cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
admin@jurnalistiqomah.org
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
admin@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI)
ISSN : 30264707     EISSN : 30264170     DOI : https://doi.org/10.62017/jppi.v1i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) adalah jurnal peer-review akses terbuka, yang diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia adalah platform bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarkan dan berbagi pengetahuan melalui makalah penelitian dan studi kasus di bidang pendidikan. Terbit setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan penelitian kepada para pendidik di seluruh dunia. Penulis didorong untuk mengirimkan artikel yang lengkap, belum pernah dipublikasikan, orisinil, dan belum pernah ditinjau di jurnal lain. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 61 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2025): April" : 61 Documents clear
MENJAGA HUTAN LEWAT TRADISI : NGALAS JATI DAN KEARIFAN LOKAL BOJONEGORO Narayya Tricha Sabina; Fikky Dian Roqobih; Ahmad Qosyim; Dyah Astriani
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4289

Abstract

Tradisi ngalas jati merupakan praktik konservasi berbasis kearifan lokal yang dijalankan oleh masyarakat Bojonegoro, Jawa Timur, dalam mengelola hutan jati (Tectona grandis). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi kearifan lokal dalam pelestarian lingkungan melalui praktik ngalas. Metode yang digunakan adalah studi literatur deskriptif kualitatif dengan menganalisis artikel dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip utama dalam ngalas jati meliputi pengaturan waktu penebangan, pembatasan jumlah pohon yang ditebang, serta pelaksanaan ritual adat sebagai bentuk penghormatan terhadap alam. Tradisi ini tidak hanya berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga mengandung nilai spiritual dan sosial yang memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian hutan. Namun demikian, ngalas jati menghadapi tantangan serius, seperti tekanan ekonomi, eksploitasi berlebih, kebijakan yang tidak berpihak pada hak adat, serta pengaruh modernisasi yang mengikis nilai-nilai lokal. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat praktik konservasi yang berkelanjutan dengan tetap menghargai kearifan lokal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perumusan kebijakan lingkungan yang inklusif dan berbasis budaya.
Analisis Literatur Media Quiz Interaktif Kahoot Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Ulum Palangka Raya Evalia Nasidah; Santiani
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau literatur mengenai pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dengan cara membuat pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan. Selain itu, media interaktif juga membantui siswa untuk dapat lebih memahami materi dengan lebih baik melalui visualisasi dan interaksi langsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan kahoot dalam pembelajaran siswa kelas XI MA Darul Ulum Palangka Raya memiliki dampak yang signifikan. Terdapat peningkatan hasil belajar siswa. Melalui interaksi yang interaktif dan menarik dalam aplikasi permainan kuis, kahoot mampu meningkatkan motivasi belajar siswa terhadap materi pelajaran dan meningkatkan kemampuan mereka dalam mengingat informasi yang telah diajarkan.
Analisis Literatur Pengaruh Permainan Game Online Terhadap Pembentukan Adab Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Di MA Darul Ulum Palangka Raya Ridho Akbar; Santiani
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan game online terhadap pembentukan adab siswa serta untuk menganalisis hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas XI MA Darul Ulum Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data utama melalui angket untuk mengukur pengaruh permainan game online terhadap pembentukan adab di kelas XI. Hasil belajar siswa diperoleh melalui tes pilihan ganda. Selain itu, observasi, dokumentasi, dan wawancara juga digunakan sebagai teknik tambahan dalam pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MA Darul Ulum, dengan sampel sebanyak 28 siswa. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai dampak permainan game online terhadap pembentukan adab siswa serta pencapaian hasil belajar mereka dalam mata pelajaran Akidah Akhlak.
Implementasi Lesson Study Melalui Model PBL Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Kelas IV UPT SDN Kembangbilo Elfina Anggi Nafisatul Unaizah; Rita Yuliastuti
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4317

