cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jai@unissula.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Kaligawe Km.4, Semarang 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Indonesia
ISSN : : 02166747     EISSN : 26559552     DOI : http://dx.doi.org/10.30659/jai
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi Indonesia (JAI) (p-ISSN : 0216-6747 and e-ISSN : 2655-9552) is published by the Department of Accounting, Faculty of Economics of Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) on a regular basis (every six months). The purpose of this journal is to publish the results of accounting research which includes: Financial Accounting, Management Accounting, Accounting Theory, Public Sector Accounting, Auditing, Tax Accounting, Sharia Accounting, and Accounting Information Systems.
Arjuna Subject : -
Articles 170 Documents
Pengaruh Tata Kelola Perusahaan Terhadap Kualitas Laba dengan CSR Sebagai Variabel Intervening Basyri, Mas'ud; Kiryanto, Kiryanto
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.14.1.37 - 51

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the influence of the board of commissioners, board of directors, and audit committee on earnings quality, with Corporate Social Responsibility (CSR) as an intervening variable. The sample consists of publicly listed companies included in the LQ-45 index for the 2020–2023 period, selected using the purposive sampling method, resulting in a total of 27 companies. The analyzed data is secondary data obtained from the official websites of the Indonesia Stock Exchange and the sampled companies. Hypothesis testing was conducted using the Partial Least Square (PLS) method. The findings indicate that the board of commissioners has a positive effect on CSR disclosure, while the board of directors has a negative effect. Meanwhile, the audit committee does not influence CSR disclosure. Furthermore, the board of commissioners and the board of directors do not affect earnings quality, whereas the audit committee has a significant impact on earnings quality. This study also finds that CSR negatively affects earnings quality. Overall, the independent variables do not influence earnings quality through CSR disclosure.Keywords: board of commissioners, board of directors, audit committee, CSR, earnings quality  ABSTRAKTujuan studi ini untuk menganalisis pengaruh dewan komisaris, dewan direksi, dan komite audit terhadap kualitas laba dan CSR sebagai variabel intervening. Sampel diambil dari sejumlah perusahaan publik pada indeks LQ-45 periode 2020–2023, dipilih melalui metode purposive sampling, kemudian menghasilkan 27 perusahaan. Data yang dianalisis merupakan data sekunder dari situs resmi Bursa Efek Indonesia dan situs perusahaan sampel. Pengujian dilakukan menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Temuan penelitian menampilkan sejumlah variable seperti dewan komisaris pengaruh positif terhadap pengungkapan CSR, sedangkan dewan direksi berpengaruh negatif. Di sisi lain, komite audit tidak menunjukkan pengaruh pada pengungkapan CSR. Selanjutnya, dewan komisaris dan dewan direksi tidak memengaruhi kualitas laba, namun komite audit berpengaruh signifikan pada kualitas laba. Studi ini juga menemukan bahwa CSR mempunyai pengaruh negatif bagi kualitas laba. Secara keseluruhan, variabel independen tidak memengaruhi kualitas laba melalui pengungkapan CSR.Kata kunci: dewan komisaris, dewan direksi, komite audit, CSR, kualitas laba
Signifikansi Agresivitas Pajak Ditilik dari Aspek Keberlanjutan Perusahaan Odang, Nilam Kemala; Taufiqurrahman, Taufiqurrahman; Sitopu, Ade Hotnauli
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.14.1.52 - 66

