cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Macroeconomics and Social Development
ISSN : -     EISSN : 30262887     DOI : https://doi.org/10.47134/jmsd
Core Subject : Economy,
Journal of Macroeconomics and Social Development (3026-2887) publishes original research that examines the interactions between macroeconomic and social policies and their impact on economic growth, development, and social welfare. The journals scope includes a wide range of topics, such as: Macroeconomic theory and policy Economic growth and development Poverty and inequality Labor markets and social security Education and health care Environmental economics International trade and finance The journal welcomes submissions from a wide range of disciplines, including economics, sociology, political science, and public policy. The journal is committed to publishing high-quality research that is relevant to policymakers, academics, and the general public.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2024): June" : 11 Documents clear
Key Directions of Japan's Economic Development (1950 – Present) Zukhra, Hamdamova; Kamilova , M.Kh.
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 4 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i4.228

Abstract

This article examines the impact of deflation on Japan's economy during a specific historical period. The author analyzes the consequences of deflation on various sectors of the economy, such as consumption, investments, exports, and more. Particular attention is paid to the measures taken by the government to overcome deflation. Throughout the article, the author highlights the significant challenges faced by the Japanese economy under prolonged deflation and discusses possible strategies for exiting this situation. By thoroughly analyzing Japan's history and experience, the author draws conclusions about how deflation can influence a country's economic development and what lessons can be learned from this experience for other countries. The main idea of the article is that deflation can have serious consequences for a country's economy and requires a comprehensive approach from both the government and the business community to mitigate its negative effects.
ANALISIS PENGARUH PEMERATAAN EKONOMI DALAM UPAYA MENGHAPUS KETIMPANGAN SOSIAL-EKONOMI ANTAR MASYARAKAT Hababil, Muhammad Putra; Firdaus, Muhammad Kharis; Nazhmi, Nabil; Hamdani, Mohammad Dandi; Alghifary, Mochamad Rajendra; Fadilla, Arif
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 4 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i4.276

Abstract

Ketimpangan sosial-ekonomi merujuk pada disparitas yang signifikan dalam distribusi sumber daya dan kesempatan di antara individu atau kelompok dalam masyarakat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review, penelitian ini menelaah berbagai studi dan laporan untuk memahami bagaimana kebijakan pemerataan ekonomi dapat mengurangi ketimpangan. Pemerataan ekonomi berfokus pada distribusi pendapatan yang adil, akses yang sama terhadap pendidikan dan kesehatan, serta penciptaan peluang ekonomi bagi semua lapisan masyarakat. Indikator seperti koefisien Gini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat kemiskinan, dan akses terhadap layanan publik digunakan untuk mengukur dampak dari kebijakan ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemerataan ekonomi dapat meningkatkan kualitas hidup, mengurangi tingkat kemiskinan, dan memperkecil kesenjangan pendapatan. Implementasi kebijakan redistribusi pendapatan dan peningkatan akses terhadap layanan dasar terbukti efektif dalam menciptakan kondisi sosial yang lebih stabil dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Artikel ini menyimpulkan bahwa pemerataan ekonomi merupakan alat yang vital dalam mengurangi ketimpangan sosial-ekonomi dan merekomendasikan kebijakan yang lebih agresif dan terarah untuk mencapai tujuan ini. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan dalam merancang strategi untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.
Impact of Demographic factors: Strategies for Unorganized Players in the Steel Industry Patel, Neerav; Chauhan, Rahul
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 4 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i4.291

Abstract

The analysis investigates the impact of demographic factors—age, income, occupation, education, and gender—on variables within a sample population. While income, occupation, and gender show no significant differences among groups, education emerges as a significant determinant (F(3, 92) = 3.191, p = 0.027). Despite age not meeting conventional thresholds for significance, subtle trends suggest potential influence. These findings underscore the complex interplay of demographic factors in shaping outcomes, emphasizing the pivotal role of educational attainment. Nuanced approaches are necessary to unravel the multifaceted nature of demographic influences, informing targeted interventions and policies. Further research should delve deeper into the mechanisms underlying these relationships to promote equitable outcomes.
Analisis Efektivitas Bantuan Sosial (Bansos) dalam mengatasi Kemiskinan di Indonesia Salsabila, Nanda; Muna, Nilna; Pradana, Vikko Hilmi; Nurcahya, Wirawan Firman
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 4 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i4.317

