cover
Contact Name
Istiqomah Dwi Andari
Contact Email
istyandari44@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.siklus@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Politeknik Harapan Bersama, Jl Mataram No 9 Pesurungan Lor Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
ISSN : 20896778     EISSN : 25495054     DOI : https://doi.org/10.30591/
Core Subject : Health,
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal (JRMP) is a periodical scientific journal with registrated number ISSN 2089-6778 (print), 2549- 5054 (online). Published by Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Harapan Bersama and managed by Program Studi Kebidanan Politeknik Harapan Bersama which is published two times a year (January and June). The SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal accept research articles which includes Health sciences, midwifery, nursing, public health, Social Sciences who related to midwifery.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2014)" : 9 Documents clear
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMILIHAN JENIS KONTRASEPSI HORMONAL DI DESA KEMURANG WETAN KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN BREBES TAHUN 2013 Isma Ghinta Awalia, Iroma Maulida, Mutiarawati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v3i2.205

Abstract

Alat Kontrasepsi adalah alat untuk mencegah terjadinya kehamilan yang sifatnya sementara atau permanen. Alat kontrasepsi hormonal seperti Pil/tablet, Suntik, Implan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku pemilihan jenis kontrasepsi hormonal di Desa Kemurang Wetan Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes Tahun 2013Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik. Jumlah populasi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu aseptor KB hormonal yang berdomisili di Desa Kemurang Wetan Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes yang berjumlah 157 responden yang terdiri dari 95 ibu asepstor KB suntik, 43 KB implan dan 19 KB pil.Hasil uji statistik diperoleh nilai P-Value = 0,000, 0,020, 0,002, 0,000, 0,001 (P-Value 0,05), hal ini menunjukan bahwa Ho ditolak, berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan, pengetahuan, dukungan suami, umur, sumber informasi dengan perilaku pemilihan jenis kontrasepsi di Desa Kemurang Wetan Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes tahun 2013. Hasil uji statistik diperoleh nilai P-Value = 0,231, 0,079 (P-Value 0,05), hal ini menunjukan bahwa Ho diterima, berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan, pendapatan dengan perilaku pemilihan jenis kontrasepsi di Desa Kemurang Wetan Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes tahun 2013.Kata Kunci: Pendidikan, Pengetahuan, Dukungan suami, Umur ,Sumber InformasiPendahuluanUpaya pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan penduduk Indonesia adalah dengan program Keluarga Berencana (KB). Program KB yang ditujukan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk adalah dengan mengajak seluruh masyarakat pasangan usia subur untuk menjadi akseptor KB. Semakin banyak penduduk yang turut berpartisipasi dalam program KB, maka angka kenaikan laju pertumbuhan penduduk yang berlebihan akan bisa di tekan.Pelayanan Kontrasepsi (PK) adalah salah satu jenis pelayanan KB yang tersedia. Sebagian besar akseptor KB memilih dan membayar sendiri dari berbagai macam metode kontrsepsi yang tersedia. Banyak wanita harus menentukan pilihan kontrasepsi yang sulit. Tidak hanya karena banyaknya jumlah metode yang tersedia, tetapi juga karena metode-metode tersebut mungkin tidak dapat diterima sehubungan dengan kebijakan nasional KB, kesehatan individual, dan seksualitas wanita atau biaya untuk memperoleh kontrasepsi. Dalam memilih suatu metode, wanita harus menimbang berbagai faktor, termasuk status kesehatan mereka, efek samping potensial suatu metode, konsekuensi terhadap kehamilan yang tidak diinginkan, besarnya keluarga yang diinginkan, kerjasama
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENCAPAIAN TUMBUH KEMBANG BALITA USIA 4-5 TAHUN DI PAUD PERTIWI DESA TALOK KEC. PANGKAH KAB.TEGAL TAHUN 2014 Rusmiati, Istichomah, Nora Rahmanindar
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v3i2.210

