cover
Contact Name
Mida Hamidah
Contact Email
jkbth2mida@gmail.com
Phone
+62265-334740
Journal Mail Official
lppm_jkbth@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
Universitas Bakti Tunas Husada Jl. Mashudi No. 20 Kota Tasikmalaya
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : 10.36465
Core Subject : Health, Science,
Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health science
Articles 41 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 2 (2017)" : 41 Documents clear
PENETAPAN KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK BUAH KUPA (SHYZIGIUM POLYCEPALUM MIQ.) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Ira Rahmiyani
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.276

Abstract

Tumbuhan gowok atau kupa (Shyzygium polycephalum Miq.) merupakan salah satu tumbuhan endemik di Indonesia suku jambu-jambuan (Myrtaceae) yang mempunyai aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Buah kupa mengandung senyawa flavonoid. Aktivitas antioksidan dari buah kupa salah satunya dapat disebabkan oleh adanya kandungan senyawa flavonoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk menetapkan kadar flavonoid total dari buah kupa. Bagian daging dan biji buah kupa masing-masing diekstraksi bertingkat menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat dan etanol menggunakan metode maserasi. Ekstrak yang didapat masing-masing dilakukan penetapan kadar flavonoid total dengan pereaksi alumunium klorida 10% dan kalium asetat 1 M kemudian diukur menggunakan spektrofotometri uv-vis. Sebagai pembanding digunakan standar quersetin. Hasil didapatkan bahwa ekstrak n-heksana daging buah kupa memiliki kadar flavonoid total paling tinggi (6,06%) sedangkan ekstrak etil asetat daging buah kupa memiliki kadar flavonoid total terkecil (0,38%) yang dihitung terhadap kuersetin.
GAMBARAN GLUKOSA DARAH PUASA PADA PENDERITA GLAUKOMA Meti Kusmiati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.229

Abstract

Salah satu kerusakan mata yang disebabkan dengan peningkatan kadar glukosa darah yaitu glaukoma.Glaukoma adalah jenis gangguan penglihatan yang ditandai dengan terjadinya kerusakan pada sarafoptik yang biasanya diakibatkan oleh adanya tekanan di dalam mata. Tekanan bola mata yang normaladalah sekitar 10-21 mmHg, jika tekanan bola mata melebihi batas tersebut maka berisiko terkenaglaukoma yang bisa mengakibatkan kebutaan permanen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuibagaimana gambaran kadar glukosa darah puasa pada penderita glaukoma. Metode penelitian bersifatdeskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 36 orang penderita glaukoma dengan usia ≥ 20 tahun.Pemeriksaan glukosa darah puasa menggunakan alat Pentra C-200 dengan metode automatisasi. Hasilpenelitian kadar glukosa darah puasa pada pasien glaukoma di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandungdiperoleh kadar glukosa darah puasa normal sebesar 36% (16 orang) dengan rata-rata 95,3 mg/dl dankadar glukosa darah puasa tinggi sebesar 64 % (23 orang) dengan rata-rata 185 mg/dl.
IDENTIFIKASI JAMUR ENDOFIT PADA DAUN CINCAU (Cyclea barbata Miers) dan UJI ANTAGONIS TERHADAP Salmonella typhi Khusnul Khusnul
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.267

Abstract

Banyak mikroba yang dapat menyebabkan penyakit, seperti Salmonella typhi yang merupakan salah satu bakteri penyebab demam tifoid. Beberapa peneliti menyebutkan bahwa dalam daun cincau terdapat senyawa aktif yang berpotensi sebagai antibakteri. Tetapi penggunaan tanaman ecara terus-menerus tanpa adanya pelestarian dapat merusak ekosistem tanaman itu sendiri. Jamur endofit dapat dijadikan solusi dalam penemuan antimikroba baru karena dapat diproduksi secara berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengidentifikasi jamur endofit dari daun cincau (Cyclea barbata Miers) yang mempunyai potensi antibakteri terhadap bakteri Salmonella typhi. Metode yang digunakan pada penelitian ini bersifat deskriptif. Penelitian dilakukan dengan mengisolasi jamur endofit dari daun cincau kemudian diidentifikasi dan di uji antagonis terhadap Salmonella typhi dengan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 3 isolat jamur endofit berhasil diisolasi dari daun cincau (Cyclea barbata Miers) yaitu 2 isolat dari genus Aspergillus sp. dan 1 isolat dari genus Absidia sp, yang memiliki potensi sebagai antibakteri terhadap Salmonella typhi. Zona hambat yang di hasilkan dari setiap isolat jamur endofit adalah sebesar 22 mm, 21 mm dan 20 mm, dengan zona hambat tertinggi dihasilkan dari isolat jamur endofit genus Aspergillus sp.
EFEKTIFITAS SLOW STROKE BACK MASSAGE TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH IBU HAMIL ATERM DI PUSKESMAS BANTAR Triani Triani
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.258

