cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
geografi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281374313571
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Geografi FIS UNP
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Buana
ISSN : -     EISSN : 26152630     DOI : https://doi.org/10.24036/student.v3i1
The journal welcomes contributions in such areas of current analysis in: Geography Education Geography Education
Articles 725 Documents
PERKEMBANGAN BENGKEL SEPEDA MOTOR DI KECAMATAN PADANG UTARA KOTA PADANG TAHUN 2000-2019 Yesryl Nela Frendos; Ahyuni Ahyuni
JURNAL BUANA Vol 4 No 6 (2020)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v4i6.1251

Abstract

This research was conducted in the North Padang District which aims to look at the characteristics of the motorcycle repair shop business, see how the distribution pattern of the motorcycle business and see how the development of a motorcycle business in the North Padang District in 2000-2019. The method used in this research is descriptive quantitative approach and the data used are primary data. The results were obtained from interviews and questionnaires and taking the coordinates. The characteristics of a motorcycle repair shop business in Padang Utara District can be seen from the capital, income, labor and service hours or working hours. The average capital of a motorcycle repair shop business in Padang Utara District is 8,000,000.00 rupiahs with an average income of 5,000,000.00-10,000,000.00 rupiahs with an average workforce of 2 people and with 10 service hours opening hours are 09.00-18.00 WIB. The distribution pattern of motorcycle repair shops in Padang Utara District, Padang City is a clustered pattern. The development of a motorcycle repair shop business in Padang Utara District, Padang City from 2000 - 2019, was seen from the year of its founding there were 39 workshops spread throughout the Kelurahan in Padang Utara District.
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN UNTUK KAWASAN PERMUKIMAN DI KECAMATAN RAMBATAN KABUPATEN TANAH DATAR Taufan Muhammad; Ratna Wilis
JURNAL BUANA Vol 4 No 6 (2020)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v4i6.1255

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian lahan untuk permukiman di Kecamatan Rambatan dan mengetahui kesesuaian lahan permukiman Kecamatan Rambatan terhadap pola ruang Kabupaten Tanah Datar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Kesesuaian lahan permukiman diperoleh dengan memberikan bobot dan skor pada masing-masing parameter fisik (drainase, tekstur tanah, kemiringan lereng, kedalaman tanah, singkapan batuan, erosi dan banjir ), kemudian dilakukan overlay antar parameter tersebut dengan menggunakan software ArcGis 10.4. Hasil penelitian menunjukkan 1) Terdapat empat kategori yaitu sangat sesuai dengan luas 2,22 Km2, sesuai dengan luas 34,48 Km2, sesuai marginal dengan luas 58,51 Km2, dan tidak sesuai dengan luas 2,86 Km2. Daerah yang sangat sesuai terdapat pada Nagari III Koto dengan luas 2,18 Km2. Kesesuaian paling besar untuk lahan permukiman terdapat pada Nagari Rambatan dengan luas 13,04 Km2 atau 15,46 persen dari luas wilayah. Selanjutnya sesuai marginal / kesesuaian dengan faktor pembatas paling besar terdapat pada Nagari Simawang dengan luas 15,16 Km2. 2) Kawasan yang sesuai untuk permukiman di Kecamatan Rambatan banyak terdapat pada kawasan yang sesuai untuk permukiman dengan faktor pembatas yaitu seluas 6,33 Km2 dan lahan yang sesuai seluas 1,36 Km2. Kesesuaian Marginal paling banyak terdapat pada Nagari Simawang dengan luas 1,66 Km2, lahan pada pola ruang yang diperuntukkan untuk permukiman di Kecamatan Rambatan tidak sesuai paling besar terdapat pada Nagari Balimbing seluas 0,13 Km2.
ANALISIS KESESUAIAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP ARAHAN FUNGSI KAWASAN KECAMATAN KOTO XI TARUSAN, KABUPATEN PESISIR SELATAN afrillia tri cahyani; Ahyuni Ahyuni
JURNAL BUANA Vol 4 No 6 (2020)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v4i6.1266

