cover
Contact Name
Moch Mahsun
Contact Email
pkmunibo20@gmail.com
Phone
+6285294946018
Journal Mail Official
pkmunibo20@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro 247 Kota Kulon Bondowoso, Indonesia Telp./Faks. (0332) 427022 E-mail: pkmunibo20@gmail.com
Location
Kab. bondowoso,
Jawa timur
INDONESIA
Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Bondowoso
ISSN : 27762491     EISSN : 27763021     DOI : https://doi.org/10.61595/dedication
Core Subject : Education,
Ruang lingkup DEDICATION: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah pendampingan untuk pengembangan masyarakat dan keterlibatan masyarakat secara langsung dalam proses pengembangannya. Secara spesifik, jurnal pengabdian ini menerima artikel hasil-hasil pengabdian masyarakat dengan pendekatan penelitian berbasis - PDIA (Problem Driven Iterative Adaptation) - CBR (Community-Based Research) - PAR (Participatory Action Research) - ABCD (Asset Based Community Development) - CD (Community Development), dan metodologi lainnya.
Articles 52 Documents
A CONTEXTUALISING COMPLEMENTARY SUPPORT IN A BROADER FRAMEWORK FOR STUNTING PREVENTION IN BONDOWOSO: Mengontekstualisasikan Dukungan Komplementer dalam Kerangka Kerja yang Lebih Luas untuk Pencegahan Stunting di Bondowoso Purwatiningsih, Rini; Waziroh, Iro; Martha, Amalia
DEDICATION: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): 11 Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah Balita stunting di Kabupaten Bondowoso tahun 2022 sebanyak 3.837 orang. Tahun 2023 terjadi peningkatan menjadi 97 orang atau 9,57% di Kecamatan Wringin. Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan angka stunting terutama di Desa Ampelan Kecamatan Wringin, salah satunya melalui Program Kosabangsa 2024 yang didanai DRTPM Kemdikbudristek melibatkan dua Perguruan tinggi: Universitas Negeri Malang dan Universitas Bondowoso serta 2 mitra sasaran (1) Gapoktan Cahaya Tani memiliki prioritas permasalahan (a) aspek produksi kunyit bertujuan meningkatkan pendapatan; (b) aspek penguatan kelembagaan bertujuan meningkatkan kekuatan kelembagaan; (2) Forum Anak Desa (FAD) yang memiliki prioritas permasalahan: (a) aspek sosial kemasyarakatan bertujuan meningkatkan kemampuan dan ketrampilan pencegahan stunting; (b) aspek penguatan kelembagaan bertujuan meningkatkan kekuatan kelembagaan. Solusi permasalahan pertama: sosialisasi, pengenalan dan pelatihan alat-alat, serta pendampingan dan evaluasi menggunakan 3 alat berteknologi inovasi: (1) Virtual Game Education “Healthy Hero”, (2) Turmeric powder grinding machine tertintegrasi IoT, (3) Mesin Destilasi Minyak Atsiri berbahan baku kunyit. Kedua: Workshop penguatan kelembagaan. Luaran: (1) Ketercapaian target dari masing-masing solusi Gapoktan Cahaya Tani dan FAD Ampelan; (2) Luaran Level Keberdayaan Mitra: (a) Terdapat peningkatan ilmu pengetahuan dan ketrampilan penggunaan alat-lat berteknologi dan inovatif (b) Terdapat peningkatan kualitas SDM; (c) Terdapat nilai-nilai kerjasama dalam organisasi.
SOSIALISASI DAMPAK PERNIKAHAN DINI DAN KENAKALAN REMAJA TANTANGAN ERA DIGITAL DI KECAMATAN SUNGAI SELAN KABUPATEN BANGKA TENGAH Aziz, Muhamad Aziz Zulkifli; Siti Napisa; Kafila Sadid; Prayoga, Prayoga; Titin Agustin
DEDICATION: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): 2024-10-21
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di SMAN 1 Sungaiselan, Desa Sungaiselan Atas, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah, difokuskan pada remaja dengan topik utama mengenai pentingnya pencegahan pernikahan dini dan kenakalan remaja. Topik ini dipilih karena relevansinya dalam meningkatkan kualitas dan pengembangan diri para siswa. Kegiatan ini menggunakan metode pendidikan masyarakat melalui sosialisasi langsung kepada sasaran. Pengabdian yang dilakukan oleh Dosen dan Mahasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMAN 1 Sungaiselan terkait bahaya pernikahan dini dan kenakalan remaja. Pengetahuan ini disampaikan agar para siswa lebih memahami pentingnya menghindari kedua masalah tersebut. Terlebih lagi, siswa kelas XII SMA, khususnya siswi, rentan terhadap pernikahan dini, sementara siswa laki-laki lebih rentan terhadap kenakalan remaja. Untuk itu sosialisasi ini menjadi penting bagi mereka dalam menghadapi tantangan di era digital saat ini.