Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Teknik Ice Breaking sebagai Penunjang Semangat dan Konsentrasi Siswa Kelas 1 MI Nurul Islam Jatirejo Akhmad Afnan Fajarudin; Ahmad Samsudi; Ni'mah Lailatul Mas'adah
Idarotuna : Journal of Administrative Science Vol. 2 No. 2 (2021): November
Publisher : Program Study Office Adminstrative of Akademi Komunitas Teknologi Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.14 KB) | DOI: 10.54471/idarotuna.v2i2.21

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ice breaking dalam menumbuhkan semangat dan konsentrasi siswa kelas 1 dan hambatannya dalam melakukan proses ice breaking. Jenis dan pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang dimaknakan sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif beupa kata-kata yang tertulis atau tersampaikan oleh orang-orang yang diamati dalam kegiatan terkait tema penelitian dalam hal ini yakni penggunaan ice breaking sebagai penunjang semangat dan konsentrasi siswa kelas 1. Lokasi yang dipilih yakni MI Nurul Islam Jatirejo Lumajang notabene madrasah berbasis pesantren. Diperoleh hasil bahwa penggunaan teknik ice breaking harus didasarkan pada semangat dan konsentrasi siswa, karena dalam penerapannya, proses ini diperlukan guna seuah tujuan yang hendak dicapai oleh guru. Penggunaan ice breaking yang diawali dengan pengenalan pembelajaran yang menyenangkan digabungkan dengan materi, menyebabkan siswa belajar lebih baik. Dimana saat ice breaking diberikan, para siswa antusias mengikutinya. Pemanfaatan ice breaking untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar membuat siswa menjadi lebih konsentrasi dan sangat termotivasi ketika pelaksanaan pembelajaran sedang berlangsung. Karena ice breaking yang digunakan adalah untuk mencairkan suasana tegang menjadi suasana yang harmoni dan ceria. Ada beberapa hambatan dalam menggunakan teknik ice breaking sebagai penunjang semangat dan konsentrasi siswa, yakni: siswa sulit dalam memahami materi, kurangya dorongan semangat belajar, kurangya konsentrasi belajar.
Asimilasi Paradigma PMII Syarifuddin dengan Kultur Pesantren Akhmad Afnan Fajarudin
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 1 No. 2 (2021): JULY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v1i2.1252

Abstract

Artikel ini hendak menjawab tantangan perubahan zaman yang sedang terjadi. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merupakan organisasi pengkaderan yang secara khusus memiliki tujuan untuk menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara serta berbasis pesantren sebagai representasi pembaharuan yang kini terjadi. Yang mengasimilasikan sebuah paradigma PMII dengan kultur pesantren. Metode dan pendekatan yang digunakan adalah kualtitaif deskriptif. Hasil dari penelitian ini bahwa dalam aktivitasnya paradigma yang dipakai oleh PMII IAI Syarifuddin sesuai dengan kultur pesantren. Hal ini menjadikan PMII sebagai organisasi yang mampu berkembang secara kuantitas dan kualitasnya. Sistem kaderisasi yang dipakai tidak terlepas dari kultur pesantren, karena adanya pesantren menjadi representasi adanya perguruan tinggi Institut Agama Islam Syarifuddin.
Kepemimpinan Modern Berbasis Pesantren Akhmad Afnan Fajarudin
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 2 No. 1 (2022): JANUARY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v2i1.1573

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang kepemimpinan modern dengan pendidikan karakter. Dengan tujuan bahwa bagaimana pesantren merespon perubahan ini menggunakan sistem kepemimpinannya. Riset ini menggunakan library research (kajian pustaka) dengan referesni yang fokus tema nya terkait. Hasil dari riset ini bahwa kepemimpinan berbasis pesantren memerlukan sosok yang memiliki kriteria kepemimpinan ala pesantren, seperti sikap adaptif, selektif, mandiri, kokoh dan berpegang teguh pada ajaran Islam demi menciptakan sistem pendidikan yang ideal. Akan tetapi, artikel ini juga memberikan catatan yang tebal bahwa pendidikan karakter pesantren tidak menjamin sesuai dengan yang diajarakan kiai dan diamalkan oleh alumni, karena semua hal itu masih menjadi pertimbangan tersendiri di sosial masyarakat. Hal ini terjadi karena tidak ada bentuk yang linier, verbatim dan aksiomatik yang dilakukan oleh alumni pesantren. Karena artikel ini juga memberikan jawaban bahwa pendidikan karakter yang ada di pesantren harus beriringan dengan komponen intern dan ekstern bagi kalangan santri dan alumni.
Fenomena Child Abuse: Al-Qur’an sebagai Sumber Kebijakan Sosial Problem Kekerasan Anak di Indonesia Idris, Haidar; Muttaqin, Ahmad Ihwanul; Fajarudin, Akhmad Afnan
Moderasi : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/moderasi.v4i1.60

