cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,141 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 2,141 Documents clear
Pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) terhadap Kesejahteraan Psikologis Generasi Z dengan Dukungan Sosial sebagai Moderator Mukti Utama
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3833

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mengubah pola komunikasi, interaksi sosial, serta pembentukan identitas Generasi Z yang lahir dan tumbuh dalam era digital. Media sosial tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai ruang untuk memperoleh informasi, membangun relasi, serta mencari pengakuan sosial. Namun, keterikatan berlebihan pada media sosial menjadikan Generasi Z lebih rentan mengalami Fear of Missing Out (FoMO), yaitu perasaan cemas atau skhawatir karena takut tertinggal dari pengalaman, aktivitas, maupun informasi yang dimiliki orang lain. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa FoMO berkontribusi pada peningkatan stres, kecemasan, depresi, rendahnya harga diri, serta penurunan dimensi psychological well-being seperti penerimaan diri, otonomi, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena FoMO pada mahasiswa Generasi Z, dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis, serta menguji peran dukungan sosial sebagai moderator. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan melibatkan 45 mahasiswa Universitas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan observasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, dan komunitas kampus terbukti efektif memperlemah pengaruh negatif FoMO terhadap kesejahteraan psikologis. Temuan ini menegaskan bahwa dukungan sosial merupakan faktor protektif yang esensial, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi pengembangan strategi intervensi kesehatan mental Generasi Z di era digital.
Hubungan Empati Dan Keterbukaan Diri Dengan Keharmonisan Rumah Tangga Dalam Perspektif Islam Mena Sari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3834

Abstract

Keharmonisan rumah tangga merupakan tujuan utama pernikahan yang ditegaskan dalam Islam melalui konsep sakinah, mawaddah, dan rahmah. Namun, realitas sosial menunjukkan bahwa banyak rumah tangga menghadapi konflik akibat komunikasi yang buruk, kurangnya pemahaman emosional, serta lemahnya keterbukaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan empati dan keterbukaan diri dengan keharmonisan rumah tangga dalam perspektif Islam melalui metode studi literatur. Data dikumpulkan dari artikel ilmiah, buku akademik, serta dokumen resmi yang terbit pada 2015–2025, kemudian dianalisis secara sintesis naratif untuk mengidentifikasi pola dan relevansi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa empati berperan sebagai faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pernikahan, mengurangi konflik, dan memperkuat dukungan emosional antar pasangan. Keterbukaan diri terbukti memperkuat rasa percaya, meningkatkan kedekatan emosional, serta membantu penyelesaian konflik secara konstruktif. Integrasi keduanya memberikan dampak yang lebih kuat terhadap keharmonisan rumah tangga, terutama ketika dikaitkan dengan nilai Islam. Perspektif Islam menempatkan empati sebagai manifestasi rahmah dan keterbukaan diri sebagai wujud amanah serta syura, sehingga keduanya menjadi fondasi spiritual sekaligus psikologis dalam pernikahan.Implikasi praktis dari penelitian ini terletak pada perlunya pengembangan bimbingan pranikah dan konseling keluarga berbasis Islam yang menekankan keterampilan empati dan keterbukaan diri. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya literatur akademik sekaligus memberikan rekomendasi nyata bagi upaya penguatan keharmonisan rumah tangga muslim di Indonesia.
Layanan Panggilan Darurat Berbasis Hak Asasi Manusia Sebagai Kebijakan yang Berkualitas (Studi Indeks Kualitas Kebijakan Kota Probolinggo) Nurul Jannah Lailatul Fitria; Sutarjo Sutarjo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3835

