cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 90 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3" : 90 Documents clear
REWARD DAN PUNISHMENT DENGAN MOTIVASIMENGIKUTI HANDOVER PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP rika novalia; hajjul kamil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reward dan punishmentsama-samadibutuhkanuntukmerangsangperawatagar  meningkatkankualitaskerjadanmemilikimotivasi yang tinggidalammelakukanpekerjaannya.Tujuanpenelitianiniuntukmengetahuihubunganrewarddanpunishment denganmotivasimengikutihandover perawatdi ruangrawatinapRumahSakitUmum Daerah dr. ZainoelAbidin Banda Aceh. Jenispenelitianadalahdeskriptifkorelatifdengan desain cross sectional study, teknikpengambilansampelprobability samplingdenganmetodesimple random samplingterhadap 79 responden.Alatpengumpulan data berupakuesioner dengan 26 pertanyaan, analisis data menggunakanujistatistik chi-square.Hasilpenelitianadahubunganantarareward (p-value = 0,013) danpunishment (p-value = 0,006) denganmotivasimengikutihandoverperawatdi ruangrawatinapRumahSakitUmum Daerah dr. ZainoelAbidin Banda Aceh. Diharapkankepadakepalaruanguntukselalumemberikanreward (insentif, pujian, danpromosijabatan) bagiperawat yang telahbekerjadenganbaikdanmemberikanpunishment(teguran lisan dan teguran tertulis) untukperawat yang belummaksimaldalambekerja agar perawatpelaksanaselalumemilikimotivasi yang tinggidalambekerja.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN Jumali Jumali Jumali; Said Usman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat profesional dihadapkan suatu tututan tanggung jawab yang lebih tinggi dan tanggung gugat setiap tindakan yang dilaksanakanya, artinya intervensi keperawatan yang di berikanya kepada klien/pasien harus dihindari dari kesalah-kesalahan dengan melakukan pendekatan proses keperawatan dan pendokumentasian yang akurat dan benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan dokumentasi keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh. Metode penelitian ini mengunakan Survey Analitik atau penlitian yang mencoba mengali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi kemudian melakukan analisis dinamika kolerasi antara fenomena, baik faktor resiko dan faktor efek  dengan populasi seluruh perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Umum Daerah Meraxa Banda Aceh dan pengumpulan data dilakukan pada tanggal 12-19 Juni 2017. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling, sebanyak 40 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesionerdan Hasil penelitian didapatkan dari 40 responden. Alat pengumpulan data mengunakan kuesioner dengan 31 pernyataan dalam bentuk skala Ordinal. Hasil penelitian ini menujukan ada hubungan  pendidikan (p-value 0,021), Masa Kerja (p-value 0,002), Pengetahuan (p-value 0,05), Imbalan (p-value 0,033), dan Supervisi (p-value 0,014) dengan Pendokumentasian Keperawatan. Hasil penelitian ini dikomendasikan kepada pihak Rumah Sakit Meuraxa Banda Aceh agar meningkatkan pengetahuan tentang cara pendokumentasian yang baik dan benar, serta mengidentifikasi aspek yang dapat meningkatkan minat perawat pelaksana dalam melaksanakan pendokumentasian.
KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR PADA MASYARAKAT DAERAH RISIKO TINGGI DAN RISIKO RENDAH BANJIR dasma intan sari; Cut Husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana Banjir menimbulkan adanya korban jiwa, dampak psikologis, kerusakan lingkungan serta kerugian harta benda karena kurangnya kesiapsiagaan masyarakat yang terdiri dari pengetahuan dan sikap terhadap bencana, kebijakan dan panduan, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini, dan mobilisasi sumber daya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan kesiapsiagaan bencana banjir pada masyarakat daerah risiko tinggi dan rendah banjir di Gampong Buga dan Peukan Seulimeum Kecamatan Seulimeum Aceh Besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah comparative study melalui pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel adalah stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 140 keluarga. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk skala Likert (12 pernyataan) dan skala Guttman (22 pernyataan). Metode analisis data menggunakan uji Mann Whitney U test. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 40 orang (57,1%) risiko tinggi dan 52 orang (74,3%) risiko rendah tidak siap dalam menghadapi bencana banjir. Hasil pengolahan data diperoleh nilai  p-value = 0,000 (α = 0,05)  yang berarti terdapat perbedaan kesiapsiagaan bencana banjir pada masyarakat daerah risiko tinggi dan risiko rendah banjir. Disarankan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan perangkat desa untuk mengadakan penyuluhan dan simulasi bencana serta mengaktifkan sistem peringatan dini agar masyarakat lebih siap siaga ketika terjadinya bencana banjir. Kata kunci: Kesiapsiagaan, bencana, banjir, risiko tinggi, risiko rendah
DUKUNGAN KELUARGA PADA NARAPIDANA DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB BANDA ACEH hardiati purnama sari; rachmalia rachmalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narapidana yang tinggal di Rumah Tahanan Negara (Rutan)  pada dasarnya telah kehilangan kebebasan untuk berinteraksi dengan masyarakat luar. Masalah yang menjadi stressor bagi narapidana di Rutan adalah kerinduan pada keluarga, kejenuhan, bosan dengan makanan, adanya masalah dengan teman dan rasa gelisah memikirkan masa depan setelah keluar dari Rumah Tahanan Negara. Dukungan keluarga berpengaruh penting terhadap narapidana yang sedang menjalani hukuman di dalam rumah tahanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dukungan keluarga pada narapidana meliputi dukungan informasional, dukungan penilaian, dukungan instrumental dan dukungan emosional. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Narapidana di RutanKelas IIB Banda Aceh yang berasal dari Banda Aceh yang berjumlah 204 orang. Dengan menggunakan rumus Slovin, terpilih 74 responden yang diambil dengan purposive sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 24-27 Mei 2017. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan menggunakan angket. Hasil penelitian sebanyak 82,4% mendapatkan dukungan keluarga baik, dukungan informasional keluarga kategori baik (79,7%), dukungan penilaian/penghargaan kategori baik (79,7%), dukungan instrumental kategori baik (71,6%), dan dukungan emosional kategori baik (79,7%). Diharapkan kepada pegawai Rumah Tahanan dan sipir untuk memfasilitasi pihak keluarga dalam memberikan dukungan keluarga kepada narapidana untuk mengurangi masalah narapidana selama berada di Rutan.
KONSEP DIRI PADA ANAK ASMA DI RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH fauza rahmah; sri intan rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma merupakan salah satu gangguan inflamasi kronis pada jalan napas yang dialami pada masa kanak-kanak yang penyakitnya berlangsung lama sampai bertahun, jika aspek pencetus serangan asma seperti aspek fisik dan psikologis tidak teratasi dengan baik hal ini akan terjadi perubahan fisik dan psikologis akibat penyakit asma. Perubahan yang terjadi salah satunya pada konsep diri yaitu citra tubuh, ideal diri, harga diri, peran diri dan identias diri.Tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran konsep diri pada anak asma di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini merupakan penelitian  deskriptif dengan Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terpimpin dengan menggunakan  kuesioner dalam bentuk  Skala Guttman. