cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Dimensi Interior
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Artikel merupakan kajian bidang desain interior, Artikel yang dikirim ke jurnal Dimensi Interior adalah artikel yang tidak sedang dikirim ke jurnal/terbitan lain dan belum dipublikasikan dalam jurnal lain. Kategori artikel ilmiah hasil penelitian (laboratorium, lapangan, kepustakaan), ilmiah populer (aplikasi, ulasan, opini), dan diskusi. Diterbitkan 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2003): JUNI 2003" : 6 Documents clear
EVALUASI ERGONOMI DALAM PERANCANGAN DESAIN Wardani, Laksmi Kusuma
Dimensi Interior Vol 1, No 1 (2003): JUNI 2003
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.049 KB) | DOI: 10.9744/interior.1.1.pp. 61-73

Abstract

It needs a set of works to achieve the best design, such as planning and development of design, from idea discovering, analysis and to be continued by a set of stages : development, concept design, system and detail, prototype making, production process, evaluation or examination product, and finished by distribution stage. The problem solving for good design should recognize the human and their activity, such as size, postures, position in activity, behavior and the manner of human activity. Appraise these matter, it needs ergonomic consideration. Ergonomic is one of the qualification to achieve qualified, certified design and customer need. How far the extent of design fulfills the functional techniques, aesthetics quality and economic, it needs evaluation by using some basic qualifications. Ergonomic is needed for post evaluation product examination. Beside functionality, good design should give safety, health, security and enjoyment for human when they use and operate the product of that design. Abstract in Bahasa Indonesia : Untuk menghasilkan desain yang baik dalam perancangan desain, dibutuhkan serangkaian kegiatan berupa perencanaan maupun pengembangan desain, mulai dari tahap penggalian ide, analisis dilanjutkan dengan tahap pengembangan, konsep perancangan, sistem dan detil, pembuatan prototipe, proses produksi, evaluasi atau pengujian produk, berakhir dengan tahap pendistribusian. Pemecahan masalah untuk menghasilkan desain yang baik juga memperhatikan faktor manusia dan aktivitasnya, seperti ukuran, bentuk tubuh, posisi beraktivitas, perilaku dan kebiasaan manusia beraktivitas, sehingga tercapai produktivitas kerja. Memperhatikan hal itu, dibutuhkan pertimbangan-pertimbangan ergonomi. Ergonomi merupakan salah satu dari persyaratan untuk mencapai desain yang qualified, certified dan customer need. Dan seberapa jauh sebuah desain telah memenuhi aspek teknis fungsional, kualitas estetis dan ekonomis, maka dalam hal ini diperlukan evaluasi yang menggunakan tolok ukur tertentu. Ergonomi diperlukan untuk evaluasi produk. Selain fungsional, desain juga harus mampu memberikan keselamatan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan bagi manusia pada saat memakai dan mengoperasionalkan hasil produk desain tersebut. Kata kunci : perancangan desain, evaluasi, ergonomi, produktivitas kerja.
PERTIMBANGAN ASPEK KEJIWAAN TERHADAP FENG SHUI DALAM PERANCANGAN INTERIOR C. Indrani, Hedy
Dimensi Interior Vol 1, No 1 (2003): JUNI 2003
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.685 KB) | DOI: 10.9744/interior.1.1.pp. 74-84

Abstract

The truth of applying feng shui in interior design is always doubted because feng shui is still consider mystically, unlogic, and unusual, therefore it needs facts of this potential feng shui. As knowledge, feng shui psychologically plays important role for home design that it increases psychological life of the residents. Abstract in Bahasa Indonesia : Kebenaran penerapan feng shui dalam seni penataan interior seringkali diragukan, sebab feng shui masih dianggap berbau mistik, irrasional dan tidak wajar, sehingga dibutuhkan bukti akan potensi feng shui ini. Sebagai seperangkat ilmu pengetahuan, feng shui secara kejiwaan memegang peranan penting dalam penataan rumah tinggal, dimana feng shui dapat meningkatkan aspek kehidupan psikologis penghuninya. Kata kunci : feng shui, psikologi, dan perancangan interior.
PENGARUH SIGNIFIKAN TATA CAHAYA PADA DESAIN INTERIOR Honggowidjaja, Stephanus P.
Dimensi Interior Vol 1, No 1 (2003): JUNI 2003
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.165 KB) | DOI: 10.9744/interior.1.1.pp. 1-15

Abstract

The act of interior planning is the materialization of the inside space atmosphere by the process of some prominent elements and some added elements integration in creativity and harmony based on the profound concept. In interior design, lighting system is one of the prominent elements to creating the atmosphere of the inside space by make use of natural lighting and artificial lighting. Abstract in Bahasa Indonesia : Perancangan interior pada dasarnya adalah pembentukan suasana ruang dalam dengan cara memadukan secara kreatif dan harmonis beberapa unsur utama ditambah unsur penunjang dengan landasan suatu konsep yang mendalam. Dalam desain interior, tata cahaya merupakan salah satu unsur utama untuk menciptakan suasana sebuah ruang dengan memanfaatkan cahaya alam dan cahaya buatan. Kata kunci : desain interior, tata cahaya, cahaya alam, cahaya buatan.
A REVIEW OF THE EMERGENCE OF INDONESIAN MODERN INTERIOR DESIGN Santosa, Adi
Dimensi Interior Vol 1, No 1 (2003): JUNI 2003
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.709 KB) | DOI: 10.9744/interior.1.1.pp. 16-28

