cover
Contact Name
Uman Sumantri
Contact Email
jurnal.jalanjembatan@pu.go.id
Phone
+6287726088848
Journal Mail Official
jurnal.jalanjembatan@pu.go.id
Editorial Address
Direktorat Bina Teknik Jalan dan JembatanDirektorat Jenderal Bina MargaKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatJl. A.H Nasution No.264 Bandung 40294 Telp. (022) 7802251
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Jalan Jembatan
ISSN : 19070284     EISSN : 25278681     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Jalan-Jembatan adalah wadah informasi bidang Jalan dan Jembatan berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait yang meliputi Bidang Bahan dan Perkerasan Jalan, Geoteknik Jalan, Transportasi Dan Teknik Lalu-Lintas serta Lingkungan Jalan, Jembatan dan Bangunan Pelengkap Jalan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 21 No 4 (2004)" : 7 Documents clear
INDIKATOR DAN INSPEKSI KINERJA PEMELIHARAAN JALAN PADA BENTUK PERFORMANCEBASED CONTRACT (PBC) Djoko Widajat
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 4 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Road criteria in PBC are shown by performance indicator, which have to e achieveds during service life. During this time continue monitoring to all road asset is conduted to guarantee that performance indicator requirement performed. Road pavement have to meet roughness, deterioration have to be minimise, deflection and surface skid resistance. Time allowed for treating non-compliance has to be determine to sustain the road pavement condition stable. In routine maintenance contract conventional, repairing non-compliance is detailed, while in PBC system is not. The treatment is given to the contractor initiative. This paper gives a types of performance indicator for road pavement asset which still to be discussed if PBC system will be implemented in Indonesia
research on traffic congestion and appropiate traffic management countermeasures for arterial road M. Sjahdanulirwan Agus Bari Syailendra Handiyana
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 4 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat Penelitian don Pengembangan Prasarana Transportasi telah melakukan aktifitas litbang untuk menyelidiki sejumlah strategi atau opsi untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di perkotaan dan sekitar perkotaan. Studi mengindentifikasi 2 strategi bukan - konvensional yang cukup menjanjikan serta menyelidiki isu isu utama yang terkait dengan strategi tersebut. Studi ini mengarah pada penyelidikan effisiensi perjalanan dari masing-masing strategi. Tentunya ada variable lain yang menjadi perhatian ahli teknik terkait alternatif bukan konvensional, seperti tingkat kecelakaan, penerimaan pelaku perjalanan, biaya milik jalan dan biaya pembangunan. Namur faktor terpenting yang menjadi perhatian ahli telarik adalah effisiensi waktu perjalanan. Jika alternative bukan — konvensional tidak mengurangi waktu perjalananan, ahli teknik biasanya tidak tertarik, dan tentunya variable lain menjadi tidak penting. Pengaruh variable lain dapat dijumpai pada referensi yang ada (4) dan memang perlu penyelidikan untuk kondisi Indonesia. Makalah ini mengutarakan hasil-hasil penggunaan pagar dan median serta isu-isu yang terkait dengannya. Background
Pemilihan aspal untuk variasi temperatur waktu pembebanan Furqon Affandi
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 4 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondasi pada perkerasan kaku mempunyai pengaruh yang penting pada masa pelayanan konstruksi tersebut, walaupun secara umum lapisan pondasi pada perkerasan kaku ini bukan ditujukan untuk menaikkan daya dukung dari lapisan tersebut. Hal penting yang hams dipertimbangkan dari lapisan pondasi ini ialah untuk mencegah pumping yang mungkin terjadi, sehingga diperhtkan bahan yang dapat -"meloloskan air" atau bahan yang tahan terhadap erosi air wall pumping. Tulisan ini membahas persyaratan bahan dan gradasi untuk agregat lepas (unbound material) yang dipergunakan pada lapis pondasi pada perkerasan kaku Avila cara penggunaanya pada konstruksi perkerasan itu sendiri.