Abstract

pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal diperlukan berbagai faktor misalnya, makanan harus di sesuaikan dengan keperluan anak yang sedang tumbuh. Penyakit infeksi akut maupun kronis menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga pencegahan penyakit menular merupakan hal penting di samping bimbingan, pembinaan, perasaan aman, dan kasih saying dari orang tua yang hidup rukun, bahagia dan sejahtera dalam lingkungan yang sehat (Hanum Marimbi 2010). Mengetahui karakteristik tingkat umur, pendidikan, dan pekerjan ibu yang mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang balita usia 4-5 tahun, berdasarkan usia, berdasarkan pendidikan, berdasarkan pekerjaan. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan penelitian deskriptif, Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang anaknya bersekolah di Paud Pertiwi Desa Talok Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal Tahun 2014 yang berjumlah yaitu 42 orang.Peneliti akan menggunakan teknik pengambilan sampel Total Sampling yaitu populasi kasus yang ada dijadikan sampel (Sugiyono, 2009).Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden tentang Tumbuh Kembang Pada Balita Usia 4-5 tahun di Paud Pertiwi Desa Talok Kecamatan Pangkah KabupatenTegal Tahun 2014 menunjukan bahwa sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan kurang,berdasarkan umur menggambarkan bahwa ada beberapa responden mempunyai tingkat pengetahuan cukup pada kelompok responden berumur 20-35 tahun, berdasarkan pendidikan menunjukan bahwa sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan kurang pada kelompok responden berpendidikan SD sebanyak 16 responden, berdasarkan pekerjaan menunjukan bahwa sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan kurang pada kelompok responden yang tidak bekerja sebanyak 23 responden.Kata kunci : tingkat pengetahuan, tumbuh kembang balita, usia 4-5 th.
HUBUNGAN PELAKSANAAN PELVIC ROCKING DENGAN BIRTHING BALL TERHADAP LAMANYA KALA I PADA IBU BERSALIN DI GRIYA HAMIL SEHAT MEJASEM Dyah Renaningtyas, Edi Sucipto, Adevia Maulida Chikmah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v3i2.206

Abstract

Saat merasa nyeri terutama dipunggung, banyak ibu merasa senang untuk tetap bergerak pada kala I danbeberapa lagi lebih memilih untuk mengangkat panggul dan menggerakan panggul searah putaran selamakontraksi berlangsung(Pelvic Rock). Beberapa lainnya menyenangi menggunakan Birthing Ball. Pelvic Rockingdengan Birthing Ball adalah menggoyang panggul dengan menggunakan Bola persalinan. Pada saat prosespersalinan memasuki kala I, duduk diatas bola dan dengan perlahan mengayunkan dan menggoyangkan pinggulke depan dan belakang, sisi kanan, kiri, dan melingkar akan panggul akan menjadi lebih relaks. Birthing Ball ataudikenal dengan bola persalinan. Duduk diatas bola sambil mendorong seperti melakukan ayunan atau membuatgerakan memutar panggul, dapat membantu proses penurunan janin. Bola memberikan dukungan pada perineumtanpa banyak tekanan dan membantu menjaga janin sejajar di panggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiHubungan Pelaksanaan Pelvic Rocking dengan Birthing Ball terhadap lamanya kala I pada ibu bersalin di GriyaHamil Sehat Mejasem Tahun 2013 berdasarkan umur dan paritas.Penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan desain penelitian Quasi Eksperimen denganteknik Purposive Sampling. Data yang dikumpulkan data primer dan sekunder. Diperoleh dengan melakukanobservasi kepada 30 responden ibu bersalin di Griya Hamil Sehat Mejasem Tahun 2013 dan analisis data denganuji Chi Square.Hasilnya menunjukkan ada hubungan antara pelaksanaan pelvic rocking dengan birthing ball terhadaplamanya kala I . x hitung x tabel ( 13,333 9,488), dan p value (0,01 0,05). Dengan melakukan pelvic rockingdengan birthing ball mampu memperlancar proses persalinan khususnya pada kala I dan membantu ibumengalami waktu persalinan kala I yang normal.Kata Kunci: Pelvic rocking, Birthing Ball, Lama kala
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ASI EKSKLUSIF PADA KELAS IBU HAMIL TAHUN 2013 Umi Baroroh, Tias Dwi Arti Tri Hestini
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v3i2.211

