cover
Contact Name
Mida Hamidah
Contact Email
jkbth2mida@gmail.com
Phone
+62265-334740
Journal Mail Official
lppm_jkbth@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
Universitas Bakti Tunas Husada Jl. Mashudi No. 20 Kota Tasikmalaya
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : 10.36465
Core Subject : Health, Science,
Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health science
Articles 41 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 2 (2017)" : 41 Documents clear
PENETAPAN KADAR FORMALIN PADA BUAH IMPOR DI KOTA TASIKMALAYA Ade Aprilia
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.269

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki iklim tropis, sehingga membuat Indonesia menjadi salah satu negara penghasil buah – buahan. Namun karena populasi masyarakat Indonesia yang begitu besar mengakibatkan buah – buahan yang dihasilkan oleh para petani Indonesia tidak mencukupi, sehingga pemeritah melakukan impor buah – buahan. Untuk memperpanjang waktu simpan buah impor, biasanya produsen buah impor menggunakan pengawet, tetapi pengawet yang digunakan adalah formalin karena senyawa ini mudah larut dalam air dan bersifat antimikroba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisisadaatautidakadapenggunaanformalindalambuah impor danberapakadarnya. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kualitatif menggunakan metode Schiff dan analisis kuantitatif menggunakan metodemDinitrophenilhidrazin (DNPH). Sampel ditambahkan H3PO4 85% dan didestilasi, destilat yang diperoleh kemudian dianalisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 14 jenis sampel buah impor, 7 sampel buah impor teridentifikasi mengandung formalin yaitu sampel buah anggur, Jeruk dan Apel. Sedangkan hasil analisis kuantitatif dari 7 sampel buah impor menggunakan metode Dinitriphenilhdrazin memperoleh persamaan kurva kalibrasi y = 0,0009x + 0,0512 dan r = 0,9968, dengan kadar formalin pada sampel buah impor antara 784,22 – 68,67 ppm. Kadar tertinggi terdapat pada sampel buah impor anggur merah yaitu 784,22 ppm sedangkan kadar terrendah terdapat pada sampel buah impor jeruk 68,67 ppm. Penggunaan formalin dalam makanan melanggar Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia No.033 Tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan, karena dalam peraturan tersebut secara jelas mengatakan bahwa formalin sebagai bahan kimia yang dilarang digunakan dalam bahan tambahan pangan sebagai pengawet makanan.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL DAN KADMIUM PADA PENGOLAHAN IKAN ASIN DI KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Yonelian Yuyun
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kandungan logam berat timbal (Pb) dan kadmium (Cd) pada ikan asin yang berasal dari Kabupaten Banggai Kepulauan. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, yang diambil dari Kecamatan Tinangkung, Kecamatan Liang dan Kecamata Totikum Selatan. Logam berat Pb dan Cd dianalisis menggunakan metode Spektrofotometer Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukkan kadar timbal ikan asin layang di Kecamatan Tinangkung yaitu 0,0976 ± 0,0660 mg/kg dan kadar kadmium yaitu 0,0064 mg/kg. Kadar timbal dan kadmium ikan asin lencam di Kecamatan Liang yaitu 0,2459 ± 0,0206 mg/kg dan 0,0255 mg/kg, kadar timbal dan kadmium ikan asin cakalang di Kecamatan Totikum Selatan yaitu 0,2100 ± 0,0148 mg/kg dan 0,0254 mg/kg. Kadar timbal dan kadmium garam di Kecamatan Liang yaitu 0,3250 ± 0,0071 mg/kg dan 0,1075 ± 0,0071 mg/kg. Kadar timbal dan kadmium di Kecamatan Totikum Selatan yaitu 0,2250 ± 0,0071 mg/kg dan 0,1025 ± 0,0035 mg/kg. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa ikan asin dan garam yang diambil dari tiga tempat berbeda pada Kabupaten Banggai Kepulauan masih dalam batas aman untuk dikonsumsi berdasarkan ketetapan dari Badan Standarisasi Nasional Indonesia (BSNI) yaitu 0,3 mg/kg untuk timbal dan 0,1 mg/kg untuk kadmium.
KAJIAN PENGGUNAAN MISOPROSTOL DAN OKSITOSIN SEBAGAI PENGINDUKSI PERSALINAN DI RSUD KOTA BANDUNG Ni Nyoman SMH
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.251