Korelasi pengujian pelapukan aspal stimulasi di laboratorium dengan alat thin film oven test dan rolling thin film oven test tjitjik wasiah suroso
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 4 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menentukan tingkat pelapukan aspal selama pemanasan dan pencampuran di Unit Pencampur dapat dilakukan di laboratorium dengan cara simulasi yang dikenal dengan Thin Film Oven Test ( TFOT ). Dengan berkenzbangnya teknologi dilakukan dengan alat Rolling Thin Film Oven ( RTFO) , yang diyakini lebih mendekati kenyataan pelapukan aspal setelah keluar dari Unit pencampur aspal dilapangan, Namun tidak semua laboratorium aspal di Indonesia tersedia alat tersebut, sehingga dilakukan penelitihan untuk menentukan korelasi pelapukan aspal menggunakan alat TFOT dan RTFOT. Korelasi ini dapat digunakan untuk memprediksi pelapukan aspal di Unit Pencampur aspal . Dari hasil penelitihan diperoleh hubungan antara penetrasi aspal setelah mengalami pelapukan dengan alat TFOT dan penetrasi atau titik lembek setelah mengalami pelapukan dengan alat RTFO , dinyatakan dengan persamaan sebagai berikut : Hubungan antara pen TFO dan Pen RTFO Pen RTFO = - 0,0142 ( Pen TFO )2 + 1,409 X + 3,325 Hubungan antara Titik lembek TFO dan Titik lembek RTFO TL, RTI•D = - 0,0014 (TLTFo )2 + 1,195 TL Try - 5,409
Uji getar pada jembatan tol layang dengan beban lalu lintas aktual Setyo Hardono
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 4 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengukur getaran aktual dari suatu jembatan layang tol akibat beban eksitasi getaran dari lalu lintas aktual. Penglibt•an getaran dilakukan pada kondisi dimana tidak memungk-inkan untuk dilakukan penyetopan lain lintas. Posisi alat pendeteksi getaran (accelerometer) diletakkan pada bagian yang dipredeksi bergetar secara dominan. Pada pier head, akselerorneter ditempatkan pada ujung kantilever untuk merekam getaran arah vertical dan dipasang ditengah bentang untuk gelagar. Getaran yang terjadi direkam secara real time dan simultan. Data tersebut kemudian diolah untuk memperoleh, intensitas getar, frekuensi getar yang tereksitasi dan mode shape. Contoh hasil pengukuran getaran dan evaluasinya disajikan dalam tulisan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metoda yang dipakal dalam pengujian ini dapat digunakan untuk mengukur getaran jembatan layang tol dengan balk meskipun tanpa dilakukan penyetopan lain lintas.
Pengaruh gradasi agregat campuran beraspal panas yang memotong daerah terlarang (restriction zone) terhadap ketahanan deformasi Kurniadji , Nono
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 4 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja campuran beraspal tergantung terhadap sifat aspal, sifat agregat dan besaran volumetrik campuran sebagai jitngsi gradasi agregat. Tulisan ini menguraikan ten tang pengaruh gradasi agregat memotong daerah terlarang pada sifat campuran beraspal. Campuran beraspal yang dikaji adalah Laston lapis permukaan (AC-WC) dengan menggunakan aspal keras Pen 60. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sifat campuran beraspal dengan gradasi agregat memotong daerah terlarang lebih rentan terhadap terjadinya deformasi, yaitu memilila stabilitas dinamis 40% dart stabilitas dinamis campuran dengan gradasi kebawah daerah terlarang.
