cover
Contact Name
Wulan Purnama Sari
Contact Email
wulanp@fikom.untar.ac.id
Phone
+6281584336003
Journal Mail Official
kiwari@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No.1 Gedung Utama Lantai 11 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Kiwari
ISSN : -     EISSN : 28278763     DOI : 10.24912/ki
Core Subject : Humanities, Social,
Kiwari (EISSN: 2827-8763) merupakan jurnal hasil karya tulis dari mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara. Jurnal ini menjadi forum publikasi bagi hasil karya mahasiswa. Artikel yang diterbitkan masih jauh dari sempurna dan terbuka untuk saran serta kritik yang membangun. Kiwari menerbitkan artikel hasil penelitian dalam bidang ilmu komunikasi, yang meliputi komunikasi politik, komunikasi antar budaya, komunikasi bisnis, komunikasi digital, komunikasi antar pribadi, komunikasi organisasi, dll.
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari" : 28 Documents clear
Analisis Semiotika Komik Digital The Secret Of Angel terhadap Kepercayaan Diri Perempuan Nur Azizah; Rizky Fauzi
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25766

Abstract

Digital comics are comics that are published visually through websites or applications. Webtoon is one of the popular applications used to read digital comics. Webtoon provides a lot of comics, one of which is The Secret of Angel. This study aims to find out how the Semiotic Analysis of Digital Comics The Secret Of Angel, besides that this study aims to find out the influence of Digital Comics The Secret Of Angel on women's self-confidence. The method used in this research is descriptive qualitative which aims to solve problems, summarize various situations or events by presenting data, analyzing data, and explaining data. The results of the study prove that the digital comic "The Secret of Angel" has self-confidence, which is one of the most important aspects of a person's personality. We can learn about self-confidence through the digital comic The Secret of Angel by proving Charles Sanders Peirce's semiotic analysis method, namely, that someone who feels he lacks self-confidence and there is no support from people around him, causing mental pressure and feeling that he is not expected by the surrounding environment. Komik digital adalah komik yang diterbitkan secara visual melalui website atau aplikasi. Webtoon merupakan salah satu aplikasi populer yang digunakan untuk membaca komik digital. Webtoon menyediakan begitu banyak komik, salah satunya adalah TheSecret of Angel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Analisis Semiotika pada Komik Digital The Secret Of Angel,selain itu penelitian ini memiliki tujuan untuk mendapati pengaruh dari Komik Digital The Secret Of Angel terhadap kepercayaan diri perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk melakukanpemecahan masalah, meringkas berbagi situasi atau kejadian dengan cara menyajikan data, menganalisis data, dan menjelaskandata. Hasil penelitian membuktikan bahwa komik digital “The Secret of Angel" terdapat adanya kepercayaan diri, yang merupakansalah satu aspek terpenting dari kepribadian seseorang. Terdapatnya kepercayaan diri yang bisa kita pelajari melalui komik digital The Secret of Angel melalui pembuktian metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce yaitu, bahwa seseorang yang merasa dirinya kurang percaya diri dan tidak adanya dukungan dari orang di sekitar, sehingga menimbulkan adanya tekanan mental dan merasa dirinya tidak diharapkan oleh lingkungan sekitar.
Perencanaan Komunikasi Public Relations dalam Penanganan Krisis (Studi Kasus Weber Shandwick Indonesia) Abdul Malik; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25865

