cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
geografi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281374313571
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Geografi FIS UNP
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Buana
ISSN : -     EISSN : 26152630     DOI : https://doi.org/10.24036/student.v3i1
The journal welcomes contributions in such areas of current analysis in: Geography Education Geography Education
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 5 (2018)" : 24 Documents clear
KOMPARASI ANGGARAN OBJEK WISATA PULAU PASUMPAHAN DAN PULAU ANGSO DUO PROVINSI SUMATERA BARAT Dela Oktaviani Chandra; Yurni Suasti; Fitriana Syahar
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.227

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini mendeskripsikan: perbandingan pemasukan dana dan alokasi dana antara objek wisata Pulau Pasumpahan dan Pulau Angso Duo dari tahun 2015-2017. Data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun 2015-107. Penelitian ini menemukan alokasi anggaran Pulau Pasumpahan tahun 2005 adalah Rp. 225.000.000,00 naik menjadi Rp. 400.000.000 pada tahun 2016 dengan kenaikan 56,25%, kemudian naik lagi menjadi Rp. 895.000.000,00 pada tahun 2017 dengan kenaikan 44,69%. Sedangkan pemasukan anggaran Pulau Angso Duo pada tahun 2015 adalah Rp. 228.000.000,00 naik menjadi Rp. 277.000.000,00 pada tahun 2016 dengan kenaikan 82,31% , kemudian naik lagi menjadi Rp. 395.000.000,00 pada tahun 2017 dengan kenaikan 70,12%. Bila dibandingkan kedua objek tersebut, alokasi anggaran lebih besar di Pulau Pasumpahan dari pada di Pulau Angso Duo tetapi bila dibandingkan persentase, kenaikannya lebih tinggi di Pulau Angso Duo dari pada di Pulau Pasumpahan. Alokasi dana Pulau Pasumpahan untuk 6 asset sedangkan Pulau Angso Duo untuk 5 asset, sehingga dana Pulau Pasumpahan lebih lengkap dari pada Pulau Angso Duo. Kata Kunci: Komparasi Anggaran, Aset, Objek Wisata. ABSTRACT The purpose of this study is to describe: the comparison of fund revenues and allocation of funds between Pasumpahan Island and Angso Duo Island tourist objects from 2015-2017. The data used is secondary data from 2015-107. This study found that the 2005 Pasumpahan Island budget allocation was Rp. 225,000,000.00 rose to Rp. 400,000,000 in 2016 with an increase of 56.25%, then rose again to Rp. 895,000,000.00 in 2017 with an increase of 44.69%. While the revenue of Angso Duo Island in 2015 was Rp. 228,000,000.00 rose to Rp. 277,000,000.00 in 2016 with an increase of 82.31%, then rose again to Rp. 395,000,000.00 in 2017 with an increase of 70.12%. When compared to the two objects, the budget allocation is greater in Pasumpahan Island than in Angso Duo Island but when compared to the percentage, the increase is higher in Angso Duo Island than in Pasumpahan Island. Pasumpahan Island funds allocation for 6 assets while Angso Duo Island is for 5 assets, so Pasumpahan Island funds are more complete than Angso Duo Island. Key term: Budget comparation, Asset, Tourist attaction.
PENERAPAN KONSEP KAMPUS RAMAH LINGKUNGAN (GREEN CAMPUS) DALAM TINJAUAN DEEP ECOLOGY DI UNIVERSITAS NEGERI PADANG Sela Artisna Artisna; iswandi U; Deded Chandra
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep kampus ramah lingkungan dalam tinjauan deep ecology di FMIPA dan FIS Universitas Negeri Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini difokuskan di FMIPA dan FIS Universitas Negeri Padang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan penelitian ini ditentukan secara purposive sumpling. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan: 1.FMIPA Universitas Negeri Padang telah menerapkan konsep kampus ramah lingkungan diantaranya pada pemanfaatan lahan, penggunaan energi listrik, pendikan dan permasalahan lingkungan yang masih ditemukan yaitu pengelolaan limbah, pengelolaan air, dan transportasi. 2.FIS Universitas Negeri Padang telah menerapkan konsep kampus ramah lingkungan di antaranya pada pemanfaatan lahan dan pendidikan, permasalahan lingkungan yang masih ditemukan yaitu penggunaan energi, pengelolaan limbah, pengelolaan air dan transportasi.
KarakteristiK dan Motivasi Wisatawan di Objek Wisata Air Terjun Nyarai, Tapian Puti dan Rumah Pohon di Kecamatan Lubuk Alung dan Batang Anai vivi yulia fitri; ahyuni .; Nofrion .
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.230