Abstract

Pelayanan sektor publik merupakan variabel yang terkait dengan indikator keberhasilan tata kelola pemerintahan yang baik. Selain itu, pelayanan publik merupakan penyelenggaraan pemerintahan yang sensitif terhadap isu demokrasi. Sistem demokrasi menunjukkan konsep pemerintahan yang peduli kebutuhan publik. Prinsip demokrasi pemerintahan merupakan bentuk pemenuhan hak asasi manusia oleh pemerintah. Terutama dalam kondisi darurat terkait pelayanan dengan berbasis HAM. Layanan Probolinggo Siaga 112 yang dilakukan dengan pelayanan yang berkualitas dengan prinsip-prinsip HAM. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data dan informasi dengan cara wawancara dan observasi langsung yang disertai dengan dokumen pendukung. Layanan Probolinggo Siaga 112 memberikan pelayanan yang berkualitas dengan memenuhi lima dimensi kualitas pelayanan yaitu Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Hasil penelitian terkait layanan Probolinggo Siaga 112 dilakukan dengan standar pelayanan publik berbasis HAM. Pelayanan akan terkait dengan dasar kebijakan dan regulasi. Tiga indikator untuk menilai pelayanan publik berbasis HAM, antara lain aksesibilitas dan fasilitas untuk kebutuhan HAM; ketersediaan aparatur atau petugas yang siaga; dan kepatuhan pejabat, pegawai, dan pelaksana terhadap standar pelayanan minimal masing-masing sektor pelayanan. Indikator penilaian dinilai melalui tahap perencanaan kebijakan yang terdiri dari penyusunan agenda dan perumusan kebijakan serta implementasi kebijakan yang terdiri dari pelaksanaan kebijakan dan evaluasi manfaat kebijakan pada layanan Probolinggo Siaga 112.
Persepsi Orang Tua terhadap Pembelajaran Calistung dengan Menggunakan Metode Flash Card di KB Tanbihul Ghofilin Cibatu Garut Adah Ipah; Roza Yenita; Sudi Suhardjo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3837

Abstract

Anak Usia Dini adalah seorang anak yang sedang mengalami proses perkembangan yang sangat pesat untuk kehidupan selanjutnya. Anak Usia Dini juga memiliki masa keemasan yang sering juga disebut “golden age” sebab pada masa ini anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat sehingga rangsangan-rangsangan sangat dibutuhkan untuk memupuk pertumbuhan dan perkembangannya.. Upaya yang dilakukan oleh Lembaga PAUD dalam menyikapi kekhawatiran orang tua terhadap penguasaan Calistung bagi anaknya, khususnya di KB Tanbihul Ghofilin dengan menggunakan Metode Flash Card. Nama Flash Card mungkin masih asing terdengar di kalangan orang tua, Flash Card adalah salah satu alat pembelajaran yang berbentuk kartu bergambar yang sangat berguna untuk mendorong minat anak dalam mengembangkan kemampuan dalam menguasai pembelajaran membaca, menulis dan berhitung. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui persepsi orang tua terhadap pembelajaran Calistung di KB Tanbihul Ghofilin Cibatu-Garut dengan menggunakan metode Flash Card. Metode Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif Yaitu penelitian yang tertuju pada pemecahan masalah yang terjadi di KB Tanbihul Ghofilin. Dan peneliti juga menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu lebih menekankan analisisnya pada pada proses penyimpulan deduktif dan induktif serta analisis terhadap dinamika hubungan antar fenomena yang diamati dengan menggunakan logika ilmiah. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa orang tua di KB Tanbihul Ghofilin mempunyai persepsi yang tinggi terhadap pembelajaran Calistung, yaitu anak yang lulus dari PAUD harus sudah bisa Calistung.
Peran Orang Tua dalam Pencegahan Stunting Melalui Penerapan Kebiasaan Pola Makan Sehat Anak Pada Usia 5-6 Tahun di Paud KB Al-Farizqi Adisti Parlina; Lia Kurniawaty; Delina Kasih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3838

Abstract

Dalam pencegahan stunting bukan hanya pemerintah yang perlu menangani hal tersebut tetapi memerlukan peran orang tua, terutama melalui pembiasaan pola makan sehat sejak usia dini. penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran orang tua dalam pencegahan stunting melalui kebiasaan makan sehat terutama pada anak usia 5-6 tahun di PAUD KB Al-Farizqi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan subjek orang tua wali murid di PAUD KB Al-Farizqi dan juga satu pendidik, subjek dipilih melalui purposive sampling dimana subjek dipilih berdasarkan pertimbangan peneliti, bukan secara acak. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian peneliti menganalisis secara deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memahami stunting sebatas anak yang bertumbuh pendek, padahal stunting juga berdampak pada perkembangan gizi, kognitif, dan kesehatan mental anak. Dalam pelaksanaannya, ibu yang lebih sering menyiapkan makanan rumah seperti nasi, lauk, sayur, buah, dan susu, serta menghindari jajanan instan. Adapun kendala yang dihadapi cukup beragam antara lain anak sulit makan sayur, cepat bosan dengan menu, serta terbatasnya variasi makanan. Dalam hal pembiasaan makan sehat sekolah juga mendukung melalui jadwal bekal harian, walaupun begitu keterlibatan orang tua tetap menjadi kunci utama. Peran orang tua sangat penting dalam pencegahan stunting melalui kebiasaan pola makan sehat. Diperlukan edukasi berkelanjutan agar orang tua memiliki pemahaman lebih luas tentang stunting ataupun makanan bergizi dan mampu menciptakan variasi makanan untuk anak.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Status Gizi Anak Melalui Bekal Makanan Di Kelompok B Pos Paud Aster Nurul Oktaviani Rahayu; Delina Kasih; Ajeng Priendarningtyas
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3839

