cover
Contact Name
Widayat Widayat
Contact Email
widayat@live.undip.ac.id
Phone
+6281329163105
Journal Mail Official
pspi@live.undip.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275 Semarang Jawa Tengah Indonesia www. pspi.undip.ac.id; Email pspi@live.undip.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 29858100     DOI : 10.14710/jpii.xxxx.xxxxx
Fokus dari JPII ini adalah mempublikasikan setiap artikel ilmiah dari dari para peneliti, insinyur, Insinyur Profesional. Artikel yang diterbitkan dapat berbentuk Artikel Riset, Artikel Review, Artikel dari Studi Kasus, Review Artikel baik Singkat maupun Lebar. Pekerjaan Keinsinyuran diantaranya dalam bidang keteknikan /rekayasa, pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan. Ruang lingkup dari jurnal ini adalah: - Teknik Industri yang meliputi teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik industri - Teknik Sipil dan Rekayasa Bangunan yang meliputi perairan, sungai dan bendungan - Teknik Informatika, Komputer dan Sistem Informasi - Rekayasa Sumber Daya Hayati yang meliput pertanian, peternakan dan perikanan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 4 (2023): JPII" : 5 Documents clear
Konstruksi Pembangunan Jaringan Irigasi Studi Kasus Peningkatan Jaringan Irigasi DI Serayu Sistem Saluran Induk Sumpiuh Setyo Susmono; Suseno Darsono; Haryono Setyo Huboyo
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 4 (2023): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.19230

Abstract

Kebutuhan irigasi akan sangat mendukung rantai produksi tanaman dari mulai tumbuh sampai berproduksinya tanaman. Peningkatan Jaringan Irigasi adalah kegiatan perbaikan jaringan irigasi dengan mempertimbangkan perubahan kondisi lingkungan daerah irigasi guna meningkatkan fungsi dan pelayanan irigasi Ada 2 saluran induk yang ditingkatkan pada Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi DI. Serayu Sistem SI. Sumpiuh yaitu Saluran Induk sepanjang 28.15 Km, Saluran Sekunder sepanjang 64.63 Km. Saluran Tersier sepanjang 18.91 Km. Penelitian Karya Ilmiah ini membahas tentang bagaimana metode konstruksi yang tepat menyesuaikan kondisi lapangan. Metode pekerjaan yang digunakan adalah Pemasangan Panel Beton Precast (PBP), Pemasangan Panel Precast Fc’ 19.3 Mpa, Pelaksanaan U-ditch insitu Fc’ 14.5 Mpa dan Pemasangan U-ditch dengan troli langsir. Pemasalahan teknis pada proyek ini adalah keterbatasan lahan kerja Saluran Sekunder Nusalangse HM 13+20 sampai dengan HM 19+00. Keterbatasan ini menyebabkan tidak mungkin mendatangkan alat Hub Crane. Mengatasi permasalahan tersebut, lahir inovasi metode troli langsir. Hasil penelitian diketahui Troli langsir merupakan inovasi yang menjadi solusi atas permasalahan teknis yang ada di lapangan. Pada aspek teknik, aspek sosial dan aspek keuangan, inovasi troli langsir ini merupakan pemilihan yang paling tepat. Keunggulan inovasi troli langsir adalah memiliki harga satuan yang lebih ekonomis dari pada menggunakan alat Hub Crane dengan efisiensi sebesar 15.75 %. Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi DI. Serayu Sistem SI. Sumpiuh memiliki kendala dan masalah tersendiri yang berbeda dengan proyek lainnya yang sejenis. Kata kunci: Jaringan Irigasi, Troli Langsir, Inovasi ABSTRACT The water need for irrigation is very supportive of crop production chain from growing to producing crops. The improvement of irrigation network is the improvement of irrigation network by considering changes in environmental conditions of irrigation area to improve function and irrigation services. There are two upgraded master channels on the Irrigation Network Improvement project. Serayu system SI. Sumpiuh is a 28.15 Km long line, secondary channel for 64.63 Km. Tertiary channels of 18.91 Km. The scientific research work discusses how the proper construction methods adjust the condition of the field. The working method used is Precast concrete Panel installation (PBP), Installation Precast Panel Fc' 19.3 Mpa, U-ditch insitu implementation Fc ' 14.5 Mpa and U-ditch installation with curtain trolley. Technical allergy to this project is a limitation of the working Land of secondary Nusalangse channel HM 13 + 20 up to HM 19 + 00. This limitation causes it impossible to bring the tool Hub Crane. Addressing the problem, was born the method of curtain trolley. The research results of the curtain trolley is an innovation that is the solution to the technical problems that exist in the field. In the aspect of engineering, social aspects and financial aspects, this curtain trolley innovation is the most appropriate choice. The advantage of the curtain trolley innovation is to have a unit price that is more economical than using the Hub Crane tool with an efficiency of 15.75%. Irrigation Network Improvement Project Serayu system SI. Sumpiuh has its own constraints and problems that differ from other similar projects. Keywords: Irrigation Network, Curtain Trolley, Innovation
Manajemen Waktu Tahap Konstruksi Pekerjaan Struktur Pada Pembangunan Mall Living World Denpasar Bali Nismalia Fitriyani; Haryono Setyo Huboyo; Agung Nugroho
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 4 (2023): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.16765

