cover
Contact Name
Adi Aspian Nur
Contact Email
adiaspiannur22@gmail.com
Phone
+6285849268019
Journal Mail Official
adiaspiannur22@gmail.com
Editorial Address
Jalan. Sengkawit, Kampus Unikaltar, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara- Kode pos 73212
Location
Kab. bulungan,
Kalimantan utara
INDONESIA
EKMAN
Published by Universitas Kaltara
ISSN : -     EISSN : 28292715     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara membuka kesempatan bagi para penulis untuk menerbitkan hasil penelitiannya - karena kami terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Bulan Oktober. sedangkan bagi para pembaca hasil penelitian tentunya publikasi kami berfokus pada bidang Ekonomi Pembangunan (Makro Development) serta bidang manajemen khususnya manajemen pemasaran dan bidang manajemen sumber daya manusia.
Articles 42 Documents
Peran Optimalisasi Pajak Parkir Jalan Umum dalam Meningkatkan PAD di Wilayah Bulungan Machmud Al Amrie; Adi Aspian Nur
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan instrumen krusial dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah pasca-pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan kontribusi penerimaan Pajak Parkir Jalan Umum terhadap PAD di Wilayah Bulungan, mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat dalam pemungutannya, serta merumuskan strategi optimalisasi tata kelola yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dipadukan dengan analisis kuantitatif sederhana. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pejabat BPKAD, Dinas Perhubungan, juru parkir, dan pengguna jasa parkir, serta didukung oleh observasi lapangan dan analisis dokumen keuangan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerimaan pajak parkir jalan umum di Wilayah Bulungan berada pada kategori sedang (75%–85%) dengan kontribusi terhadap PAD yang relatif kecil (di bawah 3%). Kendala utama yang ditemukan di lapangan meliputi indikasi kebocoran penerimaan (revenue leakage) akibat ketidakdisiplinan penggunaan karcis resmi, lemahnya sistem pengawasan operasional, serta belum diperbaruinya pendataan potensi titik parkir secara berkala. Strategi optimalisasi yang direkomendasikan mencakup pemetaaan ulang potensi berbasis spasial, penguatan pengawasan terpadu, pemberian insentif yang adil bagi juru parkir, serta penerapan digitalisasi pemungutan (e-parking) secara bertahap di kawasan perkotaan.
Penerapan Sila-5 Pancasila: Solusi Kesejahteraan di Masyarakat Terpencil Dhitan Hakim Arendrayuda; Gede Bagus Narindra Utama; Mario Delvino Edward Siba; Asif Nur Fauzi
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan nilai-nilai sila kelima Pancasila, yaitu “Keadilan Sosial bagi SeluruhRakyat Indonesia,” dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil, khususnya diKabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Sebagai wilayah perbatasan, Nunukan menghadapi berbagaipermasalahan sosial-ekonomi seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya kualitas pendidikan, danminimnya akses terhadap pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka denganmenelaah berbagai literatur terkait pembangunan daerah terpencil, keadilan sosial, serta implementasinilai-nilai Pancasila dalam kebijakan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sila kelima diKabupaten Nunukan masih bersifat prosedural dan belum menyentuh aspek substantif keadilan sosial.Program pembangunan cenderung berorientasi pada proyek fisik dan belum sepenuhnya melibatkanpartisipasi masyarakat lokal. Oleh karena itu, diperlukan paradigma pembangunan baru yang berpusat padamanusia (people-centered development), dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, pemberdayaanekonomi berbasis potensi lokal, dan peningkatan partisipasi masyarakat. Melalui pendekatan tersebut,nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan secara nyata dalam kehidupan masyarakat perbatasan.