cover
Contact Name
Agus Sudaryanto
Contact Email
agus_sudaryanto@ums.ac.id
Phone
+6289612337889
Journal Mail Official
jurnal.bik@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Tromol Pos I Pabelan Kartasura Sukoharjo Telp. (0271)717417 Ext. 140, 141, 146 Fax (0271) 715448
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan
ISSN : 19792697     EISSN : 27211797     DOI : https://doi.org/10.23917/bik
Core Subject : Health,
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan focuses on sharing data and information to support evidence-based practice. Articles with focus on evidence-based nursing will be considered, including nursing education, medical and surgical nursing, pediatric nursing, mental health nursing, management and leadership in nursing, family and community nursing, and specialist nursing topics
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 1 (2021): January" : 8 Documents clear
Pola Asuh Permisif dan Otoriter Orang Tua terhadap Perilaku Seks Bebas pada Remaja di SMK Prima Bakti Citra Raya Kusumastuti, Nurry Ayuningtyas
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2021): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.11995

Abstract

Perilaku seks bebas di kalangan remaja menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan reproduksi remaja, khususnya kehamilan di luar nikah. Penyebab utama dari perilaku seks bebas adalah pola asuh orang tua yang salah. Terdapat tiga macam pola asuh orang tua. Pola asuh permisif membuat anak menjadi lebih bebas melakukan hal-hal negatif karena memberikan kebebasan pada anak tanpa pengawasan. Sedangkan, pola asuh otoriter dapat menyebabkan anak menjadi merasa tertekan dan ketakutan karena membatasi pergaulan anak dan memaksakan kehendak orang tua. Pola asuh yang mengkombinasikan keduanya adalah pola asuh demokratis yang menerapkan komunikasi dan kerjasama yang baik antara anak dan orang tua, sehingga anak menjadi lebih terbuka dan memiliki rasa tanggung j awab. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan antara pola asuh permisif dan otoriter orang tua terhadap perilaku seks bebas pada remaja di SMK Prima Bakti Citra Raya tahun 2020. Metode penelitian: Menggunakan desain Komparatif dengan j umlah sampel 100 responden yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang dimasukkan ke dalam google formulir, dan menggunakan uji Ch i Square. Hasil penelitian: Menunjukkan nilai (p = 0.014 < 0.05), perbedaan tersebut terlihat dari pola asuh permisif yang lebih rendah 0.813 dibandingkan pola asuh otoriter 5.8. Kesimpulan: ada perbedaan yang signifikan antara pola asuh permisif dan otoriter orang tua terhadap perilaku seks bebas pada remaja di SMK Prima Bakti Citra Raya tahun 2020.
Pengaruh Terapi Musik Instrumental Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Kholifah, Nur; Sutanta, S
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2021): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.11628

Abstract

Hipertensi dapat terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita di segala usia. Lansia berisiko tinggi terkena penyakit degeneratif usia seperti hipertensi, salah satu cara menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi menggunakan terapi musik instrumental. Mengetahui pengaruh terapi musik instrumental terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Panti Werdha Budhi Dharma Umbulharjo Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pra eksperimen dengan One Group Pretest-Pos.
Pengetahuan dan Keterampilan Bantuan Hidup Dasar Serta Penanganan Tersedak Pada Siswa SMA Purnomo, Edi; Nur, Akbar; Pulungan, Zulhaini Sartika A; Nasir, Andi
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2021): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.13008

Abstract

Gawat darurat merupakan suatu kejadian yang terjadi secara mendadak sehingga mengakibatkan seseorang memerlukan penanganan dan pertolongan secara cepat dan tepat. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan masyarakat awam dan tenaga medis dalam menangani kasus gawat darurat yaitu dengan memberikan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Basic Life Support (BLS) yang merupakan suatu usaha mencegah terjadinya henti j antung dan henti napas. Tujuan: penelitian ini dilakukan guna untuk mengetahui pengaruh edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa SMAN 3 Mamuju. Penelitian ini menggunakan One-Group pre test-post test design guna untuk mengetahui pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak pada siswa SMAN 3 Mamuju. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 3 Mamuju dengan total responden sebanyak 35 siswa. Analisis data penelitian menggunakan SPSS dan uji hipotesis menggunakan Paired t-test. Ha sil uji statistic dengan Paired t-test terdapat pengaruh signifikan sebelum dan setelah diberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak dengan nilai signifikansi p value=0 ,001 pengetahuan, keterampilan BHD P Value = 0,002 dan keterampilan penanganan tersedak P Value =0,001 dengan taraf signifikansi 0,05 (P<0,05). Kesimpulan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak efektif untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan Bantuan Hidup Dasar dan keterampilan penanganan tersedak siswa SMAN 3 Mamuju sehingga diharapkan penanganan kasus gawat darurat yang dapat ditemui dilapangan dapat diatasi dengan cepat dan tepat.
Yoga Ocular Exercises to Maintain Eye Health During Work and Distance Learning in the New Normal Era Rizanti, Ayunda Puteri
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2021): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.13363

