cover
Contact Name
Khairunnisyah
Contact Email
nisyahk856@gmail.com
Phone
+6283802125747
Journal Mail Official
nisyak856@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mahakam Raya No.16 Lingkar Barat, Kec. Gading Cemp., Kota Bengkulu, Bengkulu 38225
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal manajemen informasi kesehatan
ISSN : 2527368X     EISSN : 26214385     DOI : -
Core Subject : Health,
JURNAL MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN is a journal that provides scientific writings for the exchange of ideas on theory, methodology and innovation related to the world of health, especially the scope of Medical Records and Health Information.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2018): Health Information and Management" : 5 Documents clear
Gambaran Pengisian Resume Medis di Rumah Sakit Rafflesia Bengkulu Tahun 2019 Apriadi, Riki; Tri Setiawan, Rendi
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 3 No. 2 (2018): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v3i2.179

Abstract

Pengisian resume medis yang masih belum lengkap dapat mempengaruhi kualitas dan nilaiinformasi pada berkas rekam medis, serta belum sesuai dengan standar depkes RI. Di RsRafflesia Bengkulu masih terdapat adanya pengisian resume medis yang belum lengkap, halini di karenakan masih ada petugas yang tidak mematuhi SOP yang di tetapkan rumah sakit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran pengisian resume medis dirumah sakit rafflesia be gkulu de gan tujuan khusus, dan untuk mengetahui pelaksanaan SOP,pendidikan dan pengetahuan SDM dalam pengisian resume medis.Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif yaitu mengumpulkan data dengan caraobservasi dengan menggunakan kuisioner data primer. Dari hasil pengamatan dan observasiyang dilakukan peneliti pelaksanaan SOP dalam pengisian resume masih belum dilaksanakandengan maksimal khususnya pada item 1, pada pendidikan dan pengetahuan petugas SDMdalam pengisian resume dari 10 pertanyaan kepada 15 orang petugas rekam medis dan 1DPJP pada iem pertanyaan nomor 4,9,dan 10 kebanyakan petugas bukan pendidikan rekammedis belum mengetahui sehingga masih dikategorikan dengan pengetahuan cukup, dari 16orang petugas rekam medis hanya 6 orang yang memiliki pengetahuan baik dengan latarbelakang pedidikan rekam medis.
Gambaran Penyimpanan Obat di Instalasi Farmasi RSUD dr. M. Yunus Bengkulu Desmiani Duri, Iin; Defi
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 3 No. 2 (2018): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v3i2.181

Abstract

Penyimpanan merupakan proses kegiatan menyimpan dan memelihara dengan caramenempatkan obat-obatan yang diterima pada tempat yang dinilai aman dari pencurian sertagangguan dari fisik yang dapat merusak mutu obat. Penyimpanan harus menjamin kualitas dankeamanan Sediaan Farmasi, alat kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai sesuai denganpersyaratan kefarmasian. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk melihat gambaranpenyimpanan di gudang instalasi farmasi Rumah Sakit (IFRS) Umum Daerah dr. M. YunusBengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitis yang dilakukan ddenganmetode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penyimpanan di gudang instalasi FarmasiRSUD dr. M. Yunus Bengkulu sudah memenuhi syarat prasarana yang ada seperti Keadan AC,Ventilasi, kartu stok, pengukur suhu ruang, pengatur kelembaban dan rak lemari namun perluuntuk dilengkapi bagiprasarana yang belum ada serta memaksimalkan prasarana yang sudahada namun tidak dikerjakan dengan maksimal. Salah satunya adalah pengisian kartu stok. Kartustok digunakan ebagai indikator ketersediaan prasarana di IFRS Umum Daerah dr. M. YunusBengkulu
Gambaran Pendistribusian Berkas Rekam Media Poliklinik Penyakit dalam di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Kota Bengkulu Putri, Liza; Putra, Fiko
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 3 No. 2 (2018): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v3i2.182

Abstract

Pendistribusian adalah urutan langkah-langkah proses pengiriman berkas rekam medis keklinik yang dituju untuk dilakukan pelayanan kesehatan.Pendistribusian atau pengirimanberkas dilakukan setiap kali ada permintaan dari TPP (Tempat Pendaftaran Pasien),berdasarkan keinginan pasien menuju klinik yang diinginkan. Pendistribusian berkas rekammedis yang baik adalah pendistribusian berkas rekam medis yang cepat, tepat dan efisien.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pendistribusian berkas rekam medispoliklinik penyakit dalam di rumah sakit Bhayangkara TK. III Kota Bengkulu tahun 2018.Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskritip observasional, populasipada penelitian ini adalah berkas rekam medis poliklinik penyakit dalam sebanyak 96 berkasrekam medis dan sampel dalam penelitian ini adalah proses pendistribusian terhadap 77berkas, menggunakan data primer diolah secara univariat. Penelitian ini dilaksanakan pada 23juli sampai 28 juli 2018 di Rumah Sakit Bhayangkara TK.III Kota Bengkulu. Hasil analisisunivariat, dari 77 berkas (0%) sesuai dan (100%) tidak sesuai, waktu pendistribusian berkasrekam medis pasien poliklinik penyakit dalam sebanyak 18 (23,73%) cepat dan sebanyak 59(76,62%) lambat. Hal ini dikarenakan belum adanya SOP tentang pendistribusian dan jarakantara ruang filling dengan poliklinik yang berjauhan. Agar pendistribusian berkas rekammedis dapat dilakukan sesuai SOP dan alur prosedur pendistribusian berkas rekam medisRumah Sakit Bhayangkara TK.III Kota Bengkulu menggunakan pneumatic tube (pipatekanan udarah) dalam pendistribusian berkas rekam medis agar pendistribusian berkasrekam medis menjadi lebih cepat.
Analisis Ketepatan Koding Jantung Iskemik Stemi di RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu tahun 2018 Heltiani, Nofri
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 3 No. 2 (2018): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v3i2.183

