cover
Contact Name
ANDI MULAWAKKAN FIRDAUS
Contact Email
andi.mulawakkan@gmail.com
Phone
+6285255901665
Journal Mail Official
andi.mulawakkan@gmail.com
Editorial Address
Tamarunang Indah 2
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset Guru Indonesia
Published by Almeera Education
ISSN : 29618185     EISSN : 2962701X     DOI : 10.62388
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Riset Guru Indonesia (JRGI) adalah jurnal nasional, akses terbuka, multidisiplin, double-blind peer-review yang diterbitkan secara online tiga kali dalam setahun (Maret, Juli, November). Fokus dan ruang lingkup jurnal adalah untuk: 1) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik yang memiliki signifikansi lokal dan internasional di seluruh konteks pendidikan 2) Mempublikasikan manuskrip yang memiliki signifikansi lokal dan internasional dalam hal desain dan/atau temuan 3) Mendorong kolaborasi tim peneliti lokal dan internasional untuk menciptakan isu-isu khusus tentang topik ini.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 3 (2024): Agustus-November 2024" : 8 Documents clear
PENGARUH MODEL RADEC (READ, ANSWER, DISCUSSION, EXPLAIN, AND CREATE) TERHADAP KEMAMPUAN BEPIKIR TINGKAT TINGGI Magfirah; Muh. Erwinto Imran; Amri Amal
Jurnal Riset Guru Indonesia Vol 3 No 3 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jrgi.v3i3.454

Abstract

Pengaruh Model Pembelajaran RADEC terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Kelas V pada Mata Pelajaran IPA SD Negeri 87 Tamanroya.. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar. Pembimbing I Muh. Erwinto Imran dan Pembimbing II Amri Amal Model RADEC dapat meningkatkan kemampuan dan keaktifan siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, kemampuan membaca pemahaman siswa juga akan meningkat dengan sintaknya read. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir Tingkat Tinggi serta pengaruhnya terhadap penggunaan model pembelajaran RADEC Siswa kelas V pada Mata pelajaran IPA SD Negeri 87 Tamanroya. Penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dengan metode quasi eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Peserta Didik kelas V SD Negeri 87 Tamanroya yang berjumlah 36 peserta didik dengan sampel kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sample jenuh. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu model pembelajaran RADEC sedangkan variabel terikatnya yaitu kemampuan berpikir Tingkat Tinggi peserta didik kelas V pada pembelajaran IPA SD Negeri 87 Tamanroya. Pada teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir Tingkat Tinggi berupa soal essay, observasi dan dokumentasi. Intsrumen tes kemampuan berpikir Tingkat Tinggi dan lembar observasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistic deskriptif, analisis inferensial yaitu uji prasyarat dan uji hipotesis (independent sample t test). Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai Sig (2- tailed) sebesar 0,035 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara rata- rata kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran RADEC dengan model pembelajaran Problem Based Learning.
AKTIVITAS PLP DASAR SEBAGAI ALTERNATIF PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH DI SD UNGGULAN PURI TAMAN SARI Rasti Amalia; Ratnawati
Jurnal Riset Guru Indonesia Vol 3 No 3 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jrgi.v3i3.455