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristikwisatawanberdasarkan sosiodemografis, geografis, dan psikologis, dan untuk mengetahui motivasi wisatawan di Objek Wisata Air Terjun Nyarai,Tapian Puti dan Rumah Pohon di Kecamatan Lubuk Alung dan Batang Anai. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2017- Januari2018. Sumber data sampel sebanyak 136 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan wawancara/ angket, pengamatan dan dokumentasi.Teknik analisis data penelitian memakai persentase dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik wisatawan di Objek WisataAir Terjun Nyarai, Tapian Puti dan Rumah Pohon di Kecamatan Lubuk Alung dan Batang Anaidi dominasi oleh laki-laki 61 orang (44.8%) dan perempuan 46 orang (33.8%) dengan umur 17-25 dengan pekerjaan mahasiswa 80 orang (58.8 %) dan Berasal dari luar Kecamatan Lubuk Alung. Motivasi wisatawan di Objek Wisata Nyarai, Tapian Puti dan Rumah Pohon adalah berpetualang. Kata Kunci: karakteristik, motivasi, wisatawan ABSTRACT This study aims to determine the characteristics of tourists based on socio-demographic, geographical, and psychological, and to determine the motivation of tourists in Nyarai Waterfall, Tapian Puti and Tree House tourism objects in Lubuk Alung and Batang Anai Districts. The type of research used in this study is descriptive research with a quantitative approach. This research was conducted in December 2017-January2018 . Sample data sources were 136 respondents. Data collection techniques in this study are using interviews / questionnaires, observations and documentation. Research data analysis techniques use percentages and averages. The results showed that the characteristics of tourist in Nyarai Waterfall, Tapian Puti and Tree House tourism objects in Lubuk Alung and Batang Anai Districts were dominated by men 61 people (44.8%) and women 46 people (33.8%) aged 17-25 with 80 students (58.8%)and Fromoutside the sub-district.Motivation of tourists in Nyarai Tourism Object, Tapian Puti and Tree House is adventure. Keyword: Characteristics, Motivation, Tourist
Kontribusi Usaha Tani Buah Naga Terhadap Tingkat Pendapatan Keluarga Di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok meri karmila; Dedi hermon; iswandi U
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.231

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi usaha tani buah naga terhadap tingkat pendapatan keluarga di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok berdasarkan faktor pendukung dan penghambat dalam usaha tani buah naga di Nagari Aripan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah masyarakat yang bertanam buah naga dengan jumlah sampel 32 KK. Teknik pengumpulan data digunakan angket atau kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kontribusi usaha tani buah naga terhadap pendapatan total rumah tangga adalah sebesar 52,81%. Hal ini menunjukkan bahwa hasil usaha tani buah naga merupakan sumber pendapatan yang memberikan kontribusi yang cukup besar. Pendapatan usaha tani buah naga digunakan petani untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Faktor pendukung usaha tani buah naga di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok adalah harga buah naga sangat tinggi di pasaran dan tenaga kerja mudah diperoleh di Nagari Aripan. Sementara itu faktor penghambat usaha tani buah naga di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok adalah modal usaha masih terbatas, keterbatasan pengetahuan, kurangnya informasi budidaya buah naga dari Dinas Pertanian. Kata kunci : Kontribusi, Pendapatan keluarga petani buah naga, Faktor pendukung dan penghambat usaha tani. Abstract This study aims to determine the contribution of dragon fruit farming to the farmer income level of family income in Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak, Solok Regency based on supporting and inhibiting factors in dragon fruit farming in Nagari Aripan. This type of research is quantitative descriptive. The research sample was the community who planted dragon fruit with a sample of 32 families. Data collection techniques used on the research are questionnaires, interviews and documentation. Analysis technique used percentage formula. The results of this study can be concluded that the contribution of dragon fruit farming to total household income is 52.81%. This shows that dragon fruit farming is a source of income which contributes quite large. The income of dragon fruit farming used by farmers to meet family needs. Supporting factors of dragon fruit farming in Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Solok Regency is the price of dragon fruit is very high in the market and labor is easily obtained in Nagari Aripan. Meanwhile, the inhibiting factor of dragon fruit farming in Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Solok Regency is limited business capital, limited knowledge, lack of information on dragon fruit cultivation from the Department of Agriculture. Keywords: contribution, family income of dragon fruit farmer, supporting factor and inhibiting farming.
Partisipasi Pedagang kaki lima dalam Pengelolaan Sampah Pasar bawah kota Bukittinggi mentari tari; Yurni Suasti; fitriana Syahar
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.232

