cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
geografi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281374313571
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Geografi FIS UNP
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Buana
ISSN : -     EISSN : 26152630     DOI : https://doi.org/10.24036/student.v3i1
The journal welcomes contributions in such areas of current analysis in: Geography Education Geography Education
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 3 (2018)" : 19 Documents clear
FAKTOR PENYEBAB ANAK PUTUS SEKOLAH DI KENAGARIAN AIR MANGGIS KECAMATAN LUBUK SIKAPING Nurul Fauzi; Ratna Willis
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi, membahas dan memberi gambaran tentang faktor penyebab anak putus sekolah di Kenagarian Air Manggis Kecamatan Lubuk Sikaping dilihat dari, pertama : minat untuk bersekolah, kedua : kondisi ekonomi anak putus sekolah, dan ketiga : lingkungan tempat tinggal anak putus sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dimana informan yang diambil sebagai sampling yaitu anak putus sekolah, dan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang dilakukan dengan display data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab anak putus sekolah yaitu : (1) Minat belajar yang rendah, sementara disisi lain metode guru yang kurang bervariasi dalam mengajar, sehingga mereka tidak memahami. Disuatu sisi guru banyak memberikan tugas dan mereka tidak mengerjakannya lantaran tidak mengerti. (2) Pendapatan orang tua yang rendah berkisar antara Rp 500.000–Rp 1.500.000 perbulan dengan pekerjaan pokok adalah bertani dan beban tanggungan antara 3-5 orang. (3) Pengaruh teman sebaya, ajakan dari teman sebaya untuk pergi bermain yang membuat mereka bolos sekolah hingga akhirnya mereka putus sekolah. Kata kunci: pendidikan, anak putus sekolah
PERANAN KELOMPOK TANI DALAM PEMANFAATAN LAHAN KRITIS DI NAGARI ARIPAN KECAMATAN X KOTO SINGKARAK KABUPATEN SOLOK Adian Hazizah; yurni Suasti; Widya Prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pemanfaatan lahan kritis oleh kelompok tani di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok, (2) menganalisis tingkat produktivitas lahan kritis yang dimanfaatkan oleh kelompok tani di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota kelompok tani yang berjumlah 78 orang yang terdaftar dari 4 kelompok tani yang ada. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara dan observasi. Penelitian ini menemukan bahwa: (1) Luas lahan kritis yang dimanfaatkan oleh kelompok tani di Nagari Aripan adalah seluas 79 hektar. Pemanfaatan lahan kritis di Nagari Aripan menggunakan metode vegetatif dan mekanis. Metode vegetatif dilakukan dengan penanaman rumput gajah untuk menggamburkan dan menyuburkan tanah, metode ini dilakukan diawal pembukaan lahan kritis, selanjutnya metode mekanis adalah dengan pembuatan teras atau sengkedan dan pembuatan drainase. (2) Jenis tanaman yang ditanam dilahan kritis adalah tanaman keras yaitu: cengkeh, durian, rambutan, dan karet. Untuk kelompok tani Tunas Inti menanam tanaman cengkeh, durian, karet. Sementara kelompok tani Bunga Durian menanam tanaman durian dan dua kelompok tani lainnya yaitu kelompok tani Harapan Keluarga dan Kharya Bakti menanam dua jenis tanaman yaitu karet dan rambutan. Tingkat produktivitas cengkeh adalah 83.77 kg/ha/panen. Sementara produktivitas untuk tanaman durian adalah bekisar antara 538 - 539.07 kg/ha/panen, produktivitas rambutan adalah 875.16 kg/ha/panen, dan produktivitas tanaman karet adalah berkisar antara 102-104.82 kg/ha/panen.
ANALISIS HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FIS UNP ANGKATAN 2016 rahmaddian iyan
