cover
Contact Name
Mita Ramadiyanti
Contact Email
mitamey5@gmail.com
Phone
+6281214048322
Journal Mail Official
syifa.nurjannah21@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pasir Kaliki No 199 Bandung
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Composite
ISSN : -     EISSN : 26856646     DOI : https://doi.org/10.37577/composite.v4i2.557
omposite: Jurnal Ilmu Pertanian dengan nomor e-ISSN 2685-6646 dan Digital Object Identifier (DOI) 10.37577/composite merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Insan Cendekia Mandiri (UICM). Awalnya adalah Universitas Bandung Raya (UNBAR) akan tetapi pada tahun 2020 terjadi perubahan nama menjadi Universitas Insan Cendekia Mandiri (UICM) berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 457/M/2020 tanggal 22 April 2020.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 02 (2020): Juli" : 5 Documents clear
Keragaman Hayati Agroekosistem Pisang (Musa sp.) di Jawa Barat Muhamad Khais Prayoga; Ade Ismail
Composite : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 02 (2020): Juli
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/composite.v2i02.226

Abstract

Banana cropping patterns applied by farmers in West Java using polyculture systems. This system can build a diversity of plant species that are mutually beneficial. This study aims to determine the level of biodiversity of the banana ecosystem in West Java using vegetation analysis. The study was conducted in six districts in the area of ​​West Java (Garut, Purwakarta, Bandung, Cianjur, Bogor and Banjar) from February to April 2019. The materials used were all types of plants found in each observation location, while the tools used in the study this is the Global Positioning System (GPS), long meter, short meter, handcounter, digital camera, stationery. Observations using survey and exploration methods and location determination are done by purposive sampling. Vegetation analysis results show that West Java has a high level of biodiversity in annual crops and annual plants with diversity index values ​​of 2.66 and 2.83, respectively. Cassava (Manihot esculenta L.) became the most dominant annual crop in all plains with an important value index (INP) in the lowlands 86.62%, medium plains 58.32%, and in the highlands 57.22%. In the annual plants the dominant plants were coconut (Cocos nucifera) in the lowlands (INP = 42.31%), teak (Tectona grandis) in the medium data (INP = 35.79%) and mindi (Melia azedarach) in the highlands (INP = 54.28%).
Analisis Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Akar Wangi (Vetiveria Zizanioides) di Kecamatan Samarang, Pasirwangi, Leles, Cilawu, Bayongbong, dan Tarogong Kaler Kabupaten Garut Annisa Ramadhani; R. wahyono widodo; Odang Hidayat
Composite : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 02 (2020): Juli
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/composite.v2i02.234

Abstract

Hasil penelitian ini menunjukan lokasi dan luasan yang sesuai untuk ditanami tanaman akar wangi. Ordo kesesuaian lahan untuk tanaman akar wangi terdiri dari ordo S (sesuai) dengan luas 30.095 hektar atau sebesar 83,57% dari luas area penelitian dan ordo N (tidak sesuai) dengan luas sebesar 5.917 hektar atau sebesar 16,43% dari luas area penelitian. Tingkat Kelas yang diperoleh yaitu S2 (cukup sesuai) dengan luas 11.157 hektar atau 30,98%, S3 (sesuai marginal) sebanyak 18.938 hektar atau 52,59% dan N (tidak sesuai) dengan luas 5.917 hektar atau sebesar 16,43%. Pada tingkat sub kelas terdapat 11 sub kelas dengan faktor pembatas tempratur (t), ketersediaan air (w), ketersediaan oksigen (o), media perakaran (r), retensi hara (n), toksisitas dan sodisitas (x), dan bahaya erosi (e). Diperoleh peta kesesuaian lahan aktual untuk tanaman akar wangi di Kecamatan Samarang, Pasirwangi, Leles, Cilawu, Bayongbong, dan Tarogong Kaler Kabupaten Garut.
Pengaruh Kombinasi Dosis Pupuk Kotoran Ayam dengan Konsentrasi Atonik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Krisan (Chrysanthemum morifolium Ramat) Patmawati Patmawati; Edy Sofyadi
Composite : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 02 (2020): Juli
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/composite.v2i02.235