Abstract

nduksi persalinan terjadi antara 10%-20% dari seluruh persalinan dengan berbagai indikasi baikuntuk keselamatan ibu maupun keselamatan janin. Beberapa penelitian menyebutkan bahwamisoprostolefektif untuk induksi persalinan karena dapat mematangkan serviks dan memacu kontraksimiometrium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, dan karakteristik obatpenginduksi meliputi lamanya persalinan, indikasi induksi dan statuskehamilan dari penggunaanoksitosin, misoprostol atau kombinasinya di RSUD Kota Bandung. Cara pengambilan data denganmenggunakan sumber berupa rekam medis pada periode Oktober sampai Desember 2016. Subjekpenelitian adalah ibu yang melahirkan sebanyak 135. Data yang diperoleh dilakukan uji statistik.Terdapat 77 subjek untuk oksitosin, 36 subjek untuk misoprostol dan 22 subjek untuk keduanya. Hasilpenelitian menunjukan bahwa lama persalinan terbanyak pada penggunaan oksitosin yaitu dengandurasi waktu 2 jam (18,20%), pada penggunaan misoprostol yaitu dengan durasi waktu 6 jam (27,80%) dan penggunaan keduanya yaitu dengan durasi waktu 7 jam (22,70%). Hasil penelitian indikasiinduksi terbanyak pada oksitosin yaitu kala 1 fase laten sebesar 66,20%, pada misoprostol yaituketuban pecah dini (25,00%) dan pada keduanya yaitu preeklamsi (22,70 %). Hasil penelitian statuskehamilan terbanyak pada oksitosin yaitu dengan kehamilan anak ke 1 (33,80%), pada penggunaanmisoprostol dengan kehamilan anak ke 1 (36,10%) dan pada penggunaan keduanya yaitu dengankehamilan anak ke 1 dan 3 dengan masing-masing sebesar 31,80%. 
UJI CEMARAN MIKROBA PADA MORTIR TEMPAT PEMBUATAN SEDIAAN OBAT PUYER DI PUSKESMAS KOTA BANJAR Anna Yuliana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.274

Abstract

Puskesmas merupakan unit pelaksana tingkat pertama dan ujung tombak pembangunan kesehatan di Indonesia, bertanggung jawab untuk menyelenggarakan upaya kesehatan di tingkat kecamatan. Mortir digunakan dalam kefarmasian untuk membantu tugas farmasis dalam menggerus atau menghaluskan tablet, melakukan pencampuran beberapa macam obat, tempat pembuatan salep dan lainnya. Dilakukan penelitian pencemaran mikroba pada mortir tempat penggerus sediaan obat puyer, dengan tujuan untuk mengetahui pencemaran mikroba pada mortir dengan melakukan pemeriksaan secara bakteriologik berupa Angka Lempeng Total (ALT) dan Kapang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 15 April - 31 Mei 2012 di laboratorium Mikrobiologi STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya,sampel diambil di 5 Puskesmas Kota Banjar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik analisa kuantitatif. Sampel diperiksa Angka Lempeng Totalnya dengan melakukan pengenceran 102, 103, 104, 105, 106 dengan larutan pengencer NaCl 0,9 % steril. Kemudian masing-masing pengenceran diambil 1ml tuang dalam cawan petri, kemudian tambahkan 10-15 ml Nutrient Agar 46oC (dalam keadaan masih cair).inkubasi 37oC selama 24 jam. Dari hasil penelitian Angka Lempeng Total dari bakteri dan kapang yang diambil dari 5 Puskesmas di Kota Banjar bahwa angka kontaminasi dari cemaran mikroba lebih sedikit walaupun dari observasi di puskesmas tersebut para petugas jarang membersihkan tempat mortir tersebut sebab faktor lain seperti obat racikan dan antibiotik yang menjadi disinfektan yang dapat membunuh mikroba, dan sebaiknya Standar Nasional tentang nilai ambang batas cemaran mikroba pada alat kesehatan.
PENGARUH ENDORPHINE MASSAGE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA USIA KEHAMILAN >36 MINGGU DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2017 Maya Putri R.
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.224