Abstract

Pada pembangunan proyek gedung penerapan manajemen waktu sangat penting. Agar proyek berjalansesuai dengan waktu yang sudah direncanakan maka dilakukan manajemen waktu. Metode CPM dan PERT merupakan metode yang digunakan untuk manajemen waktu. Pada manajemen waktu dilakukan membuat jaringan kerja dan menentukan lintasan kritis sehingga mendapatkan durasi dari metode CPM dan PERT. Dari hasil metode CPM perhitungan durasi penyelesaian adalah 238 hari sedangkan menggunakan metode PERT sebanyak236,35 hari. Probabilitas keberhasilan proyek dengan durasi 238 hari sebesar 62,17%. Dengan menggunalan metode PERT probabilitas keberhasilan proyek sebesar 80%- 95,59% dibutuhkan durasi selama 245-250 hari. Pada saat proses pengawasan manajemen waktu dilakukan pengendalian jadwal. Dari hasil analisa kendala-kenadala manajemen waktu yang dilakukan selama periode 23-38 yang terbanyak adalah kendala dari pekerja atau manpower yaitu sebanyak 22%
Automasi Sistem Kendali Mesin di Lini Blending 3 Ton PT Djarum Plant OASIS dengan PLC Siemens S7 300 dan Wincc Expoler V7.2 Happy Prakoso Adhi; R Rizal Isnanto; Bambang Sudarsono
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 4 (2023): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.20648

Abstract

Abstrak Seiring dengan berkembangnya teknologi, sistem automasi industri telah mulai mengambil alih sistem konvensional yang selama ini sudah berjalan. Peranan manusia dalam melakukan setting mesin mulai digantikan dengan algoritma untuk menghasilkan produk yang berkualitas baik. Dengan dikendalikan oleh algoritma yang terstruktur, kesalahan manusia (human eror) yang sering mengurangi stabilitas kualitas hasil produksi bisa diminimalkan. Untuk memenuhi target tersebut PT Djarum di Lini Blending 3 Ton Oasis telah mengembangkan sistem kendali mesin baru. Sistem kendali baru yang dikembangkan harus fleksibel, mudah dioperasikan, dan mudah dalam perawatan. Sebagai otak dari sistem kendali menggunakan PLC (Programmable Logic Controller) Siemens S7 300, sedangkan untuk kebutuhan pengawasan dan kendali proses digunakan SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) Wincc Explorer V7.2. Konsep SCADA ini mencakup komunikasi data, manajemen data, pengawasan proses, dan kendali terhadap mesin. Dalam desain sistem automasi ini didasari dengan jaringan komunikasi Industrial Ethernet antarmesin sehingga semua data dari plant dapat dimonitor di dalam SCADA dan disimpan di dalam basisdata.  Kata kunci: Djarum Plant Oasis, Lini Blending, Siemens, Indutrial Ethernet, Automasi Abstract Along with the development of technology, industrial automation system start to take over the conventional system that has been running before. Human role to do manual setting to the machine start to take over by algorithm to produce tobacco with a good quality. Because the machine is controlled by algorithm, human error that often influence product quality can be minimized. To reach the target, Blending 3 Ton Line on Djarum OASIS plant had developed machine control system which flexible, easy to operate and maintain. For the brain of the control system, we use S7 300 PLC (Programmable Logic Controller), and for monitoring and operating the machine we use Wincc Explorer V7.2 SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition). SCADA concept here covers data communication, data management, process monitoring and operation interface for the machine. On this automation system design base on Industrial Ethernet network which had been developed so that all data from machine can be monitored on SCADA and also can be saved on the database.  Keywords: Djarum Plant Oasis, Blending Line, Siemens, Indutrial Ethernet, Automation.
Analisis Pengaruh Contract Change Order (CCO) pada Siklus Keberlangsungan Proyek Yudhi Arnandha; Sapto Nisworo; Muhammad Djaeni
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 4 (2023): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.17479

