cover
Contact Name
Muhammad Ichsan Gaffar
Contact Email
michsangaffar@ung.ac.id
Phone
+62811430326
Journal Mail Official
jamak@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. Sudirman No.6, Dulalowo Tim., Kec. Kota Tengah, Kota Gorontalo, Gorontalo 96128
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Akuntansi
ISSN : -     EISSN : 28303679     DOI : https://doi.org/10.37479/jamak.v1i2.27
Core Subject : Economy, Education,
JURNAL MAHASISWA AKUNTANSI (JAMAK) merupakan jurnal ilmu akuntansi yang menyajikan artikel-artikel akuntansi secara empiris dengan menggunakan pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mix methods. JAMAK berfokus pada Scope: Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Akuntansi Perilaku, Akuntansi Sektor Publik, Auditing, Perpajakan, Akuntansi Syariah, Investasi dan Pasar Modal, Akuntansi Perbankan, dan Sistem Informasi Akuntansi.
Articles 182 Documents
Penerapan PSAK 109 Dalam Pengelolaan Dana Umat di Pura Girinatha Gorontalo Ni Luh Frita Anggraeni; Gusti Ngurah Arya Pramana; Made Ulandari; Niswatin Niswatin; Zumran Ibrahim
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5 No 1 (2026): JAMAK: Jurnal Mahasiswa Akuntansi (Maret)
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 109 tentang akuntansi dana keagamaan dalam pengelolaan dana umat di Pura Girinatha Gorontalo. Fokus penelitian mencakup sumber dana, sistem pengelolaan keuangan, bentuk laporan keuangan, serta kesesuaiannya dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi laporan keuangan periode April sampai November 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber utama dana Pura berasal dari punia atau sumbangan sukarela umat Hindu, yang digunakan untuk kegiatan ritual, operasional pura, serta kontribusi bagi pemuka agama dan lembaga Hindu nasional. Sistem pencatatan masih dilakukan secara manual dengan pelaporan terbuka setiap dua minggu melalui forum keagamaan dan media komunikasi umat. Walaupun belum mengikuti struktur formal PSAK 109, praktik pelaporan keuangan Pura telah mencerminkan prinsip dasar akuntabilitas sosial, keterbukaan, dan kejujuran. Penerapan bertahap PSAK 109 diharapkan dapat meningkatkan transparansi administratif tanpa menghilangkan nilai spiritual dan kearifan lokal dalam tata kelola keuangan keagamaan.
Transparansi dan Akuntabilitas Dalam Pengelolaan Keuangan Gereja di Gorontalo Joanna Clarissa; Nato Tobai; Niswatin Niswatin; Zumran Ibrahim
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5 No 1 (2026): JAMAK: Jurnal Mahasiswa Akuntansi (Maret)
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transparansi dan akuntabilitas merupakan aspek yang sangat penting dalam pengelolaan keuangan organisasi nirlaba, termasuk gereja, karena sebagian besar dana yang dikelola berasal dari kontribusi jemaat dan donatur. Pengelolaan keuangan yang tidak transparan dan tidak akuntabel dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti bantuan dana, menurunnya kepercayaan jemaat, serta konflik internal dalam gereja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan Gereja Y di Gorontalo, yang meliputi sumber penerimaan dana, pengelolaan dana jemaat, penyajian laporan keuangan, serta mekanisme pertanggungjawaban kepada jemaat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data primer yang diperoleh melalui teknik wawancara, dan observasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan keuangan gereja. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber dana Gereja Y berasal dari berbagai jenis persembahan, yaitu pundi kebaktian umum, pundi PELKA dan rayon, pundi ibadah khusus, penutup syukur, serta dari sumbangan donatur. Pengelolaan dana jemaat dilaksanakan berdasarkan anggaran perencanaan yang dibahas dan disetujui dalam sidang jemaat, kemudian digunakan untuk mendukung pelaksanaan program-program pelayanan gereja. Laporan keuangan disajikan secara rutin dan terbuka melalui warta jemaat yang dapat diakses oleh seluruh jemaat. Selain itu, penerapan transparansi dan akuntabilitas diperkuat dengan adanya MP3J sebagai lembaga pengawasan internal gereja. Secara umum, pengelolaan keuangan Gereja Y telah menunjukkan penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas, meskipun masih diperlukan penguatan sistem pengendalian internal guna mendukung tata kelola keuangan gereja yang berkelanjutan.