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil belajar mahasiswa berdasarkan jalur masuk dan urutan pilihan masuk pada program studi Pendidikan Geografi angkatan 2016. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi adalah mahasiswa Pendidikan Geografi angkatan 2016. Sampel dipilih secara Total Sampling sebanyak 128 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket kemudian dianalisis dengan memanfaatkan program Ms. Excel. Hasil penelitian meliputi: jalur masuk dan urutan pilihan masuk. Berdasarkan jalur masuk mahasiswa jalur masuk Mandiri ada 63 mahasiswa dari 128 mahasiswa. Jalur Bidikmisi terdapat 17 mahasiswa. Jalur SBMPTN terdapat 20 mahasiswa. Jalur SNMPTN terdapat 27 mahasiswa dan Jalur Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) terdapat 1 Mahasiswa. Berdasarkan urutan pilihan masuk menunjukan pilihan pertama terdapat 65 mahasiswa, pilihan kedua terdapat 41 mahasiswa dan pilihan ketiga terdapat 22 mahasiswa. Berdasarkan dari jalur masuk dan hasil belajar mahasiswa bahwa lebih banyak jalur masuk melaui jalur masuk SNMPTN terdapat 24 mahasiswa pada rentang IPK 3,00-3,49. Berdasarkan dari urutan pilihan masuk dan hasil belajar mahasiswa bahwa lebih banyak pilihan pertama terdapat 48 mahasiswa pada rentang IPK 3,00-3,49. Berdasarkan tingkat keterpuasan terhadap hasil belajar: belum puas pada 47, 65 %. Berdasarkan alasan yang telah di ungkapkan: Target belum tercapai 35, 93 %. Berdasarkan kendala-kendala dalam perkuliahan: Kurangnya usaha dalam diri sendiri 31,25 %. Berdasarkan upaya Mahasiswa: dengan cara emperbaiki cara belajar 39,84 %. Harapan kedepan mahasiswa: Berharap ada peningkatan terhadap IPK 50,70 %.
DAMPAK MEDIA INTERNET TERHADAP PERILAKU SISWA KELAS VIII Di SMPN 2 KINALI KECAMATAN KINALI KABUPATEN PASAMAN BARAT ridho herwindo
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak media internet terhadap perilaku siswa kelas VIII SMPN 2 Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat yang dilihat dari cara siswa mengakses internet, situs apa yang sering dikunjungi oleh siswa, dan dampak media internet terhadap prilaku siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Kinali sebanyak 20 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan langkah langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan: (1) Media yang sering kali digunakan peserta didik saat mengakses internet menggunakan handphone, karena dengan handphone akses internet menjadi mudah,bisa mengakses internet kapan saja dan dimana saja sedangkan bagi siswa yang tidak mempunyai handphone bisa mengakses internet dengan pergi mengunjungi warnet. (2) Website atau situs yang sering dikunjungi siswa yaitu wikipedia, website sosial media seperti facebook, instagram, twitter, youtube, dan situs permainan game online seperti game online pointblank, zynga poker, dan dragonest, mereka tidak memanfaatkan internet untuk menunjang pembelajaran di sekolah melainkan memanfaatkan internet untuk hal yang tidak penting. (3) Dampak media internet terhadap perilaku siswa,ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif. Dampak positif media internet terhadap pe rilaku, gaya style berpakaian yang semakin update dan tidak kolot, penampilan yang semakin menarik, meningkatkan kreatifitas siswa, sedangkan dampak negatif internet kecanduan bermain game online,banyak game yang ada unsur perjudian, tayangan yang berisikan konten dewasa membuat siswa secara tidak langsung juga meniru dari tayangan yang mereka lihat, suka berbohong dan menimbulkan rasa malas.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Geografi FIS UNP Tahun Masuk 2013-2016 tentang Kartografi Muhamad Rais
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.147

