cover
Contact Name
Muhammad Haqqiyuddin Robbani
Contact Email
muha198@brin.go.id
Phone
+62881010041900
Journal Mail Official
jtl@brin.go.id
Editorial Address
Gedung BJ Habibie Lantai 8, Jl. M.H. Thamrin No.8 Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknologi Lingkungan
Published by BRIN Publishing
ISSN : 1411318X     EISSN : 25486101     DOI : https://doi.org/10.55981/jtl
Jurnal Teknologi Lingkungan (JTL) is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. JTL is published twice annually and provide scientific publication for researchers, engineers, practitioners, academicians, and observers in the field related to science and environmental technology. We publish original research papers and case studies focused on environmental sciences, environmental technology as well as other related topics to environment including sanitation, environmental biology, waste water treatment, solid waste treatment, environmental design and management, environmental impact assessment, environmental pollution control and environmental conservation. Jurnal Teknologi Lingkungan (JTL) adalah jurnal yang bertujuan untuk menjadi platform peer-review dan sumber informasi yang otoritatif. JTL diterbitkan dua kali setahun dan menyediakan publikasi ilmiah bagi para peneliti, insinyur, praktisi, akademisi, dan pemerhati di bidang yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi lingkungan. Kami menerbitkan makalah penelitian asli dan studi kasus yang berfokus pada ilmu lingkungan, teknologi lingkungan serta topik terkait lainnya yang berhubungan dengan lingkungan termasuk sanitasi, biologi lingkungan, pengolahan air limbah, pengolahan limbah padat, desain dan manajemen lingkungan, analisis mengenai dampak lingkungan, pengendalian pencemaran lingkungan dan konservasi lingkungan.
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 24 No. 2 (2023)" : 29 Documents clear
Pemanfaatan Limbah Ampas Tebu untuk Pembuatan Plastik Biodegradable dengan Metode Melt Intercalation: Utilization of Sugarcane Bagasses for Making Biodegradable Plastics with the Melt Intercalation Method ELVI KUSTIYAH; DIAH NOVITASARI; LARAS ANDIA WARDANI; HAUDI HASAYA; MURWAN WIDIANTORO
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 24 No. 2 (2023)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2023.993

Abstract

Bagasse is an environmental problem that has not been fully utilized yet. Meanwhile, bagasse has a relatively high cellulose content which has the potential as a basic material for bioplastics production. This study aims to obtain biodegradable plastic by utilizing bagasse. The melt intercalation method or phase inversion technique is carried out through evaporation of the solvent after the printing process on a glass plate. The results showed that for the manufacture of bioplastics with the addition of chitosan and glycerol plasticizer, the optimum concentration of bagasse cellulose was at a concentration of 5% (w/v) with a percent elongation of 8.53% and a tensile strength of 7.68 MPa. Furthermore, the Fourier Transform Infra-Red (FTIR) characterization shows that there are OH, CH, and C=O functional groups in biodegradable plastics which are the constituent elements of each component such as cellulose, hemicellulose and lignin. ABSTRAK Ampas tebu menjadi suatu permasalahan lingkungan yang masih belum banyak dimanfaatkan. Sementara itu, ampas tebu memiliki kandungan selulosa yang relatif tinggi, sehingga dapat berpotensi sebagai bahan dasar pembuatan bioplastik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan plastik biodegradable dengan memanfaatkan limbah ampas tebu. Metode melt intercalation atau teknik inversi fase dilakukan melalui penguapan pelarut setelah proses pencetakan pada pelat kaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan bioplastik dengan penambahan kitosan dan plastisizer gliserol, didapatkan konsentrasi optimum selulosa ampas tebu yaitu pada konsentrasi 5% (b/v) dengan persen elongation 8,53% dan kekuatan tarik 7,68 MPa. Selanjutnya, karakterisasi Fourier Transform Infra-Red (FTIR) menunjukkan bahwa terdapat gugus fungsi OH, CH dan C=O pada plastik biodegradable yang merupakan unsur penyusun komponen masing-masing seperti selulosa, hemiselulosa dan lignin.
Persepsi Masyarakat Petani Terhadap Manfaat dan Kondisi Lingkungan Danau Batur: Perception of the Farming Community on Benefits and Environmental Conditions of Lake Batur AKIRA LUSIA; TEGUH PRAYOGO; SITI ZULAIKHA; LESTARIO WIDODO; YUDHI SOETRISNO GARNO
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 24 No. 2 (2023)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2023.994

