cover
Contact Name
Muhammad Masyhuri
Contact Email
jurnalrisalatuna@gmail.com
Phone
+6285258606162
Journal Mail Official
jurnalrisalatuna@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Pesantren Kiai Syarifuddin Kedungjajang, Lumajang 67358, Indonesia | Email: risalatuna@iaisyarifuddin.ac.id ; Phone/Fax. (0334) 887071
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies
ISSN : 28283473     EISSN : 28099753     DOI : https://doi.org/10.54471/rjps
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies (e-ISSN: 2809-9753, p-ISSN: 2828-3473) published twice a year (January and July) by Center for Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia. Risalatuna: Journal of Pesantren Studies accommodates critical thinking and is open to all circles (Academics, Community Development, Religious Leaders, Intellectuals, and Santri) with the specifications of Pesantren Studies and research in the field of Islamic Education, Islamic Education Teachers and /or Pesantren School Teachers as well as Management of Pesantren studies.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2021): JULY" : 6 Documents clear
The Role of Ustad Pesantren in Increasing Santri's Interest on Kitab Kuning in Pesantren Kyai Syarifuddin Mohammad Syarifuddin Al Amin
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 1 No. 2 (2021): JULY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v1i2.1247

Abstract

Ustadz pesantren memainkan peran yang sangat penting, mempengaruhi kualitas pembelajaran, karena semakin tinggi kualifikasi dan kemampuan ustadz yang bertanggung jawab untuk pendidikan anak-anak dan ustadz yang matang, semakin tinggi kualitas pembelajaran. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui peranan guru dalam meningkatkan minat belajar santri dan faktor-faktornya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian study kasus dan metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, serta dokumentasi. Kesimpulan dari artikel ini adalah peranan guru pesantren dalam meningkatkan minat belajar santri terhadap kitab kuning sangat banyak di antaranya sebagai ustadz di dalam kelas, selain itu guru pesantren juga menjadi pengajar atau tarbiyah (pendidik) baik di dalam kelas, dengan menggunakan metode, kamus-kamus serta motivasi bagi santri. hal ini dapat di ketahui dari semua kegiatan pondok pesantren yang semuanya telah di atur oleh para pengurusnya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya dalam proses pembelajaran diantaranya: faktor pendukung, antara lain adanya kepengurusan yang membantu mengatur kegiatan santri. Juga adanya fasilitas yang mendukung seperti perpustakaan dll. Namun juga ada beberapa penghambatnya seperti santri yang kecapekan karena sudah di gembleng seharian, tidak adanya pemghargaan bagi santri yang berprestasi di kelas.
The Role of Youth Association of Fathul Qorib Studies in Increase Santri Learning Motivation in Studying Fiqih at Pesantren Al-Kholafiyah Tekung Fathur Romli
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 1 No. 2 (2021): JULY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v1i2.1248

Abstract

Ikatan Pemuda Kajian Fathal Qorib (IPKAF) adalah salah satu strategi pembelajaran yang diberlakukan di pondok pesantren Al-Kholafiyah, Tekung Lumajang. Pembelajaran ini menggunakan model project basic learning (PBL) dan inquiri, yang di khususkan untuk mengkaji mata pelajaran fiqih. Artikel ini membahas tentang bagaimana konsep IPKAF dan efektifitasnya dalam meningkatkan Motivasi belajar santri mengkaji Kitab serta faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Dengan tujuan untuk mengetahui konsep, efektfitas dan faktor pendukung serta penghambat IPKAF dalam meningkatkan Motivasi belajar santri mengkaji Kitab Fiqih. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif lapangan dengan menggunakan metode penelitian field research. Kesimpulan dari penelitian ini adalah fungsi IPKAF (Ikatan Pemuda Kajian Fathal Qorib) dalam meningkatkan motivasi belajar santri mengkaji kitab fiqih di pondok pesantren Al-Kholafiyah, ternyata bisa meningkatkan motivasi belajar santri mengkaji kitab fiqih, dan hal tersebut sangat efektif, santri termotivasi untuk menemukan permasalahn baru dan berusaha memecahkannya, serta menganalisis hal-hal yang memungkinkan terjadi, kemudian faktor pendukung bagi IPKAF, diantaranya, fasilitas yang terpenuhi, serta adanya pembimbing dan pendamping dalam prosesnya. Mengenai faktor penghambat terdapat tiga hal, terlalu sulitnya materi yang dikaji, terbatasnya waktu kajian, dan kemalasan yang timbul.
Peran Nyai Siti Hainunah dalam Menanamkan Kesadaran Mengikuti Kegiatan Manaqib Penduduk Desa Klakah Selatan Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Maulidiah Zahroh
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 1 No. 2 (2021): JULY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v1i2.1249

