cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Educational Research and Humaniora (JERH)
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 2986562X     DOI : https://doi.org/10.51178/jerh
Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) mempublikasi artikel yang berfokus kepada penelitian-penelitian pendidikan dan humaniora, fokus kajian jurnal sebagai berikut : 1. Pendidikan dan Pembelajaran 2. Pendidikan Sosial 3. Psikologi Pendidikan 4. Teknologi Pendidikan 5. Budaya Pendidikan 6. Pendidikan Ekonomi 7. Pendidikan Islam 8. Psikologi Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "volume 4 nomor 3 september 2026" : 5 Documents clear
Peran Guru PAI dalam Menanamkan Literasi Anti-Bullying Perspektif Al-Qur’an Muhammad Saripuddin B
Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) Volume 4 Nomor 3 September 2026
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jerh.v4i3.3749

Abstract

Perundungan (bullying) merupakan salah satu persoalan dalam lingkungan pendidikan yang dapat memengaruhi perkembangan psikologis, sosial, moral, dan akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan literasi anti-bullying kepada peserta didik berdasarkan perspektif Al-Qur’an. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian ditentukan secara purposif dengan melibatkan guru PAI sebagai informan utama serta kepala sekolah, guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, dan peserta didik sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran sebagai pendidik, pembimbing, teladan, dan mediator dalam menanamkan literasi anti-bullying. Penanaman tersebut dilakukan melalui integrasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam pembelajaran, pemberian nasihat, pembiasaan perilaku santun, keteladanan, pendampingan peserta didik, serta penanganan konflik secara edukatif. QS. Al-Hujurat [49]:10–12 menjadi landasan utama dalam menanamkan nilai persaudaraan dan larangan mengolok-olok, mencela, memberi julukan buruk, berprasangka, serta menggunjing. Nilai tersebut diperkuat dengan QS. Al-Isra’ [17]:70 tentang penghormatan terhadap martabat manusia dan QS. An-Nahl [16]:90 tentang keadilan dan kebajikan. Penelitian menyimpulkan bahwa guru PAI memiliki posisi strategis dalam membangun kemampuan peserta didik untuk mengenali, memahami, mencegah, dan merespons perundungan berdasarkan nilai-nilai Qur’ani. Efektivitasnya memerlukan konsistensi pembinaan serta kolaborasi antara guru, sekolah, keluarga, dan peserta didik untuk membentuk budaya sekolah yang aman, nyaman, dan berakhlak.
Festival Anak Sholeh Sebagai Media Pembinaan Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar di Desa Aek Tapa, Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara Surono ZR; Irwanto Irwanto; Nurhayati Pane
Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) Volume 4 Nomor 3 September 2026
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jerh.v4i3.2511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan kegiatan Festival Anak Sholeh sebagai media pembinaan karakter religius anak usia sekolah dasar di Desa Aek Tapa, Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Kegiatan ini merupakan program kerja pengabdian kepada masyarakat (PkM) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 yang dilaksanakan pada hari Kamis, 6 Agustus 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Aek Tapa, dengan sasaran anak usia 5-12 tahun di desa tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi dokumentasi dan observasi partisipatif, menggunakan laporan pelaksanaan PkM, dokumentasi kegiatan, dan catatan panitia sebagai sumber data utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa Festival Anak Sholeh, yang terdiri atas empat cabang perlombaan yaitu lomba azan, hafalan surah pendek (kategori putra dan putri), sholawat, dan puisi Islami, berkontribusi dalam menumbuhkan nilai kecintaan terhadap Al-Qur'an, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan sportivitas pada diri anak, sekaligus mempererat sinergi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, tokoh agama, dan orang tua dalam pembinaan generasi religius. Kegiatan ini melibatkan sekitar 44 orang peserta, panitia, dan dewan juri. Kendala yang dihadapi meliputi sosialisasi yang belum menjangkau seluruh warga, keterbatasan perlengkapan, rasa gugup peserta, keterbatasan waktu, dan perbedaan kemampuan antarpeserta, yang seluruhnya dapat diatasi melalui koordinasi panitia dengan pemerintah desa dan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan agar Festival Anak Sholeh dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai program berkelanjutan dalam pembinaan karakter religius anak di Desa Aek Tapa.
Peran Program Pagi Hebat Dalam Mengembangkan Keberanian Tampil, Apresiasi Karya, Refleksi Diri, Literasi, Numerasi, Serta Karakter Religius dan Sosial Siswa SMP Negeri 2 Tanjung Morawa Evi Yusmiati Purba
Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) Volume 4 Nomor 3 September 2026
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jerh.v4i3.2619