Abstract

This study discusses how the Public Relations Agency plans in crisis management experienced by its clients. Researchers conducted research on one of the largest Public Relations Agency in the world named Weber Shandwick Indonesia. This research is based on the theory taken from Cutlip. Public Relations planning explained by this cutlip starts from defining a problem, planning and programming, taking action, and finally evaluating the problem. The link between cutlip theory and this research is how Weber Shandwick Indonesia handles its clients in crisis management. This study uses a qualitative research methodology. Application of qualitative research methods with a descriptive approach through observation, interviews, and data analysis. The case study method used in this study is an exploratory case study. The purpose of this exploratory case study method is to find an idea and a perceptual idea related to a real incident. The data validity technique used by researchers in this study uses a technique called data checking or re-confirmation carried out by informants regarding data that has been collected by researchers. The results of the research are knowing Public Relations planning at Weber Shandwick Indonesia, especially when corporate clients are experiencing a crisis and related to the theory used in this study. With this research, it can be concluded that how planning is carried out by a Public Relations Agency in crisis management. Penelitian ini membahas bagaimana perencanaan sebuah Public Relations Agency menangani manajemen krisis yang dialami oleh klien. Peneliti melakukan penelitian terhadap salah satu Public Relations Agency terbesar di dunia yang bernama Weber Shandwick Indonesia. Perencanaan Public Relations yang diterangkan oleh Cutlip ini dimulai dari mendefinisikan suatu masalah, perencanaan dan pemrograman, mengambil tindakan, dan yang terakhir Evaluasi dari masalah tersebut. Kaitannya antara teori cutlip dengan penelitian ini adalah bagaimana Weber Shandwick Indonesia menangani kliennya dalam manajemen krisis. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif. Penerapan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan analisis data dokumentasi. Metode studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus eksploratoris. Tujuan dari metode studi kasus eksploratoris ini adalah untuk mencari sebuah ide dan gagasan sekalian persepsi terkait sebuah kejadian yang nyata. Teknik keabsahan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini menggunakan teknik yang disebut dengan checking data atau konfirmasi ulang yang dilakukan oleh narasumber terkait data yang sudah dikumpulkan oleh peneliti. Hasil penelitian yakni mengetahui perencanaan Public Relations pada Weber Shandwick Indonesia khususnya ketika klien perusahaan sedang mengalami krisis dan dihubungkan dengan teori yang digunakan pada penelitian ini. Dengan penelitian dapat disimpulkan bahwa bagaimana perencanaan yang dilakukan sebuah Public Relations Agency dalam manajemen krisis.
Pengaruh Brand Loyalty terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Crooz_id Adriel Aurelius Susianto; Rezi Erdiansyah
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25867

Abstract

The distribution industry in Indonesia is growing every year. This is evidence of loyal customers who indirectly support demand for more production. It's no wonder that distributors like Crooz_id focus on building customer loyalty. Therefore, this study aims to cover the effect of brand loyalty in building purchasing decisions in the distribution industry with Crooz_id products as a context for overall consideration by researchers. This study uses the Crooz_id design and research methods using quantitative methods and data collection techniques distributing questionnaires to 100 respondents who are crooz_id Instagram followers. by using non-probability sampling. The data obtained is processed using validity test, reliability test, normality test, simple regression analysis test and t test. The results of the study show that the motivation of Crooz_id buyers has a significant effect on the fulfillment of needs in buying Crooz-id products. Industri distribusi di Indonesia semakin berkembang setiap tahun. Hal ini sebagai bukti loyal pelanggan yang secara tidak langsung mendukung permintaan produksi yang lebih. Tidak heran jika distributor seperti Crooz_id fokus dalam membangun loyalitas pelanggan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek dari brand loyalty dalam membangun keputusan pembelian pada industri distro dengan produk Crooz_id sebagai konteks pertimbangan secara keseluruhan oleh peneliti. Penelitian ini menggunakan desain Crooz_id dan metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dan teknik pengumpulan data menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengikut Instagram Crooz_id. dengan menggunakan non-probability sampling. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji analasis regresi sederhana dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi konsumsi pembeli Crooz_id berpengaruh signifikan terhadap kepuasaan pemenuhan kebutuhan dalam membeli produk Crooz-id.
Komunikasi Pemasaran Media Sosial Instagram @carameleatery Anandia Ekklesia Gabriella; Farid Farid
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25868

Abstract

This culinary cafe business is getting crowded thanks to Instagram trends. The concept of "Instagramable", which attracts buyers and sellers through various forms of advertisements through content marketing, has become a new trend in major cities in recent years. Caramel Eatery's marketing communications strategy is to create marketing content through Instagram, which is then used as a messaging medium and marketing. The purpose of this study is to determine the marketing communication strategy of Caramel Eatery on Instagram social media. This study adopts qualitative description method and uses IMC (Integrated Marketing Communication) theory. This study shows that Caramel Eatery's marketing communications strategy uses Instagram social media because it is cheap, easy, and has a wide reach in marketing. Pemasaran konten dapat melibatkan konsumen dengan menciptakan interaksi di antara pelanggan. Maraknya industri kedai kopi telah menciptakan pasar baru bagi para pengusaha di bidang kuliner dan khususnya peluang yang sangat besar bagi masyarakat. Berkat tren Instagram, bisnis kuliner di kedai kopi ini semakin ramai. Berbagai bentuk konsep “Instagramable” yang menarik pembeli dan penjual melalui content marketing menjadi tren baru di kota-kota besar dalam beberapa tahun terakhir. Strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Caramel Eatery adalah membuat konten pemasaran melalui Instagram yang kemudian digunakan sebagai media pesan dan sarana pemasaran. Tujuannya adalah untuk mengerti strategi komunikasi pemasaran Caramel Eatery melalui Instagram. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dan menggunakan teori IMC (Integrated Marketing Communication). Hasil penelitian Caramel Eatery belum berhasil menggunakan komunikasi pemasaran terpadu, karena Caramel Eatery belum memasan iklan di media massa, hanya dengan melakukan promosi di media sosial Instagram.
Pengaruh Popularitas NCT 127 sebagai Brand Ambassador terhadap Brand Awareness Blibli Aurora Ambar Kusuma; Moehammad Gafar Yoedtadi
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25870