Abstract

AbstrakDalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan perlu melakukan evaluasi kinerja dari tiga aspek utama, yaitu lingkungan, sosial, dan tata kelola. Dari perspektif perpajakan, agresivitas pajak dianggap sebagai salah satu dimensi yang berada dalam lingkup tanggung jawab sosial perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh agresivitas pajak dengan sustainability report disclosure sebagai variabel moderasi. Studi eksplanatori dengan archival data yang bersumber dari perusahaan sektor Basic Materials dan terdaftar pada Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2023 digunakan dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan moderated regression analysis dengan menggunakan EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi penerapan environmental management accounting, semakin rendah agresivitas pajak perusahaan serta sustainability report disclosure memperkuat hubungan negatif antara environmental management accounting dan agresivitas pajak. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam pengelolaan strategi pajak secara lebih bertanggung jawab serta membantu pembuat kebijakan dalam merancang regulasi yang mendukung transparansi dan keberlanjutan. Kata Kunci: agresivitas pajak, environmental management accounting, sustainability report disclosure.   AbstractIn an increasingly competitive business world, companies need to evaluate their performance from three main aspects, namely environmental, social, and governance. From a tax perspective, tax aggressiveness is considered as one of the dimensions within the scope of corporate social responsibility. This study aims to analyze the effect of tax aggressiveness with sustainability report disclosure as a moderating variable. An explanatory study with archival data sourced from Basic Materials sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2023 was used in this study. Data analysis was carried out using moderated regression analysis using EViews. The results of the study show that the higher the implementation of environmental management accounting, the lower the company's tax aggressiveness and sustainability report disclosure strengthens the negative relationship between environmental management accounting and tax aggressiveness. Thus, this study contributes to managing tax strategies more responsibly and assists policy makers in designing regulations that support transparency and sustainability. Keywords: environmental management accounting, sustainability report disclosure, tax aggressiveness.
Peran Intellectual Capital, Environmental, Social, Governance (ESG) dan Konservatisme Akuntansi Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Perusahaan Sektor Industri BEI Tahun 2022-2023) Mukti, Muhammad Wahyu Tirta; Supardi, Supardi; Wijayanti, Sukma
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.14.1.67 - 83

Abstract

AbstractThis study examines the impact of Intellectual Capital (IC), Environmental, Social, and Governance (ESG) aspects, and accounting conservatism on financial performance calculated based on Return on Asset (ROA). The object of the research study is taken from industrial sector companies on the Indonesia Stock Exchange, while the data obtained is based on secondary data from financial, annual, and sustainability reports. IBM SPSS 29 software was used to analyze the data. To ensure the validity of the regression model and validate the hypothesis, research phase begins by using classical assumption testing to ensure the validity of the regression model and support the hypothesis. Data analysis testing consisted of normality, heteroscedasticity, multicollinearity, and autocorrelation tests. The findings of the study indicated that intellectual capital (IC) has a positive and significant effect on return on assets (ROA), although the findings of each component of environment, social, and governance showed different results. Nevertheless, it was shown that ROA had a detrimental effect on accounting conservatism. The study's conclusions give management and investors significant information about how crucial it is to manage intellectual property and adhere to environmental laws in order to boost a company's financial performance. This study also highlights the significance of striking a balance between accounting conservatism and ensuring that the company's financial development remains unhindered.Keywords: IC, Environmental, Social, Governance (ESG), Accounting Conservatism, ROAAbstrakStudi ini mengkaji untuk menelaah dampak Intellectual Capital (IC), aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), serta konservatisme akuntansi berpengaruh pada kinerja keuangan yang dihitung berdasarkan Return on Asset (ROA). Objek analisis penelitian diambil dari perusahaan bidang industri yang terdapat di Bursa Efek Indonesia, adapun data diperoleh berdasarkan data sekunder dari laporan keuangan, tahunan, dan keberlanjutan. Software IBM SPSS versi 29 digunakan untuk menganalisis data. Untuk memastikan validitas regression model dan memvalidasi hipotesis, fase penelitian dimulai dengan diawali dengan menggunakan pengujian asumsi klasik untuk memastikan validitas model regresi dan mendukung hipotesis. Pengujian analisis data terdiri dari uji normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas, dan autokorelasi. Temuan dari penelitian mengindikasi Intellectual Capital (IC) memiliki efek positif dan signifikan atas Return on Assets (ROA), meskipun temuan setiap komponen Environemntal, Social, Governance menunjukkan hasil yang berbeda. Namun, ROA ditemukan berdampak negatif terhadap konservatisme akuntansi. Temuan penelitian ini memberikan informasi berharga kepada investor dan manajemen tentang betapa pentingnya mengelola kekayaan intelektual dan mematuhi peraturan lingkungan untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini juga menekankan pentingnya mengimbangi konservatisme akuntansi agar pertumbuhan keuangan perusahaan tidak terhambat.Kata kunci: IC, Environmental, Social, Governance (ESG), Konservatisme Akuntansi, ROA
Analisis Pengungkapan Akuntansi Lingkungan dan Biaya Lingkungan Terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan IDX30 Tahun 2022-2023 Nuraeni, Siti; Anwar, Azwar; Oktaviyah, Nurafni
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.14.1.84 - 101