Abstract

Lake Batur, the largest lake in Bali, has various functions, including raw materials, for clean water, tourism objects, aquaculture, water for agriculture, environmental functions, and transportation. The various functions of the lake by the community in the Lake Batur area are now more utilized as a medium for fish cultivation in floating net cages (KJA), food crops, fruits, and various vegetables. Now they are concerned because the increase in KJA has exceeded its carrying capacity, so the waste it produces causes water quality problems, which threatens the sustainability of the KJA cultivation marked by mass fish deaths that occur every year. It is necessary to conduct a study about this phenomenon to determine the aspirations or opinions and understanding of environmental conditions in sustaining farming activities. Aspirations have been obtained by interviewing the Lake Batur farming community. The study results show that the community believes that the current environmental conditions of Lake Batur are still good and can provide decent and profitable results for both KJA fisheries and agricultural businesses. In principle, the community is aware of the economic dependence of its life on the existence of Lake Batur. The community does not want the balance of Lake Batur to be disturbed and if it is disturbed, the community is willing to cooperate with the government to restore it in any way, including monetary contributions. ABSTRAK Danau Batur, danau terbesar di Bali, memiliki bermacam-macam fungsi, antara lain bahan baku air bersih, obyek wisata, budidaya perikanan, air untuk pertanian, fungsi lingkungan, dan transportasi. Berbagai fungsi danau tersebut oleh masyarakat di kawasan Danau Batur kini lebih dimanfaatkan sebagai media budidaya ikan di keramba jaring apung (KJA), tanaman pangan, buah-buahan, dan aneka sayuran. Saat ini masyarakat kawatir, karena peningkatan KJA telah melampaui daya dukungnya sehingga limbah yang dihasilkannya menyebabkan masalah kualitas air, yang justru mengancam keberlanjutan budidaya dengan KJA tersebut yang ditandai dengan kematian masal ikan yang terjadi setiap tahun. Berkenaan dengan fenomena tersebut maka dirasakan perlu dilakukan kajian untuk mengetahui aspirasi atau pendapat dan pemahaman terhadap kondisi lingkungan dalam menopang kegiatan usaha tani. Aspirasi telah diperoleh dengan cara wawancara kepada masyarakat petani Danau Batur. Hasil kajian menunjukkan bahwa masyarakat berpendapat kondisi lingkungan Danau Batur saat ini masih baik dan dapat memberikan hasil layak dan menguntungkan baik untuk usaha perikanan KJA maupun usaha pertanian. Pada prinsipnya masyarakat sadar akan ketergantungan ekonomi kehidupannya terhadap keberadaan Danau Batur. Masyarakat tidak ingin keseimbangan Danau Batur terganggu dan jika terganggu, masyarakat bersedia bekerja sama dengan pemerintah untuk memulihkannya dengan cara apapun, termasuk kontribusi uang.
The Social Capital and Impact in Waste Management of the Waste Bank System in Yogyakarta Indonesia: Modal dan Dampak Sosial dalam Pengelolaan Sampah Sistem Bank Sampah di Kota Yogyakarta SRI HARYANTI; SRI PUJI GANEFATI; SRI MURYANI
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 24 No. 2 (2023)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2023.995