Abstract

E-commerce in Indonesia is currently emerging. People in Indonesia really like shopping at e-commerce or online stores, because it is more economical to buy an item. So to be able to attract e-commerce consumers, Blibli has a strategy to hook K-pop idols to be able to increase their Brand awareness. They partner with the K-pop idol NCT 127 because Blibli's customers are mostly dominated by millennials and also Z who have an interest in the world of K-pop. The purpose of this study was to determine whether there was an influence of the NCT 127 Brand Ambassdor on Blibli's Brand awareness. The theory used in this study is marketing communications, Brand ambassadors, Brand awareness and response stimulus. This study uses a quantitative approach, using a survei method. The population of this study is followers of the Instagram account @wownctzen.id with a sample of 100 respondents who are calculated using the slovin formula. The data analysis technique used is a simple linear regression test, T test, correlation coefficient and coefficient of determination. The results of the research analysis show that the Brand ambassador variable (X) has a significant influence on Brand awareness (Y). E-commerce di Indonesia saat ini banyak bermunculan. Masyarakat di Indonesia sangat menyukai berbelanja di e-commerce atau toko online, karena lebih efisien untuk membeli suatu barang. Sehingga untuk dapat menarik konsumen e-commerce Blibli mempunyai strategi untuk menggaet idola K-pop untuk dapat meningkatkan brand awareness mereka. Mereka menggandeng idola K-pop NCT 127 karena pelanggan Blibli sebagian besar didominasi oleh generasi milenial dan juga Z yang mempunyai ketertarikan dengan dunia K-pop . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh brand ambassdor NCT 127 terhadap brand awareness Blibli. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah Komunikasi Pemasaran, Brand Ambassador, Brand awareness, dan Stimulus Respon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan metode survei Populasi dari penelitian ini adalah pengikut akun Instagram @wownctzen.id dengan sampel 100 responden yang dihitung menggunakan rumus Slovin. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear sederhana, uji T, koefisien korelasi dan koefisien determinasi. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa variabel Brand ambassador (X) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Brand Awareness (Y).
Komunikasi Pemasaran Nike dalam Membangun Brand Image Calorine Chang; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25871

Abstract

Business competition in this modern era encourages every company to be able to create new innovations that are creative and innovative. This race in creating innovation also occurs in companies engaged in the field of shoes. Among the fierce competition from existing shoe brands, Nike is still one of the shoe brands that people are most interested in. By having a good image from a long time ago, Nike is still able to take public interest in their shoes. Therefore, the author wants to examine how Nike builds and maintains brand image by conducting marketing communications. Brand image is the observation and belief held by consumers, as reflected in associations or in consumer memories. The theory used in this research is marketing communication and mass communication. The research method uses qualitative methods. After conducting research, the Nike company builds and maintains a brand image through their employees. The conclusion that can be drawn after this research is that Nike company can become one of the best companies in the field of selling sports products thanks to innovation, findings, ideas, technology, stability and the company's will to always develop, as well as the goals they always want to achieve. achieved and fruitful thanks to the persistence of the company. Nike's marketing is also creative and innovative, unlike other Nike competitor companies. Therefore, every new product launched by the Nike company is always in demand by many people and becomes a topic of conversation. Persaingan bisnis di era modern ini mendorong setiap perusahaan agar dapat menciptakan inovasi baru yang kreatif dan inovatif. Perlombaan dalam menciptakan inovasi ini terjadi juga dalam perusahaan yang bergerak di bidang sepatu. Diantara persaingan ketat brand-brand sepatu yang ada, Nike masih menjadi salah satu brand sepatu yang paling diminati oleh masyarakat. Dengan memiliki citra yang baik dari sejak lama, Nike masih dapat mengambil minat publik terhadap sepatu mereka. Oleh karena itu, penulis berkeinginan untuk meneliti bagaimana cara Nike dalam membangun dan menjaga brand image dengan melakukan komunikasi pemasaran. Brand Image merupakan pengamatan serta keyakinan yang digenggam konsumen, seperti yang dicerminkan di asosiasi ataupun di ingatan konsumen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi pemasaran dan komunikasi massa. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Setelah melakukan penelitian, perusahaan Nike membangun dan menjaga brand image melalui karyawan mereka. Dengan di lakukannya penelitian ini, kesimpulan yang dapat diambil adalah perusahaan Nike dapat menjadi salah satu perusahaan terbaik dalam bidang penjualan produk olahraga adalah berkat inovasi, temuan, ide-ide, teknologi, kestabilan dan kemauan perusahaan untuk selalu berkembang, serta tujuan-tujuan yang ingin mereka capai selalu tercapai dan membuahkan hasil berkat kegigihan perusahaan. Pemasaran yang dilakukan Nike pun kreatif dan inovatif, tidak seperti perusahaan-perusahaan pesaing Nike lainnya. Maka dari itu setiap produk-produk baru yang diluncurkan perusahaan Nike selalu diminati oleh banyak orang dan menjadi topik perbincangan.
Account Executive sebagai Public Relations PT Idein Kreatif Indonesia Carolyn Octaviani; Moehammad Gafar Yoedtadi
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25872