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi pedagang kaki lima dalam pengelolaan sampah Pasar Bawah Kota Bukittinggi yang terletak di kecamatan Guguak Panjang Kota Bukittinggi. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan selama 3 bulan. Populasi dalam penelitian ini seluruh pedagang kaki lima yang berjualan di Pasar Bawah Kota Bukittinggi berjumlah 577 orang. Teknik sampel menggunakan Random sampling dengan rumus slovin dan jumlah sampel 85 pedagang kaki lima. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket dan data diolah menggunakan formula persentase. Berdasarkan hasil analisis deskriptif maka dapat diketahui tingkat partisipasi pedagang kaki dalam pengelolaan sampah di Pasar Bawah Kota Bukittinggi tergolong baik dengan skor keseluruhan yang di dapat yaitu 1910. Bentuk partisipasi tertinggi yaitu partisipasi membayar retribusi sampah dengan persentse 12,77 %. Kata Kunci : Partisipasi, Pedagang kaki lima, Pengelolaan Sampah Abstract This study aims to determine the level of participation of street vendors in waste management in Pasar Bawah Bukittinggi city which located in Guguak Panjang Sub-district, Bukittinggi city. This type of research uses quantitative descriptive method which is carried out for 3 months. The population in this study all the street vendors selling in the Pasar Bawah of Bukittinggi City totaled 577 people. The sample tecnique uses Random Sampling with Slovin formula and the number of samples is 85 street vendors. Data collection tools used are questionnaires and data processed using percentage formulas. Based on the results of the descriptive analysis, it can be seen that the participation level of street vendors in the Pasar Bawah management of Bukittinggi is classified as good with an overall score of 1910. The highest form of participation is participation in paying waste retribution with a percentage of 12,77%. Keywords : participation, street vendors, waste management
Internalisasi Karakter Peduli Lingkungan Melalui Pembelajaran Geografi di Sekolah Adiwiyata (Studi Kasus: SMAN 11 Padang) Dewi Yulia Noviarti; Yurni Suasti; Dedi hermon
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.233

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripikan dan menganalisis muatan nilai karakter peduli lingkungan dalam RPP, transformasi nilai, transaksi nilai, dan trans-internalisasi nilai. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu guru geografi yang mengajar di kelas XI IS 2 SMAN 11 Padang. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan analisis dukomen. Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru belum memasukkan nilai karakter peduli lingkungan dalam RPP. (2) Transformasi nilai dilaksanakan guru dengan memperkenalkan nilai karakter peduli lingkungan di kelas. (3) Transaksi nilai dilaksanakan guru dengan membiasakan peserta didik melaksanakan kegiatan peduli lingkungan di kelas. (4) Trans-internalisasi nilai dilaksanakan guru dengan memberikan teladan dalam melaksanakan nilai karakter peduli lingkungan di kelas. Kata kunci: Internalisasi, karakter peduli lingkungan, pembelajaran geografi Abstract This study aimed to describe and analyze the content of character care for the environment in the RPP, transformation of value, transaction of value, trans-internalization of value. This research is a descriptive qualitative research. The research subject was geography teacher who taught in class XI IS 2 of SMAN 11 Padang. The Methods of data collection with observation, interview, and document analyzes. The techniques of data analyze were data reduction, data display, and verification. The validity of data used triangulation of sources and technique. The results of study indicated that: (1) The teacher does not yet to include the value of character care for the environment in the RPP. (2) Transformation of value was habituation by the teacher to students for introducing the value of character care for the environment in the classroom. (3) The transaction of value was implemented by the teacher to familiarize students with activities for care the environment in the classroom. (4) The trans-internalization of value was imolemented by the teacher to provide the example of caring the environment in the classroom. Key word: Internalization, character care for the environment, learning of geography
DAMPAK KONVERSI LAHAN PERTANIAN PADI SAWAH MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT NAGARI KETAPING KECAMATAN BATANG ANAI muhammad arif; ahyuni .; yudi antomi
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.236