Abstract

Fenomena kekerasan terhadap anak di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan setiap tahunnya, terutama selama pandemi Covid-19. Data dari berbagai sumber menunjukkan angka kekerasan yang terus naik, dengan kekerasan seksual sebagai jenis kekerasan paling dominan. Fenomena ini mengkhawatirkan karena sebagian besar kekerasan terjadi di lingkungan keluarga, yang seharusnya menjadi tempat perlindungan dan perkembangan anak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep keluarga dalam menghadapi fenomena kekerasan terhadap anak, dengan fokus pada perspektif Islam dan Al-Qur’an sebagai sumber kebijakan sosial. Al-Qur’an melarang kekerasan terhadap anak dan menekankan pentingnya perlindungan dan pendidikan yang baik bagi anak. Ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits menunjukkan bahwa anak adalah amanah dari Allah dan orang tua memiliki kewajiban untuk merawat dan mendidik mereka dengan baik. Islam menolak kekerasan terhadap anak dalam bentuk apapun dan mengajarkan hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak berdasarkan hak dan kewajiban timbal balik. Dengan demikian, artikel ini menyimpulkan bahwa implementasi ajaran Islam dan kebijakan sosial yang berlandaskan Al-Qur’an dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi masalah kekerasan terhadap anak di Indonesia.
TRANSFORMATION AND RESPONSE OF ISLAMIC EDUCATION IN THE DISRUPTION ERA Fajarudin, Akhmad Afnan
Tsaqofah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Ishlah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58883/tsaqofah.v7i2.74

Abstract

The fundamental problem of the world of education in Indonesia is the low quality of education. This is shown, with the still high inequality of the quality of education between regions. Indicators of educational development at the provincial level show two trends, namely in categories above national standards and below national standards. Indicators of the quality of education can be seen in participation figures, dropout numbers, class repeat numbers, teacher-student ratio, teacher-school eligibility level, and condition of school facilities and infrastructure. Islamic education in its existence as a component of nation building, especially in Indonesia, plays a very large role and this took place since long before the independence of the Indonesian nation. This can be seen in the practice of Islamic education organized by Muslims through traditional educational institutions such as taklim assemblies, study forums, surau and pesantren that thrive and exist until now.
Meningkatkan Peran Komunitas Lokal Sebagai Lokomotif Utama Pelestarian Budaya Religius Pada Padepokan dan Madrasah Diniyah di Desa Curahtakir Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember Ridwan, Mochammad Samsi; Fajarudin, Akhmad Afnan
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): November
Publisher : Lembaga Penerbitan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v4i1.2906

