cover
Contact Name
Istiqomah Dwi Andari
Contact Email
istyandari44@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.siklus@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Politeknik Harapan Bersama, Jl Mataram No 9 Pesurungan Lor Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
ISSN : 20896778     EISSN : 25495054     DOI : https://doi.org/10.30591/
Core Subject : Health,
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal (JRMP) is a periodical scientific journal with registrated number ISSN 2089-6778 (print), 2549- 5054 (online). Published by Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Harapan Bersama and managed by Program Studi Kebidanan Politeknik Harapan Bersama which is published two times a year (January and June). The SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal accept research articles which includes Health sciences, midwifery, nursing, public health, Social Sciences who related to midwifery.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019)" : 15 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN DYSMENORRHEA PRIMER PADA ATLET DAN NON ATLET RENANG REMAJA PUTRI USIA 12 - 16 TAHUN DI CLUB ORCA GAJAHYANA KOTA MALANG Anik Sri Purwanti; Rani Safitri
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i2.1344

Abstract

Pematangan seksual remaja putri berupa menstruasi yang terkadang dapat menimbulkan keluhan yang menyertai, salah satunya dysmenorrhea primer merupakan keluhan yang sering terjadi saat menstruasi dan  masih tergolong keluhan fisiologis timbul setidaknya 45%-90% wanita produktif mengalami dysmenorrhea. Salah satu cara untuk mengatasi dysmenorrhea dengan exercise/ latihan fisik akan menghasilkan hormon endorphin yang berfungsi sebagai obat penenang alami. Penelitian ini menggunakan rancangan case control pendekatan retrospektif. Sampel penelitian remaja putri usia 12-16 tahun di Club ORCA kolam renang Gajahyana Malang dan remaja putri di SMP Islam Ash-Syafi’iyyah Kebonagung sebagai kelompok control yang memenuhi kriteria inklusi (purposive sampling). Instrumen menggunakan lembar kuisioner. Hasil penelitian didapatkan dari 24 responden, sebanyak 46% dengan aktifitas fisik berat. Dari jumlah tersebut sebagian besar responden (33%) tidak mengalami dysmenorrhea primer, dan sebagian kecil responden (17%) dengan aktifitas fisik berat dan sedang mengalami dysmenorrhea primer. Sedangkan responden non atlet yang seluruhnya memiliki aktifitas fisik ringan sebanyak 12 orang (50%), 9 orang diantaranya mengalami dysmenorrhea primer (38%). Hasil uji statistik spearman rank didapatkan p0,05(0,020,05) maka disimpulkan H1 diterima artinya ada hubungan antara aktifitas fisik dengan dysmenorrhea primer pada atlet dan non atlet. Disarankan kepada remaja putri agar memantau aktivitas harian juga menambahkan olahraga secara teratur agar terhindar dari dysmenorrhea primer.Kata Kunci: Aktifitas Fisik, Dysmenorrhea Primer, Atlet Renang, Non Atlet
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN DYSMENORRHEA PRIMER PADA ATLET DAN NON ATLET RENANG REMAJA PUTRI USIA 12 - 16 TAHUN DI CLUB ORCA GAJAHYANA KOTA MALANG Anik Sri Purwanti; Rani Safitri
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i2.1344

Abstract

Pematangan seksual remaja putri berupa menstruasi yang terkadang dapat menimbulkan keluhan yang menyertai, salah satunya dysmenorrhea primer merupakan keluhan yang sering terjadi saat menstruasi dan  masih tergolong keluhan fisiologis timbul setidaknya 45%-90% wanita produktif mengalami dysmenorrhea. Salah satu cara untuk mengatasi dysmenorrhea dengan exercise/ latihan fisik akan menghasilkan hormon endorphin yang berfungsi sebagai obat penenang alami. Penelitian ini menggunakan rancangan case control pendekatan retrospektif. Sampel penelitian remaja putri usia 12-16 tahun di Club ORCA kolam renang Gajahyana Malang dan remaja putri di SMP Islam Ash-Syafi’iyyah Kebonagung sebagai kelompok control yang memenuhi kriteria inklusi (purposive sampling). Instrumen menggunakan lembar kuisioner. Hasil penelitian didapatkan dari 24 responden, sebanyak 46% dengan aktifitas fisik berat. Dari jumlah tersebut sebagian besar responden (33%) tidak mengalami dysmenorrhea primer, dan sebagian kecil responden (17%) dengan aktifitas fisik berat dan sedang mengalami dysmenorrhea primer. Sedangkan responden non atlet yang seluruhnya memiliki aktifitas fisik ringan sebanyak 12 orang (50%), 9 orang diantaranya mengalami dysmenorrhea primer (38%). Hasil uji statistik spearman rank didapatkan p0,05(0,020,05) maka disimpulkan H1 diterima artinya ada hubungan antara aktifitas fisik dengan dysmenorrhea primer pada atlet dan non atlet. Disarankan kepada remaja putri agar memantau aktivitas harian juga menambahkan olahraga secara teratur agar terhindar dari dysmenorrhea primer.Kata Kunci: Aktifitas Fisik, Dysmenorrhea Primer, Atlet Renang, Non Atlet
EFEKTIVITAS ACUYOGA TERHADAP NYERI DISMENORRHEA PADA SISWI PMR SMK 1 DUKUHTURI KABUPATEN TEGAL Adevia Maulidya Chikmah; Juhrotun Nisa
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i2.1372

