cover
Contact Name
Rahmat Syah
Contact Email
jurnal.vijjacariya@stabn-sriwijaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.vijjacariya@stabn-sriwijaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Edutown BSD City Serpong, Pagedangan, Kec. Pagedangan, Tangerang, Banten 15339
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
VIJJACARIYA: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis
ISSN : 24426016     EISSN : 29855284     DOI : -
Vijjacariya Journal is a journal that contains Buddhist religious and religious education. The theme raised relates to the Development of Buddhist Education and Education. Vijjacariya journal is published regularly 2 times a year. 1. Development of Buddhist Education and Education 2. Learn and teach Buddhism 3. Development of Buddhist curriculum 4. Buddhist religious education technology 5. Evaluation of Buddhist religious education
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2014): December 2014" : 3 Documents clear
Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Minggu Buddha Puji Sulani
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 1, No 1 (2014): December 2014
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kajian ini untuk mendeskripsikan peran Sekolah Minggu Buddha (SMB) terhadap pendidikan karakter dan implementasi pendidikan karakter di Sekolah Minggu Buddha. Upaya mengatasi krisis karakter dilakukan melalui pembangunan karakter bangsa, dengan salah satu strateginya melalui pendidikan karakter. Pendidikan karakter dilakukan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal. Sekolah Minggu Buddha merupakan program pendidikan keagamaan nonformal yang berperan dalam pendidikan karakter. Implementasi pendidikan karakter di SMB dapat dilakukan melalui pendekatan keteladanan, pembelajaran, pembiasaan, dan penguatan dalam semua kegiatan SMB. Keempat pendekatan diimplementasikan dengan mengondisikan suasana lingkungan berkarakter serta tenaga pendidik dan kependidikan yang bersikap dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai karakter. Nilai-nilai karakter bersumber dari agama, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, nilai sosial budaya, dan norms masyarakat.
Orientasi Baru Pendidikan: Perlunya Reorientasi Posisi Pendidik Dan Peserta Didik Yuriani Yuriani
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 1, No 1 (2014): December 2014
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada dasarnya merupakan proses pemberdayaan yang membebaskan individu dari belenggu struktur kekuasaan yang terpusat, yang melanggar hak asasi manusia, yang bertujuan untuk membangun struktur kekuasaan yang hanya menguntungkan sekelompok kecil orang yang kurang beruntung. Oleh karena itu, keinginan untuk terus mempertahankan paradigma pedagogi yang sempit harus dipertimbangkan kembali, dan segera mengubah orientasi menuju pedagogi kritis atau pemberdayaan pedagogi. Pedagogi kritis dirancang untuk mengatasi perbaikan gagasan pedagogi yang kita kenal sebagai paradigma pedagogi yang sempit, yaitu pendidikan pedagogis cenderung melihat isu-isu tersebut sebagai masalah teknis di dalam kelas. Meskipun pendidikan bukan hanya pembelajaran, tetapi pendidikan juga terkait dengan semua aspek kehidupan manusia dalam masyarakat. Pendidikan bukan hanya sekedar membuat peserta didik menghafal, tetapi yang lebih penting adalah menjadikannya sebagai manusia, pendidikan adalah proses humanisasi. Pendidikan adalah proses hominisasi dan humanisasi seseorang dalam kehidupan keluarga, masyarakat beradab saat ini, dan masa depan. Oleh karena itu, bahkan perubahan paradigma ini memiliki implikasi terhadap kebutuhan untuk memposisikan ulang pendidik dan peserta didik dalam proses pendidikan dan pembelajaran.
STABN Sriwijaya dalam Budaya Sapardi Sapardi
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 1, No 1 (2014): December 2014
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan keselarasan antara budaya dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang, Banten. Pendidikan budaya di Indonesia didasarkan pada prinsip-prinsip humanisme. Salah satu bentuk pendidikan humanisme dapat dipelajari melalui filsafat dan seni. Pergeseran perilaku mahasiswa menjadi catatan penting, sehingga pembelajaran nilai-nilai budaya harus ditanamkan. Budaya Indonesia memiliki nilai-nilai luhur yang dapat dijadikan sebagai media untuk pembentukan karakter mahasiswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 3