Abstract

Pandemi COVID-19 menjadi tantangan dalam dunia kerja dan pendidikan karena diharuskan mengubah segala aktivitas dari tatap muka menjadi sistem j arak j auh dengan sistem online berbasis internet dan teknologi. Aktivitas online ini menyebabkan peningkatan eksposur dari layar digital seperti komputer dan ponsel di masyarakat. Menatap layar digital seringkali membuat mata kita bekerja lebih keras, tuntutan visual yang tinggi dari tampilan layar digital ini membuat mata menjadi rentan terhadap berbagai gejala yang mengarah pada masalah penglihatan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan yoga okuler terhadap eye fatigue (kelelahan mata) dan peningkatan kesehatan mata. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang berfokus pada intervensi yoga okuler dalam mengatasi kelelahan mata dan memelihara kesehatan mata dengan database berupa PubMed, Wiley, Proquest dan Google Scholar diterbitkan pada 2015-2020. Melalui review terhadap 8 artikel terpilih, didapatkan hasil bahwa latihan yoga okuler memberikan manfaat berupa mengurangi kelelahan mata, merilekskan pikiran, mencegah gejala astenopia, meningkatkan fungsi penglihatan binokuler dengan meningkatkan efisiensi otot motilitas mata, dan j uga mengurangi tekanan intraokular pada pasien glaukoma. Melalui review tersebut terlihat bahwa latihan yoga okuler dapat mencegah gangguan penglihatan dan menjaga kesehatan mata di masa new normal.
Hubungan Promosi Susu Formula dan ASI Eksklusif Dewi, Rusmala
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2021): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.13187

Abstract

Air susu ibu (ASI) eksklusif merupakan salah satu rekomendasi WHO dan UNICEF dalam pemberian makanan untuk bayi dan anak. ASI eksklusif yaitu pemberian ASI saja pada bayi sampai usia enam bulan tanpa makanan ataupun minuman tambahan lainnya kecuali atas indikasi medis. Pengganti air susu ibu yang diberikan atas indikasi medis untuk usia 0-6 bulan disebut dengan susu formula. Promosi susu formula telah diatur dalam Permenkes nomor 39 tahun 2013. Tujuan penulisan ini yaitu untuk mengetahui adanya hubungan promosi susu formula dan ASI ekslusif. Metode penulisan adalah kajian literatur yang membandingkan beberapa literatur melalui penelusuran google scholar dalam kurun waktu 2011-2020. Hasil review dari 9 artikel terpilih bahwa terdapat hubungan antara promosi susu formula dan pemberian ASI eksklusif. Diharapkan agar Produsen atau distributor dari susu formula untuk mengikuti ketentuan promosi susu formula yang telah diatur dalam Permenkes nomor 39 tahun 2013.
Kajian Literatur: Peran Orang Tua yang Bekerja dengan Perkembangan Sosial Usia Prasekolah Caterina, Monika; Sari, Ria Setia; Ratnasari, Febi
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2021): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.12035

Abstract

Usia prasekolah merupakan masa dimana anak mulai bersosialisasi, hal ini membutuhkan peran orang tua dalam membimbing, menyayangi, mengajarkan dan mengasuh anak. Orang tua yang bekerja memiliki waktu yang kurang dalam menjalankan perannya. Literatur ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan peran orang tua yang bekerja dengan perkembangan sosial anak usia sekolah. Metode yang digunakan yaitu penelusuran artikel penelitian ini melalui Google Scholar, ProQuest, EBSCO, dan Springer menggunakan kata kunci dan kriteria inklusi dalam j angka waktu artikel dari tahun 2015-2020. Hasilnya yaitu setelah penyaringan didapatkan 20 j urnal yang berhubungan dan hasil matriks sintesis dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu input, proses, dan output. Dalam literatur ini terdapat 5 penelitian tentang kelekatan orang tua, 13 penelitian tentang pola asuh dan 3 penelitian tentang status sosial ekonomi. Orang tua yang bekerja berperan dalam menjalin kelekatan, memberikan pengasuhan positif dan meningkatkan status sosial ekonomi untuk meningkatkan perkembangan sosial anak.
Faktor-faktor yang Menyebabkan Hipotensi Intradialisis : Literature Review Sidiq, Muhammad Nur
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2021): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.11601

