi pelayanan yang terintegrasi.
ANALISIS LITERASI KEUANGAN PADA PENJUAL KELAPA MUDA DI PULAU SOOP DALAM PENGELOLAAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA Lili Sarce Joi Sapari
JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME) Vol 5 No 1 (2025): JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/a5004654

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui literasi keuangan usaha penjual kelapa muda.  Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptuf kualitatif. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat masih rendah, terutama dalam aspek pencatatan keuangan, perencanaan penggunaan pendapatan, pengelolaan keuntungan usaha, dan kemampuan memisahkan modal usaha dengan kebutuhan pribadi. Meskipun sebagian informan memahami bahwa pengelolaan keuangan penting dilakukan untuk persiapan kebutuhan di masa depan, pemahaman tersebut belum diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Rendahnya praktik literasi keuangan dipengaruhi oleh minimnya pengetahuan pengelolaan keuangan, belum adanya pelatihan atau sosialisasi terkait literasi keuangan, serta kebiasaan usaha tradisional yang dijalankan berdasarkan pengalaman sehari-hari.
PENGARUH LITERASI DIGITAL MARKETING TERHADAP PENJUALAN PETANI UBI KAYU DI KELURAHAN KLAIGIT KABUPATEN SORONG Rendi Pattiasina
JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME) Vol 6 No 1 (2026): JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/h8kb9t07

Abstract

Sektor pertanian ubi kayu di Kelurahan Klaigit memiliki potensi besar untuk mendukung diversifikasi pangan nasional, namun perkembangannya terhambat oleh panjangnya rantai pasok konvensional yang kerap menekan produsen skala kecil. Beranjak dari tantangan logistik tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris signifikansi pengaruh literasi pemasaran digital terhadap tingkat penjualan petani ubi kayu. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode sampel jenuh yang melibatkan keseluruhan 40 petani ubi kayu di wilayah tersebut sebagai responden. Pengumpulan data primer dilakukan melalui instrumen kuesioner berskala yang diisi menggunakan teknik pendampingan wawancara mendalam, lalu diproses melalui serangkaian pengujian asumsi klasik dan analisis regresi linear sederhana. Hasil analisis statistik membuktikan secara meyakinkan bahwa literasi pemasaran digital memiliki pengaruh linier yang positif dan signifikan terhadap peningkatan volume penjualan. Sekalipun masih berada pada tahap pengenalan dasar, kecakapan memfungsikan media sosial dan aplikasi pesan instan telah memampukan petani untuk memutus ketergantungan pada tengkulak, menjangkau konsumen akhir, dan meramu strategi transaksi luring serta daring secara terpadu.
OPTIMALISASI KOMUNIKASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN TAMBRAUW Frengki Rumfaker
JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME) Vol 6 No 1 (2026): JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/3d17gc43

Abstract

Kinerja pegawai merupakan penentu utama keberhasilan pelayanan publik, khususnya pada sektor kesehatan daerah yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis sejauh mana optimalisasi komunikasi organisasi dan motivasi kerja memengaruhi kinerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel jenuh, melibatkan seluruh populasi sebanyak 30 pegawai sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner skala Likert dan analisis data sekunder demografis, yang selanjutnya diolah menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, komunikasi organisasi (t hitung = 2,863; p = 0,008) dan motivasi kerja (t hitung = 3,943; p = 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Pengujian secara simultan membuktikan bahwa komunikasi dan motivasi secara bersama-sama memberikan pengaruh yang sangat signifikan (F hitung = 27,540; p = 0,000). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,647 mengindikasikan bahwa 64,7% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Kesimpulannya, penguatan alur komunikasi yang transparan dan penataan sistem motivasi yang berkeadilan, khususnya terkait skema insentif, sangat krusial dalam mendorong produktivitas tenaga kesehatan di tingkat daerah.
Analisis Budaya Organisasi dan Kinerja Pelayanan Pada Organisasi Gereja  (Studi Jemaat GPI Papua Bethlehem Sorong) Edward Clan; Arce Yulita Ferdinandus; Susana Magdalena Welly Muskita
JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME) Vol 6 No 1 (2026): JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/388bdr18