Abstract

Program PAGI HEBAT (Pembiasaan Anak Gemar Ibadah, Hidup sehat, Empati, Belajar, Apresiasi, Tampil) merupakan program pembiasaan yang dirancang untuk mengembangkan potensi peserta didik secara utuh melalui kegiatan rutin yang terintegrasi dengan penguatan karakter, literasi, numerasi, kesehatan, apresiasi karya, dan keberanian tampil. Program ini dilaksanakan sebagai upaya membangun budaya sekolah yang mendorong siswa untuk tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu berinteraksi secara positif, menghargai karya, melakukan refleksi terhadap pengalaman belajar, serta berani mengekspresikan gagasan dan potensi dirinya. Penulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Program PAGI HEBAT dalam mengembangkan keberanian tampil, apresiasi karya, refleksi diri, literasi, numerasi, serta karakter religius dan sosial siswa di SMP Negeri 2 Tanjung Morawa. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah deskriptif dengan memanfaatkan pengamatan terhadap pelaksanaan pembiasaan dan aktivitas siswa dalam program. PAGI HEBAT memberikan ruang bagi siswa untuk membaca, berhitung, beribadah, berinteraksi, menampilkan karya atau kemampuan, memberikan apresiasi, dan melakukan refleksi. Rangkaian kegiatan tersebut diarahkan untuk membentuk kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten dalam lingkungan sekolah. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu strategi penguatan budaya sekolah yang berorientasi pada perkembangan karakter dan kompetensi siswa. Dengan pelaksanaan yang terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan, PAGI HEBAT berpotensi mendukung terbentuknya siswa yang sehat, berkarakter, cerdas, percaya diri, peduli terhadap sesama, dan mampu mengembangkan potensi dirinya secara positif.
Peningkatan Keterampilan Public Speaking Melalui Teknik Transisi Untuk Mengatasi Kecemasan Berbicara Terbuka Irwanto Irwanto; Nurhayati Pane; M. Ibnu Afrizal
Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) Volume 4 Nomor 3 September 2026
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jerh.v4i3.2970

Abstract

Kecemasan berbicara di depan umum, atau yang dalam khazanah retorika Indonesia sering disebut kecemasan komunikasi dan demam panggung, merupakan hambatan psikologis yang paling banyak dilaporkan dan kerap menghalangi individu, khususnya mahasiswa dan pembicara pemula, dalam menyampaikan gagasan secara lisan. Artikel ini bertujuan mengkaji secara konseptual bagaimana teknik transisi yakni penggunaan kata penghubung, kerangka peralihan gagasan, dan ikhtisar penutup dalam penyajian lisan dapat difungsikan sebagai strategi ganda: memperbaiki keterampilan public speaking sekaligus menurunkan kecemasan berbicara terbuka. Kajian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka naratif dengan menelaah buku-buku retorika dan komunikasi terbitan Indonesia serta hasil penelitian pada jurnal ilmiah nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknik transisi bekerja melalui tiga mekanisme utama, yaitu (1) mekanisme kognitif, dengan menyediakan kerangka penyajian yang terstruktur sehingga mengurangi beban ingatan pembicara saat berpindah gagasan; (2) mekanisme psikologis, dengan meningkatkan rasa kendali dan efikasi diri pembicara terhadap alur presentasinya; dan (3) mekanisme komunikatif, dengan memperjelas alur pesan sehingga audiens lebih mudah mengikuti dan memberikan umpan balik positif yang memperkuat kepercayaan diri pembicara. Artikel ini merekomendasikan integrasi latihan teknik transisi ke dalam pelatihan dan pembelajaran public speaking sebagai intervensi praktis yang aplikatif, murah, dan dapat diajarkan secara bertahap.
Dalihan Na Tolu Mhd Fuad Asbi
Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) Volume 4 Nomor 3 September 2026
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jerh.v4i3.3798

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan nilai-nilai AKSI DALIHAN NA TOLU dalam pendampingan mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) selama Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di UPT SPF SMP Negeri 1 Hamparan Perak tahun 2024–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus evaluatif. Subjek penelitian dipilih secara purposive, meliputi guru pamong, mahasiswa PPG Daljab dan Prajabatan, dosen pembimbing lapangan, kepala sekolah, guru, serta peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, diskusi kelompok, studi dokumentasi, dan jurnal refleksi. Analisis data dilakukan melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Elek Marboru, Manat Mardongan Tubu, dan Somba Marhula-hula dapat diterapkan dalam kegiatan mentoring, kolaborasi, komunikasi, refleksi, layanan bimbingan, dan pelibatan pemangku kepentingan. Penerapan nilai tersebut mendukung terciptanya hubungan pendampingan yang harmonis, saling menghargai, peduli, dan kolaboratif. AKSI DALIHAN NA TOLU tidak hanya berfungsi sebagai nilai budaya, tetapi juga dapat menjadi kerangka etis dan sosial dalam memperkuat proses pendampingan mahasiswa PPG selama PPL.

Page 1 of 1 | Total Record : 5