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 78 responden dengan sampel 48 responden dengan tehnik pengambilan Simple Random Sampling, Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsep diri anak yang menderita asma di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh berada pada kategori positif yaitu sebanyak 28 responden (58,3%). Dengan nilai masing-masing subvaribel: citra tubuh berada pada kategori negatif yaitu sebanyak 27 responden (56,3%), ideal diri berada pada kategori positif yaitu sebanyak 27 responden (56,3%), harga diri berada pada kategori negatif yaitu sebanyak 28 responden (58,3%), peran diri berada pada kategori positif yaitu sebanyak 26 responden (54,2%), identitas diri berada pada kategori positif yaitu sebanyak 33 responden (68,8%) 
TUGAS KELUARGA DENGAN ANAK THALASEMIA Ija Intan Darmawisa; Fithria Fithria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thalasemia merupakan kelainan genetik tersering didunia. Kasus thalasemia semakin hari semakin meningkat layaknya fenomena gunung es, ada sekitar 200 ribu penderita thalasemia yang belum terdeteksi kasusnya. Tugas keluarga dengan anak thalasemia sangat berpengaruh terhadap upaya perawatan anak yang mengalami thalasemia. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana gambaran tugas keluarga dengan anak thalasemia di Ruang Sentra Thalasemia Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif. Populasi dalam penelitian ini seluruh anggota keluarga dengan anak thalasemia. Pengambilan sampel secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebanyak 20 pernyataan menggunakan skala guttman dengan metode wawancara terpimpin. Penelitian dilakukan pada 22 Juni - 15 Juli 2017. Hasil penelitian tugas keluarga dengan anak thalasemia berada pada karegori baik yaitu sebanyak 58 responden (86,6%), dengan rincian subvariabel: upaya mengenal masalah thalasemia berada pada kategori baik yaitu sebanyak 51 responden (76,1%), upaya pengambilan keputusan berada pada kategori baik yaitu sebanyak 51 responden (76,1%), upaya memberikan perawatan berada pada kategori baik yaitu sebanyak 46  responden (68,7%), mempertahankan suasana rumah yang mendukung berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 38 responden (56,7%) dan menggunakan fasilitas kesehatan pada kategori baik yaitu sebanyak 44 responden (65,7%). Diharapkan keluarga untuk memodifikasi suasana rumah yang mendukung  agar anak senyaman mungkin berada dirumah, mengingat anak dengan thalasemia membutuhkan perhatian lebih dari keluarga.
RESILIENSI MASYARAKAT PASCA BENCANA BANJIR raudhatun nufus; Cut Husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aceh sangat rawan terjadi bencana alam, khususnya bencana banjir. Bencana banjir beresiko tinggi mengancam keselamatan jiwa serta merusak infrastruktur yang ada dan juga berdampak buruk terhadap fisik maupun psikologis seseorang, sehingga membutuhkan kemampuan resiliensi. Tujuan penelitian ini menggambarkan resiliensi masyarakat pasca bencana banjir di Gampong Buga Kecamatan Seulimeum, Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif, dengan teknik pengambilan sampel adalah  total sampling sebanyak 157 orang. Alat pengumpulan data berupa kuesioner terdiri dari 40 item pernyataan menggunakan skala Likert. Hasil penelitian mengenai gambaran resiliensi berada pada kategori baik sebesar 118 orang (75,2%). Sedangkan untuk subvariabel aspek regulasi emosi berada pada kategori baik sebesar 95 orang (60,5%), aspek pengendalian impuls berada pada kategori baik sebanyak 101 orang (64,3%), aspek optimisme berada pada kategori baik sejumlah 106 orang (67,5%), aspek empati berada pada kategori baik sebanyak 102 orang (65%), aspek causal analysis berada pada kategori baik sebesar 85 (54,1%), aspek efikasi diri berada pada kategori baik sebesar 92 orang (58,6%), aspek reaching out berada pada kategori baik sebesar 102 orang (65%). Hasil penelitian disarankan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar dapat memberikan kegiatan atau pelatihan terkait penanganan banjir agar masyarakat dapat mempertahankan dan menyesuaikan diri terhadap masalah yang dihadapi.Kata kunci: Resiliensi, masyarakat, bencana banjir