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari pengungkapan akuntansi lingkungan serta pengeluaran biaya lingkungan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang tergabung dalam indeks IDX30 selama periode 2022 hingga 2023. Adapun variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengungkapan akuntansi lingkungan dan biaya lingkungan sebagai variabel independen, serta kinerja keuangan sebagai variabel dependen yang diukur dengan menggunakan indikator Return On Assets (ROA). Populasi dalam studi ini mencakup seluruh perusahaan yang terdaftar dalam IDX30 pada tahun tersebut, berjumlah 41 perusahaan, dengan jumlah sampel sebanyak 34 perusahaan untuk dua tahun, sehingga total observasi mencapai 68, yang diperoleh melalui metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, dan analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 26 melalui metode regresi linear berganda. Hasil analisis secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa pengungkapan akuntansi lingkungan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Demikian pula, biaya lingkungan juga menunjukkan pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja keuangan. Hasil ini memperkuat pandangan bahwa akuntansi lingkungan dapat dianggap sebagai investasi jangka panjang bagi perusahaan. Perusahaan yang mengimplementasikan pengungkapan akuntansi lingkungan cenderung memperoleh pengakuan dari masyarakat dan lingkungan sekitar, sehingga meningkatkan legitimasi operasionalnya. Selain itu, pengeluaran yang dialokasikan untuk biaya lingkungan dapat meningkatkan potensi perusahaan dalam menghasilkan keuntungan. Semakin besar biaya lingkungan yang dikeluarkan, maka semakin besar pula potensi laba yang diraih, yang pada akhirnya dapat menarik minat investor untuk berinvestasi di perusahaan tersebut. Kata Kunci: Akuntansi Lingkungan, Biaya Lingkungan, Kinerja Keuangan, IDX30, Return on Assets (ROA)   AbstractThis study aims to analyze the effect of environmental accounting gaps and environmental costs on financial performance in companies on IDX30 in 2022-2023. The variables of this study are to explain environmental accounting, environmental costs and financial performance as dependent variables measured using Return On Asset. The population of this study was all companies listed on IDX30 in 2022-2023 as many as 41 companies with a sample of 34 companies for two years, resulting in 68 samples taken using purposive sampling techniques. Data collection was carried out using documentation techniques. Data analysis was carried out with SPSS 26 using multiple linear regression tests. Based on the results of partial testing (T-test), the environmental accounting distance variable has a positive and significant effect on financial performance, the environmental cost variable has a positive and significant effect on financial performance. Environmental accounting which is expected to be a long-term investment for the company has been proven in this study. Companies that provide environmental accounting explanations will feel that their existence and activities have status from the community or the environment, so that the company operates or can be said to be legitimate. Environmental costs can have a major effect on a company's ability to make a profit. This means that the greater the environmental costs incurred by a company, the better the profits the company will obtain, thus attracting the attention of new investors to invest. Keywords: Environmental Accounting Disclosure, Environmental Costs, Financial Performance, IDX30, Return on Assets (ROA)
The Application of Islamic Values Behind The Practice of Hospital Social Responsibility in RSI Sultan Agung Semarang Muinudin, Muhammad; Shodiq, Muhammad Ja’far
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.14.2.104 - 112

