cover
Contact Name
Dadang Juandi
Contact Email
dadang.juandi@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
sigmadidaktika@upi.edu
Editorial Address
Ruang Publikasi, Lantai 3, Gedung FPMIPA A (JICA), Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung 40154 Jawa Barat - Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 22527435     EISSN : 29873894     DOI : -
Core Subject : Education,
Diterbitkan sejak Juli 2012 oleh Program Studi Pendidikan Matematika - Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Pendidikan Indonesia, bekerja sama dengan Himpunan Peneliti dan Pendidik Matematika Indonesia (HiPPMI). Terbit dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli. Dalam satu volume terdapat dua nomor berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan atau pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2012)" : 5 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT DI MTS Yenni ,-; Didi Suryadi; Kusnandi ,-
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v1i2.49414

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji kemampuan pemahaman dan penalaran matematis santri melalui metode kooperatif tipe Teams-Games-Tournament (TGT). Kuasi eksperimen dengan pretest-postest control group design ini melibatkan sampel salah satu Madrasah Tsanawiyah berbasis pesantren di Tangerang. Analisis statistik menggunakan uji Lilliefors, uji Levene’s, dan independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemahaman dan penalaran kelas yang diberikan perlakuan lebih baik dari pada kelas yang mendapat pembelajaran biasa, Namun, pada kelas putra tidak berbeda secara signifikan untuk kemampuan penalaran matematisnya. Sedangkan pada analisis gain, kemampuan pemahaman dan penalaran matematis kelas putra dan kelas putri yang mendapat pembelajaran kooperatif tipe TGT tidak berbeda secara signifikan. Abstract: This study discuss the student’s mathematics cognitive ability through the cooperative method of Teams-Games-Tournaments (TGT). This quasi experiment with pretest-postest control group design involves one of pesantren based Islamic school in Tangerang as the sample. The data were analyzed using lilliefors test, Levene’s test, and independent samples t-test. The research showed improvement the ability of the experiment-class which is better than control-class. But, male class did not show any significant difference in term of their mathematical reasoning ability. Otherwise in gain analysis, the mathematical reasoning and understanding ability between male and female class who get cooperative learning TGT type did not show any significant difference.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN SELF-EFFICACY MATEMATIS SISWA SMA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN INVESTIGASI Bety Miliyawati
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v1i2.49416

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dan self-efficacy matematis siswa antara siswa yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan pendekatan investigasi dan siswa yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan pendekatan konvensional. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu SMA Negeri di Cimahi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan disain kuasi eksperimen dengan instrumen penelitian yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kritis dan non-tes. Dalam pelaksanaannya tes dilakukan dua kali yakni sebelum dan sesudah pembelajaran (pretes dan posttest). Analisis data dilakukan dengan metode deskiptif kuantitatif, digunakan untuk mendeskripsikan data hasil tes awal dan tes akhir untuk melihat perbedaan rerata gain score ternormalisasi dan self-efficacy antara kedua kelompok sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan investigasi lebih baik daripada siswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan konvensional; Tidak terdapat perbedaan Self-efficacy matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan investigasi dengan self-efficacy matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan konvensional; Tidak terdapat asosiasi antara kemampuan berpikir kritis dengan self-efficacy siswa terhadap matematika. Abstract: This study aims to compare the enhancement of mathematical critical thinking ability and self-efficacy between students who receive learning by using investigative approaches and the learning of students who obtained using conventional approaches. The research was carried out in one of the high school in Cimahi. The study was a quantitative study with a quasi-experimental design with the research instruments used in the form of critical thinking skills test and the non-test. In practice the test has done twice before and after learning (pretest and posttest). Data analysis was performed with deskiptive quantitative method, is used to describe the initial test result data and the final test to find the difference in mean gain score normalized and self-efficacy between the two groups of samples. The results showed that the enhancement in critical thinking ability of students learning mathematical investigation approach is better than students who learned using the conventional approach. There were no differences in mathematical self-efficacy learning of students using investigative approaches mathematical self-efficacy with students who learned using the conventional approach. There is no association between critical thinking ability with students' self-efficacy toward mathematics.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP MELALUI MODEL RECIPROCAL TEACHING Yati Anggraeni; Turmudi ,-
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v1i2.49417