Abstract

Desa Curahtakir merupakan salah satu desa yang memiliki potensi maupun kearifan lokal yang ada. Beberapa elemen yang terlibat dalam program ini tentu tidak terlepas dari kemauan individu maupun kelompok yang kuat. Program yang dilaksanakan sudah menjadi pilahan aset yang akan dikembangkan dan pelaksanannya melalui peningkatan peran dan mutu komunitas agama, yang terdiri dari Forum Asosiasi Antar Guru Ngaji (FASTRAAJI) yang bergerak pada sektor pembelajaran dan pengajaran Alquran dan kitab-kitab klasik karangan ulama dan cendekiawan muslim kuno, dan Padepokan Fi sabilillah yang bergerak pada sektor pemberdayaan kebudayaan Islam yang dibungkus dengan nuansa tradisi jawa alias kedjawen. Keduanya sama-sama bergerak pada pemberdayaan sekaligus pelestarian kebudayaan religi, dan hanya berbeda menjalaninya dengan basis masing-masing. FASTRAAJI berbasis pada madrasah diniyah, sedangkan Padepkan Fi Sabilillah berbasis pada pendopo dan padepokan itu sendiri. Evaluasi besar grai program pelaksanaan ini yaitu peran dari tokoh masyarkat lokal sangat berpengaruh untuk keberlangsungan dan keberlanjutan program, dengan dibarengi terus membangun kesadaran kolektif untuk melirik dan mengembangkan potensi lokal yang tersedia.
The Influence Of Independent Commissioners, Institutional Ownership, and Fiscal Loss Compensation On Tax Avoidance In Health Sector Companies In 2018-2022 Billa, Naela Andira Salsa; Jannah, Roudlotul; Ramadhan, Khrisnanda Putra Wahyu; Fajarudin, Ibnu
IJEBD (International Journal of Entrepreneurship and Business Development) Vol 7 No 5 (2024): September 2024
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/ijebd.v7i5.2917

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the effect of independent commissioners, institutional ownership, and fiscal loss compensation on tax avoidance in health sector companies in Indonesia during the 2018-2022 period. This research method is quantitative, using secondary data in the form of financial reports obtained from the official website of the Indonesia Stock Exchange. The sample used was 14 companies using purposive sampling method. The data analysis method used is multiple linear regression analysis method by conducting several tests. The results of this study indicate that independent commissioners, institutional ownership, and fiscal loss compensation have a negative and insignificant effect on tax avoidance. Design/methodology/approach: Quantitative research method using multiple linear regression analysis method. Findings: Independent commissioners significantly do not affect Tax Avoidance in health sector companies in 2018-2022. Institutional ownership significantly does not affect Tax Avoidance in health sector companies in 2018-2022. Fiscal loss compensation significantly does not affect Tax Avoidance in health sector companies in 2018-2022. Paper type: Research Paper
Criminal Tax Law Perspective on General Criminal Law in Indonesia Fajarudin, Ibnu; Arwanto, Bambang; Suyono, Joko; Rahayuana, Niken Arief
IJEBD (International Journal of Entrepreneurship and Business Development) Vol 7 No 5 (2024): September 2024
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/ijebd.v7i5.2930

Abstract

Purpose: Taxes are income that is very important for the balance of state income. Currently, tax is the largest contributor to the Indonesian APBN. In tax obligations, taxpayers carry out their rights and obligations using the self-assessment method. Tax avoidance and even tax evasion are very likely to occur. Enforcement of criminal law in the field of taxation (tax enforcement) in order to increase taxpayer compliance. This research aims to look at the perspective of tax criminal law on general criminal law in Indonesia. This research uses a descriptive analytical method by collecting several literacy sources and discussing them in paragraph form. Design/methodology/approach: The self-assessment method allows taxpayers to commit tax violations, tax violators as long as the perpetrator has committed an act or actus reus which is a prohibited act and knows that his actions cause losses to other parties, then it is sufficient for the perpetrator to be subject to criminal sanctions/punishments as stipulated in the provisions of ignoring the element of mens rea, as stipulated in the Tax Criminal Law (UU HPP). Findings: Of the criminal acts contained in the Criminal Code, criminal acts in the field of taxation will always be related to and include the formulation of other criminal acts, whether general or specific. Paper type: Review paper.
Pendekatan Teks dan Konteks dalam Perspektif Semantik al-Jurjani, Firth dan A. Teun van Dijk Nurfauzan, Muhammad Fakhri; Fajarudin, Abdul Malik; Nisa, Mauidlotun; Susiawati, Wati
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 5 No 5 (2024): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i1.1363