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luas lahan padi sawah yang dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit dan pendapatan hasil panen kelapa sawit hasil konversi dari lahan padi sawah petani di Nagari Ketaping tahun 2005-2015. Teknik pengambilan sampel yaitu proportional random sampling, sampel dalam penelitian ini ditetapkan 30 orang. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis induktif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Luas penggunaan lahan pertanian padi sawah di Nagari Ketaping menyusut sebanyak 2345 Ha (88,55%) pada tahun 2015 dibandingkan kondisi tahun 2005. (2) Pendapatan panen petani kelapa sawit di Kenagarian Ketaping adalah Rp 19.980.000/Ha/tahun. Dari analisis di atas terdapat perbedaan antara pendapatan petani padi dan petani kelapa sawit, dimana penghasilan yang didapatkan petani padi adalah Rp 8.482.150/Ha/ tahun. Kata Kunci: dampak, konversi lahan, kelapa sawit ABSTRACT This research aims to know the land area of rice fields which has baen converted to Palm oil plantations and the income of oil palm fields as the results of tthose conversion of land for rice farmers in the Nagari Ketaping betwaen 2005-2015. The technique of sampling, is proportional random sampling, the number of sample in this research are 30 peoples. This type of research using quantitative descriptive method using inductive analysis. The results showed that: (1) Extensive use of rice farmland shrunk as much as 2345 Ha (88.55%) in Nagari Ketaping by the year 2015 compared to the condition of the year 2005. (2) Harvest oil palm farmers income in Kenagarian Ketaping is Rp 19.980.000/Ha/year. From the above analysis, there is a difference between the income of the farmers of rice and palm oil farmers, where rice farmers obtained Rp 8.482.150/Ha/year. Keywords: impact, land conversion, oil palm
PEMETAAN WILAYAH BAHAYA BANJIR DI KOTA SUNGAI PENUH sisva yetty; Helfia Edial; Triyatno .
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.239

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk, 1) mengetahui tingkat bahaya banjir di Kota Sungai Penuh. 2) mengetahui Persebaran dan luas area bahaya banjir di Kota Sungai Penuh. 3) mengetahui distribusi spasial penduduk pada kawasan bahaya banjir di Kota Sungai Penuh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pembobotan atau skoring. Luas wilayah peta administrasi di overlay dengan peta bahaya banjir, untuk menghitung distribusi penduduk = jumlah penduduk / jumlah piksel permukiman dalam administrasi. Temuan penelitian ini adalah wilayah tidak bahaya banjir dengan luas 12.343 ha (34%), bahaya banjir sedang dengan luas 4.276 ha (53%), bahaya banjir 4.276 ha (12%) sangat bahaya banjir dengan luas 505 ha dengan persentase (2%). Distribusi penduduk berdasarkan kelas sangat bahaya terdapat di Kecamatan Hamparan Rawang 13.384 jiwa dan yang paling rendah berada di Kecamatan Sungai Penuh 1.000 jiwa dalam bahaya banjir. Abstract This research of aims are 1) to know the hazard of flooding in Sungai Penuh. 2). Knowing spatial distibution and area flood hazard in Sungai Penuh. 3). To know spatial distribution of the population in the area of the hazard of flooding in Sungai Penuh. This research is quantitative research using weighting or skoring. Calculating area of hazard flooding in Sungai Penuh the overlay map of the administration with the flood hazard map, the distribution of the population = population / number of pixels in administrastion. The result of the research are 12,343 ha (34% no hazard of flooding area, 4,276 ha (53%) medium of hazard, 4,276 ha (12%) hight of hazard flooding and 505 ha (2%) very hight of hazard flooding. Population distribution based on class is very hazard, there are in Hamparan Rawang District 13,384 population and the lowest is in Sungai Penuh District 1,000 population in hazard flooding.
DAMPAK PT. SARULLA OPERATIONAL LIMITED (SOL) PANAS BUMI TERHADAP EKONOMI DAN LINGKUNGAN MASYARAKAT KECAMATAN PAHAE JULU KABUPATEN TAPANULI UTARA Dina Simatupang; yudi antomi; Triyatno .
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.240

