cover
Contact Name
Setyo Nurwaini
Contact Email
sn164@ums.ac.id
Phone
+6287836559013
Journal Mail Official
usadha@ums.ac.id
Editorial Address
Faculty of Pharmacy, Universitas Muhammadiyah Surakarta jln Ahmad Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Usadha Journal of Pharmacy
ISSN : -     EISSN : 28279905     DOI : 10.23917/usadha
Core Subject : Health, Science,
The Usadha Journal of Pharmacy aims to present up-to-date research, surveys, and literature reviews encompassing various domains of pharmaceutical sciences. These domains include pharmacology, pharmacokinetics, formulation technology, optimization of excipients, standardization of extracts and herbal products, determination of pharmacological activities in natural sources, drug synthesis and development, molecular biology, antibiotic screening, metabolite profiling and quantification, clinical pharmacy, and health and environmental concerns. Each edition of the journal will cover these aspects comprehensively. The publication will encompass a wide range of topics, including chemistry, biochemistry, biotechnology, pharmacology, and many aspects of pharmaceutical research. It will feature communications, complete research papers, reports, and reviews, providing comprehensive coverage in these fields.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2025): November" : 6 Documents clear
PENGARUH EDUKASI MENGGUNAKAN MODUL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU TERHADAP COVID-19 DI DESA JANGLOT KECAMATAN BATUTERNO Nurmalita, Nabela; Karuniawati, Hidayah
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v4i4.729

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengan penyebaran cepat dan berdampak global. Belum adanyaedukasi langsung, serta pentingnya solusi edukatif menjadi alasan penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian dilakukan adalah untuk menganalisis pengaruh edukasi menggunakan modul terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat dalampencegahan Covid-19. Metode kuantitatif digunakan dengan desain pre-eksperimen one-group pretest- posttest. Sebanyak 89 responden dipilih melalui tehnik  purposive sampling. Kriteria inklusi dalam penelitian ini meliputi pasien dengan usia 18–70 tahun, mampu membaca dan menulis, serta tidak berlatar belakang pendidikan dan pekerjaan yang berhubungan dengan kesehatan. Intervensi dilakukan melalui WhatsApp menggunakan modul mengenai Covid-19. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Instrumen penelitian berupa kuisioner pengetahuan menggunakan skala likert, sedangkan untuk sikap dan pengetahuan menggunakan skalai guttman.  Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada ketiga variabel setelah edukasi (p-value = 0,000). Edukasi menggunakan modul terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakatterhadap pencegahan Covid-19.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAN ETIL ASETAT DAUN KERSEN TERHADAP Pseudomonas aureuginosa DAN Staphylococcus aureus Azizah, Putri Salma; Hidayatullah, Muhammad Haqqi
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v5i1.781

Abstract

Infeksi merupakan salah satu permasalahan kesehatan di masyarakat yang masih belum bisa diatasi dengan tuntas. Infeksi dapat disebabkan oleh beberapa bakteri salah satunya yaitu Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan efektivitas ekstrak etanol 70% dan etil asetat daun kersen (Muntingia calabura L) dalam menghambat aktivitas bakteri dan juga untuk mengetahui kandungan golongan senyawa dalam ekstrak etanol dan etil asetat daun kersen (Muntingia calabura L) yang memiliki sifat sebagai antibakteri. Ekstrak didapatkan dari hasil maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 70% etil asetat. Metode yang digunakan untuk mengetahui aktivitas antibakteri yaitu menggunakan metode sumuran (well diffusion) dengan menggunakan konsentrasi 80%, 40%, dan 20%, disk antibiotik ciprofloxacin sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Hasil uji aktivitas dianalisis dengan menggunakan uji One way anova kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol 70% daun kersen (Muntingia calabura L) memiliki aktivitas antibakteri yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekstrak etil asetat terhadap bakteri Staphylococcus aureus dibandingkan dengan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Hasil uji fitokimia ekstrak etanol 70% dan etil asetat daun kersen positif mengandung senyawa kimia flavonoid, tannin, triterpenoid, polifenol, dan saponin.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN TALAS (Colocasia esculenta (L.) Schott) TERHADAP Pseudomonas aeruginosa DAN Staphylococcus aureus Devayana, Destria; Maryati, Maryati
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v5i1.782

Abstract

Infeksi merupakan masalah kesehatan yang menjadi penyebab tingginya angka kematian. Infeksi umumnya disebabkan oleh mikroorganisme salah satunya adalah bakteri. Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus merupakan bakteri patogen yang sering menjadi penyebab terjadinya infeksi pada manusia. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun talas terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus serta mengetahui golongan senyawa kimia yang terkandung didalamnya. Ekstraksi dilakukan dengan pelarut etanol 96% menggunakan metode maserasi. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode  difusi disk. Seri konsentrasi sampel yang digunakan meliputi 10 mg/disk, 8 mg/disk, 5 mg/disk, dan 2 mg/disk. Ampisilin digunakan sebagai kontrol positif pada uji terhadap bakteri Staphylococcus aureus sedangkan pada Pseudomonas aeruginosa menggunakan ciprofloxacin dan DMSO sebagai kontrol negatif. Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun talas pada Staphylococcus aureus membentuk zona hambat maksimum pada konsentrasi 10 mg/disk sebesar 8,25 ± 0,50 mm, sedangkan terhadap Pseudomonas aeruginosa hanya sebesar 6,75 ± 0,29  mm pada konsentrasi yang sama. Hasil uji KLT ekstrak etanol daun talas menunjukkan adanya golongan senyawa flavonoid, fenol, dan steroid yang dinilai memiliki potensi menghambat pertumbuhan bakteri.
OPTIMASI CARBOPOL SEBAGAI GELLING AGENT DAN GLISERIN SEBAGAI HUMEKTAN PADA SEDIAAN GEL ANTIOKSIDAN EKSTRAK NANAS (Ananas comosus) Sasabilla, Lutfiana Deka; Setyadi, Gunawan
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v4i4.784