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh orang tua yang memberikan bekal makanan seperti makanan instan, proces food, fast food, makanan ringan,makanan kemasan serta jajanan warung yang tidak memiliki kandungan gizi yang cukup bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai (1)Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Status Gizi Anak Melalui Bekal Makanan Di Kelompok B Pos Paud Astter, (2) Bagaimana pemberian bekal makanan yang diberikan orang tua untuk anak di Kelompok B Pos Paud Aster?,dan (3) hambatan yang mempengaruhi pemberian gizi seimbang melalui bekal makanan kepada anak di Kelompok B Pos Paud Aster Bentuk penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Sumber data primer dari penelitian ini adalah 7 orang tua dari murid kelompok B Pos Paud Aster, guru kelas B dan Kepala Sekolah.Sedangkan sumber sekundernya berasal dari surat-surat, gambar-gambar, foto-foto, dan arsipan yang berhubungan dengan penelitian ini Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Orang tua berperan penting dalam perannya merawat dan mengasuh anak yaitu dengan menjaga pertumbuhan dan perkembangan anak, melalui pemberian gizi kepada anak. Peran orang tua dilaksanakan dengan berusaha mencukupi kebutuhan gizi anak melalui pemberian makanan dengan asupan gizi seimbang dan memantau pertumbuhan anak dengan rutin dengan memeriksakan pertumbuhan berat badan dan tinggi badan anak. (2) Bekal makanan yang diberikan orang tua haruslah yang mengandung gizi seimbang dan yang menjadi kesukaan dari anak, tapi pada kenyataan bekal makanan yang diberikan orang tua terkadang tidak mencukupi asupan gizi seimbang, masih seringnya orang tua memberikan makanan seperti nasi dengan telur , atau ayam saja atau makanan instan seperti mie, sosis, tanpa menyertakan sayuran ataupun buah buahan,(3) hambatan yang dihadapi dalam pemberian asupan gizi seimbang melalui bekal makanan yaitu dari anak dan juga keterbatasan waktu yang dimiliki oleh tua dalam menyiapkan bekal makanan dengan gizi seimbang. Implikasi dari penelitian ini diharapkan pihak sekolah semakin meningkatkan edukasi kepada para orangtua mengenai pentingnya bekal makanan dengan gizi seimbang melalui berbagai kerjas sama dengan para ahli dan pihak yang berhubungan dengan gizi anak.
Meningkatkan Kemampuan Dasar Linguistik Anak Usia 4-5 Tahun dengan Metode Siuul di Kober Al-Khairiyah Sri Nurhayati; Sri Watini; Arie Widiyastuti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dasar linguistik anak usia dini melalui penerapan metode SIUUL di KB. Al Khairiyah. Latar belakang penelitian adalah rendahnya perkembangan kemampuan berbahasa anak kelompok A usia 3-4 tahun, seperti pengucapan yang kurang jelas, belum mampu menceritakan pengalaman, dan belum dapat mengulang kalimat sederhana. Metode SIUUL (Menyimak, Mengucap, dan mengulang) diterapkan secara kontekstual, menyenangkan, dan sesuia nilai-nilai keislaman untuk melatih keterampilan berbicara dan membaca anak secara sistematis. Penelitian ini menggunakan Penelitiuan Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & Mctaggart dalam dua siklus, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan linguistik anak, dari prasiklus sebesar 36,94% menjadi 50,8% pada siklus I (peningkatan 13.8%) dan mencapai 77.8% pada siklus II (peningkatan 26,98%). Capaian pada siklus II telah melmpaui kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, Metode SIUUL efektif dalam membangun kemampuan dasar linguistik anak usia dini melalui pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna.
Manajemen Risiko Kesehatan Kerja Melalui Health Risk Assessment di Laboratorium Assay Departemen Geoscience PT X Adhitya Chandra Setyawan; M.Zulfikar Asumta; Herin Mawarti; Nasrudin Nasrudin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3841