Abstract

Prevalensi dismenorea di dunia sangat besar yaitu, rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap dunia mengalaminya. Pelayanan kesehatan remaja sesuai permasalahannya, lebih intensif kepada aspek promotif dan preventif dengan cara “peduli remaja“.Upaya penanganan untuk mengurangi dismenore adalah dengan pemberian terapi farmakologi dan nonfarmakologis juga diperlukan untuk mengurangi dismenore, salah satunya dengan menggunakan teknik relaksasi, olah raga dan yoga. Tujuan penelitian ini adalah Efektivitas Acuyoga Terhadap Nyeri Dismenorrhea Pada siswi PMR SMK 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan quasy experiment, melakukan pendekatan rancangan peneliti non-equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah siswi PMR di SMK 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal yang mengalami dysmenorhhea. Analisis yang digunakan adalah Mann-Whitney. Hasil uji analisis menunjukkan asymp. Sig (2 tailed) 0.000, artinya acuyogoga efektif terhadap intensitas nyeri dysmenorhhea. Kata kunci: Acuyoga, Nyeri, Dismenorrhea
PAKET EDUKASI BRAIN BOOSTER PADA IBU HAMIL Suparni suparni; Fitriyani Fitriyani; Risqi Dewi Aisyah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i2.1095

Abstract

Salah satu  program  kehamilan yang sedang dikembangkan dalam  peningkatan potensi kecerdasan janin adalah  Brain booster. Asumsi dasar Brain booster adalah upaya pemberian stimulasi janin dan pemenuhan nutrisi pada  kehamilan untuk meningkatkan potensi intelegensia janin.. Tujuan penelitian  untuk mengetahui pengaruh pemberian paket brain booster terhadap peningkatan pengetahuan dan motivasi ibu hamil di Kabupaten Pekalongan tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Desain penelitian ini adalah Observasional Analitik. Uji yang digunakan adalah  uji T berpasangan untuk mengetahui pengaruh pemberian paket edukasi brain booster terhadap pengetahuan dan motivasi ibu hamil. Hasil uji menunjukkan  ada pengaruh pengetahuan sesudah pemberian paket edukasi dengan p value  0,026 dan tidak ada pengaruh motivasi sesudah pemberian paket edukasi  pada ibu hamil dengan pvalue 0,364. Saran bagi tenaga kesehatan agar  terus memberikan informasi dan motivasi  ibu hamil saat  antenatal care  dari kunjungan awal kehamilan. Kata Kunci : Paket edukasi, brain booster, ibu hamil
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STATUS STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP CEMPAKA BANJARBARU TAHUN 2018 Bardiati Ulfah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i2.1356

Abstract

Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang dengan indeks PB/U atau U/TB dengan batas z-score kurang dari -2 SD. Terjadinya peningkatan kasus balita yang mengalami stunting dari tahun sebelumnya.Tujuan Penelitian mengetahui faktor-faktor  stunting pada balita usia 24-59 bulan.Desain penelitian menggunaan survey analitik, pendekatan cross sectional dengan uji square. Populasi seluruh ibu dan balita usia 24-59 bulan dengan pengambilan sampel teknik random sampling berjumlah 80 orang.Hasil penelitian balita stunting berjumlah 30 orang (37,5%), tidak stunting 50 orang (62,5%). Sosial ekonomi keluarga sebagian besar berpenghasilan Rp.1.500.000,- yaitu 47 orang (58,8%), orang tua berpenghasilan ≥ Rp. 2.500.000,- 33 orang (41,2%). Pendidikan ibu sebagian besar berpendidikan rendah 46 orang (57,5%), ibu dengan pendidikan tinggi 34 orang (42,5%). Ibu mengetahui stunting 34 orang (42,5%), ibu tidak tahu stunting 46 orang (57,5%). Uji Chi square bahwa umur balita p= 0,033 ( 0,05), faktor sosial ekonomi p= 0,006 ( 0,05), pendidikan ibu p= 0,014 ( 0,05), pengetahuan ibu p = 0,001 ( 0,05). Ada hubungan faktor umur, sosial ekonomi, pendidikan dan pengetahuan dengan kejadian stunting.Penyebab stunting masih sulit diselesaikan dengan berbagai faktor penyebab, sehingga memerlukan upaya yang melibatkan berbagai pihak. Kata Kunci : Umur, Sosial Ekonomi, Pendidikan dan Pengetahuan

Page 2 of 2 | Total Record : 15