Abstract

Perubahan tekanan darah pada ibu hamil lebih banyak mengalami kenaikan hal ini merupakan salah satu yang bisa menjadikan timbulnya preeklamsia pada ibu. Salah satu intervensi yang bersifat non-farmakologi, mudah, dan murah adalah Slow Stroke Back Massage. Tujuan pada penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh teknik slow stroke back massage terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil aterm di puskesmas bantar kota tasikmalaya. penelitian ini menggunakan eksperimen dengan jenis penelitian pra eksperimen dengan rancangan one group pre test and post test. Besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini 26 orang dengan menggunakan teknik accidental sampling. Untuk mengetahui pengaruh slow stroke back massage terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil dilakukan uji wilcoxon signed rank dengan tingkat signifikan a< 0,05.Hasil penelitian menunjukan tekanan darah mengalami penurunan setelah dilakukan Slow stroke back massage. Dengan hasil terdapat 13 orang (50%) terjadi penurunan tekanan darah sistol dengan =0,000 (α<0,05), dan 10 orang (38,5%) mengalami penurunan tekanan darah diastole dengan = 0,002 dimana nilai α=<0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh slow stroke back massage terhadap perubahan tekanan darah pada ibu hamil aterm.
EFEKTIFITAS BEBERAPA MERK MINYAK SEREH WANGI (Cymbopogon sp) TERHADAP MORTALITAS KUTU KEPALA (Pediculus humanus capitis) SECARA In vitro Meri Meri
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.272

Abstract

Pediculus humanus capitis merupakan ektoparasit penyebab pedikulosis pada manusia. Minyak sereh wangi merupakan bahan alami yang dihasilkan dari tanaman Cymbopogon nardus R atau Cymbopogon winterianus J. Didalamnya terdapat kandungan kimia yang bersifat insektisida dan berpotensi sebagai pedikulosida nabati yaitu “Sitronelal”. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas beberapa merk minyak sereh wangi terhadap mortalitas kutu kepala. Metode penelitian bersifat eksperimen, yaitu dengan meletakkan 2 ekor kutu kepala dewasa (jantan dan betina) pada kertas saring yang telah dijenuhkan dengan minyak sereh wangi didalam cawan petri. Mortalitas kutu kepala diamati berdasarkan waktu. Pengujian dilakukan dengan 5 kali pengulangan dan 3 merk minyak sereh wangi. Aquadest digunakan sebagai kontrol serta uji pembanding menggunakan pedikulosida merk “X” dengan senyawa aktif permethrin 1 %. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa minyak sereh wangi merk “A”, “B”, dan “C” memiliki waktu pengaruh yang lebih cepat dibandingkan dengan pedikulosida merk “X” dengan senyawa aktif permethrin 1%. Waktu yang dibutuhkan untuk membunuh kutu kepala yaitu kurang dari 15 menit. Minyak Sereh Wangi Merk “A” mempunyai waktu tercepat terhadap mortalitas kutu kepala dengan rata-rata waktu 6 menit 1 detik. Sedangkan Merk “B” dengan waktu 7 menit 30 detik dan 10 menit 3 detik untuk Merk “C”.
OPTIMASI PRODUKSI ASAM LEMAK DOCOSAHEXAENOIC ACID (DHA) DARI MIKROALGA DENGAN VARIASI SUMBER NITROGEN Mochamad Fathurohman
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.225