Abstract

ABSTRAK A waste bank is a waste treatment facility that practices the 3R (reuse, reduce, recycle) to treat waste from the source at the local level. The Waste Bank Plan is based on applying social capital and covers the core elements of social capital implementation: trust, norms, networks, reciprocity, and value. This study aims to explore the relationship between social capital and the social impact of waste management using a waste bank program in Yogyakarta, Indonesia. The article considered social impacts such as income growth, employment, and environmental health. The subjects of this study were 100 waste bank customers from his five locations in Yogyakarta. This study uses Spearman's correlation to analyze data in SPSS 16. The results indicate a weak correlation between social capital and social impact on income and employment growth. This is shown to have correlation coefficient (r) values of 0.111 and 0.095, respectively, with significant values of 0.346>0.05. Furthermore, the correlation between social capital and social impact on environmental health is very powerfull, with a coefficient value (r) of 0.454 at the significance level of 0.00<0.05. ABSTRAK Bank sampah adalah salah satu strategi pengelolaan sampah dengan penerapan 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dalam pengelolaan sampah di titik asal tingkat masyarakat. Model Pengelolaan sampah dengan bank sampah di wilayah kota Yogyakarta didasarkan pada penerapan modal sosial yang meliputi unsur-unsur yang menjadi inti dari pelaksanaan modal sosial (social capital) yaitu kepercayaan, norma, jaringan, resiprositas serta nilai. Keberadaan bank sampah akan menimbulkan manfaat ekonomi maupun dampak sosial khususnya bagi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini dalah untuk mengetahui hubungan antara modal sosial dan dampak sosial pengelolaan sampah dengan program bank sampah masyarakat kota Yogyakarta. Dampak sosial yang diteliti meliputi peningkatan pendapatan, penyerapan tenaga kerja serta kebersihan lingkungan. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan metode pengukuran, wawancara dan observasi di lima lokasi bank sampah Kota Yogyakarta dengan jumlah responden sebanyak 100 responden. Analisis data dengan menggunakan analisi korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan modal sosial dengan dampak sosial terhadap peningkatan pendapatan mempunyai hubungan yang lemah dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,111; terhadap penyerapan tenaga kerja mempunyai hubungan yang lemah dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,095 dengan taraf signifikan 0,346>0,05; terhadap kebersihan lingkungan mempunyai hubungan yang cukup kuat dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,454 dengan taraf signifikan 0,00<0,05 (signifikan).
Analisis Spasial Temporal Environmental Critical Index (ECI) Kota Kendari: Spatial Temporal Analysis of Environmental Critical Index (ECI) in Kendari LIES INDRIYANI; LA GANDRI; NUR ARAFAH; SAHINDOMI BANA; VIVI FITRIANI; BASUKI BASUKI
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 24 No. 2 (2023)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2023.996

