cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,145 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 2,145 Documents clear
Penguatan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Generasi Muda Masa Kini Shyntia Suci Ramadhan; Dauhah Salwa Endah Lestari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5330

Abstract

Perkembangan pesat globalisasi dan teknologi informasi membawa peluang sekaligus tantangan bagi pelestarian nilai-nilai nasional Indonesia, khususnya Pancasila. Penelitian ini bertujuan mengkaji kendala yang dihadapi generasi muda dalam menginternalisasi nilai Pancasila dan merumuskan strategi penguatan melalui pendekatan sosial budaya dan pendidikan. Dengan desain penelitian kualitatif menggunakan metode studi pustaka, data dikumpulkan secara purposive dari artikel ilmiah nasional dan internasional, dokumen kebijakan resmi, serta buku akademik terbitan 2020-2025. Analisis konten dilakukan untuk mengklasifikasi tema dan menginterpretasi hasil. Temuan menunjukkan budaya digital, individualisme, dan lemahnya peran keluarga menjadi hambatan internalisasi Pancasila, sedangkan metode pengajaran teoritis konvensional kurang kontekstual. Strategi efektif meliputi revitalisasi pendidikan karakter di sekolah, penguatan tanggung jawab keluarga, optimalisasi literasi digital, dan pemberdayaan organisasi pemuda. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kolaborasi multipihak sangat penting untuk mengintegrasikan nilai Pancasila secara adaptif dalam ekosistem sosial era digital. Upaya berkelanjutan diperlukan agar generasi muda tidak hanya memahami tetapi juga mengamalkan prinsip Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga identitas bangsa di tengah arus global.
Pengaruh Advokasi Digital Di Media Sosial Terhadap Preferensi Kebijakan Generasi Z Di Kota Palangka Raya Angelika Olga Rasti; Rahmalia Wulan Azizah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh advokasi digital di media sosial terhadap preferensi kebijakan Generasi Z di Kota Palangka Raya. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan teknik analisis regresi linear sederhana, penelitian ini melibatkan 78 responden yang dipilih melalui simple random sampling dan accidental sampling, Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner berdasarkan skala likert dengan rentang skor 1 sampai 4. Analisis data menggunakan model regresi sederhana melalui SPSS versi 25. Instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas, serta memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa advokasi digital berpengaruh signifikan terhadap preferensi kebijakan, dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 8,547 lebih besar daripada t tabel 1,991, serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien regresi sebesar 0,701 dan R Square 0,490 menunjukkan bahwa advokasi digital memberikan kontribusi sebesar 49% terhadap pembentukan preferensi kebijakan Generasi Z. Temuan ini menyimpulkan bahwa advokasi digital di media sosial berpengaruh signifikan terhadap preferensi kebijakan Generasi Z di Kota Palangka Raya.
Strategi Pengembangan UMKM untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Lokal (Studi pada Ruang Terbuka Hijau Desa Gedeg) Adi Soleh Al Iqbal; Albert Gamot Malau
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5338

Abstract

Pengembangan ekonomi masyarakat melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk di Desa Gedeg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan UMKM di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Gedeg melalui pemanfaatan literasi digital, penyelenggaraan event, serta optimalisasi fasilitas pendukung. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM masih menggunakan metode usaha tradisional dan memiliki keterbatasan dalam penggunaan teknologi digital, termasuk pemasaran online dan metode pembayaran non-tunai. Selain itu, event yang diselenggarakan di RTH terbukti mampu meningkatkan visibilitas UMKM dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui peningkatan jumlah pengunjung. Fasilitas RTH yang bersih, nyaman, dan memadai juga menjadi faktor pendukung penting yang menciptakan pengalaman positif bagi pengunjung sehingga meningkatkan length of stay dan konsumsi di area tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan UMKM di Desa Gedeg dapat ditingkatkan melalui pelatihan literasi digital, pendampingan pemasaran online, penyelenggaraan event secara rutin, serta peningkatan fasilitas publik di RTH. Kombinasi ketiga aspek tersebut memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan daya saing UMKM dan penguatan ekonomi lokal. Penelitian ini merekomendasikan adanya kolaborasi antara pemerintah desa, komunitas lokal, dan pelaku UMKM untuk menciptakan strategi pengembangan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
A Synergy Model of Digital Leadership for Principals and Teachers to Overcome Technopedagogical Competency Disruption in Elementary Schools: A Theoretical Study Ashfary Mukrim; Arismunandar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5346

