cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
geografi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281374313571
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Geografi FIS UNP
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Buana
ISSN : -     EISSN : 26152630     DOI : https://doi.org/10.24036/student.v3i1
The journal welcomes contributions in such areas of current analysis in: Geography Education Geography Education
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 4 (2018)" : 25 Documents clear
ANALISIS PERUBAHAN LAHAN PADI SAWAH MENJADI LAHAN PERMUKIMAN DI KENAGARIAN TANJUNG BINGKUNG KECAMATAN KUBUNG KABUPATEN SOLOK Tari Rusti Ningsih; Dedi hermon; ratna wilis
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i4.172

Abstract

ANALISIS PERUBAHAN LAHAN PADI SAWAH MENJADI LAHAN PERMUKIMAN DI KENAGARIAN TANJUNG BINGKUNG KECAMATAN KUBUNG KABUPATEN SOLOK Tari Rusti Ningsih1, Dedi Hermon2, Ratna Wilis3 Program Studi Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang Email Tarirusti17@gmail.com Abstrak Penelitian ini dilakukan di Kenagarian Tanjung Bingkung Kecamatan Kubung Kabupaten Solok yang bertujuan (1) Untuk menganalisis penggunaan lahan padi sawah menjadi lahan permukiman pada tahun 2005 dan tahun 2015, (2) Menganalisis perubahan penggunaan lahan padi sawah menjadi lahan permukiman pada tahun 2005 dan tahun 2015, serta (3) Faktor penyebab alih fungsi lahan di Kenagarian Tanjung Bingkung Kecamatan Kubung Kabupaten Solok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Mixed Research, yaitu menggabungkan dua bentuk penelitian yang telah ada sebelumnya yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Jumlah sampel yang diambil yaitu 20 KK sebagai responden. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa (1) Penggunaan lahan di Kenagarian Tanjung Bingkung Kecamatan Kubung Kabupaten Solok tahun 2005 dan tahun 2015 yaitu, hutan, permukiman, sawah, kebun campuran, dan lahan terbuka. (2) Perubahan penggunaan lahan tahun 2015 mengalami penurunan luas lahan sawah yaitu 201,33 ha. Sedangkan jumlah permukiman bertambah seluas 489,87 ha, kebun campuran berkurang seluas 1.729,44 ha, lahan terbuka berkurang seluas 219,87 ha dan hutan berkurang seluas 1.798,2 ha. (3) Faktor penyebab alih fungsi lahan di Nagari Tanjung Bingkung Kecamatan Kubung Kabupaten Solok adalah karena letaknya berada di daerah strategis dan dampak yang diketahui lahan sawah menjadi berkurang, karena sudah berubah menjadi rumah sama ternak ikan. Kata Kunci: Alih fungsi lahan, Sawah, Permukiman dan Perubahan Abstract This research was conducted in Kenagarian Tanjung Bingkung Kecamatan Kubung Kabupaten Solok with the aim of (1) To analysis the use of wetland rice land into settlement land in 2005 and 2015, (2) Analysis the change of rice land use into settlement land in 2005 and year 2015, and (3) Factors causing land conversion in Kenagarian Tanjung Bingkung Kecamatan Kubung Kabupten Solok. The method used in this research is the method Mixed Research , which combines two forms of research that has been there before that quantitative research and qualitative research Data used in this study that is primary data and secondary data. The number of samples taken is 20 families as respondents. The result of this research shows that (1) Land use in Kenagarian Tanjung Bingkung Kecamatan Kubung Kabupaten Solok in 2005 and 2015 that is, in 2005 is forest, settlement, rice field, mixed garden, open land area and forest area. (2) Land use change in 2015 has decreased land area of ​​201.33 ha.While the number of settlements increased by 489.87 ha, mixed gardens reduced by 1,729.44 ha, reduced land area of ​​219.87 ha and reduced forest area of ​​1798.2 ha. (3) The factor causing land conversion in Nagari Tanjung Bingkung Kecamatan Kubung Kabupaten Solok is because it is located in the strategic area and the impact of the lost land sawag becomes, because it has been turned into the same house of fish cattle. Keyword: Land use change, Wetland, Settlement and Change
Usaha Salak Pondoh di Nagari Pasir Binjai Kecamatan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan ruriani ruri ani
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i4.184