Abstract

ABSTRACT Changes in land use from vegetated land to developed land can reduce environmental quality such as increasing air temperature and trigger disasters such as landslides and floods. Land conversion from vegetated land to developed land have an impact on microclimate changes in urban areas. Analysis to determine the quality of the environment is to identify the environmental criticality index (ECI). ECI is defined as an index to determine critical areas based on the distribution of surface temperature and vegetation cover. The purpose of this study was to analyze the environmental criticality index of Kendari city based on Land Surface Temperature (LST) and Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) algorithms. Observation of the dynamics of surface temperature and vegetation density in Kendari City in two periods, 2014 and 2021, using Landsat-8 satellite imagery. This study uses Band 10 to estimate the brightness temperature value and convert it to surface temperature and Band 4 and Band 5 to calculate NDVI. In this study, the ECI class was divided into 3 classes, Low, Medium, and High, with range 0–10, 10–30, and > 30 respectively. In 2021, there was an increase in the area that experienced high environmental criticality when compared to the conditions in 2014. The area that experienced a high ECI in 2014 was 11.81 ha, and in 2021 it increasing to 103.95 ha. The increase in the area of high environmental criticality could be caused by changes in LST and vegetation density. ABSTRAK Perubahan alih fungsi lahan dari lahan bervegetasi ke lahan terbangun dapat menurunkan kualitas lingkungan seperti suhu udara yang meningkat dan dapat memicu timbulnya bencana seperti kejadian longsor dan banjir. Alih fungsi lahan dari lahan bervegetasi menjadi lahan terbangun memberi dampak pada perubahan iklim mikro di kawasan perkotaan. Analisis yang dapat dilakukan untuk mengetahui kualitas lingkungan adalah dengan mengidentifikasi Environmental Critical Index (ECI). ECI didefinisikan sebagai indeks untuk menentukan kawasan area kritis berdasarkan distribusi suhu permukaan dan ketersediaan tutupan vegetasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis indeks kekritisan lingkungan Kota Kendari berdasarkan algoritma Land Surface Temperature (LST) dan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Pengamatan dinamika suhu permukaan dan kerapatan vegetasi di Kota Kendari dilakukan pada dua periode, yakni pada tahun 2014 dan 2021 dengan memanfaatkan citra satelit Landsat-8. Penelitian ini menggunakan Band 10 untuk mengestimasi nilai brightness temperature dan dikonversi ke suhu permukaan serta Band 4 dan Band 5 untuk menghitung NDVI. Pada penelitian ini, kelas ECI dibagi menjadi 3 kelas yaitu Rendah, Sedang, dan Tinggi dengan rentang berturut-turut yaitu 0–10, 10–30, dan > 30. Pada tahun 2021, terjadi peningkatan luas wilayah yang mengalami kekritisan lingkungan yang tinggi bila dibandingkan dengan kondisi di tahun 2014. Peningkatan luasan wilayah yang mengalami ECI tinggi yaitu pada tahun 2014 seluas 11,81 ha mengalami peningkatan luasan pada tahun 2021 menjadi 103,95 ha. Peningkatan luasan wilayah yang mengalami kekritisan lingkungan tinggi dapat diakibatkan oleh perubahan LST dan kerapatan vegetasi.
Status Kualitas Air Sungai Ciliwung Berbasis Pemantauan Online di Wilayah DKI Jakarta Ditinjau dari Parameter Suhu, pH, TDS, DO, DHL, dan Kekeruhan: Status of Ciliwung River Water Quality Based on Online Monitoring in DKI Jakarta Area in Terms of Temperature, pH, TDS, DO, DHL, and Turbidity Parameters YOHANA SH PANDIANGAN; SITI ZULAIKHA; WARTO WARTO; SATMOKO YUDO
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 24 No. 2 (2023)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2023.1003

