cover
Contact Name
Dora Bernadisman
Contact Email
juara.saintekmu@gmail.com
Phone
+6221-87717489
Journal Mail Official
juara.saintekmu@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Klp. Dua Wetan No.17, RT.3/RW.4, Klp. Dua Wetan, Kec. Ciracas, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13730.
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JUARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30266378     DOI : 10.56459
JUARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Lembaga Riset, Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Saintek Muhammadiyah. JUARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pertama kali terbit Juli 2023, Jurnal ini terbit satu tahun 2 kali (Juli dan Desember). Nasakah yang diterbitkan mencakup banyak masalah atau masalah umum yang terkait dengan layanan masyarakat. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Seminar dan Diskusi Peranan Pemuda Menuju Indonesia Emas di Karang Taruna RW 17 Griya Bukit Jaya Bernadisman, Dora
JUARA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2024): JUARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset, Inovasi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Saintek Muhammadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seminar dan Diskusi "Peranan Pemuda Menuju Indonesia Emas" diselenggarakan oleh Karang Taruna RW 17 Griya Bukit Jaya sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT RI ke-79. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda tentang pentingnya peran aktif mereka dalam memajukan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari pemuda-pemudi setempat, pelajar, dan perwakilan organisasi kepemudaan. Metode yang digunakan dalam kegiantan ini adalah metode seminar dalam bentuk pemaparan materi oleh narasumber yang kompeten di bidang pengembangan SDM dan kewirausahaan. Selain itu juga kegiatan ini menggunakan metode diskusi interaktif. Para peserta diajak untuk berdialog tentang peran pemuda dalam bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hasil diskusi menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam memahami tantangan dan peluang yang dihadapi Indonesia dalam dekade mendatang. Peserta memberikan berbagai usulan inovatif, termasuk program peningkatan keterampilan dan kegiatan sosial untuk memperkuat kontribusi mereka di masyarakat. Secara keseluruhan, acara ini berhasil membangun kesadaran kritis dan semangat kolaborasi di kalangan pemuda, sebagai langkah awal menuju terciptanya generasi emas yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
Pelatihan Kesehatan Fungsi Kognitif (Demensia) di Indonesia Ramah Lansia Provinsi Jawa Barat Husnul Khatimah 2B Wilayah Cilodong Depok Nurfauziah, Habibah
JUARA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2024): JUARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset, Inovasi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Saintek Muhammadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pikun adalah gangguan penurunan kemampuan mental secara perlahan. Pikun ini menyebabkan terjadinya gangguan ingatan, pikiran, penilaian serta penurunan konsentrasi. Gangguan perilaku pikun / demensia pada lansia dapat dicegah dengan mengasah otak, bergabung dalam kelompok untuk bersosialisasi, beraktivitas fisik, makan bergizi seimbang dan mengembangkan hobi serta kegiatan bermanfaat. Kegiatan pengabdian masyarkat menggunakan pendekatan pelatihan di Indonesia Ramah Lansia Provinsi Jawa Barat Husnul Khatimah 2B Wilayah Cilodong Depok. Pelatihan ini dilakukan secara tatap muka. Dimana sebelum kegiatan inti dilaksanakan tim pengabdian melakukan pra survey investigasi di lokasi untuk mengetahui kendala dan permasalahan yang ada. Setelah dilaksanakan pembekalan, selanjutnya dilakukan pendampingan implementasi, kemudian tahap akhir di lakukan sharing permasalahan dan kesulitan yang muncul untuk dipecahkan. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah sosialisasi dengan teknik pelatihan dengan ceramah atau penyampaian materi berupa teori, video terkait gangguan perilaku pada lansia dengan pikun/demensia, lalu di maksimalkan pada tanya jawab dan simulasi yang menarik. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan bentuk pelatihan bagi lansia ini diikuti oleh para peserta yang terdiri dari pra lansia (usia 45-60 tahun) dan lansia (usia 60 tahun ke atas). Pelatihan ini sudah memberikan pencerahan dan motivasi bagi para lansia. Hal ini seperti di ungkapkan oleh salah satu peserta yang menyatakan bahwa “Pelatihan bagi lansia ini luar biasa, lansia menjadi tercerahkan bagaimana cara mengenali dan mencegah pikun/demensia, sehingga lansia semakin bersemangat dan termotivasi untuk hidup lebih sehat, bahagia dan produktif. Peserta antusias karena merasa penting untuk tahu bagaimana cara penanganan lansia yang mengalami pikun/demensia. Motivasi peserta ikut sekolah lansia adalah ingin hidup lebih berarti di usia yang sudah senja”. Pelatihan ini juga sudah dapat memicu semangat dan antusiasme para lansia, hal ini terlihat dari animo peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Dhuafa sebagai Penerapan Alam Pikiran Muhammadiyah di Lingkungan Masyarakat Hakim, Ikhsan; Johari, Ma’mun; Hardiansyah, Nur