Abstract

Asam dokosaheksaenoat (DHA) adalah senyawa golongan asam lemak tak jenuh ganda yang memilikibanyak manfaat di bidang farmasi. Selama ini, DHA diperoleh dari ikan laut namun memiliki berbagaikekurangan sehingga menurunkan tingkat keberterimaan konsumen. Sehingga saat ini banyakdilakukan penelitian tentang organisme lain yang juga menghasilkan DHA, salah satunya adalahmikroalga laut yang menghasilkan DHA dengan berbagai keunggulan dibandingkan DHA dari ikanlaut. Pertumbuhan mikroalga dan jumlah DHA yang dihasilkan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salahsatunya adalah sumber nitrogen yang menjadi salah satu komponen media tumbuh mikroalga. Sumbernitrogen yang dapat digunakan pada media tumbuh mikroalga antara lain peptone, tryptone, urea,nitrat, amonia, dan asam amino. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk optimasi penentuan sumbernitrogen yang paling baik digunakan pada media tumbuh mikroalga yang akan menghasilkanrendemen mikroalga dengan asusmsi bahwa kadar DHA yang dihasilkan akan tinggi. Penelitian inimenggunakan tiga sumber nitrogen yang berbeda pada media tumbuh mikroalga, antara lainbacteriological peptone, mycological peptone, dan tryptone.
SKRINING FITOKIMIA DAN ANALISIS KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS SENYAWA ALKALOID DARI BERBAGAI EKSTRAK KOPI ROBUSTA ( Coffea canephora) Anindita Tri Kusuma Pratita
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.222

Abstract

Kopi merupakan komoditi yang banyak terdapat di Indonesia, kafein merupakan senyawametabolit sekunder yang banyak terdapat pada kopi. Kafein merupakan sejenis golongan alkaloidheterosiklik yang dapat berfungsi sebagai stimulant, serta merelaksasi otot polos terutama pada ototpolos bronkus dan stimulus jantung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rendemenekstrak dari metode maserasi bertingkat, serta kandungan metabolit sekunder ekstrak denganmenggunakan pelarut yang berbeda. Penelitian ini menggunakan kopi robusta yang dilakukan ekstraksidengan menggunakan metode maserasi bertingkat menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat danetanol, masing-masing ekstrak yang dihasilkan kemudian dilakukan skrining fitokimia dan pemantauanektrak dengan menggunakan KLT. Hasil yang didapat dari 200 gram simplisia didapat rendemen nheksansebanyak 35%, etil asetat 31,26% dan etanol 27,68%. Pada skrining fitokimia simplisia, ekstrakn-heksan, etil asetat dan etanol diketahui simplisia dan ekstrak etanol positif mengandung alkaloid,flavonoid, tannin, fenol, monoterpenoid dan seskuiterpenoid, kuinon dan kumarin, Ekstrak etil asetatpositif mengandung alkaloid, flavonoid, kuinon dan kumarin, sedangkan ekstrak n-heksan positifalkaloid, monoterpenoid, seskuiterpenoid dan kuinon. Pada pemantauan ekstrak dengan KLT diketahuialkaloid pada ekstrak n-heksan memiliki RF 0,23, pada ekstrak etil asetat 0,78 dan pada ekstrak etanol0,92
PENGEMBANGAN PRODUK SEDIAAN GEL KOMBINASI EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricita L) DENGAN DAUN KERSEN (Muntingia calabura L) SEBAGAI ANTI BAKTERI Propionibacterium acnes PENYEBAB JERAWAT Fajar Setiawan
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.281

Abstract

Jerawat adalah peradangan kronik folikel sebasea yang ditandai adanya komedo, papula, pustul, kista pada daerah-daerah predileksi. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan produk sediaan gel anti jerawat dengan menggunakan kombinasi dari ekstrak daun sirsak dan daun kersen sebagai anti jerawat terhadap bakter P. Acne sebagai penyebab jerawat. Penelitan ini dilatar belakangi dari banyaknya obat anti jerawat yang sudah beredar dipasaran yang sudah resistensi dan menyebabkan timbulnya iritasi akibat penggunaan obat anti jerawat dengan bahan aktif sintetik sehingga untuk mengurangi efek samping tersebut dikembangkan bahan aktif dari alam yang lebih aman dan efektif mengobati jerawat. Penelitian ini dimulai dari penyiapan bahan baku,pembuatan dan standarisasi mutu ekstrak, uji aktivitas ekstrak, pembuatan sediaan gel, evaluasi dan uji stabilitas gel serta uji iritasi sediaan dengan menggunakan hewan uji kelinci. Formula gel yang dibuat pada penelitian ini yaitu formula tunggal ekstrak daun sirsak (FT I), formula tunggal ekstrak daun kersen (FT II), Formula kombinasi ekstrak sirsak dan ekstrak kersen (FK I, FK II, FK III dan FK IV). Dari hasil evaluasi semua formula baik tunggal maupun kombinasi memiliki stabilitas yang baik selama penyimpanan 30 hari dari segi organoleptik, pH, homogenitas, daya sebar dan viskositas. Dari hasil uji aktivitas sediaan bahwa formula gel dengan ekstrak tunggal dengan kombinasi berbeda secara bermakna dengan α < 0,05 dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil uji iritasi menunjukkan bahwa formula gel anti jerawat yang diujikan tidak menimbulkan iritasi.
HUBUNGAN DISIPLIN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN SEMESTER II UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA TAHUN AKADEMIK 2012/2013 Yudita Hindiarti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.263