Abstract

Salah satu hal utama yang perlu diperhatikan untuk memahami makna suatu kalimat adalah konteks. Mengesampingkan konteks sama saja dengan memperlakukan sebuah kalimat atau ujaran secara tidak adil, karena keduanya saling terkait dalam proses pembentukan makna. Artikel ini mengeksplorasi pemikiran tiga tokoh utama dalam kajian teks dan konteks, yaitu Abdul Qahir al-Jurjani, J.R. Firth, dan Teun A. van Dijk, serta relevansinya dalam analisis modern. Studi ini juga membahas aplikasi teori mereka dalam berbagai kajian modern, termasuk analisis sastra, linguistik fungsional, analisis wacana kritis, dan studi media. Pendekatan al-Jurjani membantu memahami pengaruh konteks historis dan budaya terhadap interpretasi karya sastra, sementara konsep Firth memperdalam analisis interaksi antara struktur teks dan konteks sosial. Model kognisi sosial van Dijk membuka peluang untuk mengeksplorasi bagaimana pengalaman individu dan konteks sosial membentuk pemahaman teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna bahasa merupakan hasil interaksi kompleks antara teks dan konteks. Integrasi teori-teori ini dalam kajian modern memberikan wawasan mendalam tentang komunikasi manusia serta pembentukan makna dalam berbagai situasi sosial dan budaya. Dengan demikian, pemikiran al-Jurjani, Firth, dan van Dijk tetap relevan dalam menjelaskan dinamika komunikasi di era modern. One of the key aspects to consider in understanding the meaning of a sentence is context. Ignoring context is equivalent to treating a sentence or utterance unfairly, as both are inherently interconnected in the process of meaning formation. This article explores the ideas of three prominent figures in the study of text and context: Abdul Qahir al-Jurjani, J.R. Firth, and Teun A. van Dijk, as well as their relevance in modern analysis. The study also examines the application of their theories in various contemporary fields, including literary analysis, functional linguistics, critical discourse analysis, and media studies. Al-Jurjani’s approach aids in understanding the influence of historical and cultural contexts on the interpretation of literary works, while Firth’s concept enhances the analysis of interactions between text structures and social contexts. Van Dijk’s model of social cognition provides opportunities to explore how individual experiences and social contexts shape text comprehension. The findings indicate that the meaning of language results from the complex interaction between text and context. Integrating these theories into modern studies offers profound insights into human communication and the formation of meaning in diverse social and cultural situations. Thus, the thoughts of al-Jurjani, Firth, and van Dijk remain highly relevant in explaining the dynamics of communication in the modern era
Penerapan Metode Doc-P untuk Deteksi Trending Topik Pemilihan Presiden Pada Twitter Rizky Fajarudin; Indra Indra
KRESNA: Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Jurnal KRESNA November 2023
Publisher : DRPM Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/kresna.v3i2.92

Abstract

Dalam era digitalisasi yang pesat dan perkembangan teknologi informasi, media sosial telah menjadi sumber utama informasi, termasuk mengenai pemilihan calon presiden di Indonesia. Platform seperti Twitter khususnya menjadi wadah bagi orang-orang untuk berbagi pandangan, opini, dan informasi secara real-time mengenai calon presiden, partai politik, dan isu terkait. Namun, melimpahnya informasi di media sosial, terutama dalam bentuk tweet di Twitter, menciptakan kesulitan bagi masyarakat dalam mengenali calon presiden yang tengah menjadi tren. Menemukan topik yang sedang populer menjadi tantangan penting dalam analisis data media sosial. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini memperkenalkan metode Doc-p yang menggunakan klasterisasi LSH (Locality Sensitive Hashing), cosine similarity, dan TF-IDF (Term Frequency-Inverse Document Frequency) untuk mengidentifikasi topik yang sedang trend di Twitter. Isu utama yang diatasi adalah kesulitan dalam mendeteksi secara manual topik tweet yang sedang populer terkait calon presiden. Tujuan dari penelitian ini adalah memudahkan masyarakat dalam mengenali calon presiden yang paling banyak dibicarakan di Twitter, sehingga membantu mereka menemukan tweet yang sedang viral tentang calon presiden. Teknik text mining digunakan dalam penelitian ini, dengan metode Doc-P sebagai salah satu komponennya. Berdasarkan penelitian, hasil klasterisasi tertinggi diperoleh dengan skor 98.0 untuk klaster 0. Secara keseluruhan, penelitian ini berhasil mengatasi tantangan dalam mengenali topik yang sedang tren terkait pemilihan presiden di Twitter. Dengan menerapkan metode Doc-p dan teknik text mining, tujuan penelitian ini adalah mendukung masyarakat dalam dengan mudah mengidentifikasi dan memahami calon presiden yang paling banyak dibicarakan melalui tweet yang sedang populer di media sosial.