Pengelolaan dan Distribusi Dana Zakat Fitrah Di Masjid At-Taqwa Kabupaten Gorontalo Nur Fadhilah Pakaya; Selvhia Dwi Septiani Djafar; Rahmat Djibu; Friska Jesika Hasan; Nazliya Rabbi Adibah Sugiarto
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5 No 1 (2026): JAMAK: Jurnal Mahasiswa Akuntansi (Maret)
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan dan pendistribusian dana zakat fitrah di Masjid At-Taqwa Kabupaten Gorontalo. Fokus kajian meliputi proses penerimaan, pencatatan, pendistribusian, serta pelaporan dana zakat fitrah yang dilakukan oleh panitia masjid. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan panitia zakat, observasi lapangan, serta telaah dokumen pendukung yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat fitrah di Masjid At-Taqwa telah dilaksanakan secara terorganisir dan berlandaskan prinsip amanah, mulai dari tahap pengumpulan hingga pendistribusian kepada mustahik yang berhak. Pendistribusian dana zakat difokuskan kepada masyarakat sekitar masjid, seperti fakir miskin, janda, yatim piatu, lansia, mualaf, dan amil, sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Namun demikian, dalam aspek pencatatan dan pelaporan, pengelolaan zakat masih dilakukan secara sederhana dan belum sepenuhnya mengacu pada standar akuntansi zakat yang berlaku. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan zakat fitrah di Masjid At-Taqwa sudah berjalan dengan baik secara praktik, namun masih memerlukan peningkatan dalam hal transparansi dan penerapan standar akuntansi guna meningkatkan akuntabilitas kepada masyarakat.
Dampak Lingkungan Praktik Bisnis Pertambangan PT Pani Gold Project Perspektif Akuntansi Syariah Cahya Meyvita Eyato; Amanda Luawo; Fairanti Podu; Nur Fathiyah Paputungan; Astiya J. Ntuiyo
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5 No 1 (2026): JAMAK: Jurnal Mahasiswa Akuntansi (Maret)
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak negatif praktik bisnis pertambangan PT Pani Gold Project terhadap lingkungan dari perspektif akuntansi syariah dengan menggunakan metode studi literatur kualitatif dan analisis konten. Akuntansi syariah menekankan nilai keadilan, amanah, kemaslahatan, dan maqashid al-syariah yang menuntut keseimbangan antara keuntungan ekonomi dan tanggung jawab sosial serta lingkungan. PT Pani Gold Project yang beroperasi di Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, memang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pembukaan lapangan kerja dan pembangunan infrastruktur, namun aktivitas pertambangan juga menimbulkan dampak lingkungan dan sosial yang signifikan, seperti kerusakan lahan pertanian, pencemaran sungai akibat limbah berbahaya termasuk merkuri, meningkatnya risiko banjir, polusi udara, serta terganggunya aktivitas pendidikan masyarakat. Dampak tersebut menunjukkan adanya ketidaksesuaian dengan prinsip akuntansi syariah, khususnya prinsip kemaslahatan yang menuntut pencegahan kerusakan (mafsadah) dan prinsip amanah dalam pengelolaan sumber daya alam sebagai titipan Allah. Meskipun perusahaan telah memiliki dokumen pengelolaan lingkungan seperti AMDAL, RKL, dan RPL, pelaksanaannya masih belum konsisten, sehingga diperlukan peningkatan komitmen perusahaan dalam pengelolaan dampak lingkungan dan sosial agar kegiatan pertambangan dapat berjalan sejalan dengan tujuan maqasid al-syariah dan menjaga kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan
Penerapan PSAK 109 Pada Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah Di Lazismu Kota Gorontalo Ismiyati Puluhulawa; Wahyu Ekayuniati; Shasa Agustina S. Diehardjo; Wahyuni Djafar; Sri Mutmaina Tunggulo
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5 No 1 (2026): JAMAK: Jurnal Mahasiswa Akuntansi (Maret)
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjelaskan bagaimana Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 109 diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan di Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Kota Gorontalo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan data utama yang diperoleh dari wawancara intensif bersama pengelola LAZISMU dan data pendukung dari situs web resmi lembaga. Hasilnya menunjukkan bahwa LAZISMU Kota Gorontalo telah mengimplementasikan prinsip-prinsip inti PSAK 109, terutama dalam proses pengumpulan dan pembagian dana zakat, infak, dan sedekah kepada delapan kelompok penerima. Namun, penyusunan laporan keuangan belum sepenuhnya memuat semua komponen yang disyaratkan oleh PSAK 109. Selain itu, keterbatasan dalam pembagian laporan keuangan kepada masyarakat, yang terlihat dari transparansi data anggaran yang belum diperbarui secara rutin, menunjukkan bahwa tingkat keterbukaan publik masih perlu diperbaiki. Oleh karena itu, diperlukan usaha yang terus menerus untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, sistem pencatatan, serta transparansi dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah agar sesuai dengan standar akuntansi syariah yang berlaku.
Analisis Penerapan PSAK 109 dan Pengelolaan Zakat di BAZNAS Kota Gorontalo Nur Afnia Daud; Sri Adelia Adam; Adellia Angriani Dwi Putri R. Sidiki; Salma Van Gobel; Nabila Riskika Y. Hasan; Dwi Sintia Unti
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5 No 1 (2026): JAMAK: Jurnal Mahasiswa Akuntansi (Maret)
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 109 di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Gorontalo dalam pengelolaan zakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui metode wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis laporan keuangan. Laporan Keuangan berfungsi untuk melihat pola pengumpulan dan distribusi zakat dari tahun 2021 hingga 2024 sebagai dasar untuk menilai kemajuan dalam pengelolaan zakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Gorontalo telah berusaha menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat sesuai dengan PSAK 109. Proses pengumpulan zakat dinilai cukup berhasil, terutama dengan dukungan zakat profesi dan sistem pengelolaan yang sudah ada. Di sisi lain, distribusi zakat menunjukkan kecenderungan yang positif meskipun ada variasi dari tahun ke tahun. Secara keseluruhan, penerapan PSAK 109 di BAZNAS Kota Gorontalo memberikan indikasi yang baik dalam pengelolaan zakat. Di masa mendatang, dapat memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pengelolaan data, dan melakukan evaluasi berkelanjutan, dengan harapan dapat meningkatkan mutu pengelolaan zakat serta membangun kepercayaan masyarakat.
Analisis Kinerja Keuangan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Pada Masjid Nurul Yaqin Putri Dwi Hardiati; Widyawati Saleh; Ronald S. Badu
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5 No 1 (2026): JAMAK: Jurnal Mahasiswa Akuntansi (Maret)
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dapat mencapai potensi maksimalnya apabila mendapatkan perhatian yang dibutuhkan dan tidak lagi beroperasi sebagai proyek sampingan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pencerahan kepada pembaca tentang kinerja keuangan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) Masjid Nurul Yaqin. Masjid ini terletak di Jln Batu Doa di Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo. Teknik penelitian ini adalah telaah pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) merupakan pilar khusus yang membahas fungsinya dalam mengalokasikan sumber daya dari kelompok Aghniya yang memiliki kelebihan uang kepada mereka yang memiliki lebih banyak kekayaan (8 asnaf)
Analisis Pengelolaan Dana Zakat, Infaq, dan Shadaqah Di Masjid Al-Marhamah Gorontalo Fikran Djakatara; Putri Fauziah F. Taludio; Tri Ayu Sagita Kadir; Aishasy Jumarni Bakari; Hardianty Anastasyah; Ronald S. Badu
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5 No 1 (2026): JAMAK: Jurnal Mahasiswa Akuntansi (Maret)
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Masjid Al-Marhamah Gorontalo berdasarkan prinsip akuntansi syariah. Pendekatan Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana ZIS di Masjid Al-Marhamah dilakukan secara amanah, transparan, dan akuntabel. Dana ZIS dipisahkan penggunaannya sesuai dengan syariat Islam, di mana zakat dialokasikan kepada delapan golongan penerima zakat, sedangkan infak dan sedekah digunakan untuk kebutuhan masjid dan bantuan sosial lainnya. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, pencatatan manual, fluktuasi penerimaan dana, serta kurangnya kesadaran jamaah tentang pentingnya pemisahan dana ZIS. Sebagai upaya solusi, masjid menerapkan audit berkala, edukasi jamaah, dan transparansi dalam laporan keuangan. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan wawasan tentang pentingnya pengelolaan ZIS berbasis prinsip syariah untuk meningkatkan kepercayaan jamaah dan kesejahteraan masyarakat.