Abstract

USAHA TANAMAN SALAK PONDOH DI NAGARI PASIR BINJAI KECAMATAN SILAUT KABUPATEN PESISIR SELATAN Ruriani[1] Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Email: ruriani2013@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang usaha tanaman salak pondoh di Nagari Pasir Binjai Kecamatan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel 25 orang. Alat pengumpul data adalah angket dan data diolah dengan menggunakan formula persentase. Hasil penelitian: 1) Pembibitan secara generatif (64%), 2) perawatan menggunakan pengemburan tanah 2-3 kali/tahun (100%), 3) tenaga kerja, 2-4 orang (84%). 4) modal menggunakan modal sendiri Rp.5.000.000-Rp.10.000.000 (80%), 5) Rata-rata produksi 6-8 ton/tahun (80%), 6), sistem pemasaran secara eceran dan borongan (dijual kepasar dan melalui pedagang) (72%). 7) pendapatan rata-rata Rp.50.551.667/tahun. Kata kunci : Usaha,Tanaman, Salak Pondoh Abstract The study aims to describe the business of salak pondoh plants in Nagari Pasir Binjai Silaut District, South Pesisir Regency. This type of research used quantitative descriptive method. Sampling technique using Total Sampling with 25 samples. Data collection tool is questionnaire and data is processed by using formula percentage. Results: 1) Generative seedlings (64%), 2) treatment using ground spray 2-3 times / year(100%), 3) labor, 2-4 persons (84%). 4) capital use own capital Rp.5.000.000-Rp.10.000.000 (80%), 5) Average production 6-8 ton / year (80%), 6), retail and wholesale marketing system (sold) market and through traders) (72%). 7) average income> Rp.50.551.667 / year. Keywords: Business, Crop, Salak Pondoh [1]Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi untuk wisuda Juni 2018
Analisis Relevansi Buku Teks Geografi dengan Kurikulum 2013 (Studi Kasus Kelas X SMAN Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam ) kurnia siska azhari; ernawati .; Nofrion .
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i4.200

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi Buku Teks Geografi kelas X Kurikulum 2013 yang digunakan di SMAN Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam ditinjau dari aspek kelayakan isi, penyajian, dan bahasa. Jenis penelitian ini pendekatan kuantitatif, metode analisis isi. Kelayakan Isi Buku Teks Geografi Kelas X, karangan K. Wardiyatmoko, terbitan Erlangga rata-rata 49,32% artinya cukup relevan dengan kurikulum 2013 . Buku Teks, karangan Bambang Nianto Mulyo rata-rata 73,31% relevan dengan kurikulum 2013. Sedangkan Buku Teks Karangan Yasinto Sindhu P, terbitan Erlangga rata-rata 50,66% cukup relevan dengan kurikulum 2013. Kelayakan Penyajian Buku Teks Geografi Kelas X, karangan K. Wardiyatmoko, terbitan Erlangga rata-rata 75,25% artinya relevan dengan kurikulum 2013. Buku Teks, karangan Bambang Nianto Mulyo rata-rata 75% artinya relevan dengan kurikulum 2013. Dan Buku Teks Geografi Karangan Yasinto Sindhu P, terbitan Erlangga rata-rata 78% artinya relevan dengan kurikulum 2013. Kelayakan Bahasa Buku Teks Geografi Kelas X, karangan K. Wardiyatmoko, terbitan Erlangga rata-rata 73,60% artinya relevan dengan kurikulum 2013. Buku Teks, karangan Bambang Nianto Mulyo rata-rata 65,97% artinya relevan dengan kurikulum 2013. Dan Buku Teks Geografi Karangan Yasinto Sindhu P, terbitan Erlangga rata-rata 73,60% artinya relevan dengan kurikulum 2013. Kata Kunci: Analisis Kelayakan Isi, Kelayakan Penyajian, dan Kelayakan Bahasa Buku Teks Geografi Abstract This study aims to analyze the relevance of Class X Curriculum 2013 Geography Textbooks used in SMAN Lubuk Basung Subdistrict, Agam District in terms of aspects of content, presentation and language feasibility. This type of research is a quantitative approach, content analysis method. Eligibility of Class X Geography Text Book, by K. Wardiyatmoko, published by Erlangga on average 49.32% means that it is quite relevant to the 2013 curriculum. Textbooks, Bambang Nianto Mulyo's essay averaged 73.31% relevant to the 2013 curriculum. While the Yasinto Sindhu P Textbook, published by Erlangga an average of 50.66% is quite relevant to the 2013 curriculum. Feasibility of Class X Geography Text Presentation written by K. Wardiyatmoko, Erlangga's publication on average 75.25% means that it is relevant to the 2013 curriculum. Textbooks, Bambang Nianto Mulyo's essay on average 75% means that it is relevant to the 2013 curriculum. And the Geography Textbook by Yasinto Sindhu P, published by Erlangga rata 78% means that it is relevant to the 2013 curriculum. The Language Feasibility of Class X Geography Text Books, written by K. Wardiyatmoko, Erlangga publications on average 73.60% means that it is relevant to the 2013 curriculum. Textbooks, by Bambang Nianto Mulyo on average 65, 97% means that it is relevant to the 2013 curriculum. And the Geography Textbook by Yasinto Sindhu P, published by Erlangga on average 73.60% means that it is relevant to the 2013 curriculum. Keywords: Feasibility Analysis of Content, Feasibility of Presentation, and Geographical Language Book Feasibility
Analisis Ketersediaan dan Penggunaan Fasilitas Pendidikan Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Sarpita Ningsih; ernawati .; Nofrion .
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i4.201