Abstract

Latar belakang Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan dalam semua aspek kehidupan. Dampak perubahannya adalah upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui proses belajar. Tujuan pembelajaran adalah meningkatkan prestasi belajar sebagai suatu pencapaian yang diharapkan. Adapun faktor yang mempengaruhi prestasi belajar yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor internal yang penting dalam belajar adalah disiplin. UNRIYO merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Hasil studi pendahuluan di UNRIYO menunjukkan bahwa disiplin belajar mahasiswa kurang, sehingga pencapaian indeks prestasi kurang memuaskan.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan disiplin belajar dengan prestasi belajar mahasiswa program studi D-III Kebidanan semester II UNRIYO tahun akademik 2012/2013.Metode Penelitian : Jenis penelitian deskriptif analitik korelasionaldengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Universitas Respati Yogyakarta. Subjek penelitian yaitumahasiswa program studi D-III Kebidanan semester II tahun akademik 2012/2013 UNRIYO yang berjumlah 215 mahasiswa dengan jumlah sampel sebanyak 140 responden. Teknik pengambilan sampel dengan Proportional Simple Random Sampling. Alat pengukuran menggunakan kuesioner. Teknik analisis dengan uji Kendall Tau.Hasil Penelitian : Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa (85,7%) dalam kategori disiplin. Prestasi belajar mahasiswa sebagian besar (54,3%) dalam kategori cukup. Hasil analisis uji Kendall Tau diperoleh nilai probabilitas 0,000 dengan nilai koofisien korelasi 0,299.Kesimpulan : Ada hubungan antara disiplin belajar dengan prestasi belajar mahasiswa program studi D-III Kebidanan semester II UNRIYO tahun akademik 2012/2013 .
PERBANDINGAN HASIL PENILAIAN AWAL BAYI BARU LAHIR ANTARA IBU BERSALIN YANG DILAKUKAN DAN TIDAK DILAKUKAN HIPNOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDIHIANG KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2017 Adeselpi Negara
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.254

Abstract

Angka kematian pada bayi baru lahir di Indonesia masih cukup tinggi, dimana salah satu penyebab kematian bayi adalah asfiksia. Kematian bayi di wilayah kerja Puskesmas Indihiang yang disebabkan asfiksia sebesar 4%. Salah satu upaya untuk menanggulangi terjadinya asfiksia pada bayi baru lahir adalah dengan metode nonfarmakologi pada saat ibu bersalin memasuki kala I persalinan diantaranya dengan cara hipnosis. Untuk melihat asfiksia atau tidaknya dilihat dari hasil penilaian awal bayi baru lahir. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan perbedaan hasil nilai awal bayi baru lahir antara ibu bersalin yang dilakukan dan tidak dilakukan hipnosis. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif, dengan desain eksperimental semu atau quasy experiment. Rancangan penelitian yang digunakan adalah posttest with control group design. Sampel pada penelitian menggunakan purposivesamplingsebanyak 48 orang. Data diperoleh dengan menggunakan format observasi kemudian dianalisis dengan uji Mann whitney U. Hasil penelitian diperoleh penilaian awal pada bayi baru lahir dari ibu yang diberikan hipsosis sebagian besar termasuk baik yaitu sebanyak 21 orang (70.8%), sedangkan bayi baru lahir dari ibu yang tidak dilakukan hipnosis diperoleh sebagian besar termasuk baik yaitu sebanyak sebanyak 13 orang (54.2%). Hasil uji Mann whitney U diperoleh terdapat perbedaan hasil penilaian awal antara ibu bersalin yang dilakukan dan tidak dilakukan hipnosis dengan p value 0.012 Kesimpulan dari penelitian ini terdapat perbedaan hasil penilaian awal antara ibu bersalin yang dilakukan dan tidak dilakukan hipnosis. Oleh karena itu bidan dapat melakukan upaya pengurangan rasa nyeri pada ibu bersalin dan menghindari efek trauma psikologi pasca bersalin serta mengurangi angka kejadian asfiksia terhadap bayi baru lahir dengan pemberian hipnosis.