Abstract

ABSTRACT The Ciliwung River is one of 13 rivers in the Jakarta area and flows through the center of Jakarta through many densely populated settlements. This condition causes the Ciliwung River to be polluted because it becomes a place for liquid and solid waste from both household and industrial activities. To find out how much pollution there is in the Ciliwung River, this research was carried out. The purpose of this study was to determine the status of water quality in the Ciliwung River by analyzing data from water quality monitoring results from 2015 to 2020 from 3 (three) Onlimo Stations representing the upstream, middle, and downstream of the Ciliwung River. The parameters analyzed were temperature, dissolved oxygen (DO), total dissolved solids (TDS), electrical conductivity (DHL), pH, and turbidity. The method used in this analysis is descriptive statistics and the STORET method to determine the status of pollution levels in the Ciliwung River. The results of the analysis in this study showed that of the 6 observed parameters, the values of pH, TDS, and DHL met the quality standards. Meanwhile, DO values, temperature, and turbidity still do not meet the Class 2 river water quality standards according to Government Regulation No. 82 of 2001, especially at Pintu Air Manggarai Station and Istiqlal Mosque Station. Analysis of the water quality status of the Ciliwung River shows that the polluted condition is moderate to severe. ABSTRAK Sungai Ciliwung merupakan salah satu dari 13 sungai yang ada di wilayah Jakarta dan mengalir di tengah Kota Jakarta melewati banyak pemukiman padat. Kondisi ini mengakibatkan Sungai Ciliwung tercemar karena menjadi tempat pembuangan limbah cair dan limbah padat dari kegiatan rumah tangga maupun industri. Untuk mengatahui kondisi seberapa besar pencemaran yang terjadi di Sungai Ciliwung, maka dilakukan penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kondisi status kualitas air di Sungai Ciliwung dengan menganalisis data hasil pemantauan kualitas air tahun dari 2015 sampai 2020 dari 3 (tiga) Stasiun Onlimo yang mewakili hulu, tengah dan hilir sungai Ciliwung. Parameter yang dianalisis adalah suhu, oksigen terlarut (DO), total padatan terlarut (TDS), daya hantar listik (DHL), pH, dan kekeruhan (Turbidity). Metode yang digunakan dalam analisis ini adalah statistik deskriptik dan metode STORET untuk menentukan status tingkat pencemaran di Sungai Ciliwung. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dari 6 parameter yang diamati, nilai pH, TDS, dan DHL memenuhi baku mutu. Sedangkan nilai DO, suhu, dan kekeruhan masih tidak memenuhi baku mutu air sungai kelas 2 menurut PP No. 82 tahun 2001, terutama di Stasiun Pintu Air Manggarai dan Stasiun Masjid Istiqlal. Analisis status mutu kualitas air Sungai Ciliwung menunjukkan kondisi tercemar sedang menuju berat.
Estimation of Greenhouse Gas Emission Burden of Livestock Sector in East Java Province, Indonesia: Estimasi Beban Emisi Gas Rumah Kaca dari Sektor Peternakan di Provinsi Jawa Timur, Indonesia DIDIK NUR EDI; NINING HARYUNI
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 24 No. 2 (2023)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2023.1004

Abstract

Tujuan dari analisis ini adalah untuk memetakan kontribusi gas metana dan dinitro oksida dari sektor peternakan di setiap wilayah yang ada di Provinsi Jawa Timur sebagai dasar perencanaan dalam pengembangan kawasan peternakan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Metode analisis menggunakan pendekatan analisis Tier 1. Data yang digunakan adalah data sekunder dari BPS Jawa Timur Tahun 2021. Hasil analisis menunjukkan bahwa beban gas rumah kaca di Provinsi Jawa Timur yaitu CH4 sebanyak 221,80 Gg CH4 Th-1 dan N2O sebanyak 168,42 Gg N2O Th-1 dengan profil beban tiap wilayah kabupaten/kota tidak merata. Beban gas rumah kaca tertinggi didapatkan di Kabupaten Malang. Penyumbang gas rumah kaca tertinggi dari sub sektor peternakan adalah ternak sapi potong sebesar 75,20% CH4 dan 52,30% N2O terhadap total sektor peternakan. ABSTRACT The purpose of this analysis is to map the contribution of methane gas and nitrous oxide from the livestock sector in each region in East Java Province as a basis for planning in the development of sustainable and environmentally friendly livestock areas. The analysis method uses a Tier 1 analysis approach. The data used is secondary data from the BPS East Java in 2021. The results of the analysis show that the greenhouse gas load in East Java Province is CH4 as much as 221.80 Gg CH4 per year and N2O as much as 168.42 Gg N2O per year where the load profile is uneven for each district/city. The highest greenhouse gas load was found in Malang Regency. The highest greenhouse gas contributor from the livestock sub-sector is beef cattle with 75.20% CH4 and 52.30% N2O of the total livestock sector.
Cover JTL Vol. 24 No. 2 Juli 2023 Cover JTL Vol. 24 No. 2 Juli 2023
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 24 No. 2 (2023)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2023.1005

Abstract

Inside Cover JTL Vol. 24 No. 2 Juli 2023 Inside Cover JTL Vol. 24 No. 2 Juli 2023
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 24 No. 2 (2023)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2023.1006

Abstract

Back Cover JTL Vol. 24 No. 2 Juli 2023 Back Cover JTL Vol. 24 No. 2 Juni 2023
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 24 No. 2 (2023)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2023.1007

Abstract

Page 3 of 3 | Total Record : 29