cover
Contact Name
Ramlan
Contact Email
ramlan.mm@gmail.com
Phone
+6285255397485
Journal Mail Official
jurnalpinisi01@gmail.com
Editorial Address
Program Studi PPG UNM, Menara Pinisi Wing C jalan Andi Pangerang Pettarani Makassar, Sulsel
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi: Journal of Teacher Proffesional
ISSN : 27231631     EISSN : 27231631     DOI : https://doi.org/10.26858/tpj.v4i2.48238
Pinisi: Journal of Teacher Professional is a journal that provides an authoritative source of scientific information for researchers and academics, research institutions, government agencies, and teacher education. We publish original research papers, review articles and case studies focused on educationand learning. All papers are peer-reviewed by at least two referees. Pinisi: Journal of Teacher Professional published by Program studi PPG Universitas Negeri Makassar and successfully issued three times in each volume (April, August, November). Pinisi: Journal of Teacher Professional We strongly prefer to receive manuscripts via our online submission system. Using this system, authors can upload manuscript files (text, figures, and supplementary information, including video) and check the review process. First, kindly please register as an author, and then log in for paper submission. Please tick “Author” when making a registration.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 65 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2021): November" : 65 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN SIKAP PERCAYA DIRI PESERTA DIDIK PADA KELAS V Medyati Ali
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.26084

Abstract

Berdasarkan kenyataan yang terjadi di Sekolah Dasar, masih banyak siswa yang kurang percaya diri dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, seperti bertanya dan menjawab pertanyaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan sikap percaya diri pada tema 9 benda-benda disekitar kita di kelas V UPT SDN 24 Kabupaten Pinrang tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini dilakukan pada 17 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada perkembangan sikap percaya diri peserta didik. Perkembangan tersebut dapat dilihat pada setiap siklus. Perkembangan dari pelaksanaan proses pembelajaran dari aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar peserta didik pada siklus II sehingga standar ketuntasan nilai sikap percaya diri tercapai.   Key words:Problem Based Learning, sikap percaya diri, Tema 9 artikel pinisi:journal of teacher proffesonal dengan akses terbuka dibawah lisensi CC BY-4.0 
PENERAPAN MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS II SD NEGERI 154 INPRES BANTINOTO KABUPATEN TAKALAR Hajrah Hajrah
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.26766

Abstract

Program Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan sintesis dari pengalaman penyelenggaraan yang selama ini diselenggarakan Universitas Negeri Makassar (UNM). Dengan program tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa, terutama dalam hal pengalaman pembelajaran, memperluas wawasan, melatih dan mengembangkan kompetensi yang diperlukan dalam bidangnya, meningkatkan keterampilan, kemandirian, tanggung jawab. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu mata pelajaran yang harus diikuti oleh setiap mahasiswa keguruan. Mata pelajaran PPL adalah mata pelajaran dalam bentuk praktek pengalaman lapangan sebagaimana kegiatan guru di sekolah-sekolah umumnya. PPL ini dilaksanakan di SD Negeri 154 Inpres Bantinoto  Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar dengan tahapan kegiatan yaitu, persiapan mengajar, persiapan perangkat pembelajaran, persiapan sarana dan prasarana. Model pembelajaran yang diterapkan pada PPL yaitu Model Numbered Head Together. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia tentang keterampilan menulis cerita bergambar melalui penerapan model Numbred Head Together pada peserta didik kelas II UPT SD Negeri 154 Inpres Bantinoto Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah PTK yang terdiri dari dua siklus Tiap siklus dilaksanakan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, tes. Presentase ketuntasan yang dicapai yaitu pada siklus I mencapai 33,33%, siklus II mencapai 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia tentang  keterampilan menulis cerita bergambar melalui penerapan model Numbered Head Together pada peserta didik kelas II UPT SD Negeri 154 Inpres Bantinoto Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar. Untuk itu diharapkan guru menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sehingga peserta didik lebih tertarik untuk mengikuti pembelajaran dan memperoleh hasil atau nilai yang maksimal. 
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS III MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Eko Styo Saputro
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.26763