Abstract

Penelitian di WHO tahun 2008 menunjukkan bahwa 1,4 juta ibu hamil yang mengalamikecemasan selama kehamilan. Penatalaksanaan dalam melakukan penurunan tingkat kecemasan ibuprimigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Cibeureum belum pernah melakukan intervensinonfarmakalogis seperti melakukan endorphine massage. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh Endorphine Massage terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Primigravida UsiaKehamilan >36 minggu dalam Menghadapi Persalinan. Metode yang digunakan yaitu QuasiEksperimental dengan One Group Pretest Posttest. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil diwilayah Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya K4 bulan Januari – April 2017 sebesar 329 ibuhamil dengan sampel ibu primigravida sebesar 109 ibu hamil dan yang memenuhi kriteria inklusi daneksklusi sebesar 35 ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampling purposive. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan ibu primigravida > 36 minggu sebelum dilakukanendorphine massage selama 3 hari memiliki tingkat kecemasan sedang sebanyak 18 orang (51,4 %),tingkat kecemasan setelah dilakukan endorphine massage memiliki tingkat kecemasan ringansebanyak 25 orang (71,4 %) dan ada pengaruh pemberian endorphine massage terhadap penurunantingkat kecemasan ibu hamil selama 3 hari dengan p value sebesar 0,000 < 0,05. Kesimpulan penelitianini adalah adanya pengaruh pemberian endorphine massage terhadap penurunan tingkat kecemasandan merekomendasikan endorphine massage kepada ibu primigravida usia kehamilan > 36 mingguuntuk penurunan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan
CORRELATION BETWEEN SOCIAL SUPPORT AND INDIVIDUAL COPING STRATEGY OF HYPERTENSION AT TAGOGAPU VILLAGE HILMAN MULYANA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.227

Abstract

Background: The background of this research is the increased prevalence of chronic hypertensionIndonesia. So it needs patient's ability to control the disease in their life time. There were missperception between situation demand caused hypertension and the patient’s ability to cope with it. So itbecomes the major problem which needs some support in every sources.Purpose:The purpose of this study is to analyze correlation between the sources of social support fromspouses, family, fellow sufferers of hypertension and individuals coping strategy in self-managementof hypertension.Methods: The research method was analytical cross sectional study and the data analysis used chisquare test. Data collection used modified questionnairre from the previous research, such as socialsupport from Thai Family upport Scale for Elderly Parents (TPSS-EP), and individual coping strategiesfrom Halim (2014) which modified Lazarus’s Way of Coping (developed by Aldwin and Reverson in1987). This studyinvolved 126 respondents based on purposive sampling criteria.Results: The results of this study showed that there was relationship between social support andindividual coping strategy (ρ-value = 0.000). the most social support obtained from spouses (57,11%).Conclusions: The conclusion of thi research showed that social support was unfavorable to individualcoping strategy in hypertension patient in Tugopagu VillageRecommendation:The community nurses should give the intervention to reduce the stressor andsupport them to cope with it by giving some knowledge about: (1) alternative problem solving (2)problem solving action (3) seeking some support and help, and (4) seeking information
IDENTIFIKASI KADAR SIANIDA PADA BIJI MELINJO (Gnetum gnemon l) Ummy Mardiana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.283

