cover
Contact Name
Anastasia Putu Martha Anggarani
Contact Email
anastasiamartha88@gmail.com
Phone
+6281548544432
Journal Mail Official
jpkstikvinc@gmail.com
Editorial Address
Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya Jl. Jambi 12 - 18 Surabaya 60241 Tlp. 031- 5663894
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan
ISSN : 20886764     EISSN : 27236374     DOI : https://doi.org/10.54040/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Kesehatan (JPK) merupakan jurnal berkala yang memuat hasil penelitian di bidang kesehatan khususnya Keperawatan, Kebidanan, Fisioterapi, Kedokteran dan bidang kesehatan yang lain. JPK diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember, dengan dua nomor dalam satu kali terbit.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2019): Desember" : 7 Documents clear
PENYULUHAN DENGAN MEDIA VIDEO EFEKTIF MENINGKATKAN KEMAMPUAN IBU NIFAS FASE TAKING HOLD DALAM CARA MEMANDIKAN NEONATUS Maria Ulfa; Laily Prima Monica
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v9i2.171

Abstract

Memandikan bayi bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, pengetahuan, dan ketrampilan sangatlah penting untuk memandikan bayi. Lebih dari 90% ibu nifas tidak bisa memandikan bayinya, terutama pada ibu primigravida, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penyuluhan dengan metode video meningkatkan kemampuan ibu nifas fase taking hold dalam cara memandikan neonatus.Penelitian ini menggunakan Pre-eksperimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 ibu nifas dan teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sample penelitian berjumlah 16 orang ibu hamil. Instrumen penelitian ini adalah SAP,leaflet dan lembar ceklist. Sebelum perlakuan 75% responden masuk dalam kategori cukup dalam cara memandikan neonatus, 25% responden masuk dalam kategori kurang dalam cara memandikan neonatus. Setelah perlakuan 100% responden masuk dalam kategori baik dalam cara memandikan neonatus. Berdasarkan Uji wilcoxon signed rank test menunjukkan p value 0,000 < ? = 0,05 sehingga pemberian penyuluhan sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan ibu nifas dalam memandikan neonatus. Diharapkan penelitian ini mendapatkan tindak lanjut dari tenaga kesehatan setempat untuk memberikan penyuluhan yang berhubungan dengan kebutuhan perawatan bayi sehari – hari.
PERILAKU MAKAN DAN STATUS GIZI REMAJA Ni Luh Agustini Purnama
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v9i2.172

Abstract

Perilaku makan remaja dimasa pertengahan remaja mempunyai karakteristik gizi yang penting untuk pertumbuhan. Makanan yang dikonsumsi remaja harus terdapat berbagai unsur zat gizi, tetapi pada remaja masih terlihat sering makan asal kenyang anpa memperhatikan unsur gizi didalamnya dapat mengarah ke perilaku makan yang tidak sehat yang akan berdampak pada status gizi. Fenomena yang ditemukan di SMK Katolik Mater Amabilis Surabaya beberapa remaja memiliki perilaku makan tidak sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan perilaku makan dengan status gizi remaja Desain penelitian ini adalah cross sectional. Sampel penelitian ini sebnyak 58 remaja di SMK Katolik Mater Amabilis Surabaya yang memenuhi kriteria inklusi yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Perilaku makan remaja dinilai dengan Eating Behavior Patterns Questionnaire.Penetuan status gizi berdasarkan hasil perhitunagn indeks massa tubuh Ujian statistic yang digunakan untuk menilai hubungan kedua variabel adalah korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan anatara perialku makan dan status gizi remaja (p=0,56). Perilaku makan bukan satu-satunya yang mempengaruhi status gizi remaja, ada banyak faktor yang mempengaruhi status gizi remaja selaian dari fator perlikau makannya
PENGARUH CYBER COUNSELING TERHADAP SIKAP PENCEGAHAN HIV/AIDS DI SMK PGRI 3 BLITAR Levi Tina Sari
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v9i2.174

Abstract

Perilaku seks pranikah terbanyak pada rentang usia 15-19 tahun, hal ini dikarenakan pada usia remaja merupakan masa transisi kehidupan sedang mengalami perubahan biologis, kognitif, dan sosial-emosional serta proses kematangan reproduksi dan seksual. Maka untuk mencegah perilaku seks bebas yang berakibat pada penularan HIV/AIDS dilakukan konseling dengan metode cyber counseling melalui what’s up. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh cyber counseling terhadap sikap pencegahan HIV/AIDS. Design penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan pendekatan rancangan onegroup pre-post design. Intervensi cyber counseling dilakukan dalam 3 tahap (perkenalan, inti dan evaluasi). Berdasarkan hasil diatas menunjukkan bahwa terdapat keaikan mean antara sebelum dan sesudah sebesar 0,45 poin, dan ?value= 0,003, sehingga ?value 0,003< ? 0,05 maka terdapat pengaruh antara sikap dalam pencegahan sebelum dan sesudah intervensi yang menggunakan metode cyber counseling melalui what’s up. Cyber counseling melalui what’s up merupakan suatu metode baru dimana sesi konseling dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja sehingga menimbulkan kepercayaan bagi konseli.
PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA BERHUBUNGAN DENGAN PENAMBAHAN BERAT BADAN BALITA Ika Agustina
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v9i2.175