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) dampak PT. Sarulla Operational Limited (SOL) Panas Bumi terhadap ekonomi di Kecamatan Pahae Julu, (2) untuk mengetahui dampak PT. Sarulla Operational Limited (SOL) Panas Bumi terhadap lingkungan (pencemaran air) di Kecamatan Pahae Julu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah Daerah Aliran Sungai Batang Toru dan masyarakat Kecamatan Pahae Julu dari 19 desa yang berjumlah 12.343 jiwa. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ada dampak positif dari keberadaan PT. Sarulla Operational Limited (SOL) Panas Bumi terhadap ekonomi masyarakat seperti di bidang pekerjaan masyarakat memiliki peluang menambah penghasilan seperti membuka warung, rumah makan, kontrakan/kos-kosan, jual jasa sopir dan laundry sehingga dengan ini pendapatan masyarakat meningkat, 2) berdasarkan hasil penelitian mengenai lingkungan (pencemaran air) yang dilakukan dengan uji laboratorium, hasil penelitian menunjukkan bahwa air Sungai Batang Toru yang ada di sekitar PT. Sarulla Operational Limited (SOL) Panas Bumi tergolong tercemar dengan parameter yang diuji yaitu pH, BOD, DO, Posfat dan COD dan Nitrat tergolong tidak tercemar. Kata Kunci : Dampak Ekonomi, Dampak Lingkungan ABSTRAC This study aims to determine (1) the impact of PT. Sarulla Operational Limited (SOL) Geothermal on the economy in Sub Pahae Julu, (2) to know the impact of PT. Sarulla Operational Limited (SOL) Geothermal on the environment (water pollution) in District Pahae Julu. The method used in this research is descriptive quantitative research methods.This study uses primary data and secondary data. The population in this study is the Watershed District of Batang Toru and Pahae Julu community of 19 villages totaling12 343 inhabitants.The research was conducted by survey and interview. The results showed that 1) there is a positive impact of the presence of PT. Sarulla Operational Limited (SOL) Geothermal towards economic communities such as in the field of community work have the opportunity to increase revenue such as small store, restaurants, rent/boarding houses, selling services of a driver and laundry so that these people's income increases, 2) based on the results of research on the environment (water pollution) conducted by a laboratory test, the results showed that the waters of the Batang Toru around PT. Sarulla Operational Limited (SOL) Geothermal classified as contaminated with the parameters tested, namely pH, BOD, DO, Phosphate and Nitrate COD and relatively uncontaminated. Keywords: Economic Impact, Environmental Impact
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN KE NON PERTANIAN TAHUN 2012-2017 KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG Chairani Octavia
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.242

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis seberapa luas perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Koto Tangah, (2) menganalisis perubahan mata pencaharian petani di Kecamatan Koto Tangah, (3) menganalisis tingkat kesejahteraan petani di Kecamatan Koto Tangah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis overlay dan persentase. Data yang diperoleh dari BAPPEDA Kota Padang, BPS Kota Padang, dan Dinas Kehutanan Kota Padang. Hasil penelitian menemukan bahwa, (1) Pada tahun 2012 penggunaan lahan permukiman seluas 1.244 Ha dan lahan pertanian seluas 7.746 Ha. Pada tahun 2017 lahan terbangun bertambah menjadi 1.478 Ha dan lahan pertanian menjadi 3.154 Ha. Luas lahan terkonversi 5 tahun terakhir adalah luas lahan terbangun 1681.58 Ha dan lahan pertanian 802.093 Ha. (2) mata pencaharian masyarakat sebelum adanya perubahan penggunaan lahan adalah petani sebanyak 52 orang, setelah adanya perubahan penggunaan lahan masyarakat mulai beralih ke pedagang sebanyak 15 orang dan 16 orang tetap menjadi petani. (3) tingkat kesejahteraan setelah perubahan penggunaan lahan berada pada tingkat sejahtera. Kata kunci : perubahan lahan,mata pencaharian,tingkat kesejahteraan ABSTRACT This research aims are: (1) analyse how lenght land use change in Koto Tangah, (2) analyze changes in the livelihoods of farmers in Koto Tangah, (3) analyze the level of welfare of farmers in Koto Tangah. This type of research is a quantitative analysis by use of analytical techniques and the overlays percentage. Data obtained from BAPPEDA the city of Padang, Padang city, BPS and Forestry Padang city. The research found that the, (1) in the year 2012 land use settlement area of 1,244 Ha and farmland of 7,746 Ha. In the year 2017 awakened land increased to 1,478 Ha and farmland became 3,154 Ha. Conversion land area the last 5 years is land area woke up 1681.58 Ha and 802,093 Ha of farmland. (2) the livelihoods of people prior to the land use change is a farmer as much as 52 people , After the land use change community began to switch to traders as much as 15 people and 16 people remain farmers. 3) levels of welfare after the change of land use are at the level of the prosperous. Keywords: land use changed, livelihood, welfare

Page 1 of 3 | Total Record : 24