Abstract

Pendidikan merujuk pada proses memperoleh pengetahuan dan etika untuk diterapkan dalam masyarakat. Saat ini, pendekatan pendidikan mengalami perubahan dengan menekankan keikutsertaan peserta didik dalam pembelajaran. Salah satu pendekatan yang mendukung pendekatan berfokus pada peserta didik adalah Problem-Based Learning (PBL). Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji hasil belajar dan aktivitas peserta didik kelas IV SD melalui penerapan metode Problem-Based Learning (PBL) dalam kerangka lesson study. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus, di mana masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Hasil studi menunjukkan adanya kenaikan signifikan dalam pencapaian belajar peserta didik. Pada Siklus 1, hanya terdapat 4 peserta didik (28,57%) yang mencapai ketuntasan belajar, namun pada Siklus 2 meningkat menjadi 7 peserta didik (53,85%), dan terus meningkat pada Siklus 3 dengan 11 peserta didik (68,75%) yang tuntas. Selain itu, aktivitas peserta didik juga mengalami peningkatan, dari 73,8% pada Siklus 1, menjadi 82,04% pada Siklus 2, dan 85,41% pada Siklus 3, menunjukkan bahwa metode PBL efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta didik. Dari hal tersebut, hasil penelitian ini menegaskan bahwa penerapan PBL dalam kerangka lesson study dapat secara signifikan meningkatkan pemahaman dan aktivitas peserta didik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif di sekolah dasar.
Penerapan Lesson Study Dengan Pendekatan Tpack Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pancasila Diana Ririn Nadhiroh; Rita Yuliastuti
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4318

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 1 UPT SDN Kembangbilo Tuban dengan menggunakan pendekatan TPACK pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) berbasis lesson study dengan tahapan perencanaan (plan); pelaksanaan (do) dan refleksi (see). Subjek penelitian yaitu siswa kelas 1 UPT SD Negeri Kembangbilo Tuban yang berjumlah 17 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan pencapaian hasil belajar yang diperoleh dari siklus 1 sampai siklus 3. Pada siklus 1 presentase ketuntasan belajar 40% dengan jumlah nilai rata-rata 61,3 dan siswa yang tuntas sebanyak 6 siswa. Pada siklus 2, presentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 66 persen dengan nilai rata-rata 72 dan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 10 siswa. Sedangkan pada siklus 3, presentase ketuntasan belajar naik menjadi 92% dengan nilai rata-rata 92,9 dan jumlah siswa yang tuntas mencapai 12 siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia melalui Model PBL Berbasis Lesson Study Peserta Didik Kelas IV UPT SDN Kembangbilo Tuban Dimas Rizky Satriyo Bimantoro; Rita Yuliastuti
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4319

Abstract

Studi ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV di UPT SDN Kembangbilo, pada implementasi model pembelajaran Problem Based Learning. Jenis Studi ini adalah studi tindakan kelas berbasis lesson study berarti penelitian ini berkolaborasi bersama guru pamong dalam tiap siklus lesson study. Prosedur penelitian terdiri dari 3 tahap yakni a) Plan (perencanaan), b) Do (Pelaksanaan), c) See (Refleksi). Hasil studi menunjukkan dalam siklus I hasil penilaian rata-rata tes evaluasi peserta didik sebanyak 66; diketahui terdapat 8 (47%) peserta didik yang tidak tuntas serta 9 (53%) peserta didik yang tuntas. Dalam siklus II diidentifikasi skor rata-rata peserta didik yakni 78,2; diidentifikasi ada 7 (42%) peserta didik yang tidak tuntas serta 10 (58%) peserta didik tuntas. Kemudian dalam siklus III diidentifikasi hasil rata-rata skor tes yaitu 87, dengan rincian 4 (23,5%) peserta didik tidak tuntas serta 13 (76,5%) peserta didik tuntas. Sesuai hasil ini bisa ditarik kesimpulan bahwa implementasi model problem based learning dengan lesson study bisa meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV UPT SDN Kembangbilo.
Implementasi Lesson Study dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV UPT SD Negeri Kembangbilo Elviana Diyah Safitri; Rita Yuliastuti
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode lesson study guna meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV di UPT SD Negeri Kembangbilo. Berdasarkan observasi awal, siswa mengalami kesulitan memahami konsep abstrak dalam mata pelajaran IPAS, yang berdampak pada rendahnya pencapaian belajar mereka. Lesson study adalah pendekatan kolaboratif yang melibatkan guru dalam merancang, melaksanakan, dan merefleksikan proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan lesson study yang melalui tiga tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Fokus penelitian ini adalah untuk mengevaluasi implementasi lesson study dan dampaknya terhadap hasil belajar siswa, yang diukur melalui tes dan observasi. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi pelaksanaan pembelajaran dan soal tes untuk mengukur pemahaman siswa setelah mengikuti pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketuntasan belajar siswa meningkat secara signifikan dari 64,71% pada siklus 1 menjadi 82,35% pada siklus 2. Hasil observasi tahapan lesson study juga meningkat, dari 85,71 % (kategori baik) pada siklus 1 menjadi 92,86 % (kategori sangat baik) pada siklus 2.  Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan lesson study efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.
Implementasi Pendekatan Tpack Berbasis Lesson Study Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas I Sekolah Dasar Atikaningtyas Rahayu Saputri; Rita Yuliastuti
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4321