Abstract

Setiap masyarakat mempunyai peran penting dalam kehidupannya. Sebagai masyarakat sosial, interaksi sosial menjadi keharusan yang selalu dilakukan pada kehidupannya. Kehidupan sosial masyarakat, bergerak sesuai zamannya. Fokus Artikel ini ialah bagaiamana peran Nyai Siti Hainunah dalam menanamkan kesadaran mengikuti kegiatan manaqib dan apa saja faktor pendukung dan penghambat peran Nyai Siti Hainunah dalam menanamkan kesadaran mengikuti kegiatan manaqib penduduk. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif deskriptif. Kesimpulannya ialah Nyai Siti Hainunah memiliki peran yang sangat penting dalam kegiatan manaqib karena tanpa adanya Nyai masyarakat sekitar tidak bisa mengaji atau belajar agama dan tidak bisa membedakan mana yang halal dan mana yang haram. Salah satu faktor pendukung dalam kegiatan manaqib tersebut yakni adanya tokoh agama yaitu Nyai Siti Hainunah.
The Development Pattern of Pesantren Asy-Syarifiy in Facing Social Change Indah Fatmawati
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 1 No. 2 (2021): JULY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v1i2.1250

Abstract

Pondok pesantren merupakan pendidikan tradisional Islam tertua yang tumbuh dan berpengaruh ditengah masyarakat. Dalam menghadapi perubahan sosial pesantren dituntut untuk membuat pola pengembangan yang komprehensif baik dibidang kurikulum, SDM dan hubungan masyarakat dengan tetap berdasarkan kaidah Al-Muhafadzah ‘ala al-qadim as-shalih wa al-akhdzu al-jadid al-aslah. Karna kaidah inilah yang melandasi adanya perubahan-perubahan yang dilakukan pondok pesantren. Artikel ini adalah hasil penelitian menggunakan metode kualitatif-deskriptif, dengan pendekatan fenomonologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun analisa data menggunakan analisa induktif, deduktif dan deskriptif. Kesimpulan artikel ini antara lain yakni terdapat pola pengembangan pondok pesantren Asy-Syarifiy dalam menghadapi perubahan sosial dibidang kurikulum mengalami perubahan yang awalnya kurikulum menggunakan pola salafiyah menuju komprehensif (kolaborasi antara salfiyah dan khalafiyah) guna menghasilkan output yang berkualitas yang tercermin dalam jiwa santri yang aspiratif, progresif dan tidak kaku dalam menghadapi perubahan sosial. Selain itu, pola pengembangan pondok pesantren Asy-Syarifiy dalam menghadapi perubahan sosial dibidang SDM dilakukan dengan memberikan atau memfasilitasi minat bakat santri dengan diadakannya program ekstrakurikuler yang beraneka ragam.
The Application of Qiroati Method in Learning to Read Qur'an on Elementary Students in Pesantren Abu Fayyad At-Tijaniy Al-Islami Randuagung Lumajang Ahmad Ihwanul Muttaqin
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 1 No. 2 (2021): JULY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v1i2.1251

Abstract

Metode qiroati adalah metode belajar membaca Al-Qur’an yang menekankan langsung pada latihan membaca. Pesantren Abu Fayyat Atijani Al Islami Tunjung Randuagung Lumajang merupakan pesantren tradisional yang hingga saat ini masih menerapkan metode tersebut dan dikhususkan kepada pemula atau santri yang belum bisa membaca Al-Qur’an. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan tujuan untuk memperoleh data dan mendiskripsikan sesuai dengan yang ditemukan. Kesimpulannya adalah Implementasi metode qiroati dilakukan dengan cara membaca secara langsung (tanpa dieja), santri dituntut untuk selalu aktif dalam belajar membaca al-Qur'an dan terakhir dilakukan Evaluasi. Langkah-langkah implementasi metode qiroati dilakukan dengan cara praktis, sederhana, sedikit demi sedikit, merangsang murid untuk saling berpacu. Setelah semua tau mengajarkan qiroati tidak boleh menambah pelajaran baru sebelum bisa membaca dengan benar dan cepat, tidak menuntun untuk membaca, dan waspada terhadap bacaan yang salah. Hasil dari penerapan Metode Qiroati antara lain santri mudah mengingat huruf yang ada dalam buku qiroati, antusias dan semangat santri dalam belajar membaca Al-Qur’an, asatidz mudah mengatahui perkembangan santri dan menciptakan lulusan yang fasih dan lancar dalam membaca Al-Qur’an.
Asimilasi Paradigma PMII Syarifuddin dengan Kultur Pesantren Akhmad Afnan Fajarudin
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 1 No. 2 (2021): JULY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v1i2.1252

Abstract

Artikel ini hendak menjawab tantangan perubahan zaman yang sedang terjadi. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merupakan organisasi pengkaderan yang secara khusus memiliki tujuan untuk menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara serta berbasis pesantren sebagai representasi pembaharuan yang kini terjadi. Yang mengasimilasikan sebuah paradigma PMII dengan kultur pesantren. Metode dan pendekatan yang digunakan adalah kualtitaif deskriptif. Hasil dari penelitian ini bahwa dalam aktivitasnya paradigma yang dipakai oleh PMII IAI Syarifuddin sesuai dengan kultur pesantren. Hal ini menjadikan PMII sebagai organisasi yang mampu berkembang secara kuantitas dan kualitasnya. Sistem kaderisasi yang dipakai tidak terlepas dari kultur pesantren, karena adanya pesantren menjadi representasi adanya perguruan tinggi Institut Agama Islam Syarifuddin.

Page 1 of 1 | Total Record : 6