Pengungkapan Islamic Social Reporting (ISR) Pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Kristof Darmawan Gaho; Mariana Sampeno; Nur Hidayah Is. Onu; Firmansyah H. Djafar; Arief Rachman Ishak
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5 No 1 (2026): JAMAK: Jurnal Mahasiswa Akuntansi (Maret)
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi sejauh mana tingkat pengungkapan Islamic Social Reporting (ISR) di Bank Syariah Indonesia dalam periode 2022 hingga 2024. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, prosiding, serta laporan tahunan dan laporan keberlanjutan Bank Syariah Indonesia. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis konten, yang berpedoman pada indikator Islamic Social Reporting (ISR) yang meliputi area keuangan dan investasi, produk serta layanan, karyawan, masyarakat, lingkungan, dan tata kelola syariah. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa tingkat pengungkapan Islamic Social Reporting di Bank Syariah Indonesia tergolong tinggi, meskipun terdapat variasi dalam pengungkapan selama periode yang diteliti. Penurunan dalam pengungkapan terutama terlihat pada beberapa indikator yang berkaitan dengan kepatuhan pada prinsip syariah serta aspek lingkungan. Namun, pengungkapan indikator sosial, seperti zakat, wakaf, sedekah, inisiatif kemanusiaan, dan kesejahteraan para karyawan tetap dilakukan secara konsisten. Secara keseluruhan, hasil studi ini menunjukkan bahwa Bank Syariah Indonesia telah mencapai tingkat akuntabilitas sosial syariah yang memadai, meskipun masih diperlukan usaha perbaikan pada indikator tertentu agar kualitas pengungkapan Islamic Social Reporting tetap terjaga secara berkelanjutan.
Analisis Penerapan Akuntansi Sukuk pada Bank Syariah Indonesia dan Bank Muamalat Berdasarkan Aspek Pengakuan, Pengukuran, Penyajian, dan Pengungkapan (PSAK 110) Mohammad Fadel Tosan; Annadya Tewu; Riska Husain; Tia Latifa Suma
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5 No 1 (2026): JAMAK: Jurnal Mahasiswa Akuntansi (Maret)
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sukuk semakin memegang peranan strategis sebagai sumber pendanaan bagi proyek nasional maupun ekspansi lembaga keuangan syariah di Indonesia. Meskipun standar telah disusun dengan rinci, praktik penerapan akuntansi sukuk dalam industri masih menghadapi tantangan. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menelaah penerapan akuntansi sukuk sesuai PSAK 110 pada Bank Syariah Indonesia dan Bank Muamalat sebagai dua institusi perbankan syariah terbesar di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan, pedoman akuntansi, serta dokumen pendukung terkait penerbitan dan pengelolaan sukuk. Hasil penelitian menunjukan bahwa Bank syariah Indonesia dan Bank Muamalat telah menerapkan akuntansi sukuk sesuai ketentuan PSAK 110 baik dari segi aspek pengakuan, pengukuran, penyajian serta pengungkapan. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai referensi dalam memahami penerapan teknis PSAK 110 secara komparatif antara dua bank syariah besar.