Abstract

Pendahuluan Pemberian ASI eksklusif pada bayi 0–6 bulan terjadi penurun dari 62,2% menjadi 56,2%. Hal ini menyebabkan peningkatan AKB di Provinsi Jawa Tengah dari 10,34/1.000 kelahiran hidup menjadi 10,75/1.000 kelahiran hidup yang sebagian besar dikarenakan oleh penyakit diare. Serta peningkatan AKI yang dikarenakan terjadinya perdarahan pada ibu sesudah melahirkan. Sehingga pengetahuan tentang ASI eksklusif perlu diberikan pada ibu sejak dini dan paling tepat pada masa kehamilan. Dengan memberikan pendidikan tentang ASI eksklusif dengan cara konseling pada kelas ibu hamil merupakan cara yang paling baik untuk meningkatkan pengetahuan ASI eksklusif yang tujuannya supaya ibu dapat menerapkan ASI eksklusif kelak pada anaknya.Metode Rancangan dan jenis penelitian ini adalah survey deskriptif dan crossetional, jenis data ada 2 yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui pengisian kuesioner pada 59 responden, sedangkan data sekunder berasal dari sumber dan referensi yang relevan.Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan cukup 64,4% sebelum diberikan konseling tentang ASI eksklusif sedangkan sesudah pemberian konseling sebagian besar tingkat pengetahuan responden berubah menjadi baik 83,1%.Kata Kunci : ASI Eksklusif, Konseling, Kelas Ibu Hami
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI KURANG PADA BALITA TERHADAP KEJADIAN GIZI KURANG DI DESA PENUSUPAN TAHUN 2013 Nur Afita Rahmawati, Novi Anding Suciati, Istichomah; Nur Afita Rahmawati, Novi Anding Suciati, Istichomah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v3i2.207

Abstract

Status gizi pada balita merupakan hal penting yang harus diketahui oleh setiap orang tua, di KabupatenTegal terdapat masalah anak Balita yang menderita Kurang Energi Protein (KEP), terdiri dari gizi buruk (3,44%),gizi kurang (6,15%). Sedangkan untuk wilayah Puskesmas Penusupan Kabupaten Tegal pada tahun 2011 balitayang menderita gizi buruk (0.81%) dan gizi kurang (6,01%). Pengetahuan merupakan hal yang sangat pentingterbentuknya tindakan seseorang, karena dari perilaku yang didasari pengetahuan akan lebih mengetahui daripadaperilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan. Tujuan penelitian mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibutentang gizi anak balita (1-5 tahun) terhadap kejadian gizi kurang pada balita di desa pnusupan tahun 2013. Jenispenelitian adalah survey analitik, desain penelitian yang digunakan observasi dengan pendekatan cross sectional.Populasi semua ibu yang mempunyai balita usia 1-5 tahun pada periode bulan Juni yang berada di Desa PenusupanKecamatan Pangkah Kabupaten Tegal 2013 dengan jumlah populasi 596 orang. Teknik pengambilan sampelsimple random sampling, yaitu berjumlah 119 responden. Data primer didapatkan dari kuesioner. Analisisunivariat dengan analisis distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa karaktersitik responden sebagian besar berumur 20-35 tahunsebanyak 99 responden (83,2%), berpendidikan SD sebanyak 54 responden (45,5%) dan paritas multiparasebanyak 73 responden (61,8%), tingkat pengetahuan responden tentang status gizi sebagian besarberpengetahuan cukup sebanyak 56 responden (47,1%). Ada hubungan yang signifikan antara tingkatpengetahuan ibu tentang gizi balita dengan status gizi balita (p 0,007 x2hitung =14,247).Kata kunci : Pengetahuan, Gizi Kurang, Status Gizi
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HIV/AIDS PADA ANAK JALANAN TERHADAP SIKAP TENTANG HIV/AIDS PADA ANAK JALANAN DI KABUPATEN TEGAL TAHUN 2013 Nilatul Izah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v3i2.208