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan, kualitas dan penggunaan fasilitas pendidikan Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian mixed method dan model eksplanatoris sekuensial. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Ketersediaan Fasilitas pendidikan belum lengkap sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007. karena masih adanya fasilitas pendidikan yang belum tersedia. 2) Fasilitas pendidikan yang tersedia dalam kondisi baik serta layak pakai, namun masih terjadi kerusakan pada sarana seperti kursi, meja, gayung dan lain-lain. Fasilitas yang rusak diakibatkan oleh peserta didik, usia barang, banjir bandang pada tahun 2016, fasilitas yang rusak mengalami perbaikan dan pergantian kembali. 3) Penggunaan fasilitas pendidikan sudah sesuai dengan kegunaanya, namun penggunaan oleh peserta didik masih mengalami kerusakan. serta beberapa sekolah prasarana yang beralih fungsi dan multifungsi. Kata kunci: Ketersediaan, Kualitas, Penggunaan Abstract . This study aims to analyze the availability, quality and use of educational facilities for senior high schools and Madrasah Aliyah in Koto Tangah Subdistrict, Padang City. This type of research is mixed method research and sequential explanatory model. The results of this study indicate 1) the availability of educational facilities is not yet complete in accordance with the Regulation of the Minister of National Education of the Republic of Indonesia No. 24 of 2007. because there are still educational facilities that are not yet available. 2) Educational facilities that are available in good condition and suitable for use, but there is still damage to facilities such as chairs, tables, dipper and others. The damaged facilities were caused by students, age of goods, flash floods in 2016, damaged facilities experienced repairs and replacements. 3) The use of educational facilities is in accordance with their functions, but the use by students is still damaged. as well as several infrastructure schools that switch functions and are multifunctional. Keywords: Availability, Quality, Employing
Pemilihan Mata Pelajaran Geografi pada Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMA Kota Padang nurindah indah mandasari; Nofrion .; rery novio
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i4.206