Abstract

Pada lingkup FKIP Unismuh Makassar program pengenalan akan lapangan persekolahan(PLP) Dasar bertujuan:(1) Membangun landasan jti diri pendidik dan memantapkan kompotensi akademik kependidikan:(2)Membentuk dan meningkatkan kompotensi mahasiswa dalam aspek sikap,pengetahuan,dan keterampilan sebagai calon pendidik. Pelaksanaan PLP dasar berlangsung disekolah secara luring dan dikampus secara daring, Kegiatan PLP dasar disekolah dilakukan dalam bentuk observasi sedangkan kegiatan kampus dilakukan pembekalan, refleksi dan ujian lisan secara daring atau luring.Skema pelaksanaan PLP Dasar dilaksanakan dengan sistem blok yang ditempuh selama 16 hari.4 hari dilaksanakan dikampus secara daring atau luring dan 12 hari dilaksanakan disekolah secara daring dengan waktu pelaksanaan 5 jam 40 menit berdasarkan hasil observasi yang dilakukan dalam kegiatan pengenalan lapangan persekolahan UPT SPF SD UNGGULAN PURI TAMAN SARI maka dapat disimpulkan bahwa dari hasil pengamatan mengenai profil terdapat visi misi sekolah, organisasi sekolah yang mencakup struktur organisasi dan tugas serta tanggung jawab pimpinan.
PEMANFAATAN POJOK BACA DI DALAM KELAS DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA SEKOLAH DASAR Fitra Angraeni; Nur Rahma
Jurnal Riset Guru Indonesia Vol 3 No 3 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jrgi.v3i3.472

Abstract

Minat baca merupakan keterampilan yang diperoleh setelah seseorang lahir, bukan keterampilan bawaan. Minat baca yang tinggi akan membuat seseorang semakin sering membaca dan memahami apa yang dibaca. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemanfaatan pojok baca didalam kelas dalam meningkatkan minat baca siswa kelas V UPTD SDN 4 Barru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan pojok baca dalam meningkatkan minat baca peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di UPTD SDN 4 Barru. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pojok baca berperan penting dalam meningkatkan minat baca siswa. Pemanfaatan pojok baca ini didukung oleh beberapa faktor:1) Desain Menarik: Pojok baca didesain dengan menarik, dengan buku-buku yang disusun rapi dan beragam, termasuk buku cerita dan nonfiksi. 2) Lokasi Strategis: Pojok baca terletak di lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh siswa. 3) Suasana Nyaman: Pojok baca menyediakan suasana yang nyaman dan mendukung kegiatan membaca. Wali kelas V juga memiliki peranan penting dalam memberikan motivasi serta dorongan terhadap siswa siswa untuk terus membaca sehingga pemanfaatn pojok baca dikelas V UPTD SDN 4 Barru bisa berjalan dengan baik
PERAN TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL Anita Candra Dewi
Jurnal Riset Guru Indonesia Vol 3 No 3 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jrgi.v3i3.473

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengumpulkan data dari berbagai referensi untuk memahami dampak penerapan teknologi digital serta potensinya dalam memperbaiki proses belajar. Hasil studi menunjukkan bahwa teknologi pendidikan memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pembelajaran yang interaktif, memudahkan akses informasi, dan meningkatkan mutu pendidikan. Namun, penerapan teknologi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, biaya yang tinggi, dan kurangnya keterampilan guru dalam menggunakan teknologi secara optimal. Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan upaya seperti memastikan akses teknologi yang memadai, meningkatkan kompetensi guru, dan menyusun kebijakan yang mendukung pemanfaatan teknologi di sektor pendidikan.
PERILAKU BULLYING ANTARA SISWA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SEKOLAH DASAR Muh. Rezky. A.H., Andi; Matwear, Safitri
Jurnal Riset Guru Indonesia Vol 3 No 3 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jrgi.v3i3.474

Abstract

This study aims to analyze bullying and the role of teachers in handling bullying among students to develop student character. By the purpose of the research, this study uses a qualitative descriptive research method. The object of this case research is 2 cases consisting of the victim and the perpetrator. The data collection method is carried out through interviews, observations, and in-depth documentation. Data analysis technology through the stages of data collection, data presentation, data reduction, conclusion drawing and data verification. The technique of checking the validity of the data uses extended observation, continuous observation. The results of the study are as follows: (1) The researcher analyzed bullying behavior through physical and verbal contact to understand the perpetrators and victims of bullying behavior so that they could know the role of teachers in overcoming bullying problems among students. In this case, it is very important because parents at school must provide good treatment so that the perpetrators of bullying become social children and the victims of bullying become social children. Able to interact socially well and have a strong mentality to face future treatments, shuffling memories is able to solve problems on their own. (2) The factors that cause bullying behavior are not only internal factors but also external factors that are supported by the lack of strict rules given to schools so that bullying behavior can occur repeatedly, (3) The formation of student character is carried out in schools through habituation and examples, expecting students to form a character that is not only religious and has a good character in socializing so that the PPK movement becomes a reference for schools in shaping the character of students who good.
Analisis Penyebab Rendahnya Literasi Siswa di Sekolah Dasar Muthia; Salsabila Pratiwi
Jurnal Riset Guru Indonesia Vol 3 No 3 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jrgi.v3i3.496