Abstract

ABSTRACT This study aims to develop a Digital Leadership Synergy Model that serves as a theoretical framework to address disruptions caused by the technopedagogical competency gap between principals and teachers in elementary schools. Through a theoretical study method involving analysis and synthesis of the latest literature, this study successfully identified the fundamental elements of digital leadership and technopedagogical competency. The results of the study map the profile of technopedagogical competency disruption, including the anatomy of the gap and its impact on the learning ecosystem. Based on these findings, a theoretical model was designed that visualizes the synergistic relationship between the main constructs of principal digital leadership and teacher technopedagogical competency, with collaborative mechanisms as the driving force. This model is also equipped with operationalization strategies, anticipation of challenges, and factors supporting its successful implementation in the context of elementary schools. As an outcome, this study formulates theoretical propositions that can be further tested. Thus, this study contributes a clear and applicable theoretical framework for stakeholders in building synergy to overcome digital competency disruption in elementary school environments.Keywords: Digital Leadership, Technopedagogical Competence, Synergy, Theoretical Model, Elementary School
Dasar Pengujin KTUN dalam Kasus Reklamasi Pulau G: Antara Legalitas, Asas Praduga Sah dan Kepentingan Publik Febri Aditiya Nur Wahid; Hikmatyar Ramadhani Mustofa Ilham; Zahwa Istiqomah Builqis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5351

Abstract

This research examines the legal basis for reviewing State Administrative Decisions (KTUN) in the dispute over the reclamation permit for G Island in Jakarta. The case began with the issuance of Jakarta Governor Decree No. 2238 of 2014, which granted a reclamation permit and was later challenged by fishermen and environmental groups for violating regulations and harming coastal communities. This study uses a normative legal research method with statutory, case, and conceptual approaches. The analysis focuses on assessing the conformity of the government’s decision with the principle of legality, the General Principles of Good Governance (AUPB), and environmental regulations. The findings show that the Jakarta Administrative Court (PTUN) annulled the decree for contradicting Law No. 27 of 2007 and Law No. 32 of 2009, as well as for violating AUPB, including legal certainty, transparency, caution, and justice. However, the Supreme Court (MA) took a different stance at the cassation level, emphasizing the presumption of legality (presumptio iustae causa) and rejecting the lawsuit based on procedural deadlines, allowing the decree to remain in force. This contrast demonstrates that PTUN prioritizes legality and public protection, whereas MA places greater emphasis on legal certainty and administrative stability. Overall, this research highlights that KTUN review must balance legality, AUPB, presumption of legality, and public interest to ensure that administrative decisions are not only legally valid but also fair and beneficial for society.
Perbandingan Frekuensi Eksaserbasi pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) antara Penerima Monobronkodilator dan Dual Bronkodilator di Rumah Sakit Umum H. Adam Malik Medan dan Rumah Sakit Prof. CPL USU Elfia Damaiyanti Br Lingga; Pandiaman Pandia; Andika Pradana; Yuki Yunanda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5356

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) menimbulkan beban kesehatan global signifikan, dengan tingkat eksaserbasi tinggi yang tetap terjadi meskipun terapi bronkodilator jangka panjang, terutama pada perokok laki-laki lansia di Indonesia. Ketidakpastian masih ada terkait efektivitas monobronkodilator versus dual bronkodilator dalam setting dunia nyata. Tujuan: Penelitian ini membandingkan frekuensi eksaserbasi pada pasien PPOK penerima terapi monobronkodilator dan dual bronkodilator. Jenis dan Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain kohort retrospektif di dua rumah sakit rujukan tersier Indonesia (RSUP H. Adam Malik Medan dan RS Prof. CPL USU), Januari–Juni 2025. Populasi dan Sampel: Pasien ≥40 tahun dengan PPOK (ICD-10 J44); sampel purposif 268 pasien (134 per kelompok) yang memenuhi kriteria inklusi (terapi ≥3 bulan, rekam lengkap). Instrumen dan Teknik Analisis Data: Formulir ekstraksi standar dan codebook; statistik deskriptif, uji Chi-kuadrat, regresi Poisson. Hasil: Kelompok monobronkodilator menunjukkan eksaserbasi lebih tinggi (15/53, 28,3%) dibanding dual (2/52, 6,3%), p=0,014. Kesimpulan: Terapi dual bronkodilator (LABA/LAMA) secara signifikan menurunkan frekuensi eksaserbasi dibanding monoterapi, mendukung penerapannya pada pasien PPOK berisiko tinggi.
Narrative Review: Furunkel Hidung dan Faktor Risiko Lingkungan Venadya Salwa Janova; Annisa Intan Aulia; Nesya Nur Afifah; Fawwaz Mahardika Pranata; Hidayatullah Permani; Yusuf Alam Romadhon
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5360