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana faktor internal yang berperan dalam pemilihan mata pelajaran Geografi pada pelaksanaan UNBK di SMA Kota Padang (2) bagaimana faktor eksternal yang berperan dalam pemilihan mata pelajaran Geografi pada pelaksanaan UNBK di SMA Kota Padang (3) Faktor determinan antara faktor internal dan faktor eksternal yang berperan dalam pemilihan mata pelajaran Geografi pada pelaksanaan UNBK di SMA Kota Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik snowball sampling sehingga diperoleh informan sebanyak 23 peserta didik, 10 orang tua dan lima orang guru di SMA Kota Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang berperan dalam pemilihan mata pelajaran Geografi pada UNBK di SMA Kota padang adalah motivasi, bakat dan cita-cita serta faktor ekternalnya adalah peran orang tua dan guru. Untuk faktor determinan yang berperan dalam pemilihan mata pelajaran Geografi pada pelaksanaan UNBK di SMA Kota padang adalah faktor internal. Kata Kunci : Ujian Nasional Berbasis Komputer, faktor internal dan faktor eksternal. Abstract This study aims to determine (1) how internal factors play a role in the selection of Geography subjects in the implementation of UNBK in High School of Padang City (2) how external factors play a role in the selection of Geography subjects at UNBK implementation in High School of Padang City (3) Determinant factors between internal factors and external factors that play a role in the selection of Geography subjects at the UNBK implementation in High School of Padang City. The type of research used is descriptive research with a qualitative approach. Research informants were determined using snowball sampling technique so that 23 informants, 10 parents and five teachers in High School of Padang City were obtained. The results showed that internal factors that play a role in the selection of Geography subjects at UNBK in High School of Padang City are motivation, talents and ideals and external factors are the role of parents and teachers. For determinant factors that play a role in the selection of Geography subjects on the implementation of UNBK in High School of Padang City are internal factors. Keywords: Computer Based National Examination, internal factors and factors external.
Analisis Strategi Metakognitif Self-Explanation dalam Meningkatkan Kemampuan Argumentasi Siswa Pada Materi Dinamika dan Masalah Kependudukan Pelajaran Geografi Peminatan Kelas XI MIPA SMAN 2 Padang. sovian lubis; Surtani .; Nofrion .
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i4.207

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan argumentasi siswa dalam pembelajaran geografi peminatan pada materi dinamika dan permasalahan kependudukan di SMAN 2 Padang. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif dengan pendekatan eksperimen dengan sampel penelitian yaitu siswa kelas XI MIPA 3 (36 orang) sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI MIPA 4 (36 orang) sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Kemampuan argumentasi siswa yang diajarkan melalui pembelajaran dengan strategi metakognitif self-explanation lebih tinggi daripada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional dengan rata-rata 82,92. 2) Tingkat pencapaian indikatornya yaitu menentukan strategi 81,25%, memberikan alasan 80,5%, dan menyimpulkan 86,12%. 3) Pencapaian indikator tertinggi yaitu kemampuan menyimpulkan 86,12%. Kata kunci : Strategi Metakognitif Self-Explanation, Kemampuan Argumentasi Siswa. ABSTRACT This research aims to improving student’s argumentation skill in learning of geography of interest on the topic of dynamics and problem of demography in SMAN 2 Padang. This research is classified as descriptive research with the experiment approach with research sample that is student of class XI MIPA 3 (36 person) as experiment approach with research sample that is student of class XI MIPA 4 (36 person) as control class. The results showed: 1) Student’s argumentation skill taught through learning with metacognitive self-explanation strategy is higher than students taught with conventional learning with mean of 82,92. 2) Level of achievement of the indicator that is determining the strategy 81,25%, giving the reason 80,5%, and concluded 86,12%. 3) Achievement of the highest indicator is the ability to conclude 86,12%. Keywords : Strategy of Metacognitive Self-Explanation, Student’s Argumentation Skill.
Pola Persebaran Industri Rumah Tangga di Kecamatan 2X11 Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman Dani Gustika; Sri Mariya
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i4.212