Abstract

Public relations (PR) has the main task of maintaining the image and existence of a company so a strategy is needed so that the company achieves this goal. The Account Executive has the main role of coordinating communication with stakeholders and the internals of a company. Both presentations of the main roles of PR and also AE can be seen the similarity of the two main roles, namely to maintain good relations between companies as well as externally, this also directly maintains the image of a company. the company is the face or impression that will be seen by the public about a company. This research uses a qualitative approach with the method of case studies, interviews, observation, documentation, and literature study. The results of the study show that the role of AE in the company also carries out the role of PR as a guardian of the corporate image of PT. Idein Kreatif Indonesia Public relations (PR) memiliki tugas utama mempertahankan citra dan eksistensi suatu perusahaan sehingga dibutuhkan sebuah strategi supaya perusahaan mencapai tujuan tersebut. Account executive memiliki peran utama untuk melakukan koordinator komunikasi terhadap stakeholder maupun internal suatu perusahaan, kedua pemaparan peran utama PR dan juga AE dapat dilihat persamaan kedua peran utama, yaitu untuk menjaga hubungan baik antara perusahaan juga dengan eksternal, hal ini juga secara langsung menjaga citra suatu perusahaan yang menjadi wajah atau kesan yang akan dilihat publik mengenai suatu perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran AE dalam perusahaan juga menjalankan peran PR sebagai penjaga citra perusahaaan PT. Idein Kreatif Indonesia.
Pandangan Followers terhadap Personal Branding Denny Sumargo di Instagram Clinton Nadeak; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25873

Abstract

Personal branding is the formation of self-image or identity in the audience consciously or unconsciously. Personal branding has one goal in career development. In building personal branding, the right strategy is needed in building it so that it has a strong personal branding. Denny Sumargo is a public figure who is known by the public because of his personal branding. Therefore this research is a qualitative research that aims to describe Denny Sumargo's personal branding strategy on Instagram. Through data collection techniques in the form of interviews, descriptions, and documentation of this research, it concludes that Denny Sumargo continues to display his true characteristics as a funny person through content by including a unique form of communication on his Instagram, so that followers recognize Denny Sumargo as a funny person. Personal branding merupakan pembentukan citra diri atau identitas pada audiens secara sadar atau tidak sadar. Personal branding memiliki tujuan untuk salah satunya dalam pengembangan karir. Dalam membangun personal branding dibutuhkan strategi yang tepat dalam membangun agar mempunyai personal branding yang kuat. Denny Sumargo adalah seorang public figure yang telah dikenal oleh masyarakat karena personal branding yang dimilikinya. Oleh karena itu Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk melakukan mendeskripsikan strategi personal branding Denny Sumargo di Instagram. Melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, deskripsi, dan dokumentasi penelitian ini menperoleh kesimpulan Denny Sumargo terus menampilkan karakteristiknya yang sesungguhnya sebagai orang yang lucu lewat konten dengan memasukan bentuk komunikasi yang unik di Instagramnya, sehingga followers mengenali Denny Sumargo sebagai orang yang lucu.
Pemanfaatan Live Streaming di Media Sosial TikTok Daniel Daniel; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25874