Abstract

Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) telah menjadi epidemi yang sangat serius mengancam kesehatan masyarakat dunia. Data dari WHO (World Health Organization) pada tahun 2008 AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia. Di Asia Tenggara kira-kira lebih dari 3,6 juta orang hidup dengan HIV/AIDS, dan kurang lebih 260.000 kasus HIV baru serta 300.000 kematian terkait AIDS terjadi di Asia Tenggara pada tahun 2007.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang HIV/ AIDS pada anak jalanan terhadap sikap anak jalanan tentang HIV/ AIDS di Kabupaten Tegal tahun 2013.Jenis penelitian ini adalah penelitian pre experimental dengan rancangan penelitian menggunakan one group pre-test dan post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah anak jalanan yang berada di kawasan Kabupaten Tegal sebanyak 107 anak.Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 orang. Teknik analisa dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji beda mean dependen (paired t-test) yang sebelumnya sudah dilakukan uji normalitas data dengan Shapiro wilk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mendapatkan perlakuan dari 50 responden, dapat dinyatakan bahwa sebanyak 24 responden (48%) memiliki sikap positif sedangkan 26 responden (52%) memiliki sikap negative.Hasil analisis uji t test dependent di dapatkan nilai t hitung sebesar -12,300, nilai t tabel yang digunakan adalah 2, 021. Sehingga t hitung t tabel (12,300 2,021 karena nilai negatif tidak diperhitungkan) dan nilai Asym. Sig sebesar 0, 0001 (p value 0,05).Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada perbedaan antara sikap anak jalanan tentang HIV/ AIDS sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan sehingga terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang HIV/ AIDS terhadap sikap anak jalanan tentang HIV/ AIDS di Kabupaten Tegal tahun 2013.Kata kunci : anak jalanan, sikap, HIV/AIDS.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HIV/AIDS PADA ANAK JALANAN TERHADAP SIKAP TENTANG HIV/AIDS PADA ANAK JALANAN DI KABUPATEN TEGAL TAHUN 2013 Nilatul Izah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v3i2.208

Abstract

Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) telah menjadi epidemi yang sangat serius mengancam kesehatan masyarakat dunia. Data dari WHO (World Health Organization) pada tahun 2008 AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia. Di Asia Tenggara kira-kira lebih dari 3,6 juta orang hidup dengan HIV/AIDS, dan kurang lebih 260.000 kasus HIV baru serta 300.000 kematian terkait AIDS terjadi di Asia Tenggara pada tahun 2007.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang HIV/ AIDS pada anak jalanan terhadap sikap anak jalanan tentang HIV/ AIDS di Kabupaten Tegal tahun 2013.Jenis penelitian ini adalah penelitian pre experimental dengan rancangan penelitian menggunakan one group pre-test dan post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah anak jalanan yang berada di kawasan Kabupaten Tegal sebanyak 107 anak.Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 orang. Teknik analisa dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji beda mean dependen (paired t-test) yang sebelumnya sudah dilakukan uji normalitas data dengan Shapiro wilk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mendapatkan perlakuan dari 50 responden, dapat dinyatakan bahwa sebanyak 24 responden (48%) memiliki sikap positif sedangkan 26 responden (52%) memiliki sikap negative.Hasil analisis uji t test dependent di dapatkan nilai t hitung sebesar -12,300, nilai t tabel yang digunakan adalah 2, 021. Sehingga t hitung t tabel (12,300 2,021 karena nilai negatif tidak diperhitungkan) dan nilai Asym. Sig sebesar 0, 0001 (p value 0,05).Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada perbedaan antara sikap anak jalanan tentang HIV/ AIDS sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan sehingga terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang HIV/ AIDS terhadap sikap anak jalanan tentang HIV/ AIDS di Kabupaten Tegal tahun 2013.Kata kunci : anak jalanan, sikap, HIV/AIDS.
GAMBARAN PENDISTRIBUSIAN VITAMIN A PADA IBU NIFAS DI BANTUL TIMUR Ratih Sakti Prastiwi Ima Kharimaturrohmah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v3i2.204