Pengaruh tingkat kepadatan terhadap volumetrik campuran beton aspal dengan analisis jalur Madi Hermadi , Nono
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 4 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja campuran beraspal selain tergantung pada sifat bahan yang digunakan juga tergantung pada besaran volumetrik yang direncakanan. Besaran volumetrik irri dapat tercapai apabila tidak terjadi penyimpangan tingkat kepadatan. Ada beberapa hal yang mengakibatkan tingkat kepadatan campuran tidak tercapai, yaitu diantaranya: proporsi kadar aspal tidak tepat, temperatur pemadatan rendah, terjadi segregasi dan purdah lintasan peadatan tidak sesuai serta alat pemadat tidak sesuai ketentuan. Pada tulisan ini, penults telah mengevalusi pengaruh penyimpangan tingkat kepadatan terhadap besaran volumetrik campuran sekala laboratorium dan untuk menganalisa data digunakan Path Analysis (analysis jalur) menggunakan program SPSS. Hasa pengujian menunjukkan bahwa menurunnya tingkat kepadatan mengakibatkan rongga dalam campuran (VIM) dan rongga dalam agregat (VM4) meningkat. Sedangkan pengaruhnya terhadap rongga terisi aspal (VFB) adalah rnenurun dengan signifik-an. Hal tersebut, menunjukkan bahwa dengan meningkatnva VIM dan VMA serta menurunya VFB kinerja campuran beraspal menjadi rendah sehingga rentan terhadap terjadinya pelepasan butir dan retak,

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2004 2004


Filter By Issues
All Issue Vol 42 No 1 (2025) Vol 41 No 2 (2024) Vol 41 No 1 (2024) Vol 40 No 2 (2023) Vol 40 No 1 (2023) Vol 39 No 2 (2022) Vol 39 No 1 (2022) Vol 38 No 2 (2021) Vol 38 No 1 (2021) Vol 37 No 2 (2020) Vol 37 No 1 (2020) Vol 36 No 2 (2019) Vol 36 No 1 (2019) Vol 35 No 2 (2018) Vol 35 No 1 (2018) Vol 34 No 2 (2017) Vol 34 No 1 (2017) Vol 33 No 2 (2016) Vol 33 No 1 (2016) Vol 32 No 3 (2015) Vol 32 No 2 (2015) Vol 32 No 1 (2015) Vol 31 No 3 (2014) Vol 31 No 2 (2014) Vol 31 No 1 (2014) Vol 30 No 3 (2013) Vol 30 No 2 (2013) Vol 30 No 1 (2013) Vol 29 No 3 (2012) Vol 29 No 2 (2012) Vol 29 No 1 (2012) Vol 28 No 3 (2011) Vol 28 No 2 (2011) Vol 28 No 1 (2011) Vol 27 No 3 (2010) Vol 27 No 2 (2010) Vol 27 No 1 (2010) Vol 26 No 3 (2009) Vol 26 No 2 (2009) Vol 26 No 1 (2009) Vol 25 No 3 (2008) Vol 25 No 2 (2008) Vol 25 No 1 (2008) Vol 24 No 3 (2007) Vol 24 No 2 (2007) Vol 24 No 1 (2007) Vol 23 No 3 (2006) Vol 23 No 2 (2006) Vol 23 No 1 (2006) Vol 22 No 4 (2005) Vol 22 No 3 (2005) Vol 22 No 2 (2005) Vol 22 No 1 (2005) Vol 21 No 4 (2004) Vol 21 No 3 (2004) Vol 21 No 2 (2004) Vol 21 No 1 (2004) Vol 20 No 4 (2003) Vol 19 No 3 (2002) Vol 19 No 2 (2002) Vol 19 No 1 (2002) Vol 18 No 2 (2001) Vol 18 No 1 (2001) Vol 17 No 2 (2000) Vol 17 No 1 (2000) Vol 16 No 3 (2000) Vol 16 No 2 (1999) Vol 15 No 4 (1999) Vol 15 No 1 (1998) Vol 15 No 3 (1997) Vol 15 No 1 (1997) No 4 (1997) No 2 (1997) Vol 13 No 2 (1996) Vol 13 No 1 (1996) No 4 (1996) No 3 (1996) Vol 12 No 3 (1995) Vol 12 No 2 (1995) Vol 12 No 1 (1995) Vol 11 No 1 (1994) Vol 10 No 3 (1993) Vol 10 No 2 (1993) Vol 10 No 1 (1993) Vol 9 No 4 (1993) Vol 9 No 3 (1992) Vol 9 No 2 (1992) Vol 9 No 1 (1992) Vol 8 No 3 (1992) Vol 7 No 3 (1991) No 2 (1991) No 1 (1991) No 1 (1990) No 2 (1989) No 1 (1989) No 4 (1987) No 2 (1987) No 1 (1987) No 1 (1986) No 3 (1985) No 3 (1984) No 2 (1984) No 1 (1984) More Issue