Abstract

This article examines the factors contributing to the low literacy levels at SD Negeri 4 Barru, particularly in grade V. The skills of listening, speaking, reading, and writing are crucial elements in 21st-century education. Although the government has launched the School Literacy Movement (GLS) program to enhance literacy skills, many students still face challenges. This research employs a qualitative descriptive method, gathering data through observation and interviews. The analysis indicates that the causes of low literacy among students can be categorized into two groups: student factors and school factors. Student factors include low reading interest, inadequate foundational skills, family socio-economic conditions, and the impact of gadget and television use. On the other hand, school factors encompass limitations in facilities and reading materials, as well as ineffective teaching methods. The findings of this study are expected to serve as a reference for formulating solutions to improve literacy at the elementary school level.
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Jasmira; Nur Wahida Jasfah; Nasrun
Jurnal Riset Guru Indonesia Vol 3 No 3 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jrgi.v3i3.497

Abstract

The family environment is the main thing in the educational environment that has an influence on student education. A family environment that supports the child's learning process will provide enthusiasm so that it can directly or indirectly affect their learning motivation. This influence can encourage students to study harder. In addition, parents' attitudes towards children will also affect children's learning motivation. This type of research is quantitative research using the person product moment correlation formula. The population in this study was 25 students. Data collection techniques in this study were questionnaires, documentation, and interviews. The questionnaire as the main research instrument and documentation as supporting research. The results of the study showed a significant influence between the family environment and student learning motivation. This is indicated by the correlation value between the family environment and learning motivation of 0.730, a significant value of 0.025 <0.05, meaning that the significant value is smaller than 0.05, so in this study the alternative hypothesis (Ha) is accepted and (H0) is rejected. So it can be concluded that there is an influence between the family environment and student learning motivation. The r square value is 0.534 or equal to 53.4%, this figure means that the family environment has an influence on students' learning motivation, while 46.6% is influenced by factors that were not studied.
STUDI KOMPARASI MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PONDOK PESANTREN DENGAN SISWA LUAR PONDOK PESANTREN Moch. Fauzi
Jurnal Riset Guru Indonesia Vol 3 No 3 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jrgi.v3i3.509

Abstract

This research aims to determine the differences in motivation and mathematics learning outcomes of Roudlotul Ulum Randuagung Islamic Middle School students who live in Islamic boarding schools and outside Islamic boarding schools. This research is a type of comparative research with a quantitative approach. The variables in this research consist of: learning motivation of students living in Islamic boarding schools (X1.1), learning motivation of students living outside Islamic boarding schools (X1.2), learning outcomes of students living in Islamic boarding schools (X2.1), learning outcomes of students living outside Islamic boarding schools (X2.2). The population in this study were all students at Roudlotul Ulum Randuagung Islamic Middle School, totaling 68 students. This research uses a comparative quantitative approach and uses normality and homogeneity test statistics. Based on the research results obtained, the results of calculations using the Independent Sample t-test with SPSS 25 on student learning motivation produced a Sig 2 Tailed value of 0.142 > 0.05, meaning that there is no difference in the learning motivation of students who live in Islamic boarding schools and students who live in Islamic boarding schools. House. Meanwhile, the results of calculations using the Independent Sample t-test with SPSS 25 on student learning outcomes produced a Sig 2 Tailed value of 0.908 > 0.05, meaning there is no difference in the learning outcomes of students who live in Islamic boarding schools and students who live at home.

Page 1 of 1 | Total Record : 8