Abstract

Entering the rapid development of this digital era, almost everything has been done digitally. One of them that is developing very quickly is social media. This media is used by all groups to communicate and interact with fellow social media users. This research was conducted with a qualitative approach. The method used is a case study. The case study conducted by the researcher is regarding the use of live streaming on social media TikTok at the online shop Timelicious store. Data collection was carried out by interviewing and observing key informants to ensure more perfect research results. The results of the study show that the social media TikTok by Timelicious store is efficient because it is not only the financial benefits that are obtained but there is also an awakening of public awareness that the Timelicious store offers luxurious products and affordable prices. In addition, for Timelicious, TikTok is a social media that is easy to use. Moreover, TikTok has interesting features that make it very easy and helpful for online-based business shops to sell. Memasuki perkembangan era digital yang sangat cepat ini hampir semuanya sudah dilakukan melalui serba digital. Salah satunya yang berkembang dengan sangat cepat adalah media sosial, Media ini digunakan oleh semua kalangan sebagai sarana untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesama pengguna media sosial. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Metode yang diguakan adalah studi kasus. Studi kasus yang dilakukan oleh peneliti adalah mengenai pemanfaatan live streaming di sosial media TikTok pada online shop Timelicious store. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi terhadap narasumber kunci untuk memastikan hasil penelitian yang lebih sempurna. Hasil penelitian menunjukkan media sosial TikTok oleh Timelicious store terbilang efisien karena bukan hanya keuntungan finansial yang didapat tetapi ada juga terbangunnya kesadaran masyarakat bahwa Timelicious store menawarkan produk yang mewah dan harga yang terjangkau. Selain itu, bagi Timelicious TikTok adalah media sosial yang penggunaannya mudah. Apalagi TikTok punya fitur-fitur menarik yang sangat memudahkan dan membantu bagi para toko usaha berbasis online untuk berjualan.
Pemberdayaan Komunitas Tunarungu: Studi Kasus Interaksi Simbolik di Sunyi Coffee Alam Sutera Djuan Tandy; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25875

Abstract

It cannot be denied, there are not a few human beings who have limitations in carrying out an activity and find it difficult to carry out their daily lives in hearing or hearing impairment. The Deaf community finds it difficult to communicate verbally and to achieve a message, the Deaf community uses symbolic interaction communication that uses a non-verbal message symbol, namely sign language. These boundaries also create or unite the groups that make up a community. The main obstacle experienced by the Deaf community is the difficulty of getting jobs that suit their needs, so Sunyi Coffee at Alam Sutera was established to empower the Deaf community and people with disabilities. The existence of Sunyi Coffee in Alam Sutera is expected to be an example for society and the government to pay more attention to people with disabilities. This research uses a descriptive qualitative method using a case study method. The results of this study are that sign language is a way to convey symbolic interaction communication messages for the Deaf community and Sunyi Coffee will continue to develop to empower people with disabilities more broadly. Tidak dapat dipungkiri, tidak sedikit kehadiran manusia yang memiliki keterbatasan dalam menjalankan suatu aktivitas dan sulit untuk menjalankan kesehariannya dalam mendengar atau Tunarungu. Masyarakat Tunarungu merasa sulit untuk berkomunikasi secara verbal dan untuk tercapainya suatu pesan, masyarakat Tunarungu menggunakan komunikasi interaksi simbolik yang menggunakan suatu simbol pesan non-verbal yaitu bahasa isyarat. Keterbatasan tersebut juga membuat atau menyatukan kumpulan yang menjadikannya komunitas. Kendala utama yang dialami oleh komunitas Tunarungu tersebut merupakan susahnya mendapatkan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhannya sehingga Sunyi Coffee di Alam Sutera berdiri untuk memberdayakan komunitas Tunarungu dan masyarakat disabilitas. Adanya Sunyi Coffee di Alam Sutera diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat dan pemerintah untuk memperhatikan lebih terhadap masyarakat disabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Hasil pada penelitian ini ialah bahasa isyarat menjadi cara untuk dapat disampaikannya pesan komunikasi interaksi simbolik bagi masyarakat Tunarungu dan Sunyi Coffee akan terus berkembang untuk memberdayakan masyarakat disabilitas lebih luas lagi.

Page 1 of 3 | Total Record : 28