Abstract

Furunkel hidung, infeksi akut folikel rambut di vestibulum nasi yang utamanya disebabkan Staphylococcus aureus, berisiko serius karena kedekatannya dengan vena fasialis dan sinus kavernosus, memicu komplikasi seperti trombosis sinus kavernosus. Studi terkini menyoroti faktor lingkungan seperti polusi PM2.5 dan debu industri yang melemahkan barier mukosa hidung serta menginduksi disbiosis mikrobiota. Tinjauan naratif ini mensintesis literatur 2020-2025 untuk menguraikan interaksi ini.​ Penelitian bertujuan menguraikan kontribusi risiko lingkungan terhadap furunkel hidung melalui bukti klinis, epidemiologis, dan eksperimental, fokus pada interaksi host-mikrobiota-lingkungan. Menggunakan metode narrative review kualitatif, pencarian dilakukan di PubMed, Scopus, Google Scholar, dan ScienceDirect dengan kata kunci seperti "furunkel hidung" dan "faktor risiko lingkungan". Populasi adalah artikel peer-reviewed (2020-2025); sampel studi memenuhi kriteria inklusi (etiology, patogenesis). Instrumen pencarian literatur elektronik; analisis data sintesis naratif dan pengelompokan tematik. Hasil menunjukkan PM2.5 memicu disbiosis nasal, stres oksidatif, dan gangguan clearance mukosilier, bersinergi dengan faktor host seperti diabetes meningkatkan dominasi S. aureus dan kekambuhan. Kesimpulannya, pencegahan memerlukan pendekatan holistik di luar antibiotik, termasuk pengendalian polusi, edukasi higienis, dan modulasi mikrobiota untuk kurangi komplikasi.
Peningkatan Kepekaan Sosial Melalui Program Education and Experience (Eduperience) Pada Peserta Didik Sekolah Alam Le Cendekia Kabupaten Gowa Muhammad Asri; M. Ali Latif; Suardi Suardi; Nasrah Natsir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) implementasi kegiatan program education and experience (Eduperience) di Sekolah Alam Le Cendekia; 2) peningkatan kepekaan sosial melalui program education and experience (Eduperience) pada peserta didik Sekolah Alam Le Cendekia; (3) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat program education and experience (Eduperience) dalam peningkatan kepekaan sosial peserta didik pada Sekolah Alam Le Cendekia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Pendidik dan Peserta didik di Sekolah Alam Le Candekia. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara observasi, dokumentasi. Analisis data secara sistimatis dilakukan dengan tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Implementasi program eduperience mencakup tiga tahap, yaitu perencanaan melalui observasi dan asesmen kebutuhan, pelaksanaan dengan menempatkan peserta didik tinggal bersama masyarakat selama tiga hari, serta evaluasi melalui kegiatan refleksi. 2) peningkatan kepekaan sosial peserta didik melalui dua strategi, yaitu pembiasaan sosial seperti memberi salam, menghargai pendapat, dan pengalaman langsung di masyarakat yang menumbuhkan empati, kepedulian, dan kesadaran sosial. 3) faktor pendukung peningkatan kepekaan sosial melalui program eduperence yaitu adanya dukungan pihak terkait, seperti kepala sekolah, pemerintah desa, guru pendamping, panitia serta motivasi peserta didik. Adapun yang termasuk faktor pengambat yaitu sulitnya beradaptasi peserta didik dan keterbatasan waktu pelaksanaan program
Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Peningkatan Penjualan Unit Pada Perumahan Iroonwood Maria Kristina Situmorang; Nurbeti Nurbeti; Nani Patrisia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh social media marketing dalam meningkatkan penjualan unit pada Perumahan Ironwood. Latar belakang penelitian didasari oleh kebutuhan perusahaan untuk memaksimalkan penjualan dengan pendekatan pemasaran yang lebih modern dan efektif, mengingat semakin kompetitifnya industri properti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan utama Head Sales dan Admin Sales perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital melalui media sosial, khususnya penggunaan Instagram, TikTok, dan Facebook, memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan jumlah calon pembeli (leads), terutama melalui konten promosi yang menarik seperti testimoni pelanggan, progres pembangunan, dan edukasi pembelian rumah. Namun, keterbatasan sumber daya manusia, minimnya sarana produksi konten, serta belum adanya sistem Customer Relationship Management (CRM) menyebabkan banyak leads tidak terkonversi menjadi penjualan. Strategi pemasaran melalui media sosial terbukti lebih efektif dibandingkan metode konvensional karena mampu menjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya yang relatif rendah. Berdasarkan teori Kotler dan Keller (2016), strategi pemasaran digital seharusnya mencakup komunikasi terintegrasi, pengelolaan relasi pelanggan, dan pemanfaatan teknologi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan membentuk tim digital marketing khusus serta mengembangkan sistem pencatatan leads secara sistematis sehingga efektivitas pemasaran digital dapat dimaksimalkan.
Keabsahan Hukum Keputusan Tata Usaha Negara Digital dan Sengketa Fiktif Positif dalam Sistem Elektronik Fata Rahman Hakim; Silvia Nursabila; Felly Sigiro; Isnaini Isnaini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara mendalam dan komprehensif mengenai pergeseran fundamental dalam validitas Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN) yang bertransformasi dari format konvensional menuju format digital dalam kerangka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Fokus utama penelitian adalah menganalisis keabsahan KTUN elektronik sebagai objek sengketa di Peradilan Tata Usaha Negara serta implikasinya terhadap mekanisme permohonan fiktif positif. Metodologi yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus terhadap Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Nomor 10/P/FP/2019/PTUN.JKT yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi administrasi pemerintahan menuntut perluasan tafsir atas unsur "penetapan tertulis" dalam Undang-Undang Peradilan Tata Usaha Negara agar selaras dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dalam studi kasus, ditemukan bahwa kegagalan sistem elektronik yang mengakibatkan tidak terbitnya keputusan dalam tenggat waktu yang ditentukan undang-undang harus dimaknai sebagai dikabulkannya permohonan secara hukum (fiktif positif). Kegagalan teknis tidak dapat menganulir hak warga negara.