Abstract

Penyakit Jantung Iskemik STEMI merupakan suatu kondisi yang dapat berakibat kematiansel miosit jantung dan diderita semua usia dengan gejala tidak semua penderita mengalaminyeri dada dan memiliki kode I21.3. Berdasarkan data instalasi rekam medis RSUD Dr. MYunus Bengkulu penyakit jantung iskemik STEMI merupakan angka morbiditas danmengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2017 penyakit jantung iskemik STEMImenduduki peringkat pertama dari 10 penyakit tertinggi. Akan tetapi masih terdapatketidaktepatan dalam koding jantung iskemik STEMI. Hal ini disebabkan terdapat coretandiagnosis yang ditulis dokter tanpa diparaf pada salah satu berkas rekam medis, belum pernahdilakukannya audit coding dan kurang jelasnya informasi tentang coding yang disampaikanmelalui Standar Operasional Prosedur (SOP). Tujuan penelitian ini untuk mengetahuiketepatan koding jantung iskemik STEMI di RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu Tahun 2018.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi padapenelitian ini adalah berkas rekam medis pasien jantung iskemik STEMI sebanyak 202berkas dan sampel sebanyak 134 berkas dengan teknik pengambilan sampel randomsampling, menggunakan data primer dan sekunder yang diolah secara univariat. Hasilpenelitian ini adalah Pelaksanaan pengkodean di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu belummenggunakan ICD-10 Volume 2. Ketepatan koding penyakit jantung iskemik STEMIsebanyak 98 berkas (73%) dan tidak tepat sebanyak 36 berkas (27%). Faktor-faktor penyebabketidaktepatan koding penyakit jantung iskemik STEMI adalah: Man; petugas koding belummengikuti workshop/pelatihan kaidah koding, Material; terdapat 2 berkas rekam medis yangtidak diagnosa dan 1 berkas rekam medis yang tidak di koding, Method; SOP hanya berisikegiatan pengkodingan diagnosis secara manual (menggunakan ICD-10).
Tinjauan Pengetahuan Pasien Rawat Inap Tentang Hak Dan Kewajiban Pasien Terkait Rekam Medis di Rumah Sakit TK IV 02.07.01 Zainul Arifin Tahun 2018 Cahyana Putra, Hendra; Harmanto, Deno
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 3 No. 2 (2018): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v3i2.184

Abstract

Pengetahuan tentang hak dan kewajiban pasien merupakan kemampuan untuk mengetahui,mempelajari, mengingat, mengerti serta memahami secara benar tentang hak dan kewajibannyasebagai pasien selama dirawat inap di rumah sakit. Kurangnya pengetahuan terhadap hak dankewajiban akan berpengaruh kepada proses pelayanan terhadap pasien menjadi terhambatsehingga mengakibatkan pemborosan waktu dan tenaga. Berdasarkan survei awal yangdilakukan di Rumah Sakit TK IV 02.07.01 Zainul Arifin Bengkulu didapati 10% pasien lamayang mendaftar sering tidak melakukan kewajibannya sebagai pasien. Tujuan penelitian iniadalah diketahui pengetahuan pasien rawat inap tentang hak dan kewajiban pasien terkaitrekam medis. Jenis penelitian adalah deskriptif dan rancangan cross sectional, populasi dalampenelitian ini adalah pasien yang di rawat inap, teknik pengambilan sampel secara accidentalsampling. Menggunakan data primer, diolah secara univariat. Hasil analisis univariatmenunjukkan pengetahuan tentang hak dikategorikan kurang yaitu sejumlah 18 pasien (60%),sedangkan pengetahuan tentang kewajiban dikategorikan kurang sejumlah 19 orang (63,4%).Diharapkan kepada petugas untuk lebih memperhatikan apa yang menjadi tanggung jawabnyaseperti memberikan informasi yang jelas mengenai hak dan kewajiban pasien ketika pasienmasuk rawat inap, dengan adanya penjelasan serta informasi mengenai hak dan kewajibanpasien akan tercipta hubungan yang harmonis antara pasien dengan tenaga kesehatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5