Abstract

AbstractThe phenomenon of Corporate Social Responsibility (CSR) has been debated among business people. In hospitals, Corporate Social Responsibility is an ethical obligation that requires hospitals and other organizations to do something useful, in this case providing quality health services for patients and the community. Apart from this, hospitals with sharia certification are also encouraged to always pay attention to the concept of sharia, namely placing Islamic values in every activity, including in their social activities. This article aims to understand how to practice hospital social responsibility at RSI Sultan Agung Semarang. The research method used is ethnomethodology. Through 5 employees of RSI Sultan Agung Semarang as key informants, the researcher found that RSI Sultan Agung Semarang practices Hospital Social Responsibility (HSR) by: (1) Providing discounts on hospital fees; (2) Conducting social services; (3) Spiritual guidance; (4) Development of Tahfidz House; (5) Providing training and health seminars for students, companies and government; (6) Providing Takjil, Iftar and suhoor during the month of Ramadan to patients, delivery and waiting patients and mosque congregations; and (7) Providing assistance for the cost of examination and hospitalization to Alim, Ulama, Umara and leaders of Islamic boarding schools who need health services. The ways and forms of HSR practices carried out reflect that RSI Sultan Agung as a business entity is not only profit oriented, but still prioritizes humanitarian aspects (social oriented) and religious aspects (spiritual oriented). Keywords: Ethnomethodology, Hospital Social Responsibility, Spiritual Oriented AbstrakFenomena Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) telah menjadi perdebatan di kalangan pelaku bisnis. Di rumah sakit, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan merupakan kewajiban etis yang mengharuskan rumah sakit dan organisasi lain untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat, dalam hal ini memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi pasien dan masyarakat. Selain itu, rumah sakit dengan sertifikasi syariah juga didorong untuk selalu memperhatikan konsep syariah, yaitu menempatkan nilai-nilai Islam dalam setiap kegiatannya, termasuk dalam kegiatan sosialnya. Artikel ini bertujuan untuk memahami bagaimana praktik tanggung jawab sosial rumah sakit di RSI Sultan Agung Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah etnometodologi. Melalui 5 orang karyawan RSI Sultan Agung Semarang sebagai informan kunci, peneliti menemukan bahwa RSI Sultan Agung Semarang mempraktekkan Hospital Social Responsibility (HSR) dengan cara: (1) Memberikan potongan harga untuk biaya rumah sakit; (2) Mengadakan bakti sosial; (3) Bimbingan rohani; (4) Pengembangan Rumah Tahfidz; (5) Memberikan pelatihan dan seminar kesehatan untuk mahasiswa, perusahaan dan pemerintah; (6) Memberikan takjil, buka puasa dan sahur pada saat bulan ramadhan kepada pasien, pengantar dan penunggu pasien serta jamaah masjid; dan (7) Memberikan bantuan biaya pemeriksaan dan rawat inap kepada para Alim, Ulama, Umara dan pimpinan pondok pesantren yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Cara dan bentuk praktik HSR yang dilakukan mencerminkan bahwa RSI Sultan Agung sebagai entitas bisnis tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, namun tetap mengedepankan aspek kemanusiaan (social oriented) dan aspek keagamaan (spiritual oriented). Keywords: Ethnomethodology, Hospital Social Responsibility, Spiritual Oriented
Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Internal dalam Transaksi Penjualan Tunai pada UMKM Empon Barokah Ponorogo Aadilah, Anna Yaafi; Novitalia, Firnanda Ayu; Muna, Firda Aftiani Azizatul; Hidayah, Nurul
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.14.2.113 - 131

Abstract

AbstractThe internal control system is a process that integrates organizational structures, methods, and procedures carried out on an ongoing basis by all parties in the organization to secure assets, guarantee accounting data, ensure efficiency, and compliance with rules and effective achievement of organizational goals. The purpose of this study is to analyze the application of the internal control system in cash sales transactions implemented at Empon Barokah Ponorogo MSMEs. In this study, the authors used a qualitative method. The results of this study indicate that Empon Barokah Ponorogo MSME has implemented an internal control system in cash sales transactions, but the implementation has not been maximized because there are weaknesses, namely the absence of a strict division of tasks so that duplication of tasks occurs. This research focuses on the internal control system on cash sales transactions at Empon Barokah Ponorogo MSME with direct observation.Keywords:Internal Control of Cash Sales, Internal Control System, Cash Sales Transactions AbstrakSistem pengendalian internal merupakan proses yang mengintegrasikan struktur organisasi, metode, dan prosedur yang dilakukan secara berkesinambungan oleh seluruh pihak dalam organisasi untuk mengamankan aset, menjamin data akuntansi, memastikan efisiensi, dan ketaatan terhadap aturan serta pencapaian tujuan organisasi secara efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan sistem pengendalian internal dalam transaksi penjualan tunai yang diterapkan di UMKM Empon Barokah Ponorogo. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa UMKM Empon Barokah Ponorogo sudah menerapkan sistem pengendalian internal pada transaksi penjualan tunai, akan tetapi penerapan tersebut belum maksimal karena terdapat kelemahan yaitu tidak adanya pembagian tugas secara tegas sehingga terjadi perangkapan tugas. Penelitian ini berfokus pada sistem pengendalian internal pada transaksi penjualan tunai di UMKM Empon Barokah Ponorogo dengan observasi secara langsung.Keywords:Pengendalian Internal Penjualan Tunai, Sistem Pengendalian Internal, Transaksi Penjualan Tunai
Pengaruh Kemajuan Teknologi dan Ekspektasi Return Terhadap Minat Berinvestasi Cryptocurenncy Melalui Fomo Sebagai Variabel Moderasi Pada Generasi Z Kota Surabaya Al-Habib, Alifian Daniel; Wibowo, Januar; Tanuwijaya, Haryanto
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.14.2.132 - 143