Abstract

Abstrak Pekerjaan konstruksi melibatkan berbagai unsur beserta faktor pendukungnya untuk menjamin keberlangsungan proyek sesuai jadwal dan anggaran. Ketidaksesuaian gambar rencana dan rendahnya koordinasi antar pihak yang berkepentingan di dalam suatu proyek dapat mengarah pada munculnya perubahan pekerjaan. Perubahan kontrak sebagai akibat dari perubahan lingkup pekerjaan menyebabkan potensi keterlambatan waktu pelaksanaan dan penyesuaian anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya perubahan kontrak pada pembangunan gedung FT03 Universitas Tidar yang mencapai 9,3% dari harga kontrak awal. Metode yang digunakan adalah melalui kuesioner kepada pemilik proyek, perencana, pelaksana, pengawas manajemen konstruksi dan staf ahli yang terlibat. Indikator yang dipakai adalah gambar rencana, dokumen kontrak, pemangku kepentingan, pelaksanaan konstruksi dan eksternal lainnya.Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa semua pernyataan pada kuesioner dinyatakan valid dan indikator yang dipakai memiliki reabilitas tinggi. Berdasarkan perhitungan nilai Relative importance index (RII) dan Severity Index (SI) untuk pernyataan yang diberikan pada tiap indikator diperoleh hasil bahwa faktor dominan dari perubahan kontrak adalah akibat dari permintaan pemilik proyek. Ketidakmampuan menginterpretasikan gambar menjadi kendala tersediri bagi pemilik proyek yang kadang tidak memiliki latar belakang konstruksi. Pemanfaatan visualiasi melalui Building Information Modeling (BIM) menjadi salah satu alternatif solusi untuk mengurangi perubahan kontrak untuk pekerjaan pembangunan konstruksi di masa mendatang. Kata kunci: proyek konstruksi; perubahan kontrak; analisis penyebab Abstract[Analysis on Change Order Contract (CCO) on Project Lifecycle] Construction work involves various elements and other supporting factors to ensure the project’s sustainability according to schedule and budget. Incompatibility of plans and poor coordination between interested parties in a project can lead to job changes. Changes in the scope of work followed by a contract change may lead to potential delays in execution time and budget adjustments.This study aims to determine the factors that cause contract changes in the construction of the Tidar University FT03 building which reached 9.3% of the initial contract price. The method used is through a questionnaire to project owners, planners, implementers, construction management supervisors, and expert staff involved. The indicators used are plan drawings, contract documents, stakeholders, construction implementation, and other externals.Based on the calculation of the RII and SI values for the statements given to each indicator, the dominant factor of contract changes is the result of the project owner’s request. The inability to interpret drawings is the main obstacle for project owners who sometimes do not have a construction background. Utilization of visualization through Building Information Modeling (BIM) is an alternative solution to reduce contract changes for future construction work.Keywords: construction project; contract change; caused analysis
Pengelolaan Digitalisasi Konstruksi Sumber Daya Manusia Di PT. Adhi Karya (Persero) Tbk Departemen Gedung Yan Arianto; Suseno Darsono; Badrus Zaman
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 4 (2023): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.19231

Abstract

Perkembangan social maupun teknologi di era Revolusi Industri 4.0 salah satunya adalah Internet of Things harus diikuti juga oleh shifting di sektor bidang jasa konstruksi agar tidak terdisrupsi di era revolusi industry 4.0 ini. Era disrupsi ini merupakan fenomena ketika masyarakat menggeser aktivitas-aktivitas yang awalnya dilakukan di dunia nyata beralih ke dunia maya. Namun pada kenyataannya pengelolaan sumber daya manusia di bidang konstruksi yang kurang baik menjadi masalah yang kritikal. Database menjadi hal yang sangat penting untuk mengatasi permasalahan ini. Database yang dimaksud terdiri dari rekam jejak track record masing-masing sumber daya manusia dan hasil evaluasi penilaiannya. Melalui penelitian dan observasi secara grounding, kesulitan untuk memantau sumber daya manusia pada proyek-proyek di PT. ADHI KARYA yang tersebar di seluruh Indonesia secara online dan uptodate memacu unit kerja Departemen Gedung untuk membuat sebuah aplikasi online berbasis Android untuk mengatasi masalah tersebut. Dipilih Android karena selain mudah, juga lebih membumi dibandingkan dengan sistem operasi ponsel pintar lainnya. Penerapan aplikasi Adhi Manpower yang diawali di Departemen Gedung mulai menunjukkan gaung dan manfaatnya sehingga sudah merambah ke Unit Kerja lainnya dan akan menjadi aplikasi standar korporasi pusat bahkan tidak menutup kemungkinan bisa di terapkan di lingkungan Pekerjaan Umum.Kata Kunci : Android Operation System, Smartphone, Revolusi Industri 4.0, Adhi Manpower ABSTRACT One of the significant social and technological developments in the era of Industrial Revolution 4.0 is the Internet of Things, which must be followed by the construction sector by doing shifting to avoid disruption in this era of Industrial Revolution 4.0. This era of disruption is a phenomenon when the community shifts activities which are originally done in the real world turned to be in cyberspace. However, in reality, the lack of management of human resources in the field of construction becomes critical problems. The database becomes a very important matter to overcome this problem. The database in question consists of the track record of each human resource and its evaluation results. Through grounding research and observation, the difficulty to monitor human resources on projects at PT. ADHI KARYA which are spread all over Indonesia by using an online platform and to have up to date data has triggered the work unit of the Building Department to create an Android-based online application to overcome the problem. Android was chosen because besides being easy, it is also more modest compared to other smartphone operating systems. The application of the Adhi Manpower application that has begun in the Building Department started to show echo and benefits so that it has been penetrated to the other Work Units and will become the standard application of the central corporation; even perhaps can be applied in the Ministry of Public Works environment.Keywords: Android Operation System, Smartphone, Industrial Revolution 4.0, Adhi Manpower

Page 1 of 1 | Total Record : 5