Abstract

Pola Persebaran Industri Rumah Tangga di Kecamatan 2X11 Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman Dani Gustika1,Sri Mariya 2 Program Studi Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang Email danigustika365@gmail.com Abstrak Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui sebaran industri kecil pinyaram dan bika di Kecamatan 2X11 Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman, dan mengetahui kondisi ekonomi rumah tangga pedagang industri makanan tradisional pinyaram dan bika di Kecamatan 2X11 Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh pedagang pinyaram dan bika di Kecamatan 2X11 Kayu Tanam. Berdasarkan data yang didapatkan melalui observasi, diketahui jumlah pedagang pinyaram dan bika keseluruhan di Kecamatan 2X11 Kayu Tanam sebanyak 18 orang pedagang, yakni pedagang bika 7 orang dan pedagang pinyaram 11 orang. Hasil penelitian ini adalah 1) Pola persebaran Industri Rumah Tangga di Kecamatan 2X11 Kayu Tanam dikategorikan acak atau Random dengan nilai indeks T 1,020926. 2) Kondisi ekonomi rumah tangga pedagang bika berada pada fase kritis atau belum layak, dengan angka 74% dan kondisi ekonomi rumah tangga pedagang pinyaram berada pada kategori layak (sejahtera) dengan angka 126%. KataKunci: Pola, Industri, Rumah Tangga, Kondisi Ekonomi Abstract The purpose of this research was to determine the distribution of small industries of Pinyaram and Bika in District 2X11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, and to find out the economic conditions of the traders' households in the traditional food industry of Pinyaram and Bika in District 2X11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. This type of research is descriptive quantitative with survey methods. The population of this study were all pinyaram and bika traders in the 2X11 Kayu Tanam Subdistrict. Based on the data obtained through observation, it is known that the total number of pinyaram and bika traders is in Sub District 2X11 Kayu Tanam as many as 18 traders, namely traders, bika 7 people and pinyaram traders 11 people. The results of this study are 1) Distribution pattern of Home Industry in Kecamatan 2X11 Kayu Planting is categorized as random or Random with the index value of T 1.020926. 2) The economic conditions of Bika's merchant households are in the critical phase or not yet feasible, with a figure of 74% and the economic conditions of the Pinyaram merchant households are in the category of decent (prosperous) with a figure of 126%. Keyword: Pattern, Industry, Household, Economic Conditions 1 Mahasiswa Program Studi Geografi untuk Wisuda September 2018 2 Dosen Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang
Analisis Persebaran Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Nagari Panampuang Kecamatan Ampek Angkek Fandi Ahmad; ernawati .; widya prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i4.214

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola persebaran penerima dan efektivitas penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Nagari Panampuang Kecamatan Ampek Angkek. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dilakukan analisis peta dan analisis tetangga terdekat (nearest-neighbour analysis). Subjek penelitian ini adalah penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Nagari Panampuang sebanyak 56 penerima. Hasil penelitian ini menemukan : 1) Pola persebaran penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Nagari Panampuang Kecamatan Ampek Angkek memiliki pola mengelompok (clustered pattern) dengan nilai indeks T 0,000124. 2) Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Nagari Panampuang adalah 58,9% berdasarkan kriteria evektivitas menurut Departemen Pendidikan Nasional 58,9% tergolong kedalam kriteria kurang efektif karena nilainya (<70%). Kata Kunci: Persebaran, KIP, Efektivitas Abstract The research aims to find out the pattern of distribution and the effectivess of the recipient of Kartu Indonesia Pintar (KIP) in Nagari Panampuang, Ampek Angkek subdistict. This research used descriptive with quantitative approach, map analysis, and nearest neighbor analysis. The subject of this research is 56 recipients of Kartu Indonesia Pintar (KIP) in Nagari Panampuang. The result of this research found that : 1) The distribution pattern of Kartu Indonesia Pintar (KIP) in Nagari Panampuang, Ampek Angkek Subdistrict is clustered pattern with indeks value T 0,000124. 2) The reciplent of Kartu Indonesia Pintar (KIP) in Nagari Panampuang is 58,9%. According to effectivity criteria from the Ministry of National Education, it belongs to “less effective” because the value is (<70%) Keywords: Distribution, KIP, Effectiveness
Kompetensi Sosial Guru Geografi di SMA N 2 Batusangkar Kabupaten Tanah Datar Yori Permana; ernawati .; Surtani .
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i4.215

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang guru dalam bersikap inklusif dan obyektif, sikap diskriminatif, kesantunan, keefektifan, empati, serta komunikasi terhadap peserta didik, teman sejawat, orang tua/wali peserta didik dan lingkungan sekolah di SMAN 2 Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif.Teknik pengambilan sampel digunakan Purposive Sampling. Informan yaitu wakil kepala sekolah, guru dan peserta didik. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian: 1) Guru mampu bersikap inklusif dan obyektif dengan tetap menerima dan memperhatikan siswa yang nakal dan peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya, 2) Guru tidak bersikap diskriminatif namun guru menunjukkan sikap yang tidak adil terhadap siswa dan interaksi guru dengan orang tua siswa terlihat jarang, 3) Guru sudah berkomunikasi dengan teman sejawat secara santun, empati, dan efektif, 4) Guru berkomunikasi dengan teman sejawat, profesi ilmiah dan komunitas ilmiah lainnya dengan aktif di berbagai kegiatan sekolah dan organisasi profesi guru seperti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Kata kunci : kompetensi, kompetensi guru, kompetensi sosial. Abstract This study aims to describe the teacher in being inclusive and objective, discriminatory attitudes, politeness, effectiveness, empathy, and communication to students, colleague, parents / guardians of students and the school environment in SMAN 2 Batusangkar. The type of research used qualitative descriptive. The sampling technique used purposive sampling. Informants are vice principal, teachers and students. Data collection techniques are observation, interviews, and documentation studies. The results of the study: 1) The teacher is able to be inclusive and objective by still accepting and paying attention to students who are naughty and caring about the cleanliness of the surrounding environment, 2) The teacher does not behave discriminatively but the teacher shows an unfair attitude towards students and teacher interaction with parents looks rare , 3) The teacher has been communicating with colleagues in a polite, empathetic, and effective manner, 4) The teacher communicates with colleagues, the scientific profession and other scientific communities actively in various school activities and teacher professional organizations such as Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Keywords: competence, teacher competence, social competence.
Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap PDRB di Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2005-2015 sona Ira wan; yudi antomi; ernawati .
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i4.219