Abstract

Suatu percobaan di rumah plastik menggunakan media tanah dilaksanakan untuk mempelajari pengaruh kombinasi dosis pupuk kandang ayam dan konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman krisan. Percobaan dilaksanakan di di dalam Screen House, Kampung Pasir Kuning Desa Pasir Langu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Terletak pada ketinggian 1200 meter dpl dengan order tanah andisol, dan kemasaman tanah (pH) 6. Percobaan dilaksanakan dari bulan Maret 2017 sampai dengan bulan Juli 2017. Rancangan lingkungan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 2 kali. Perlakuan terdiri atas dosis pupuk kandang ayam sebanyak 3 taraf dan konsentrasi zat pengatur tumbuh Atonik sebanyak 4 taraf. Adapun kombinasi perlakuan dari kedua faktor tersebut adalah: A = 10 ton ha -1 dan 0 cc l-1, B = 10 ton ha -1 dan 1 cc l-1, C = 10 ton ha -1 dan 2 cc l-1, D = 10 ton ha -1 and 3 cc l-1, E = 20 ton ha -1 and 0 cc l-1, F = 20 ton ha -1 and 1 cc l-1, G = 20 ton ha -1 dan 2 cc l-1, H = 20 ton ha -1 dan 3 cc l-1, I = 30 ton ha -1 dan 0 cc l-1, J = 30 ton ha -1 dan 1 cc l-1, K = 30 ton ha -1 dan 2 cc l-1, L = 30 ton ha -1 dan 3 cc l-1 . Hasil penelitian menunjukkan kombinasi antara dosis pupuk kandang ayam dan konsentrasi zat pengatur tumbuh Atonik berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman krisan. Kombinasi dosis pupuk kandang ayam 20 ton per hektar dengan konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik 2 cc/liter air berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman krisan varietas Puspa Nusantara.
Uji Aplikasi Bakteri Pelarut Fosfat (BPF) dan Amelioran Organik untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung pada Ultisol Fiqriah Hanum Khumairah; Anggi Jingga; Betty Natalie Fitriatin; Tualar Simarmata
Composite : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 02 (2020): Juli
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/composite.v2i02.236

Abstract

Maize (Zea mays L.) is an important food crop in Indonesia as a source of carbohydrates. The extent of land conversion reduces maize productivity. The experiment aimed to increase the growth and yield of maize in Ultisol which was carried out in the experimental garden of the West Java Horticultural and Various Seed Plant Development Center from October 2017 to March 2018. The Phosphate Solubilizing Bacteria (PSB) and organic ameliorant application test used the factorial randomized block design (RBD) method consisted of two factors. The first factor is PSB and organic ameliorant which consisted of four levels, namely b0 (without the provision of PSB and organic ameliorant), b1 (BP 107 cfu mL-1), b2 (organic ameliorant 5 tons ha-1), and b3 (PSB 107 cfu mL-1 + organic ameliorant 5 tons ha-1) and the second factor is the dosage of SP-36 fertilizer consisted of five levels, namely po (without SP-36 fertilizer), p1 (100% SP-36 fertilizer), p2 (90% SP-36 fertilizer, P3 (80% SP-36 fertilizer), and P4 (70% SP-36 fertilizer). The results showed that the application of PSB (Enterobacter ludwigii + Bulkholderia vietnamiensis + Citrobacter amalonaticus) 107 cfu mL-1 and organic ameliorant dosage of 5 tons ha-1 was able to increase plant height at age 6 Week After Planting (WAP), weight of cob with and without cornhusk, and weight of 100 seeds in the framework of increasing the growth and yield of maize on Ultisols and reduce the use of inorganic P fertilizer to 90%.
Uji Beda Pendapatan Usahatani Mangga Gedong Gincu Pada Saat On Season dan Off Season Cindy Pedekawati; Tuti Karyani; Lies Sulistyowati
Composite : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 02 (2020): Juli
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/composite.v2i02.239

Abstract

Mangga gedong gincu menjadi komoditas hortikultura yang cenderung lebih disukai walaupun harga jualnya lebih tinggi dibandingkan dengan varietas mangga lainnya seperti Aromanis, Cengkir dan Kaweni. Hal ini menandakan mangga gedong gincu memiliki nilai ekonomis tinggi dan berpeluang untuk meningkatan kesejahteraan petani. Namun demikian, usahatani ini mempunyai risiko yang tinggi karena sangat dipengaruhi oleh musim sehingga umumnya mangga gedong gincu tidak tersedia sepanjang tahun walaupun permintaan sangat banyak. Untuk itu petani menerapkan teknologi off season agar produksi bisa dilakukan sepanjang tahun. Teknologi off season memerlukan keterampilan dan biaya yang besar namun harga jual pada saat off season lebih besar sehingga diduga pendapatan usahatani mangga gedong gincu pada saat off season lebih tinggi dibandingkan pendapatan saat on season, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan usahatani mangga gedong gincu pada saat on season dan off season. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon dengan sampel sebanyak 47 petani. Pendapatan usahatani dianalisis menggunakan analisis pendapatan dan uji beda sampel berpasangan untuk membandingkan pendapatan pada saat on season dan off season. Hasil menunjukkan bahwa dengan tingkat kepercayaan 95 persen, rata-rata pendapatan per pohon atas biaya tunai maupun biaya total petani mangga gedong gincu saat on season dan off season adalah berbeda signifikan. Pendapatan usahatani mangga gedong gincu pada saat off season lebih tinggi daripada saat on season. Usahatani mangga gedong gincu pada kedua musim sama-sama menguntungkan karena nilai RC rasio lebih besar dari satu, sehingga usahatani mangga gedong gincu pada saat off season dapat menjadi pilihan petani untuk menambah pendapatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5