Articles
7 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2018): WASPADA"
:
7 Documents
clear
PERBANDINGAN ANTARA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE DENGAN PQRST PADA HASIL BELAJAR SISWA DI SDN JAMBU 02 KABUPATEN SEMARANG
Nuraeni, Aulia
WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan) Vol 3, No 1 (2018): WASPADA
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education of Undaris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61689/waspada.v3i1.123
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang bervariasi. Rumusan masalahnya yaitu apakah ada perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe scramble dengan PQRST dalam mata pelajaran IPA kelas V SDN Kuwarasan 01 dan SDN Jambu 02 Kabupaten Semarang. Dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe scramble dengan PQRST dalam mata pelajaran IPA kelas V SDN Kuwarasan 01 dan SDN Jambu 02 Kabupaten Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Lokasi dan waktu penelitian yaitu di SDN Kuwarasan 01 dan SDN Jambu 02. Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN Kuwarasan 01 dan SDN Jambu 02 yang berjumlah 20 siswa. Penelitian ini menggunnakan quasi eksperimental design. Instrumen yang digunakan adalah soal tes berbentuk pilihan ganda. Analisis data menggunakan analisis uji independent sample t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe scramble dengan PQRST pada kelas V SDN Kuwarasan 01 dan SDN Jambu 02 Kabupaten Semarang. Rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen 1 sebesar 84,44 dan rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen 2 sebesar 79,09. Hasil uji t menunjukkan sig = 0,039 < 0,05. Hal ini dapat diartikaan bahwa Ha yang berbunyi ada perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe scramble denggan PQRST dalam mata pelajaran IPA kelas V SDN Kuwarasan 01 dan SDN Jambu 02 Kabupaten Semarang diterima
PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DI SEKOLAH
Widayati, Sri
WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan) Vol 3, No 1 (2018): WASPADA
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education of Undaris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61689/waspada.v3i1.119
Tinggimya angka pengangguran terdidik di Indonesia memerlukan pemecahan yang mendasar. Institusi pendidikan menghasilkan output yang tidak diterima di dunia kerja, karena keterampilan yang dibutuhkan kurang dimiliki oleh calon tenaga kerja. Pendidikan Kewirausahaan diperlukan untuk menumbuhkembangkan kemampuan kreatif dan inovatif yang dapat menciptakan peluang-peluang kerja baru. Berbagai bentuk dan sistem pembelajaran kewirausahaan diujicobakan dan dilaksanakan agar dapat menghasilkan kualitas lulusan yang diharapkan. Pendidikan Kewirausahaan diselenggarakan dengan metode pembelajaran inovatif yang diintegrasikan dalam setiap satuan pendidikan dan mata pembelajaran sehingga nilai kreatif dan inovatif dapat terbentuk lebih dini pada peserta didik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS V SDN SENGON 02 KECAMATAN SUBAH KABUPATEN BATANG
Setiawan, Adhi
WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan) Vol 3, No 1 (2018): WASPADA
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education of Undaris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61689/waspada.v3i1.124
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika karena masih bersifat konvensional serta kurangnya model pembelajaran sehingga siswa merasa bosan. Rumusan masalahnya yaitu apakah dengan penerapan model pembelajaran Contextual teaching and learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika di kelas V SDN Sengon 02 Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran Contextual teaching and learning pada siswa kelas V SDN Sengon 02 Kecamatan Subah Kabupaten Batang.Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas V berjumlah 25 anak. Teknik pengumpulan data yaitu dengan (1) teknik tes dan (2) teknik non tes (observasi) Analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Contextual teaching and learning dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa kelas V SD Negeri Subah. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar setiap siklusnya dengan KKM individu 65 dan KKM klasikal 70% diperoleh ketuntasan klasikal siklus I 88% meningkat signifikan pada siklus II menjadi 100%, Jadi kenaikan dari siklus I sampai siklus II sejumlah 12%. Peningkatan hasil belajar tersebutdiikuti dengan peningkatan keterampilan guru dari siklus I sampai siklus II meningkat 12,5 % , setelah dikonversi skala 4 nilainya 87,5 dengan nilai 3,5 terkualifikasi sangat baik. Diikuti pula dengan peningkatan aktivitas siswa dari siklus I sampai siklus II meningkat 8 % setelah dikoversi skala 4 nilainya 2,9 berkualifikasi baik
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP KARAKTER SISWA KELAS V SDN MLILIR 01 BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG
Nadziroh, Neni
WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan) Vol 3, No 1 (2018): WASPADA
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education of Undaris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61689/waspada.v3i1.120
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengaruh tingkat pendidikan orangtua terhadap sikap dan perilaku anak. Rumusan masalah ini yaitu adakah pengaruh tingkat pendidikan orangtua terhadap karakter siswa kelas V SD Negeri Mlilir 01 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh tingkat pendidikan orangtua terhadap karakter siswa kelas V SD Negeri Mlilir 01 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Desain dalam penelitian ini adalah desain paradigma sederhana. Lokasi dan waktu penelitian dilaksa nakan di SD Negeri Mlilir 01 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas adalah tingkat pendidikan orangtua dan variabel terikat adalah karakter siswa. Populasi penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 35 di SD Negeri Mlilir 01 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah dengan (1) Dokumentasi untuk mengetahui tingkat pendidikan orangtua siswa, (2) Kuesioner (angket) untuk mengetahui karakter siswa. Pengujian validitas dan reliabilitas instrumen menggunakan rumus produk momen dengan menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 21. Teknik analisis data menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: tingkat pendidikan orangtua berpengaruh terhadap karakter siswa SD Negeri Mlilir 01 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Hal ini terlihat dengan hasil pengujian tingkat pendidikan orangtua dengan karakter siswa yang menunjukkan bahwa r hitung lebih besar dari r tabel yaitu 0,473 > 0,334
HUBUNGAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DENGAN JIWA NASIONALISME SISWA KELAS IV DAN V SDN BANYUBIRU 01 KABUPATEN SEMARANG
Sho’im, Achmad Nur
WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan) Vol 3, No 1 (2018): WASPADA
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education of Undaris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61689/waspada.v3i1.125
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan tentang rendahnya jiwa nasionalisme. Rumusan masalah penelitian yaitu adakah hubungan ekstrakurikuler pramuka dengan jiwa nasionalisme siswa Kelas IV dan V SDN Banyubiru 01 Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan Ekstrakurikuler Pramuka dengan jiwa nasionalisme siswa Kelas IV dan V. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV dan kelas V SD N Banyubiru 01 yang berjumlah 69 siswa dengan komposisi kelas IV 36 Siswa dan Kelas V 33 Siswa. Variabel-variabel yang diteliti meliputi: ekstrakurikuler pramuka dan jiwa nasionalisme diantaranya cinta tanah air, menghargai jasa-jasa pahlawan, rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara, mengutamakan persatuan dan kesatuan,berjiwa pembaharu dan tidak kenal menyerah, serta memiliki sikap tenggang rasa sesama manusia. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan dokumentasi dan angket. Pengujian korelasi menggunakan uji korelasi product moment berbantuan SPSS 23.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa: terdapat hubungan antara ekstrakurikuler pramuka dengan pembentukan jiwa nasionalisme siswa. Hal ini ditunjukkan dengan hasil korelasi product moment yaitu dengan nilai signifikansi 0,000 dan pada signifikansi 5% dalam r tabel bernilai 0,232. Nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,232 yang artinya ada hubungan antara ekstrakurikuler pramuka dengan jiwa nasionalisme siswa SDN Banyubiru 01 Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKN PADA SISWA KELAS IV SD UMMUL QURO’ KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG
Widayati, Iftania
WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan) Vol 3, No 1 (2018): WASPADA
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education of Undaris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61689/waspada.v3i1.121
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar, ketrampilan guru dan aktivitas siswa pada mata pelajaran PPKn . Rumusan masalah pada penelitian tindakan kelas ini adalah apakah dengan menerapkan model pembelajaran VCT dapat meningkatkan hasil belajar PPKn pada siswa kelas IV SD Ummul Quro’. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar PPKn. Model penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif untuk mengolah data hasil belajar dan analisis kualitatif untuk mengolah data keterampilan guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran VCT dapat meningkatkan hasil belajar PPKn pada siswa Kelas IV SD Ummul Quro’ Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Hal tersebut ditunjukkan dengan peningkatan ketuntasan klasikal hasil belajar siswa siklus I dan II sebesar 31%, yaitu dari 65% menjadi 96% atau 17 siswa tuntas menjadi 25 siswa tuntas. Peningkatan ketuntasan hasil belajar diikuti dengan peningkatan keterampilan guru siklus I dan II sebesar 12% dari rerata nilai 3,09 dengan kategori baik (B) menjadi 3,55 dengan kategori sangat baik (A). Demikian pula dengan peningkatan aktivitas siswa siklus I dan II sebesar 27% dari rerata nilai 2,85 dengan kategori baik (B) menjadi 3,46 dengan kategori sangat baik (A). Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran VCT dapat meningkatkan hasil belajar siswa, keterampilan guru, dan aktivitas siswa pada mata pelajaran PPKn kelas IV SD Ummul Quro’ Kecamatan Gunungpati Kota Semarang
PENERAPAN MODEL COMPLETE SENTENCE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS II SDN 3 BANYUPUTIH KECAMATAN KALINYAMTAN KABUPATEN JEPARA
Safitri, Diana
WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan) Vol 3, No 1 (2018): WASPADA
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education of Undaris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61689/waspada.v3i1.122
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II SD Negeri 3 Banyuputih Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara, dikarenakan guru kurang tepat dalam menggunakan model pembelajaran. Rumusan masalah penelitian ini: apakah model pembelajaran complete sentence dapat meningkatkan hasil belajar pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II SDN 3 Banyuputih Kecamatan Kalinyamtan Kabupaten Jepara. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan model complete sentence pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II SD Negeri 3 Banyuputih Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Lokasi penelitian di kelas II SD Negeri 3 Banyuputih Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara. Subyek penelitian sebanyak 15 siswa kelas II. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Instrumen penelitian adalah soal tes dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan (1) analisis data kuantitatif untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar dan klasikal siswa, dan (2) analisis data kualitatif untuk mengetahui analisis hasil observasi keterampilan guru dan aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan peningkatan pada setiap siklusnya. Pada siklus I hasil belajar siswa tuntas 11 siswa (73%). Keterampilan guru dengan nilai 77 (Baik). Aktivitas 11 siswa berkategori baik (B), 2 siswa berkategori cukup (C) dan 2 siswa berkategori kurang (D). Pada siklus II hasil belajar siswa tuntas 13 siswa (86%). Keterampilan guru dengan nilai 100 (Amat Baik). Aktivitas 9 siswa berkategori amat baik (A) dan 6 siswa berkategori baik (B)