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui luas perubahan penggunaan lahan di Kabupaten Pasaman Barat tahun 2005-2015 2) Mengetahui konstribusi sektor pertanian pada Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Pasaman Barat tahun 2005-2015 3) serta menganalisis keterkaitan antara luas penggunaan lahan pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian di Kabupaten Pasaman Barat tahun 2005-2015. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, data yang digunakan adalah data skunder, cara pengambilan data dengan dokumentasi yaitu peneliti memperoleh data yang tersedia dari Badan Pusat Statistik dan Badan Perencanan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pasaman Barat, analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Luas lahan pertanian yang ada di Kabupaten Pasaman Barat tahun 2005-2015 mengalami kenaikan yang cukup signifikan dari tahun 2005-2015, luas lahan pertanian sebesar 115.883 Ha dan terjadi peningkatan sebesar 205.193 Ha, pertumbuhan luas lahan pertanian sebenyak 89,31 Ha atau 77,06%. (2) Konstribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Pasaman Barat setiap tahun mengalami peningkatan signifikan, dari tahun 2005-2015 terjadi peningkatan sebesar 5,39%. (3) terdapat keterkaitan yang positif dan signifikan antara luas lahan pertanian terdahap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Pasaman Barat sektor pertanian, artinya semakin luas lahan pertanian maka Produk Domestik Regional Bruto sektor pertanian akan mengalami peningkatan, jika lahan pertanian bertambah 1 Ha maka Produk Domestik Regional Bruto sektor pertanian akan bertambah sebesar Rp 2.561 Juta atau dengan korelasional 2,73%, nilai thitung sebesar 1.061 dan nilai ttabel1,56 Abstract The aim of this study: 1) to know the extent of land use change in West Pasaman Regency 2005-2015 2) Knowing the contribution of agriculture sector in Gross Regional Domestic Product of Pasaman Barat Regency in 2005-2015 3) and analyze the relation between the wide of agricultural land use to Gross Regional Domestic Product (GRDP) of agriculture sector in West Pasaman Regency 2005-2015. This research is quantitative descriptive, date which is secondary date, way of taking data with document that is researcher get available data from Central Bureau of Statistic and Regional Planning Board (BAPPEDA) Pasaman Barat Regency, analysis of data used is simple linear regression. The results of this study indicate that: 1) The area of ​​agricultural land in West Pasaman Regency 2005-2015 has increased significantly from 2005-2015, agricultural land area of ​​115,883 hectares and an increase of 205,193 heactares, the growth of agricultural land area is 89,31 Hectares or 77,06%. (2) The contribution of the agricultural sector to the Gross Regional Domestic Product of Pasaman Barat Regency every year has increased significantly from 2005-2015 there was an increase of 539.30%. (3) there is a positive and significant correlation between the area of ​​agricultural land gradually Gross Regional Domestic Product of Pasaman Barat Regency in agriculture sector, meaning that the larger agricultural land, the Gross Domestic Product of the agricultural sector will increase if the agricultural land increased by 1 ha, the Gross Regional Domestic Product of the agricultural sector will increase by Rp 2,561 million or by correlation 2.73%, the tcount of 1,061 and the value of t table 1 , 56

Page 2 of 3 | Total Record : 25