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Matematika dengan menerapkan pendekatan TPACK berbasis lesson study melalui tahapan plan, do, dan see pada materi Mengenal Bentuk, yang melibatkan siswa kelas I di UPT SD Negeri Kembangbilo Tuban. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan pencapaian hasil belajar yang diperoleh dari siklus 1 sampai siklus 3. Pada siklus 1 presentase ketuntasan belajar 53% dengan jumlah nilai rata-rata 65 dan siswa yang tuntas sebanyak 8 siswa. Pada siklus 2, presentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 73% dengan nilai rata-rata 74 dan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 12 siswa. Sedangkan pada siklus 3, presentase ketuntasan belajar naik menjadi 93% dengan nilai rata-rata 94,8 dan jumlah siswa yang tuntas mencapai 14 siswa.
Implementasi Mixed Digital Media dalam Meningkatkan Pemahaman Bentuk Bangun Datar Pembelajaran Seni Rupa Kelas 1 SD Candra Wisnu Legawa; Rita Yuliastuti
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan media digital dalam pembelajaran seni rupa untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas 1 SD terhadap materi bentuk bangun datar pada bangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Media yang digunakan dalam pembelajaran meliputi PowerPoint (PPT), Canva, video, dan aplikasi edukatif seperti Quizizz. Data diperoleh melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman, serta observasi untuk melihat antusiasme peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain sebesar 0.898 mengindikasikan peningkatan yang sangat signifikan dalam pemahaman peserta didik setelah menggunakan media digital. Uji Wilcoxon Signed-Rank juga menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0.000, yang menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Selain itu, pengamatan menunjukkan bahwa peserta didik menunjukkan antusiasme yang tinggi dan merasa senang dalam mengikuti pembelajaran yang menggunakan media digital. Kesimpulannya, penggunaan media digital dapat meningkatkan pemahaman dan minat peserta didik terhadap materi seni rupa, khususnya bentuk bangun datar pada bangunan.
Penerapan Model Pembelajaran Make A Match untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa SD Negeri Sendangharjo 4 Tuban pada Materi Pecahan Senilai Ari Widodo; Warli; Sri Wahyuni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4324

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan minat belajar siswa SDN Sendangharjo 4 Tuban setelah dilaksanakannya model pembelajaran make a match. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau Classroom Actions Research (CAR) melalui tahapan 2 siklus. Penelitian ini dilakukan di SDN Sendangharjo 4 Tuban pada bulan Oktober hingga bulan November 2024. Subjek penelitian ini adalah 18 siswa kelas IVA SDN Sendangharjo 4 Tuban. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan lembar observasi dan skala minat belajar siswa. Teknik anaslisis data penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran make a match dapat meningkatkan minat belajar siswa SDN Sendangharjo 4 Tuban. Hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan persentase rata-rata minat belajar siswa mulai dari prasiklus hingga siklus II. Pada siklus I, persentase minat belajar siswa sebesar 68,8% dengan kategori sedang. kemudian pada siklus II, persentase minat belajar siswa mencapai 76,7% dengan kategori sangat tinggi sehingga target penelitian telah tercapai.