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the influence of social assistance in overcoming poverty in Indonesia. The poverty rate in Indonesia has reached an alarming number so that the government has issued various social assistance to ease the burden on the poor, but in reality, many distributions of social assistance are not on target. The method used in this study is a library study with secondary data obtained from various sources including literature, research reports, and official government documents relevant to this topic. The results of this study indicate that social assistance issued by the government is less effective in eradicating poverty in Indonesia, but the government needs to continue the social assistance program so that it can help the burden of poor families and reduce the number of poor people in Indonesia. Of the various social assistance issued by the government, the Family Hope Program (PKH) is one of the social assistance programs that is considered effective in helping to realize community welfare. The main obstacles that make the achievement of this social assistance less than optimal are inaccurate data on prospective recipients, political interests that target the poor, and limited evaluation. The distribution of social assistance needs to be improved, a more comprehensive program is needed, as well as structured synergy and coordination between all officers and stakeholders so that social assistance can help the poor people who should be the target in order to be able to free the poor from poverty.
Studi Komparatif Student Loan Australia, Amerika dan Swedia Serta Potensi Penerapannya di Indonesia Nahdi, Syahidna; Amalika, Halda; Azzahra, Hanna; Nurcahya, Wirawan Firman
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 4 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i4.318

Abstract

Pembahasan penerapan student loan menjadi topik perbincangan masyarakat di awal tahun 2024. Hal ini diperkuat oleh munculnya kerja sama fintech dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan pernyataan Menteri Keuangan Indonesia pada acara Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK I Tahun 2024. Melihat peluang diterapkan student loan di Indonesia, penelitian ini ditujukan untuk menelaah konsep student loan yang berhasil diterapkan di Australia, Amerika Serikat, dan Swedia dan dibandingkan dengan keadaan perekonomian Indonesia, serta merekomendasikan konsep student loan yang dapat diterapkan oleh pemerintah Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur pendekatan kualitatif kompratif. Jenis data yang diambil ialah data sekunder yang berasal dari World Bank, OECD, dan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukan bahwa skema student loan negara Australia dapat diterapkan di Indonesia dengan melihat dari alur pengembalian pinjaman yang tidak menggunakan suku bunga dan proses pengembalian pinjaman ditagihkan melalui pengembalian gaji peminjam. Selain itu, pemerintah dapat bekerja sama dengan pihak swasta dengan berkolaborasi bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kesempatan Kerja di Pulau Jawa Muna, Nilna; Nahdi, Syahidna; Amalika, Halda; Salsabila, Nanda; Ningsih , Vira Kirana
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 4 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i4.330

Abstract

Pulau Jawa merupakan pulau terluas di Indonesia sehingga perlu dikaji mengenai kesempatan kerja yang tersedia sebagai tolak ukur kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan kondisi tersebut maka terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kesempatan kerja tersebut diantaranya PDRB, Rata Lama Sekolah, dan UMP. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah faktor tersebut memiliki hubungan negatif atau positif terhadap kesempatan kerja. Menggunakan metode data panel dengan menggabungkan data cross section dan time series dan menggunakan program Stata-17 yang dimana hasil menunjukan Rata Lama Sekolah berpengaruh signifikan positif terhadap Kesempatan Kerja, PDRB dan UMP memiliki hubungan yang negative bagi Kesempatan Kerja.
Dampak Presidensi G20 Indonesia terhadap Peningkatan Wisatawan Mancanegara di Bali Amalika, Halda; Izza, Sevilla Ruhul; Ardiani, Della
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 4 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i4.332

Abstract

Di tengah krisis multidimensi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 dan tantangan global lainnya seperti perubahan iklim, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 berperan penting dalam memajukan agenda pemulihan global yang kuat, inklusif, dan tangguh sesuai dengan tema “Recover Together, Recover Stronger”. Indonesia dipilih menjadi tuan rumah KTT G20 yang bertempat di Bali, karena memenuhi kriteria fasilitas, daya tarik, aksesibilitas, dan kelembagaan. Sehingga, tujuan adanya penelitian ini yaitu untuk melihat dampak Presidensi G20 Indonesia terhadap peningkatan Wisatawan Mancanegara di Bali. Dengan menggunakan metodologi analisis studi literatur yang diperoleh melalui sumber data sekunder yaitu seperti buku, artikel dalam jurnal, dan sumber lainnya yang relevan yang kemudian dianalisis untuk mendapatkan jawaban dari permasalahan. Dari penelitian ini diperoleh hasil yaitu, dampak positif adanya presidensi G20 terhadap peningkatan wisatawan mancanegara di Bali, dilihat dari peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara hingga jutaan persen pada 2022 sejalan dengan pemulihan sektor pariwisata pasca pandemi covid-19 dan terus meningkat di tahun 2023 dengan persentase perubahan 144%. Sejalan dengan tujuan ke-8 dan ke-16 Sustainable Development Goals (SDGs), dampak positif tersebut memberikan kontribusi yang baik terhadap perekonomian dan kelembagaan yang kuat di Indonesia. Namun, Adapun dampak negatif dari peningkatan wisatawan mancanegara di Bali seperti terjadinya penyimpangan norma dan pelanggaran hukum berupa acuh terhadap peraturan adat, pelanggaran lalu lintas, overstay, merusak barang sewaan serta bekerja secara ilegal. Pencegahan untuk dampak negatif ini pun sudah dilakukan oleh pemerintah Bali dengan menerapkan regulasi yang lebih ketat dan sosialisasi yang efektif mengenai aturan dan norma lokal.
Kontribusi Fintech Terhadap Penerimaan dan Kepatuhan Pajak di Indonesia Raspati, Bintang; Ningsih, Vira Kirana; Syalikha, Silva; Nurcahya, Wirawan Firman
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 4 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i4.335