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Koto XI Tarusan yang bertujuan untuk (1) mengetahui kondisi penggunaan lahan tahun 2017 Kecamatan Koto XI Tarusan (2) mengetahui kesesusaian antara penggunaan lahan tahun 2017 terhadap arahan fungsi kawasan di Kecamatan Koto XI Tarusan. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dan data yang digunakan adalah data sekunder berupa data curah hujan,kemiringan lereng,dan jenis tanah dengan pengolahan data mengikuti Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 41 Tahun 2007 dan di detailkan kembali menggunakan kriteria/syarat khusus dari SK Menteri Pertanian Nomor 683/KPTS/UM/1981.Hasil analisis nya adalah (1) Penggunaan lahan di kecamatan Koto XI Tarusan yang memiliki luas tertinggi berupa hutan rimba dengan luas 278,67 Km2 dan persentase sebesar 62,76%, kemudian penggunaan lahan lainnya yaitu perkebunan/kebun seluas 93,70 Km2 (21,07%), permukiman dan tempat kegiatan seluas 5,29 Km2, semak belukar 24,05 Km2, sawah 21,98 Km2, tegalan/ladang 16,00 Km2 dan hutan bakau/mangrove seluas 2,63 Km2. (2) Berdasarkan kesesuaian antara penggunaan lahan tahun 2017 terhadap arahan fungsi kawasan sebagian besar penggunaan lahan di kecamatan Koto XI Tarusan, sudah cukup sesuai dengan arahan fungsi kawasannya, dengan lahan yang sesuai seluas 435,88 Km2 dan untuk lahan yang tidak sesuai dengan arahan fungsi kawasannya yaitu seluas 8,82 Km2 dari luas total kecamatan ini yaitu 444,70 Km2.
ANALISIS PERSEBARAN KECELAKAAN LALU LINTAS JALAN RAYA DI KOTA JAMBI (Studi Kasus Jalan Arteri Primer) Mega Nurhidayanti
JURNAL BUANA Vol 5 No 6 (2021)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v5i6.1267

Abstract

ABSTRACT This study aims to (1) determine the characteristics and location of traffic accident-prone areas in the city of Jambi, (2) analyze the location of accident-prone areas and (3) find out the efforts of the police, especially the Polresta Jambi in reducing accident rates. The source of this research is the jambi polresta traffic accident report from 2014-2018. Then the accident rate is calculated using the Accident Equivalent Number method and analyzed in order to get an accident-prone location using the Upper Control Limit method. The results of this study indicate that the road identified as an accident-prone area is the South Ring Road, West Ring Road and Surya Dharma Road segments because it has an EAN accident number exceeding UCL, where on Jl. South Circle EAN = 648, UCL = 285, Jl. West Circle EAN = 447, UCL = 278 and Jl. Surya Dharma EAN = 363, UCL = 274. Material losses due to traffic accidents from 2014-2018 reached Rp. 2,032,555,000. The characteristics that occur are, when the accident is vulnerable to occur on Business Day (71%) between 12.00-18.00 WIB (33%). The highest type of collision is the position of hit-and-run (39%). The highest number of vehicles involved in accidents was double (85%). The most types of accident victims were minor injuries (88%). Based on the efforts of the police, especially members of the Jambi Police in reducing the number of accidents, do patrols, reprimands and actions if the mistakes are cannot be fixed and appeal to various places every day.
STRATEGI PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PENGEMUDI OJEK KONVENSIONAL DI KELURAHAN LOLONG BELANTI KECAMATAN PADANG UTARA KOTA PADANG Annisa Fridila; Khairani Khairani
JURNAL BUANA Vol 4 No 6 (2020)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v4i6.1268