Abstract

Kekurangan Vitamin A (KVA) dapat mengakibatkan kematian pada anak maupun ibu. Data WHO menunjukkan 9% kasus kematian anak akibat KVA dan 13% pada ibu. KVA yang ditemukan pada ibu nifas dapat meningkatkan resiko kejadian infeksi yang dapat mengakibatkan kematian. Dalam menurunkan resiko KVA, Pemerintah mencanangkan program vitamin A dosis tinggi yang diberikan kepada bayi, balita dan ibu nifas. Penelitian ini dilakukan menggunakan survey dskriptif kepada 21 responden bidan praktek mandiri di Bantul dengan membagikan kuesioner serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan cakupan pemberian vitamin A dosis tinggi di wilayah Bantul Timur adalah tinggi (90.48%) namun masih ditemukan 9.52% tidak memberi kapsul vitamin A ibu nifas. Pemberian kapsul pertama diberikan pada ibu 24 pasca melahirkan sebanyak 100% sedangkan pemberian kapsul kedua tergolong kecil yaitu 52.63%. Faktor tidak meratanya pemberian kapsul kedua diantaranya adalah kurangnya ketersediaan
GAMBARAN PERILAKU IBU NIFAS DALAM PERAWATAN TALI PUSAT DI DESA TENGKI KECAMATAN BREBES KABUPATEN BREBES TAHUN 2014. Dina Rizqi Amalia, Dedi Sutanto, Juhrotun Nisa
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v3i2.209

Abstract

Tali pusat atau umbilical cord adalah saluran kehidupan bagi janin selama dalam kandungan (Prawirohardjo, 2006; 265). Tali pusat terdiri dari bagian maternal (desidua basalis) dan bagian janin (vili korionik). Permukaan maternal lebih memerah dan terbagi menjadi beberapa bagian (kotiledon). Permukaan fetal ditutupi dengan membrane amniotik dan merupakan membrane yang halus serta berwarna kelabu dengan tonjolan pembuluh darah sehingga tali pusat tidak hanya sebagai penyalu sumber makanan dan sebagai penyaring bagi janin. (Prawirohardjo, 2006; 265). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambran Perilaku Ibu Nifas Dalam Perawatan Tali Pusat Di Desa Tengki Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes Tahun 2014.Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah deskriftif dengan rancangan cross sectional dan data yang digunakan dalam pengumpulan data adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data diperoleh langsung dari responden yang diperoleh dari membagikan kuesioner. Sedangkan data sekunder adalah data yang digunakan untuk mendukung data primer yang diperoleh dari puskesmas brebes seperti jumlah populasi 25 ibu nifas. Karena populasi pada penelitian ini adalah ibu nifas dan dilakukan di Desa Tengki dengan jumlah populasi kurang dari 100 orang, maka seluruh populasi diambil semua sebagai sampel penelitian (total sampling).Hasil penelitian yang didapat adalah Gambaran perilaku yang banyak dilakukan responden yang benar dalam perawatan yaitu pada perilaku mengganti kassa setiap kali habis mandi sebanyak 25 orang (100%). Sedangkan gambaran perilaku yang banyak dilakukan responden yang salah dalam perawatan tali pusat yaitu memberikan bahan/cairan tertentu yaitu sebanyak 23 orang (92%). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa harus di perbaiki lagi perilaku ibu yang salah dengan cara mencari informasi dengan mengikuti penyuluhan tentang perawatan tali pusat.Kata kunci : perilaku ibu nifas tentang perawatan tali pusat

Page 1 of 1 | Total Record : 9