Abstract

Nanas (Ananas comosus) merupakan tanaman yang mengandung senyawa antioksidan flavonoid yang mampu menangkal radikal bebas. Ekstrak buah nanas diformulasikan menjadi gel antioksidan agar mudah menyerap pada kulit dan mudah diaplikasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai konsentrasi optimum carbopol dan gliserin sehingga dapat memenuhi standar sifat fisik sediaan gel ekstrak nanas berdasarkan parameter daya sebar, daya lekat, viskositas dan pH menggunakan metode d-optimal design dengan software Design Expert versi 13. Selain itu, tujuan dari penelitian ini untuk menentukan persentase antioksidan pada gel ekstrak buah nanas. Penelitian ini menggunakan sembilan variasi formula sediaan gel ekstrak nanas dengan perbandingan konsentrasi karbopol dan gliserin. Setelah itu dilakukan uji karakter fisik gel ekstrak nanas dan penentuan formula prediksi optimum. Formula prediksi optimum yang telah didapatkan kemudian diverifikasi untuk membandingkan nilai prediksi dengan hasil penelitian. Formula optimum didapatkan perbandingan dengan konsentrasi carbopol 1,5% dan gliserin 14,5%. Nilai IC50 dari  formula gel ekstrak nanas adalah 99,10 µg/mL yang membuktikan bahwa adanya aktivitas antioksidan dengan kategori sedang.
DIRECT BENEFIT PELAKSANAAN PROGRAM VAKSINASI COVID-19 DI PUSKESMAS BENDOSARI KABUPATEN SUKOHARJO YAHUN 2020-2022 Harlianti, Mariska Sri; Audy Prabandari, Deswintara
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v4i4.785

Abstract

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hingga akhir tahun 2022 di kabupaten Sukoharjo mencapai 22.168 kasus dengan angka kesembuhan (RR) sebesar 92,56% dan angka kematian (CFR) sebesar 7,38%. Untuk mengatasi adanya lonjakan kejadian, pemerintah melakukan program vaksinasi sebagai langkah strategis dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Terdapat kontroversi terkait vaksinasi Covid-19, salah satu yang sering dihadapi adalah keraguan masyarakat terhadap efektivitas dan keamanan vaksin Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung direct benefit dari program vaksinasi Covid-19 dengan mengukur selisih biaya obat tatalaksana Covid-19 pada periode sebelum dan setelah vaksinasi. Studi ini merupakan studi observasional dengan analisis deskriptif kuantitaif dengan pengambilan data secara retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan teknik purposivesampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi, yaitu pasien terkonfirmasi Covid-19 yang memiliki data rekam medis dan biaya pengobatan yang lengkap. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 574 responden yang terbagi menjadi 4 periode. Hasil penelitian menunjukkan nilai direct benefit dari nilai ekonomis antara periode 0 – 1, 1 – 2, serta 2 – 3 bernilai masing-masing Rp 282.417,-, (-) Rp 4.117.560,-, dan (-) Rp 23.072.349,-. Nilai negatif pada periode 1 – 2 dan 2 – 3 menunjukkan bahwa biaya pengobatan Covid-19 pada periode setelah vaksinasi lebih besar dibandingkan sebelum vaksinasi. Hal tersebut disebabkan oleh peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19 dan penggunaan antivirus dengan biaya lebih besar (favipiravir) pada periode 3. Tetapi pada periode 0 – 1 dan 2 – 3 terdapat penurunan kasus masing-masing sebesar 54% dan 50%. Baik dari nilai ekonomis dan aspek klinis, program vaksinasi Covid-19 termasuk dalam kategori cost-beneficial dalam meningkatkan kekebalan tubuh.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERTERIMAAN VAKSINASI COVID-19 PADA PELAJAR SMA SEDERAJAT DI KOTA PEKALONGAN Nugraheni, Ambar Yunita; Pusparani, Salsabila Dyah; Nugraha, Pranata Adi
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v4i4.787

Abstract

Vaksinasi COVID-19 di Indonesia masih menimbulkan keraguan pada masyarakat. Kepercayaan masyarakat terhadap keamanan dan kemanjuran vaksin merupakan hal penting dalam keberterimaan vaksin pada pelajar SMA yang merupakan salah satu sasaran vaksinasi covid-19. Keberterimaan vaksin ini dipengaruhi oleh banyak faktor. Berdasarkan penelitian sebelumnya, faktor-faktor tersebut yaitu pengetahuan, sikap, jenis kelamin, status ekonomi, agama, latar belakang pendidikan/pekerjaan keluarga dalam bidang kesehatan, pernah mengalami covid, dan teman atau saudara pernah mengalami covid. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberterimaan vaksinasi covid-19 pada pelajar SMA sederajat di Kota Pekalongan. Metode penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pengambilan sampel menggunakan metode cluster sampling  dan convenience samplingdi Kota Pekalongan dengan kriteria inklusi pelajar SMA sederajat di Kota Pekalongan, sudah menerima vaksin covid-19, dan bersedia mengisi kuesioner. Data dianalisis secara univariat, bivariat (uji Chi-kuadrat) dan multivariat (uji regresi logistik berganda). Hasil penelitian menggunakan 390 sampel dan menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (79,60±19,72) dan sikap yang positif (79,36±7,95). Faktor yang mempengaruhi keberterimaan vaksin covid-19 pada pelajar SMA di Kota Pekalongan yaitu pengetahuan (p= 0,005).

Page 1 of 1 | Total Record : 6