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi dalam meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojek konvensional di Kelurahan Lolong Belanti Kecamatan Padang Utara Kota Padang. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis data SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threats). Penelitian dilakukan di Kelurahan Lolong Belanti dengan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah pengemudi ojek konvensional dan masyarakat Kelurahan Lolong Belanti yang pernah menggunakan jasa ojek konvensional tersebut. Hasil dari penelitian menunjukkan kondisi yang dihadapi oleh pengemudi ojek konvensional di Kelurahan Lolong Belanti dikelompokkan dalam kondisi yang menjadi kekuatan (strength) dan kondisi yang menjadi kelemahan (weakness). Setelah terkumpulnya seluruh informasi, selanjutnya melakukan analisis menggunakan matriks SWOT, pada matriks ini menggambarkan seluruh kondisi dari komunitas ojek konvensional di Kelurahan Lolong Belanti. Diperolehlah empat set kemungkinan alternatif strategis yaitu strategi SO (strength and opportunity), strategi ST (strength and threats), strategi WO (weakness and opportunity), dan strategi WT (weakness and threats).
POTENSI MATA AIR DI JORONG SUNGAI ANGEK NAGARI SIMARASOK KECAMATAN BASO KABUPATEN AGAM rexy elnando; Helfia Edial
JURNAL BUANA Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v5i1.1269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :1) Debit mata air di Jorong Sungai Angek Nagari Simarasok Kecamatan Baso 2) Kualitas mata air Fisik (Warna, bau, rasa, TDS dan kekeruhan) air , Kimia (pH dan Kessadahan) dan Biologi (E.coli) . Jenis penelitian ini tergolong penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei yang bertujuan untuk mendeskripsikan situasi atau kejadian secara tepat di lapangan. Populasi dan sampel sebanyak tiga mata air yang terdapat di Jorong Sungai Angek. Pengumpulan data menggunakan metode ember untuk pengukuran debit , Uji laboratorium dan pengujian langsung dilapangan untuk mengetahui kualitas mata air. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa debit mata air di Jorong Sungai Angek dengan jumlah 254.880 liter/hari dan dapat memenuhi kebutuhan domestic penduduk Jorong Sngai Angek yang membutuhkan 132.061 liter/hari. Sehingga memiliki kelebihan 122.820 liter/hari atau di katakan (surplus). Kualitas mata air secara fisik Langkuang Sawuak tercemar terhadap parameter kekeruhan dan Biologi (E.coli). Mata Air Sawah Towaka tidak tercemar sehingga untuk konsumsi diperbolehkan. Langkuang Sawuak tercemar pada parameter kekeruhan dan warna sehingga belum dapat di konsumsi. Sedangkan pada kualitas kimia semua mata air tidak melebihi dari ketentuan, sehingga dapat dikonsumsi.
PENGELOLAAN DATA PENDONOR DARAH DI KOTA PADANG BERBASIS WEBGIS tio buana putra; Arie Yulfa
JURNAL BUANA Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v5i1.1271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persebaran pendonor darah di Kota Padang dan cara pengelolaan data pendonor darah berbasis WebGIS. Jenis penelitian ini adalah penelitian desain sistem dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). SDLC adalah proses pembuatan dan pengubahan serta model dan metodologi untuk membangun sistem tersebut. Teknik analisis data menggunakan analisi tetangga terdekat (Nearest Neighbour Analysis) dan metode waterfall. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1) Pola persebaran pendonor darah di Kota Padang memiliki pola persebaran memiliki pola tersebar mengelompok (Clustered pattern) dengan indek T 0,593796. 1) Visualisasi terkait pendonor darah di Kota Padang dapat diakses menggunakan WebGIS yang telah berhasil dibangun dengan menggunakan metode waterfall dengan alamat domain https://webgispendonor.000webhostapp.com/. WebGIS ini menyajikan informasi mengenai pendonor darah di Kota Padang yang disajikan dalam bentuk peta mulai dari sebaran pendonor , data pendonor dan alamat yang bisa dilihat oleh masyarakat luas sehingga informasi terkait dengan donor darah ini bisa diakses secara mudah.
PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DENGAN PROGRAM PUMP-P2HP BIDANG PENGOLAH DAN PEMASAR HASIL PERIKANAN UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARATAKAT PESISIR PANTAI KOTA PADANG YOVY IRFANOLLA; Widya Prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 4 No 6 (2020)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v4i6.1275

Abstract

Study of Coastal Area Management With the PUMP-P2HP Program in the Processing and Marketers of Fisheries Products for Empowering Coastal Communities in Padang City, this study aims to find out 1). The shape of the pattern of distribution of processors and marketers of fishery products and why this pattern can occur in the Coastal Areas of Kota Padang 2). Quantity of revenue and production results in the field of processed fishery recipients of the program before and after the implementation of PUMP in the P2HP field in Padang City. This type of research is a descriptive study with survey methods and quantitative analysis. The population of this research is 54 groups (Polakhsar) in 6 Districts of Padang's coastal area. The sampling technique in this study is total sampling. Based on the results of the study found 1.) The distribution pattern of the Polakhsar fishing group with cluster pattern with an index value of T 0.043743 and influenced by geographic spatial interactions of complementary interactions and transferability. 2). The income of the Polakhsar group in the processed fish sector prior to the PUMP-P2HP program and after the PUMP-P2HP program was that the total production of Polakhsar fishery products from 2014-2018 increased by 23% and the income of the Polakhsar group increased by 31% in the coastal area Padang city.
ANALISIS INDEKS KERENTANAN BENCANA BANJIR DI KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SOLOK SELATAN lasri lasri; Iswandi U
JURNAL BUANA Vol 4 No 6 (2020)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v4i6.1276