JUARA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2024): JUARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset, Inovasi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Saintek Muhammadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan ekonomi keluarga dhuafa merupakan salah satu bentuk nyata penerapan nilai-nilai Islam yang diajarkan Muhammadiyah dalam kehidupan bermasyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga dhuafa melalui berbagai kegiatan pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, dan akses permodalan yang berkelanjutan. Berlandaskan prinsip kemandirian dan keadilan sosial, program ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga membangun kapasitas keluarga dhuafa agar mampu menjadi lebih produktif dan mandiri. Studi ini menganalisis bagaimana penerapan konsep pemberdayaan Muhammadiyah dapat berkontribusi terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat dhuafa, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemberdayaan yang dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif mampu menciptakan dampak positif jangka panjang bagi keluarga dhuafa, sehingga selaras dengan tujuan Muhammadiyah dalam menciptakan masyarakat yang lebih berkeadilan dan sejahtera. Oleh karena itu, sinergi antara Muhammadiyah, pemerintah, dan masyarakat luas menjadi penting dalam memperkuat program pemberdayaan ini agar dapat berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas.
Peran Praktek Kerja Industri Siswa SMK Muhammadiyah 4 Cileungsi dalam Pengelolaan Sediaan Farmasi Pada Puskesmas Jonggol Rahmahyanti, Mice; Bernadisman, Dora
JUARA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2024): JUARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset, Inovasi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Saintek Muhammadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktek Kerja Industri (Prakerin) merupakan bagian penting dalam pendidikan vokasi farmasi yang bertujuan untuk membekali peserta didik dengan pengalaman nyata dalam pengelolaan sediaan farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Prakerin dalam mendukung efisiensi dan efektivitas pengelolaan sediaan farmasi di Puskesmas Jonggol. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara dengan tenaga kefarmasian, serta analisis data pengelolaan obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta Prakerin berkontribusi dalam berbagai aspek, seperti perencanaan kebutuhan obat, penerimaan dan penyimpanan sediaan farmasi, distribusi obat kepada pasien, serta pencatatan dan pelaporan stok. Selain itu, peserta Prakerin juga membantu meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur standar operasional dalam pengelolaan obat, sehingga mengurangi risiko kesalahan dan kekurangan stok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Prakerin memiliki peran signifikan dalam mendukung sistem pengelolaan sediaan farmasi yang lebih terstruktur dan efisien di Puskesmas Jonggol. Oleh karena itu, optimalisasi program Prakerin perlu dilakukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga farmasi masa depan dan kualitas pelayanan kefarmasian di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Peran Majelis Taklim dalam Memperbaiki Pendekatan Anak dan Remaja Melalui Pengkajian Parenting (Studi Kasus Majelis Taklim Abu Bakar Ash Shiddiq Depok Jawa Barat) Rachma, Nur; Murdiani, Deni; Meliana, Nina
JUARA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2024): JUARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset, Inovasi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Saintek Muhammadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pengabdian masyarakat yang berkegiatan di Majelis Taklim Abu Bakar Ash Shiddiq Depok, Jawa Barat, mengambil peran dalam memperbaiki pendekatan pengasuhan anak dan remaja melalui pengkajian parenting. Majelis taklim, sebagai lembaga pendidikan keagamaan non-formal, berperan penting dalam membentuk dan memperkuat nilai-nilai keagamaan dan moral dalam keluarga. Pengabdian masyarakat ini berfokus pada bagaimana pengkajian yang diselenggarakan oleh majelis taklim ini mampu meningkatkan pemahaman orang tua tentang metode pengasuhan yang efektif dan sesuai dengan ajaran Islam. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah presentasi dan tutorial edukasi bagi jamaah majelis taklim mengenai konsep dan praktik parenting yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis taklim ini memiliki kontribusi yang signifikan dalam membantu orang tua mengatasi berbagai tantangan pengasuhan, meningkatkan komunikasi dalam keluarga, serta menanamkan nilai-nilai keislaman pada anak dan remaja. Temuan ini mengindikasikan bahwa majelis taklim dapat berfungsi sebagai agen perubahan sosial yang efektif dalam mendukung perkembangan anak dan remaja melalui pengasuhan yang lebih baik dan terarah.

Page 2 of 2 | Total Record : 15