Abstract

Pengetahuan ibu yang baik dalam memberikan makanan yang bergizi sangat menunjang status gizi pada anak. Makanan yang kandungan gizi kurang juga berpengaruh pada pertumbuhan anak. Balita adalah anak dengan usia dibawah 5 tahun dengan karakteristik pertumbuhan cepat pada usia 0-1 tahun, dimana umur 5 bulan berat badan naik 2 kali berat badan lahir dan berat badan naik 3 kali dari berat badan lahir pada umur 1 tahun dan menjadi 4 kali pada umur 2 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan penambahan berat badan balita usia 1 - 5 tahun. Desain penelitian adalah cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak balita. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Jumlah sampel adalah 30 ibu yang mempunyai anak balita usia 1-5 tahun. Uji statistik yang digunakan adalah uji Spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa p dari kedua variabel yaitu ?= 0,000 lebih kecil dari ?= 0.05, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan penambahan penambahan berat badan balita usia 1 - 5 tahun. Diharapkan sebagai ibu jangan sampai merasa bosan dalam memberikan variasi menu pada anaknya sehingga anak selalu tertarik dengan menu yang disediakan dan berat badan anak setiap bulannya normal dan ibu dengan jumlah anak lebih dari satu dalam memberikan makanan harus merata.
GAMBARAN INDEKS KEBUGARAN BADAN PADA MAHASISWA FISIOTERAPI STIKES KATOLIK ST VINCENTIUS A PAULO SURABAYA Dwi Purwantini
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v9i2.177

Abstract

Kebugaran jasmani yang baik bukan hanya akan meningkatkan performa dalam beraktivitas tetapi juga menurunkan resiko cidera dan menurunkan penyakit kronis yang berhubungan dengan menurunnya aktivitas fisik, seperti hipertensi, penyakit jantung, nyeri punggung bawah kronis dan obesitas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran kebugaran jasmani pada mahasiswa fisioterapi STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subyek penelitian 45 mahasiswa Fisioterapi yang sesuai dengan kriteria inklusi di STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya. Pengumpulan data dengan kuisioner, pengukuran IMT dan perhitungan indeks kebugaran menggunakan Metode Harvard Step Test. Berdasarkan hasil penelitian penunjukkan kebugaran jasmani mahasiswa fisioterapi sebagian besar berada pada kategori kurang
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KOLESTEROL EFEKTIF MENINGKATKAN PENGETAHUAN LANSIA DALAM PENCEGAHAN KOLESTEROL Nevy Norma Renityas
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v9i2.178

Abstract

Lansia merupakan kelompok penduduk yang menjadi fokus perhatian para ilmuwan, masyarakat, dan pemerintah karena membawa berbagai permasalahan yang harus diantisipasi dan dicarikan jalan keluarnya, termasuk bidang kesehatan. kolesterol dan kardiovaskuler disease merupakan penyakit kedua terbanyak yang diderita lansia setelah artritis, yaitu sebesar 15,2% dari 1203 sampel. Sehingga diperlukan pendidikan kesehatan tentang pencegahan kolesterol agar terjadi peningkatan pengetahuan. Tujuan dari penelitian menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan tentang kolesterol terhadap pengetahuan lansia dalam pencegahan kolesterol, Desain penelitian Pre experiment pretest-posttest without control group design. ). Populasi dalam penelitian ini adalah lansia di posyandu lansia “ISMOYO” yang berjumlah 28 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia yang datang pada saat diadakan posyandu lansia sebanyak 28 lansia, menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu totally sampling. Uji statistik menggunakan uji wilcoxon membuktikan bahwa 0,05 > 0,0001 maka terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Pendidikan kesehatran dengan metode ceramah yang interaktive dengan bantuan leaflet dapat meningkatkan pemahaman lansia tentang materi yang disampaikan.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HOMOSEKSUAL Ita Noviasari
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v9i2.179

Abstract

Kemenkes RI dan LSM saat ini sudah berbasis STBP. Kabupaten Blitar menyebutkan Januari hingga Mei 2018 ada 184 penderita HIV/AIDS dan 6 diantaranya adalah homoseksual. Homoseksual dapat terjadi karena kurangnya pendidikan seks pada masa remaja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh komunikasi interpersonal terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang homoseksual. Desain pada penelitian ini adalah preeksperimental design dengan menggunakan pendekatan pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 29 responden yang dipilih dengan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan Uji statistik paired sample T-Test. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan sebelum pendidikan seks 3.4% cukup dan 96.6% kurang. Setelah dilakukan penyuluhan pengetahuan menjadi 55.2% baik, 20.7% cukup dan 24.1% kurang. Berdasarkan hasil analisa menggunakan uji statistik paired sample T-Test didapatkanp value = 0,000 , sehingga p value = 0,000 < ? = 0,05 sehingga pendidikan yang dilakukan mempengaruhi pengetahuan responden tentang homoseksual. Dari hasil tersebut diharapkan responden lebih meningkatkan pengetahuan tentang homoseksual agar dapat menghindari penyimpangan seksual tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 7