Abstract

Penyakit ginjal kronis merupakan gangguan fungsi ginjal yang progresif dan irreversibel dimana tubuh mengalami kegagalan untuk mempertahankan metabolisme, keseimbangan cairan dan elektrolit, sehingga menyebabkan terjadinya uremia. Hemodialisis dilakukan untuk menghilangkan gejala yaitu mengendalikan uremia, kelebihan cairan dan ketidakseimbangan elektrolit yang terjadi pada pasien penyakit ginjal kronik. Selain manfaatnya hemodialisis j uga tak j arang memiliki berbagai komplikasi, salah satu komplikasi yang cukup umum terjadi adalah hipotensi Intradialisis (IDH), kasus hipotensi intradialisis mencapai 20 % hingga 30% dalam sesi hemodialisis. Metode yang digunakan adalah penelitian literature review dengan membandingkan beberapa literatur dari penelusuran situs j urnal terakreditasi seperti Sciencedirect, National Center for Biotechnology Information dan Google Scholar dengan kata kunci Hypotension Intradialytic Factor dalam kurun waktu 2015-2020. Hasil Penelitian :. Hipotensi Intradialisis (IDH) terjadi karena multifaktorial baik faktor non teknis maupun faktor teknis hemodialisa. Faktor non teknis terdiri dari j enis kelamin, usia, riwayat hipertensi, j antung, anemia dan lama hemodialisa pasien. Faktor teknis terdiri dari laju ultrafiltrasi, suhu cairan dialisat, dan konsentrasi cairan dialisat. Kesimpulan : Hipotensi Intradialisis terjadi karena diawali dengan faktor-faktor yang multifaktorial, IDH terjadi karena berkurangnya volume sirkulasi darah yang agresif selama sesi hemodialisa.
Efektivitas Relaksasi Benson Terhadap Kecemasan Pasien Yang Menjalani Hemodialisa Anisah, Isnaini Nur; Maliya, Arina
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2021): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.12226

Abstract

Pendahuluan: Penyakit gagal ginjal merupakan gangguan fungsi ginjal yang terjadi saat tubuh gagal mempertahankan metabolisme, keseimbangan cairan serta elektrolit sehingga dapat menyebabkan terjadinya retensi urea dan sampah nitrogen dalam darah. Hemodialisa menjadi pilihan terapi untuk mengatasi gagal ginjal kronik. Hemodialisa dilakukan dengan alat khusus untuk mempertahankan fungsi ginjal dengan menyeimbangkan kadar elektrolit dan keseimbangan cairan tubuh. Hemodialisa yang dilakukan dalam j angka waktu lama dapat menyebabkan gangguan pada aspek biologis maupun aspek psikologis bagi pasien hemodialisa. Sebanyak 48,6 % pasien hemodialisa mengalami gangguan kecemasan. Salah satu non-farmakologi terapi untuk mengurangi kecemasan yaitu relaksasi benson yang dilakukan selama 15-20 menit setiap pagi dan sore hari. Tujuan dari kajian literatur ini untuk mengetahui efektifitas relaksasi benson terhadap kecemasan pada pasien yang menjalani hemodialisa. Sebuah kajian literatur yaitu membandingkan beberapa literatur melalui penelusuran j urnal dari situs j urnal yang terakreditasi dan kredibel seperti Sciencedirect, PubMed, Elsevier dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci Benson relaxation technique on anxiety of patient hemodialysis” atau “benson technique for anxiety disorders” atau “terapi kecemasan non-farmakologi” atau “relaxation benson for patient undergoing hemodialysis” mulai tahun 2015-2 020. Ada lima dari delapan j urnal yang dikaji dan digunakan dalam literature riview ini. Hasil Penelitian menunjukkan relaksasi benson yang dilakukan sehari 2 kali selama 15-20 menit efektif untuk mengatasi masalah kecemasan pada pasien yang melakukan hemodialisa. Kesimpulan: relaksasi benson efektif dan bekerja dengan baik dalam menurunkan kadar kecemasan pada pasien hemodialisa

Page 1 of 1 | Total Record : 8