Abstract

AbstrakPenelitian ini menyelidiki dampak kemajuan teknologi dan ekspektasi imbal hasil terhadap minat investasi Generasi Z pada mata uang kripto, dengan fokus pada peran moderasi Fear of Missing Out (FoMO). Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan menggunakan survei terhadap 141 investor mata uang kripto Generasi Z. Temuan ini mengungkapkan bahwa kemajuan teknologi, ekspektasi imbal hasil, dan FoMO secara signifikan mempengaruhi minat investasi. Kemajuan teknologi memfasilitasi akses mudah ke informasi dan platform investasi, sementara ekspektasi keuntungan yang tinggi dan ketakutan kehilangan potensi keuntungan mendorong keputusan investasi. Selain itu, FoMO ditemukan memoderasi hubungan antara kemajuan teknologi dan minat investasi. Hasil-hasil ini menyoroti pentingnya memahami faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi keputusan investasi, terutama di kalangan generasi muda.Kata kunci: Mata Uang Kripto; Ekspektasi Pengembalian; FoMO; Generasi Z; Kemajuan Teknologi; Minat Berinvestasi. Abstract This study investigates how technological progress and anticipated returns influence Generation Z's interest in cryptocurrency investments, specifically considering the moderating effect of Fear of Missing Out (FoMO). A quantitative approach was employed, using a survey of 141 Generation Z cryptocurrency investors. The results show that technological progress, anticipated returns, and FoMO notably impact investment interest. Technological advancements facilitate easy access to investment information and platforms, while high return expectations and the fear of missing out on potential profits drive investment decisions. Furthermore, the study revealed that FoMO acts as a moderator in the relationship between technological advancements and investment interest. The results from this study emphasize the significance of comprehending the psychological elements impacting investment behaviors, most notably among the younger cohorts. Implications for financial education, regulatory policies, and investment platforms are discussed. Keywords: Cryptocurrency; Ekspektasi Return; FoMO; Generasi Z; Kemajuan Teknologi; Minat Berinvestasi.
Tinjauan atas Perubahan Batas Waktu Pelaporan Pajak Daerah: Studi pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bojonegoro Pradiptarani, Hirrya; Kartikasari, Lisa; Wahyundaru, Sri Dewi; Sutapa, Sutapa
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.14.2.144 - 155

Abstract

AbstractThis study examines the implementation of changes to local tax reporting deadlines in Bojonegoro Regency, from 30 days to 15 days under the Law on Financial Relations between the Central Government and Regional Governments (UU HKPD) and the Government Regulation on General Provisions of Regional Tax and Retribution (PP KUPDRD), focusing on problems of deadline calculation and its impact on taxpayer compliance. The objectives are to analyze local government adaptation, assess policy impacts, and explore strategies of Bojonegoro’s revenue agency. Using qualitative case study methods and in-depth interviews with tax officials, data were analyzed through institutional theory. Key findings include: (1) regulatory adaptation via Regional Regulation No. 5/2023 and SIMPADU digital integration; and (2) dual impacts of improved digital efficiency versus increased administrative burdens for SMEs This study contributes in enriching local tax policy literature through institutional theory.Keywords: Regional Tax, Deadline, Institutional Theory, Bojonegoro. AbstrakPenelitian ini mengkaji implementasi perubahan batas waktu pelaporan pajak daerah di Kabupaten Bojonegoro dari 30 hari kalender menjadi 15 hari kerja pasca berlakunya UU HKPD dan PP KUPDRD, dengan fokus pada masalah perhitungan tenggat waktu dan dampaknya terhadap kepatuhan wajib pajak. Tujuan penelitian adalah menganalisis adaptasi pemerintah daerah, menilai dampak perubahan, serta mengeksplorasi strategi Bapenda Bojonegoro. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan wawancara mendalam dengan fiskus digunakan, dianalisis melalui lensa teori institusional. Temuan menunjukkan: (1) adaptasi regulatif melalui Perda No. 5/2023 dan integrasi sistem SIMPADU; dan (2) dampak dualistik berupa peningkatan efisiensi digital di satu sisi dan beban administratif UMKM di sisi lain. Penelitian ini berperan dalam pengayaan literatur kebijakan pajak daerah berbasis teori institusional.Kata Kunci: Pajak Daerah, Tenggat Waktu, Teori Kelembagaan, Bojonegoro. 
Analisis Deteksi Fraud dalam rangka Audit Investigatif oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah pada Kota Malang Pratama, Bhakti Prasetya; Purwanti, Lilik
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.14.2.156 - 175