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang identifikasi kadar sianida dalam biji melinjo. Metode Penelitian yang digunakan bersifat deskriptif. Sampel berupa biji melinjo mentah dianalisa secara kualitatif dan kuantitatif. Analisa kualitatif dilakukan menggunakan pereaksi FeCl3 dan AgNO3. Sementara penentuan kadarnya dilakukan menggunakan spektrofotometer Uv-Vis. Sampel diatur pH nya sampai kurang dari 8 menggunakan larutan buffer fosfat kemudian direaksikan dengan larutan Kloramin T. Tahapan berikutnya direaksikan dengan larutan asam piridin barbiturat dan absorbansi sampel diukur pada panjang gelombang 485 nm.. Hasil pemeriksaan diperoleh konsentrasi sianida pada biji melinjo didapat sebesar 3547,5 mg/L. Berdasarkan kondisi diatas, kadar sianida dalam biji melinjo sangatlah tinggi dan perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu untuk mengurangi kadar sianida yang terkandung didalamnya sebelum dijadikan bahan konsumsi.
PENURUNAN PERGERAKAN SPERMATOZOA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI EKSTRAK ETANOL DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) Nur DH
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan pergerakan spermatozoa yang disebabkan oleh pemberian ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) pada tikus putih jantan. Enam belas ekor tikus putih jantan diadaptasikan selama 7 hari, kemudian dibagi dalam 4 kelompok, masing-masing kelompok mendapat perlakuan sebagai berikut : kontrol normal diberi aquadest; dosis 1 diberi ekstrak etanol daun pepaya (0,04 g /200 g BB tikus); dosis 2 (0,08 g/ 200 g BB); dosis 3 (0,16 g/200g BB tikus). Pemberian sediaan uji dilakukan secara peroral selama 20 hari. Parameter yang diamati yaitu pergerakan spermatozoa. Data hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa spermatozoa tikus putih jantan mengalami penurunan pergerakan secara signifikan dengan dosis efektif yaitu dosis 2 (0,08 g/ 200 g BB tikus ).
PENGARUH PILATES EXERCISE TERHADAP NYERI PRIMARY DYSMENORRHEA PADA SISWI DI SMKN SUKARESIK KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2017 Reza Elfira
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.256

Abstract

Wanita yang sehat dan tidak hamil setiap bulan secara teratur mengeluarkan darah dari alat kandungannya yang disebut menstruasi (haid). Menstruasi ini menimbulkan beberapa gangguan salah satunya dysmenorrhea. Salah satu olahraga yang bisa digunakan untuk mengurangi nyeri haid adalah pilates exercise. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan dengan jumlah 244 orang siswi SMKN Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya, dari 100 orang responden 85 orang mengalami dysmenorrhea sedang dan sisanya 15 orang mengalami dysmenorrhea berat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pilates exercise terhadap perubahan nyeri primary dysmenorrhea pada siswi. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan rangkaian waktu (Time Series Design). Populasi dari penelitian ini adalah semua siswi kelas X. XI, XII SMKN Sukaresik yang mengalami primary dysmenorrhea selama bulan Januari-Februari 2017, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling yaitu sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyeri primary dysmenorrhea sebelum diberikan pilates exercise ada pada kategori nyeri sedang yaitu sebanyak 68 orang (68,0%). Nyeri primary dysmenorrhea setelah diberikan pilates exercise ada pada kategori nyeri ringan yaitu sebanyak 66 orang (66,0%). Hasil uji statistik dengan menggunakan uji T diperoleh nilai thitung sebesar 30,553 dan nilai signifikan sebesar 0,000. Nilai signifikan ini jika dibandingkan dengan nilai  (0,05) maka nilai signifikan lebih kecil dari nilai  (0,000 < 0,05) yang berarti bahwa H0 ditolak artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap nyeri primary dysmenorrhea siswi di SMKN Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP BAKTERI Streptococcus pyogenes Rochmanah Suhartati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.279

Abstract

Buah naga merupakan buah yang mempunyai potensi sebagai antimikroba, pada saat ini buah naga hanya dimanfaatkan dagingnya saja sedangkan kulitnya belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol kulit buah naga merah dalam menghambat dan membunuh bakteri Streptococcus pyogenes.Penelitian dilakukan eksperimen dengan metode Disc Diffusion (Kirby-Bauer), variasi konsentrasi yang diguanakan adalah 10%, 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%. Kontrol positif yang digunakan penisillin dan kontrol negatif yang digunakan adalah akuades steril.Hasil penelitian menunjukkan kulit buah naga merah, dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes. Zona hambat pada konsentrasi 10% yaitu 6 mm, konsentrasi 20% 6,5 mm, konsentrasi 40% 8 mm, konsentrasi 60% 9 mm, dan zona terbesar dihasilkan pada konsentrasi 80% dan 100% yaitu sebesar 12 mm. Kontrol positif penisillin menghasilkan zona sebesar 22 mm sedangkan kontrol negatif tidak menghasilkan zona hambat. Hasil dari uji Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) terdapat pada konsentrasi 100% dapat membunuh pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes.Kesimpulan semua konsentrasi yang digunakan dapat menghambat bakteri Streptococcus pyogenes dan konsentrasi 100% ekstrak etanol kulit buah naga merah dapat membunuh pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes.