cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30326311     DOI : https://doi.org/10.47134/jpem
he aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of social studies, public administration and public policy. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of social, public administration and public policy areas as follows: 1. Urban and Rural Development; 2. Social Changes; 3. Bureaucracy and Administration Development; 4. Decentralization and Regional Autonomy; 5. Economic and Public Policy; 6. Public Management and Governance; 7. Public Service Management; 8. Any specifics issues of public policy and management.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2025): October" : 3 Documents clear
Pengaruh Zakat Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sumbawa Kedawan, Sultan; Nurjihadi, Muhammad
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i4.881

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh zakat terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumbawa dengan fokus pada dua jenis penyaluran zakat, yaitu zakat untuk pendidikan dan zakat untuk bantuan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan metode analisis regresi linier berganda berbasis data time series. Data zakat pendidikan dan zakat bantuan sosial diperoleh dari BAZNAS Kabupaten Sumbawa, sedangkan data pertumbuhan ekonomi diambil dari PDRB harga konstan yang diterbitkan oleh BPS Kabupaten Sumbawa. Hasil uji t menunjukkan bahwa zakat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan zakat bantuan sosial berpengaruh positif signifikan. Hasil uji F mengindikasikan bahwa kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini menunjukkan bahwa zakat bantuan sosial berperan sebagai stimulus jangka pendek melalui peningkatan konsumsi agregat, sementara zakat pendidikan memiliki dampak jangka panjang yang belum terlihat pada periode pengamatan.
Hubungan Pendidikan, Pendapatan, dan Beban Tanggungan dengan Kesejahteraan Keluarga di Desa Ngadirejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang Yulaichah
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i4.910

Abstract

Penelitian ini bertujuan  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan, pendapatan, dan beban tanggungan dengan tingkat kesejahteraan keluarga di Desa Ngadirejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, yang dikenal memiliki tingkat kemiskinan tinggi meskipun memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Pendekatan mikro ini penting untuk memahami dinamika kemiskinan pada tingkat rumah tangga dan merumuskan strategi penanggulangan yang tepat sasaran. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan populasi sebanyak 650 kepala keluarga dan sampel 97 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Analisis data dilakukan melalui skoring, tabulasi silang, dan uji Korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas keluarga berada pada kategori Keluarga Sejahtera II menurut klasifikasi BKKBN dan tergolong keluarga sejahtera menurut indikator BPS. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara pendidikan (r = 0,477), pendapatan (r = 0,728), dan beban tanggungan (r = 0,394) dengan tingkat kesejahteraan keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan dan pendapatan, semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan keluarga. Menariknya, jumlah tanggungan yang lebih besar juga dapat berkontribusi positif terhadap kesejahteraan melalui partisipasi kerja anggota keluarga. Kesimpulannya, peningkatan kesejahteraan keluarga tidak hanya bergantung pada faktor ekonomi, tetapi juga pada pendidikan, modal sosial, dan aspek sosial-spiritual. Rekomendasi penelitian ini menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal, peningkatan akses pendidikan, serta program penguatan kapasitas keluarga untuk mendorong kesejahteraan yang berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Penentu Pembangunan Berkelanjutan di Pedesaan Argarani, Dina; Yusuf, Ratu Zakiyah; Malik, Anas
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i4.943

Abstract

Penilaian komprehensif terhadap penelitian mengenai peran pemberdayaan masyarakat dalam menentukan keberhasilan pembangunan berkelanjutan di pedesaan Indonesia diuraikan dalam esai ini. Publikasi ilmiah, laporan kebijakan pemerintah, dan data sekunder yang relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab), dan 17 (Kemitraan untuk Tujuan), membentuk literatur yang ditinjau. Sintesis tematik menunjukkan bagaimana tiga aspek keberlanjutan diperkuat secara esensial melalui pemberdayaan masyarakat: Lingkungan (dengan mempromosikan perilaku ramah lingkungan dan ekonomi sirkular), Ekonomi (dengan memaksimalkan potensi lokal, khususnya fungsi BUMDes), dan Sosial (melalui pembangunan kapasitas, keterlibatan substansial, dan modal sosial). Namun, terdapat kesenjangan, karena banyak studi masih fokus pada aspek ekonomi tanpa memasukkan aspek sosial dan ekologi secara seimbang. Untuk menciptakan desa yang mandiri, inklusif, dan adaptif, studi ini memberikan implikasi kebijakan dan agenda penelitian untuk meningkatkan pendekatan pemberdayaan berbasis partisipasi, kemitraan, dan transformasi digital.

Page 1 of 1 | Total Record : 3