Abstract

AbstractThis study aims to describe fraud detection in the context of investigative audits by the Government Internal Audit using a fraud theory approach. This study was conducted using a qualitative method with a descriptive approach. Research data was collected through documentation and interviews with selected informants. The research was conducted at the Malang City Regional Inspectorate. An investigative audit with a fraud theory approach is conducted by fulfilling the predication to identify potential fraud, particularly indications of corruption. This process involves several steps: analyzing available data, creating a hypothesis, testing the hypothesis, and refining and mending the hypothesis. The study's findings indicate that the Malang City Regional Inspectorate has detected fraud through investigative audits based on the fraud theory approach. This has an impact on investigative auditing procedures in response to complaints and public reports. The Malang City Regional Inspectorate's whistleblowing system enhances investigative audits' efficiency, resulting in shorter timeframes and more streamlined procedures. This research is expected to contribute to the development of knowledge in auditing and serve as an alternative reference source for APIP regarding fraud detection strategies through investigative audits.Keywords: Fraud; Qualitative Approach; Investigative Audit; Internal SupervisoryAbstrakPenelitian ini berupaya untuk mendeskripsikan deteksi fraud dalam rangka audit investigatif oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah dengan fraud theory approach. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan wawancara kepada informan. Situs penelitian ini yaitu Inspektorat Daerah Kota Malang. Audit investigatif dengan fraud theory approach dilakukan dengan memperhatikan pemenuhan predication untuk mengidentifikasi ada tidaknya fraud berupa indikasi korupsi dengan langkah-langkah yaitu analisis data, merumuskan sebuah hipotesis, menguji hipotesis, dan pembenahan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inspektorat Daerah Kota Malang telah melaksanakan deteksi fraud melalui audit investigatif berdasarkan fraud theory approach. Hal ini berdampak pada prosedur audit investigatif yang berasal dari pengaduan dan laporan masyarakat. Whistleblowing system pada Inspektorat Daerah Kota Malang mampu meningkatkan efisiensi berupa pelaksanaan audit investigatif yang lebih singkat secara waktu dan lebih ringkas secara prosedur. Penelitian ini diharapkan dapat membantu mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang auditing dan sebagai sarana alternatif sumber rujukan bagi APIP tentang strategi mendeteksi fraud melalui audit investigatif.Kata kunci: Fraud; Pendekatan Kualitatif; Audit Investigatif; Pengawas Internal
Penghimpunan Dana dan Profitabilitas Bank Syariah di Indonesia Mellianda, Febrya Try; Musviyanti, Musviyanti
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.14.2.176 - 187

Abstract

ABSTRACTThe study focuses on the impact of savings and demand deposits from wadiah, savings and time deposits from mudharabah on profitability of Indonesian Islamic banks. The research uses nine Islamic banks listed by Indonesia Financial Services Authority (OJK) in the period of 2018-2022. The research adopts secondary data sources supported by multiple linear regression analysis. The results show that savings and time deposits from mudharabah have a positive and significant impact on profitability. However, the wadiah savings deposits have a negative and significant impact on profitability. The study proves that Islamic banks prioritize fundraising via profit-sharing contracts has provides increase profitability under Shariah-compliant operation. Keyword: Wadiah Savings Deposit, Wadiah Demand Deposit, Mudharabah Savings Account, Mudharabah Time Deposits, and Profitability. ABSTRAKStudi ini berfokus pada dampak tabungan dan giro dari wadiah, tabungan dan deposito dari mudharabah terhadap profitabilitas bank syariah Indonesia. Penelitian ini menggunakan sembilan bank syariah yang terdaftar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada periode 2018-2022. Penelitian ini mengadopsi sumber data sekunder yang didukung oleh analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tabungan dan deposito berjangka dari mudharabah memiliki dampak positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Namun, deposito tabungan wadiah memiliki dampak negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Studi ini membuktikan bahwa bank syariah memprioritaskan penggalangan dana melalui kontrak bagi hasil telah memberikan peningkatan profitabilitas di bawah operasi yang sesuai dengan SyariahKata Kunci: Tabungan Wadiah, Giro Wadiah, Tabungan Mudharabah, Deposito Mudharabah, dan Profitabilitas.