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis budaya organisasi dan hubungannya dengan kinerja pelayanan pada jemaat GPI Papua Bethlehem Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berkembang melalui praktik pelayanan yang diwariskan antar pelayan dan didominasi oleh kebiasaan kerja yang telah berlangsung lama. Internalisasi nilai organisasi berlangsung melalui proses pendampingan, pembelajaran sosial, dan keterlibatan langsung dalam pelayanan. Komunikasi memanfaatkan media digital dan rapat pelayanan, namun masih menghadapi kendala responsivitas dan konsistensi koordinasi. Kinerja pelayanan secara umum berjalan baik, meskipun pelaksanaan beberapa program masih dipengaruhi keterbatasan pembiayaan dan variasi partisipasi pelayan. Penelitian ini menemukan bahwa budaya organisasi berkontribusi terhadap kinerja pelayanan melalui internalisasi nilai kerja sama, tanggung jawab, kesetiaan, kerelaan hati, dan komunikasi yang mendukung kinerja pelayanan gereja.
Pemenuhan Hak Upah Lembur Karyawan Swasta: Studi Kasus PT. GAAS Security Emiliana Lerek; Ivonne M Leiwakabessy
JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME) Vol 6 No 1 (2026): JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/papnvw10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak atas upah lembur karyawan swasta, dengan berfokus pada studi kasus di bagian administrasi PT. GAAS Security. Praktik perpanjangan jam kerja tanpa kompensasi kerap terjadi atas dalih efisiensi operasional dan persaingan bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik sampel jenuh yang melibatkan 25 orang pegawai sebagai informan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi selama periode Maret hingga April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak upah lembur di perusahaan tersebut belum terlaksana secara utuh akibat eksploitasi struktural yang terjadi dalam tiga dimensi. Pada dimensi yuridis, perusahaan memanfaatkan celah ketiadaan surat perintah lembur tertulis untuk menghindari kewajiban pembayaran. Pada dimensi operasional dan budaya, terjadi normalisasi kerja ekstra sebagai wujud loyalitas yang diperparah oleh ketimpangan posisi tawar dan kontrak kerja yang sumir. Sementara pada dimensi ekonomi dan pengawasan, dalih efisiensi perusahaan terus berlanjut akibat lemahnya inspeksi preventif dari instansi ketenagakerjaan. Penelitian ini menyimpulkan perlunya reformasi tata kelola sumber daya manusia yang lebih transparan, peningkatan literasi hukum pekerja, serta penguatan pengawasan proaktif dari instansi pemerintah.
PENGARUH KOMUNIKASI TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN TAMBRAUW Rezcova Kaikatuy
JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME) Vol 6 No 1 (2026): JOURNAL MANAGEMENT ENTREPRENEURSHIP (JME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/x06etv19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi terhadap motivasi kerja pegawai di Dinas Pendidikan Kabupaten Tambrauw. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Tambrauw yang berjumlah 29 orang. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampel jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai responden penelitian. Pengumpulan data dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner tertutup berbasis skala Likert, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Analisis data diolah menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25 dengan pengujian regresi linear sederhana serta uji t parsial. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja pegawai. Hal ini dibuktikan melalui nilai t hitung sebesar 5,323 yang lebih besar dari t tabel (2,052) serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Persamaan regresi yang dihasilkan adalah Y = 19,416 + 0,695X. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,512 mengindikasikan bahwa variabel komunikasi memberikan kontribusi pengaruh sebesar 51,2% terhadap motivasi kerja pegawai, sedangkan sisa 48,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Pimpinan instansi disarankan untuk mereformasi komunikasi struktural agar lebih transparan dan inklusif.