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapdata tentang Tingkat Pengetahuan mahasiwa Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Geografi FIS UNP Tahun Masuk 2013-2016 tentang kartografi.Penelitian ini tergolong penelitian diskriptif dengan pendekatan Kuantitatif Method. Dalam penelitian ini penarikan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling sehingga sampel berjumlah 85 mahasiswa. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu diskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :(1) Tingkat pengetahuan mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FIS UNP tahun masuk 2013-2016 tentang kartografi yang masuk dalam kategori cukup tinggi pada materi konsep dan hafalan dan rendah pada materi hitung-hitungan.
ANALISIS KERENTANAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PETANI SAWIT DIKECAMATAN SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT Nur Latipah; Syafri Anwar; Yudi Antomi
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.148

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang analisis kerentanan sosial ekonomi masyarakat petani sawit di kecamatan sungai aur kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif.Jumlah populasi adalah semua petani sawit yang ada di 22 jorong di kecamatan sungai aur. Dalam penelitian ini Pendekatan sampel menggunakan rumus Slovin (Bambang Prasetyo, 2006) dalam Yudi Antoni 2016 dengan perhitungan sampel berjumlah 99 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan menggunakan data sekunder dari pemerintahan Nagari Batu Basa.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik scoring. Hasil penelitian menemukan : (1) Tingkat kerentanan sosial petani sawit di kecamatan sungai aur dalam kategori sangat rentan (nilai >11) yaitu terdapat pada 8 jorong, kategori agak rentan (nilai 4-11) terdapat 7 jorong dan kategori tidak rentan (Nilai <4) terdapat 7 jorong (2) Tingkat kerentanan ekonomi petani sawit di kecamatan sungai aur kategori sangat rentan (nilai >11 ) yaitu terdapat pada 8 jorong, kategori agak rentan (nilai 4-11) terdapat 7 jorong dan kategori tidak rentan (Nilai <4) terdapat 7 jorong (3) Tingkat kerentanan perkebunan petani sawit di kecamatan sungai aur yang kategorikan sangat rentan (nilai >6) yaitu terdapat pada 9 jorong, kategori agak rentan (nilai 3-6) terdapat 5 jorong dan kategorikan tidak rentan (Nilai <3) terdapat 8 jorong.
RESISTENSI PENAMBANG ILEGAL : STUDI KASUS EKSPLOITASI TAMBANG GALIAN B (EMAS) DI DESA SAYUR MATUAKECAMATAN NAGA JUANG KABUPATEN MANDAILING NATAL Patmasari sari Nainggolan
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan informasi tentang Resistensi Penambang Ilegal : Studi Kasus Eksploitasi Tambang Galian B (Emas)Di Desa Sayur Matua Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal.Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif metode penelitian kualitatif dengan data primerdari lokasi penelitian. Penelitian ini mencoba memaparkan dan mendiskripsikan fenomena apa saja yangterjadi dalam hal resistensi penambangan ilegal : studi kasus eksploitasi tambang galian B(emas), aspek apa saja yang menyebabkan penambang emas ilegal bertahan, danbagaimana mengetahui pemahaman masyarakat Desa Sayur Matua Kecamatan Naga Juang tentang pencemaran lingkungan sehingga penambangan ilegal masih bertahan.Hasil penelitian menemukan bahwa resistensi penambangan ilegal terdapatbeberapa faktor, diantaranya yaitu : pengawasan pemerintah daerah dan peraturan daerah tentang pertambangan, Faktor sosial ekonomi ( pekerjaan, pendidikan), keinginan masyarakat untuk mengeksploitasi semaksimal mungkin; penambang hanya memperhatikan aspek keuntungan dan mengabaikan kerusakan yang ditimbulkan akibat penambangan secara terus menerus. Pemahaman masyarakat tentang dampak pertambangan bagi lingkungan, Masyarakat yang kurang memahami tentang lingkungan hanya berpikir cara untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan melalui pekerjaan yang diharapkan hasilnya secara nyata.
Pemilihan Layanan Satuan Pendidikan SMP oleh Pelajar yang Berdomisili di Kecamatan Kuranji Kota Padang Fazil Akbar; Yurni Suasti; Triyatno .
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.152

Abstract

Aims of this research was to describe how junior high school of education unit service selected by students who are domiciled in Subdistrict Kuranji and reasons of students in choosing the education level of junior high school. This research is descriptive research with quantitative approach. The population of this research is the junior high school students residing in Kuranji district by the 8094 people. Withdrawal of samples using a proportional random sampling with a total of 98 people. Data were collected through interviews using questionnaires, then a descriptive analysis techniques and using percentage. This research found that service units selected by the Junior High School education students at Kuranji Subdistrict tend to be balanced between the select service in the districts and are outside the district, namely, 52 percent chose education service located in Sub Kuranji, while 48 percent chose education service outside the Sub Kuranji. The reasons students choose a JUNIOR HIGH SCHOOL in the district, the vast majority choose because it's close to home. For students choosing junior high school lies outside the district, most of the memlih due to the popularity and the school's accreditation, and encouragement of parents.
Dampak Budaya Pacu Jawi terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat di Nagari Tabek Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar Muhammad Trio Fajri; Yurni Suasti; Ratna Willis
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.154

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak budaya Pacu Jawi terhadap sosial ekonomi masyarakat di Nagari Tabek Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian yaitu kabid olahraga Dispapora Tanah Datar, ketua PORWI, ketua panitia Pacu Jawi, tokoh masyarakat 4 orang, pedagang 10 orang, joki 4 orang, wisatawan 9 orang dan masyarakat sekitar lokasi Pacu Jawi 9 orang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa pada saat Event Pacu Jawi secara ekonomi akan memberikan peluang timbulnya kegiatan ekonomi berupa kegiatan perdagangan dan parkir. Event ini mampu meningkatkan pendapatan pedagang berkisar antara Rp.300.000 sampai Rp.6.000.000. Sedangkan untuk parkir diperoleh pendapatan sekitar Rp.300.000 sekali event (3-5 kali). Selain itu, Pacu Jawi juga dapat meningkatkan nilai jual sapi yang digunakan untuk Pacu Jawi sampai tiga kali lipat dari harga semula. Event Pacu jawi juga dimanfaatkan oleh media massa untuk berita acara di TV mereka. Dari segi sosial, dapat menjaga nilai gotong royong dalam masyarakat seperti bergotong royong dalam menyiapkan dan membersihkan arena Pacu Jawi. Kemudian event ini juga dapat meningkatkan hubungan silaturrahmi antar masyarakat satu nagari dengan nagari lainnya. Event Pacu Jawi juga sebagai ajang sosialisasi memperkenalkan budaya lokal kepada wisatawan. Menarik minat wisatawan dan sebagai sarana hiburan bagi masyarakat.

Page 2 of 2 | Total Record : 19