Abstract

This study aims to analyze the implementation of occupational health risk management through Health Risk Assessment (HRA) in the Assay Laboratory of the Geoscience Department of PT X and identify barriers, enablers, and managerial implications. This research method uses a qualitative approach with a single case study design to describe and analyze the implementation of Health Risk Assessment (HRA) in the Assay Laboratory of the Geoscience Department of PT X. Data were collected through in-depth interviews, observations, document review, and triangulation, with participants selected using purposive sampling and snowball sampling. Data validity was maintained through member checking, audit trails, and peer debriefing. Data analysis followed the Miles, Huberman, and Saldana (2014) framework, which includes data condensation, data display, conclusion drawing and verification, to generate key themes related to the effectiveness, barriers, and managerial implications of HRA implementation. The results indicate that the implementation of Health Risk Assessment (HRA) in the Assay Laboratory of PT X is able to identify key potential hazards, such as exposure to hazardous chemicals, radiation, and ergonomic and psychosocial risks. The implementation of the HIRA method successfully mapped risk levels from moderate to extreme, thus facilitating management in determining control priorities. Control efforts through chemical substitution, the use of fume hoods, the implementation of standard operating procedures (SOPs), and the mandatory use of personal protective equipment (PPE) proved effective in reducing occupational risk levels. Worker health surveillance demonstrated stable physiological conditions, indicating the program's effectiveness in preventing occupational diseases. Overall, the implementation of the HRA strengthened the workplace safety culture while supporting the continuity of laboratory operations in accordance with OHS standards.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Untuk Mencapai Hasil Belajar IPA Perpindahan Kalor Pada Siswa Kelas V SD Negeri Karbubu Fransina Malau; Lestari Lestari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3843

Abstract

Penyelidikan tersebut bermaksud untuk menentukan keterampilan untuk mahami konsep ilmiah memahami tentang bahan perpindahan panas dari kelas V SD Negeri Karbubu. Metode yang digunakan adalah deskripsi kuantitatif. Teknik mengumpulkan informasi harus dilakukan adalah pemeliharaan, pengamatan, dan dokumentasi. Usaha wawancara dikurangi untuk meningkatkan hasil memahami program, media dan metode yang disediakan oleh master ketika ia mempelajari hasil penelitian dengan 7 orang yang memberikan informasi kelas V dan siswa di kelas V, yang dapat memahami konsep perubahan ilmiah klasik dari ruang kelas. Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan, siswa telah melihat pengetahuan tentang pembelajaran ilmiah, terutama perubahan materi dalam bentuk objek. Oleh karena itu hasil tes pengamatan utama menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa mencapai 78,67. Dengan demikian hasil konsultasi, pengamatan dan dokumen serta di pimpin oleh para penyelidik yang telah melihat ingatan siswa yang jujur.. Dengan demikian pengamatan hasil tes master menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa telah mencapai 78,67. Ini membuktikan hasil wawancara, pengamatan, dan dokumen yang dipimpin oleh para peneliti yang telah melihat ingatan siswa yang baik.
Penegakan Hukum Terhadap Praktik Illegal Land Clearing Dan Implikasinya Terhadap Keberlanjutan Ekosistem Indah Dwiprigitaningtias; Lily Andayani; R. Ardini Rakhmania Ardan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3844

Abstract

Penelitian ini mengkaji penegakan hukum terhadap praktik illegal land clearing dan implikasinya terhadap keberlanjutan ekosistem. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis efektivitas instrumen hukum dalam menanggulangi praktik pembukaan lahan ilegal serta menilai dampaknya terhadap kerusakan lingkungan dan keberlangsungan ekosistem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada wilayah rawan deforestasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan aparat penegak hukum, pejabat dinas lingkungan hidup, masyarakat terdampak, serta analisis dokumen peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi, dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya koordinasi antar lembaga, keterbatasan sumber daya, serta adanya kepentingan ekonomi-politik menjadi faktor penghambat efektivitas penegakan hukum. Praktik illegal land clearing terbukti menimbulkan degradasi tanah, kehilangan keanekaragaman hayati, serta mempercepat perubahan iklim lokal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan instrumen hukum, transparansi dalam proses penegakan, serta keterlibatan masyarakat sebagai bagian dari strategi keberlanjutan ekosistem.

Page 20 of 215 | Total Record : 2141