Abstract

Financial Technology (Fintech) telah menjadi salah satu inovasi terpenting dalam bidang keuangan global. Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh Fintech dalam meningkatkan penerimaan negara, khususnya melalui pemungutan pajak. Penerapan Fintech telah menunjukkan potensi besar dalam mempermudah proses pembayaran pajak, memperluas basis pajak, dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, penerimaan negara adalah uang yang masuk ke kas negara dan menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan Fintech dalam memperluas basis pajak, mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi dan penggunaan Fintech dalam konteks pembayaran pajak dan transaksi keuangan publik, serta menilai kontribusi Fintech dalam meningkatkan pendapatan negara secara keseluruhan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis studi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fintech berperan signifikan dalam mempercepat penyaluran dana pemerintah, meningkatkan transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara, dan meningkatkan kepatuhan pajak. Dengan memanfaatkan teknologi Fintech, pemerintah dapat mengoptimalkan proses pengumpulan dan pengelolaan dana publik, sehingga meningkatkan penerimaan dan kepatuhan pajak keuangan negara.
Corporate Social Responsibility, Corporate Financial Performance and the Confounding Effects of Economic Fluctuations Lestari, Vivi Duwi; Soraya, Aya; Hwihanus, Hwihanus
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 4 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i4.353

Abstract

This study aims to explore the relationship between Corporate Social Responsibility (CSR) and corporate financial performance in five different countries: USA, UK, Germany, Japan, and Australia. Data is obtained from studies that measure CSR through various metrics, such as CSR Index, CSR Score, CSR Disclosure, CSR Rating, and CSR Spending, while financial performance is measured using various indicators such as Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin, Tobin's Q, Operating Income, and Market Value. Data analysis was performed using linear regression statistical methods to evaluate the relationship between CSR variables and financial performance. It found that there was a significant positive relationship between CSR and corporate financial performance in all countries studied. Companies that are more active in CSR activities tend to record better financial performance. Variations between countries suggest that local context influences the strength of these relationships. The managerial implication of these findings is that investing in CSR can improve a company's reputation, strengthen its position in the market, and improve long-term financial performance. However, further studies are still needed to understand the factors influencing the relationship between CSR and financial performance across various industry and geographic contexts.
Mengatasi Pengangguran Melalui Peningkatan Kewirausahaan dengan Program Tenaga Kerja Mandiri Kesumadewi, Eliana; Aprilyani, Aprilyani
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 4 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i4.360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dalam mengatasi pengangguran melalui peningkatan kewirausahaan, dengan fokus khusus pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan tinjauan teori komunikasi modernisasi. Program TKM yang dikelola oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dirancang untuk memperluas kesempatan kerja dengan menciptakan wirausaha baru dan memobilisasi seluruh potensi sumber daya yang ada di masyarakat. Sasaran program ini meliputi tenaga kerja terdidik yang menganggur dan berpotensi berwirausaha, serta wilayah-wilayah dengan tingkat pengangguran tinggi atau kantong pekerja migran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program TKM memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan tingkat pengangguran dan peningkatan keterampilan kewirausahaan di berbagai daerah. Program ini tidak hanya membantu menciptakan lapangan kerja baru tetapi juga meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan tenaga kerja, serta membina pengusaha pemula yang mandiri dan produktif. Dengan demikian, Program TKM berperan penting dalam mendukung pencapaian SDGs ke-8, yaitu memastikan pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11