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas IIISD Islam Al Azhar 28. Pembelajaran selama ini hanya berpusat pada guru (teachercenter), sehingga hasil belajar tidak sesuaiharapan. Siswa kurang berminat dalam belajar cenderung hanya sebagai pendengar dalam malas mengerjakan tugas. Rumusan  masalah diuraikan sebagai berikut: Bagaimana penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan minat belajarsiswa kelas IIISD Islam Al Azhar 28. Langkah penelitian disesuaikan dengan tahapan pelaksanaan penelitian PTK yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan lembar pengamatan dan penilaian kinerja. Teknik analisis data deskriptif kualitatif.  Hasil  penelitian pada siklus 1  diperoleh data minat belajar siswa mencapai 75% dari jumlah siswa. Hasil penelitian siklus 2, proses belajar telah mengalami peningkatan dan diperoleh data 80% siswa telah menunjukkan minat belajar. Peningkatan memuaskan terjadi pada siklus 3  yang menunjukkan data 85% siswa bersemangat dalam melaksanakn kegiatan pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan model pembelajaran Problem Based Learning secara bertahap dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas IIISD Islam Al Azhar 28. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran yangProblem Based Learning yang diterapkan dengan baik dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas IIISD Islam Al Azhar 28.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI Natalia Mayangsari
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.26003

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN Belawa Rahmat. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V1 SDN Belawa Rahmat pada semester ganjil 2021/2022 yang berjumlah 9 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Kegiatan ini dilakukan dalam 2 siklus dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Pada siklus I menunjukkan nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 78 dengan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 65. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan nilai terendah 69 dan nilai tertinggi 85 dengan skor rata- rata hasil belajar siswa sebesar 77. Ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I yaitu 37,5% dan pada siklus II terjadi peningkatan yakni 87,5%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS IV MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Muhammad Riefki
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.26063

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas IV SDIT Al Huda Wonogiri. Pembelajaran selama ini hanya berpusat pada guru (teacher centered), sehingga hasil belajar tidak sesuai harapan. Rumusan masalah diuraikan sebagai berikut: Bagaimana penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SDIT Al Huda Wonogiri. Langkah penelitian disesuaikan dengan tahapan pelaksanaan penelitian PTK yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan lembar pengamatan dan penilaian kinerja. Teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada siklus 1 diperoleh data keaktifan siswa mencapai 60% dari jumlah siswa. Hasil penelitian siklus 2, proses belajar telah mengalami peningkatan dan diperoleh data 70% siswa telah menunjukkan keaktifannya. Peningkatan memuaskan terjadi pada siklus 3 yang menunjukkan data 80% siswa telah aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan model pembelajaran Problem Based Learning secara bertahap dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SDIT Al Huda Wonogiri. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning yang diterapkan dengan baik dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SDIT Al Huda Wonogiri.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Peroblem Based Learning Dengan Menggunakan Media Audio Visual Kelas V UPTD SD Negeri 105 Barru Wahyu Wahyu
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.26100

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode pembelajaran Model Peroblem Based Learning Dengan Menggunakan Media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas V UPTD SD Negeri 105 Barru. Data penguasaan siswa terhadap materi yang diajarkan diperoleh melalui tes diakhir setiap siklus. Sedangkan data aktivitas siswa dan proses pelaksanaan pembelajaran oleh guru diperoleh dengan lembar observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran dengan menerapkan Model Peroblem Based Learning Dengan Menggunakan Media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Rata-rata niai siswa pada siklus I 71,66 dan pada siklus II 79,44. Capaian siswa yang tuntas berdasarkan KKM yang ditetapkan oleh sekolah pada siklus I yaitu 4 orang (44,44%) dan pada siklus II yaitu 8 orang (88,89%). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Basic Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V Lina Karlina Safarina
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.25991