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui analisis indeks kerentanan bencana banjir di Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survey dengan metode matching factor. Data untuk melengkapi penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Kantor Wali Nagari se-Kecamatan Sungai Pagu dengan menggunakan teknik analisis data yang mengacu Perka BNPB No. 2 Tahun 2012 dengan indeks kerentanan tinggi peresentase >40%, sedang 20-40%, dan rendah <20%. Kepadatan penduduk mengacu BNPB (2016), dengan indeks kerentanan tinggi >10 jiwa/Ha, sedang 5-10 jiwa/Ha, dan rendah <5 jiwa/Ha. Untuk jarak rumah dengan sungai indeks kerentanan tinggi <25 meter, sedang 25-100 meter, dan rendah >100 meter. Kecamatan Sungai Pagu memiliki indeks kerawanan bencana banjir tinggi dengan luas 2.999,94 Ha, sedang 2.389,28 Ha, dan rendah 14.856 Ha. Hasil penelitian ini adalah: (1) Indeks kerentanan ekonomi berdasarkan rasio kemiskinan Kecamatan Sungai Pagu memiliki indeks kerentanan tinggi 5 nagari, sedang 4 nagari, dan rendah 2 nagari. (2) Indeks kerentanan sosial bencana banjir terdiri dari a) kepadatan penduduk, b) rasio kelompok umur, c) rasio jenis kelamin, d) rasio orang cacat. Rasio kepadatan penduduk memiliki indeks kerentanan tinggi 1 nagari, sedang 2 nagari, dan rendah 8 nagari. Rasio kelompok umur memiliki indeks kerentanan tinggi 3 nagari, sedang 3 nagari, dan rendah 5 nagari. Rasio jenis kelamin memiliki indeks kerentanan tinggi di setiap 11 nagari yang artinya persentasenya >40%. Rasio orang cacat memiliki indeks kerentanan rendah di setiap 11 nagari yang artinya presentasenya <20%. (3) Indeks kerentanan fisik bencana banjir terdiri dari, a) rasio rumah bertingkat dan b) jarak rumah dengan sungai. Rasio rumah bertingkat memiliki indeks kerentanan tinggi 2 nagari, sedang 1 nagari, dan rendah 8 nagari. Jarak rumah dengan sungai memiliki indeks keretanan tinggi 7 nagari, sedang 2 nagari, dan rendah 2 nagari.
PROBLEMA GURU NON SERTIFIKASI SMA SWASTA DI KOTA PADANG Nurul Aficha; afdhal afdhal
JURNAL BUANA Vol 4 No 6 (2020)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v4i6.1277

Abstract

ABSTRACT This article is intended to determine the condition of non-certified private high school teachers in the city of Padang as well as to find out what factors are causing private high school teachers in the city of Padang to find certification both externally and internally. Using qualitative research with the type of case study research. The selection of informants is done by purposive sampling. Phase-data sources used are primary data and secondary data. Data collection techniques used were observation, interviews, documentation. Data analysis techniques used include; Collecting data, data reduction, data presentation, and conclusion conclusions. The results of this study indicate how teachers in Padang private high schools and the factors that cause private high school teachers in Padang are few who get certified. The conditions obtained are 1) low welfare level, 2) low health level, 3) incompetent practice. While the factors found there are external and internal factors. External factors are as follows 1) the difficulty of the PPG procedure, 2) lack of teaching hours obtained, 3) do not have a permanent foundation. The internal factors are as follows 1) not optimal in making learning plans, 2) the absence of professional development work, 3) non-participation in scientific forums, 4) no experience educational and social organizations, 5) did not get awards that were relevant to the field of education.