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji peningkatan kemampuan penalaran dan komunikasi matematis antara siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan model reciprocal teaching (eksperimen) dengan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional (kontrol). Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SMP kelas VII di Cianjur pada tahun ajaran 2011/2012 dan dengan subjek penelitian adalah satu SMP yang mewakili sekolah level sedang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling serta menggunakan metode kuasi eksperimen desain pretest-posttest kelompok tanpa acak. Temuan penelitian adalah: (1) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran dan komunikasi matematis siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol secara keseluruhan; dan (2) terdapat interaksi yang signifikan antara pembelajaran dengan kategori kemampuan awal matematis siswa terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematis tetapi tidak terdapat interaksi yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan komunuikasi matematis. Abstract: This study examines the improvement of mathematical reasoning ability and communication between students who have learned using a model of reciprocal teaching (experimental group) and the students who received conventional teaching approach (control group). The population in this study were all students in the junior secondary school, grade VII in  Cianjur, in the academic year of 2011/2012 and the subject of study is a junior secondary class who represents the school level using purposive sampling technique and quasi-experimental pretest-posttest design without any random group. The study findings showed: (1) there are differences in communication enhancement and mathematical reasoning abilities of students between the experimental and control group as a whole, and (2) there is a significant interaction between learning category with early mathematical ability of students to the improvement of mathematical reasoning abilities but there is no interaction significantly to improvement of students’ mathematical communication ability.
PENGARUH PEMBELAJARAN RECIPROCAL, KOOPERATIF TIPE NHT, DAN LANGSUNG TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA SMP Veny Triyana A. Sari
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v1i2.49418

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis yang merupakan fondasi pada pembelajaran matematika sebagai perkembangan ilmu-ilmu lain, sehingga pemahaman matematis perlu dikembangkan dengan model pembelajaran yang tepat. Tujuan penelitian ini untuk menjawab apakah terdapat perbedaan kemampuan pemahaman matematis antara siswa yang memperoleh model pembelajaran reciprocal, pembelajaran kooperatif tipe NHT, dan pembelajaran langsung serta untuk mengetahui kemampuan pemahaman matematis mana yang lebih tinggi di antara kelas yang mendapat pembelajaran reciprocal, pembelajaran kooperatif tipe NHT, dan pembelajaran langsung. Penelitian ini dilaksanakan di suatu SMP Negeri di Bekasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemahaman matematis antara siswa yang memperoleh model pembelajaran reciprocal, model pembelajaran kooperatif tipe NHT, dan model pembelajaran langsung. Kemampuan pemahaman matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran reciprocal lebih baik daripada kemampuan pemahaman matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan model pembelajaran langsung. Abstract: The study was conducted to improve the students’ ability of mathematical understanding as a foundation for mathematics learning to serve other sciences, so that mathematical understanding should be developed by using appropriate learning models. The purpose of this study is to know “are there any differences in students’ mathematical understanding among students who obtain reciprocal learning models, cooperative learning of NHT type, and the direct instruction,  and to determine the level of students’ mathematical understanding, which one the highest among three group of students: reciprocal learning class, cooperative learning of NHT type class, and direct instruction class.The research was carried out in a SMP Negeri in Bekasi. The results showed that there were differences in the students’ understanding of mathematical skills among students who obtain reciprocal learning, a cooperative learning of NHT type, and direct instruction. Mathematical understanding of students who learned using reciprocal learning is better than the students who learned using cooperative learning of NHT type, and direct instruction.
PENGARUH STRATEGI THINK-TALK-WRITE TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP Khairun Nisa
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v1i2.49411

Abstract

Abstrak: Secara umum penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi siswa, dan mengetahui bagaimana sikap siswa terhadap pembelajaran dengan strategi think-talk-write. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen, dengan populasi penelitian adalah siswa SMP dengan mengambil sampel siswa kelas VIII SMP Ibnu Sina Batam. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar dengan strategi think-talk-write lebih baik dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan dengan pembelajaran biasa dan siswa menunjukkan sikap positif terhadap matematika. Abstract: In general, this research is to improve communication skills, and to find out how students' attitudes toward learning by using think-talk-write strategies. This research method is a quasi experiment, with the study population of junior high school students. The class VIII student in Ibnu Sina Batam was taken as a sample. From the research results can be concluded that the students’ mathematical communication skills improved significantly. The students’ mathematical communication who learned using think-talk-write strategies was better than students who studied existing and current learning strategies, and students showed positive attitudes toward mathematics.

Page 1 of 1 | Total Record : 5