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi memelihara kesehatan organ pernapasan manusia. Kenyataan di lapangan, dalam pembelajaran pada materi memelihara kesehatan organ pernapasan manusia tidak menggunakan model pembelajaran yang sesuai yang mengakibatkan rendahnya pemahaman dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Sindangrahayu Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya. Adapun jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), subjek penelitian siswa kelas V SDN Sindangrahayu yang berjumlah 10 orang. Penulis menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning di kelas dengan instrumen penelitian menggunakan menggunakan tes (uraian) dan non tes (observasi). Rerata pre test hanya 40%. Setelah dilaksanakan siklus I dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning, rerata hasil evaluasi siswa menjadi 60% . Kemudian dilaksanakan siklus II rerata hasil evaluasi siswa menjadi 80%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi memelihara kesehatan organ pernapasan manusia di kelas V SDN Sindangrahayu Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PBL MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SDN SLATRI 03 Eka Rumangsa
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.26030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran Problem Based Learning berbantu media audio visual pada kelas V SDN Slatri 03. Jenis penelitian ini bersifat Pre-Experimental Design dengan bentuk desain eksperimen yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu seluruh kelas V SDN Slatri 03. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V  SDN Slatri 03 yang diambil dengan teknik Random Sampling. Metode pengumpulan data adalah tes dan observasi secara langsung. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji t diketahui t hitung lebih dari t tabel (13 > 1,691).  Analisis ketuntasan klasikal posttest diketahui dengan presentase 94%, sedang ketuntasan klasikal pretest diketahui dengan presentase 50%. Kemudian nilai rata-rata ranah afektif dan psikomotor berturut-turut meningkat  pada hari ke-1 (77,222), hari ke-2 (83,889), hari ke-3 (92,407) dan hari ke-1 (77,78), hari ke-2 (85,11), hari ke-3 (92,44). Disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantu media audio visual, siswa dapat mencapai ketuntasan belajar ranah kognitif, afektif dan psikomotor,terhadap hasil belajar IPA kelas V SDN Slatri 03.
MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Yanu Arthadini
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.26180

Abstract

Abstrak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran model problem based learning dalam meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Model problem based learning merupakan model pembelajaran yang melibatkan dan melatih siswa dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan kontekstual untuk belajar cara berpikir kritis dan untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial, serta model problem based lerning bersifat student centered atau berpusat pada siswa, artinya siswa terlibat aktif selama proses pembelajaran Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan metode reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi model Problem BasedLearning (PBL) dalam pembelajaran tematik di kelas V SD Negeri Tegalsari 05 melalui langkah-langkah : orientasi peserta didik, mengorganisasi peserta didik dalam belajar, membimbing penyelidikan individual maupun kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, serta menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Penerapan model problem based learning telah mencapai indikator keberhasilan yaitu: nilai peserta didik meningkat, meningkatkan semangat peserta didik dan meningkatkan keaktifan peserta didik. Adapun kendala dalam penerapan model problem based learning yaitu: pada peserta didik, waktu dan lingkungan. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS IV Rachmiany Rachmiany
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.26010

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan menulis teks cerita fiksi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua  siklus. Penelitian ini dilaksanakan di UPT SPF SDI Borong Jambu III Makassar. Tiap siklus terdiri atas empat tahap, yakni dimulai dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan terakhir pada tahap refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV UPT SPF SDI Borong Jambu III Makassar yang berjumlah 15 orang. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Analisis deskriptif kualitatif yang dimaksud dalam penelitian ini adalah membandingkan hasil penelitian siklus I dan siklus II. Hasil dari penelitian tersebut adalah hasil dari keterampilan menulis teks cerita fiksi siswa, pada siklus I berada pada kategori cukup dan siklus II berada pada kategori baik sehingga berpengaruh pada peningkatan keterampilan menulis siswa kelas IV. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah hasil penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keterampilan menulis teks cerita fiksi pada siswa kelas IV UPT SPF SDI Borong Jambu III Makassar.