Abstract

The emergence of Indonesian modern interior design begun by the opening of Liberalism in the Dutch East Indies. The establishment of new private enterprises and immigration of European were the connected factors in entering the modern concepts in interior design. Many schools that had been established since applying of Ethic Politic -especially technical schools - arose Indonesian modern designer pioneers and also arose a specific style of Indonesian modern design: Indo-European Style. The progress of communication technology in the late nineteenth century accelerated the influences of international movements in enriching the development of Indonesian modern interior design.
RUANG SEBAGAI MEDIA EKSPRESI DAN APRESIASI Kusumarini, Yusita
Dimensi Interior Vol 1, No 1 (2003): JUNI 2003
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.768 KB) | DOI: 10.9744/interior.1.1.pp. 29-45

Abstract

Many exertions to valuing the "space" have yielded many interpretations which ecidence variety of the value of the "space". The results from the purposing and the understanding to the "space" accommodate all the things that can be done to the "space" in visually, physically, pshycologically, and behavior. Regardless all of differences, the same thing they have is the creative force process, included both of the real or abstract, no dimentioned or dimentioned. These things are close related with creator, idea, and appreciator. Thus these things are close related with the discussion of expression, invention, and appreciation. And then there is the same conclusion in valuing and understanding that "space" is a media, because all that things have done in, at, to, on, inside the "space". Abstract in Bahasa Indonesia : Berbagai usaha untuk memaknai "ruang" telah melahirkan berbagai penafsiran yang membuktikan kayanya makna "ruang". Hasil-hasil pemaknaan dan pemahaman akan "ruang" mengakomodasikan juga hal-hal berkaitan dengan apa yang bisa dilakukan terhadap "ruang" baik secara visual, fisikal, psikologikal, dan perilaku. Terlepas dari berbagai penafsiran yang pernah ada, persamaan yang dimiliki adalah adanya proses penciptaan, baik konkrit maupun abstrak, nonmatra maupun bermatra. Hal ini berkaitan erat dengan pencipta, hasil cipta, dan penikmat cipta. Dengan demikian tidak akan lepas juga dari pembahasan tentang ekspresi, karya, dan apresiasi. Sehingga akan diperoleh pemaknaan dan pemahaman bersama bahwa "ruang" adalah media, karena hal-hal tersebut dilakukan di, pada, terhadap, atas, dalam "ruang". Kata kunci : ruang, ekspresi, apresiasi.
POTENSI TUMBUH-TUMBUHAN DALAM MENCIPTAKAN RAGAM MATERIAL FINISHING UNTUK INTERIOR Setiawan, Andereas Pandu
Dimensi Interior Vol 1, No 1 (2003): JUNI 2003
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/interior.1.1.pp. 46-60

Abstract

Space always becomes the main study of interior design. It needs various considerations in the side of space shaper elements, space proponent elements, space fill-in elements, and space decorative elements. These element will appropriate with the goals of design if on the whole can appear the finishing. Shape which has the same aims in its concepts.Interior finishing as the final step of a design process determines the asthetic sense of the interior design, moreover it represents uniformity between design shape with interior design concepts. It is very important to creat an interesting finishing appearance of interior elements surfaces. Because of it inventions in field of finishing materials do needs to develop. Plants as natural materials have potentiality to create an enrich various interior finishing. Beside friendly to environments because of its nature which is easy to process by nature, they also can find in every part of Indonesia. Every plant from various interior of variety can be exploited and used as finishing materials. Such as for natural dye, mix materials for surface textures, and also being the main thing to create an interior surface appearance. Abstract in Bahasa Indonesia : Ruang selalu menjadi kajian utama dalam perancangan interior. Dalam perancangannya ruang memerlukan berbagai macam pertimbangan baik dari sisi elemen pembentuk ruang, elemen pendukung ruang, elemen pengisi ruang maupun elemen dekoratif ruang. Elemen-elemen yang tersusun tersebut akan sesuai dengan tujuan perancangan interiornya apabila secara keseluruhan dapat menampilkan wujud finishing yang sesuai dan tepat dengan maksud yang dikandung dalam konsep perancangannya. Mewujudkan penampilan finishing yang menarik dari sebuah permukaan bidang dalam elemen-elemen interior adalah sesuatu yang sangat penting, oleh karena itu adanya penemuan-penemuan baru di bidang material finishing sangat perlu dikembangkan. Tumbuh-tumbuhan sebagai material alami sangat berpotensi untuk menciptakan dan memperkaya perbendaharaan ragam jenis finishing interior. Selain ramah terhadap lingkungan karena sifatnya yang mudah terurai oleh alam, tumbuhan secara mudah dapat dijumpai dan didapati di Indonesia. Semua tumbuh-tumbuhan dari berbagai jenis dapat diolah dan dimanfaatkan sebagai material finishing untuk interior, baik perannya sebagai pewarna alami, sebagai material campuran pembentuk tekstur permukaan, maupun berperan tunggal sebagai material yang membentuk tampilan sebuah bidang permukaan dalam interior. Kata kunci : material, tumbuh-tumbuhan, finishing, interior.

Page 1 of 1 | Total Record : 6