KUALITAS PELAYANAN KONSELING KELUARGA BERENCANA PADA IBU POSTPARTUM riski noviyanty; darmawati darmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periode postpartum merupakan masa yang tepat untuk memulai menggunakan kontrasepsi dalam mengatur jarak kehamilan atau membatasi jumlah anak demi kesehatan ibu dan bayinya. Hal ini akan tercapai dengan adanya konseling KB yang tepat sehingga akan membantu ibu postpartum dalam memilih dan menggunakan kontrasepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas pelayanan konseling KB yang ditinjau dari 5 dimensi yaitu Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Empathy pada ibu postpartum di wilayah Kota Banda Aceh. Jenis penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh ibu postpartum pada bulan Oktober sampai Desember 2016 di wilayah kerja Puskesmas Meuraxa, Baiturrahman dan Jaya Baru berjumlah 217 jiwa dengan jumlah sampel sebanyak 75 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Proportional Random Sampling dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan kualitas pelayanan konseling keluarga berencana pada ibu postpartum secara umum berada pada kategori puas (66,7%). Dengan dimensi Tangibles berada pada kategori tidak puas (53,3%), Reliability berada pada kategori puas (64,0%), Responsiveness berada pada kategori puas (86,7%), Assurance berada pada kategori puas (66,7%) dan Empathy berada pada kategori puas (77,3%) dengan gap score negative terdapat pada dimensi Tangibles (-0,39), Reliability (-0,04) dan Assurance (-0,05) serta gap score positive Responsiveness (0,30) dan Empathy (0,06). Hal ini menunjukkan perlu adanya penyempurnaan kualitas konseling keluarga berencana pada ibu postpartum dari segi kelengkapan peralatan dan fasilitas pelayanan yang baik.
FUNGSI AFEKTIF KELUARGA TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL REMAJA novi afrianti; Fithria Fithria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan emosional merupakan hal yang perlu diperhatikan pada usia remaja, karena pada masa ini remaja sering sekali meluapkan emosinya dengan cara yang salah sehingga berdampak pada prilaku mereka. Pada usia remaja mereka memiliki kemandirian yang hadir bersama dengan kebutuhan keintiman, kasih sayang, dukungan orang tua yang dapat terwujud dalam fungsi afektif keluarga. Konflik orang tua dan anak sering memuncak, maka dari itu sangat dibutuhkan fungsi afektif keluarga khususnya bagi  remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Fungsi Afektif Keluarga terhadap Kecerdasan Emosional Remaja di SMP Negeri 5 Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari 42 pertanyaan dengan teknik self report kepada 76 responden. Hasil penelitian menunjukkan  adanya hubungan fungsi afektif keluarga (p-value=0,006), adanya hubungan memelihara saling asuh (p-value=0,002), adanya hubungan membina keakraban (p-value=0,001), adanya hubungan keseimbangan saling menghormati (p-value=0,001), adanya hubungan ikatan dan identifikasi (p-value=0,001), adanya hubungan keterpisahan dan keterikatan (p-value=0,002) terhadap kecerdasan emosional.  Direkomendasikan kepada  perawat komunitas agar dapat bekerjasama dengan pihak sekolah secara rutin membuat pertemuan antara perawat komunitas dengan keluarga untuk diberikan informasi mengenai pemenuhan fungsi keluarga agar berguna untuk meningkatkan fungsi keluarga menjadi lebih baik. Kata Kunci: Fungsi Afektif Keluarga, Kecerdasan Emosional, Remaja
PERILAKU BULLYING PADA SEKOLAH ASRAMA DI BANDA ACEH Putri Pratiwi; Hasmila Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu fenomena yang menjadi perhatian di dunia pendidikan sekarang ini adalah kasus kekerasan dan bullyingdi sekolah. Perilaku bullying mungkin terjadi pada setiap sekolah, namun sekolah berasrama lebih rentan karena siswanya lebih banyak menghabiskan waktu bersama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku bullying pada siswa-siswi bersekolah asrama di kota Banda Aceh. Desain penelitian menggunakan deskriptif eksploratif melalui pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan kelas XI yang bersekolah di SMA Inshafuddin Banda Aceh dan SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School Banda Aceh yang tinggal di asrama sekolah. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dan total sampling dengan jumlah sampel 97 responden. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan pada tanggal 24 mei 2017 dan 5-6 juni 2017. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang terdiri dari 24 item pernyataan dalam bentuk skala likert dengan cara angket. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat. Hasil analisis menunjukkan perilaku bullying pada siswa-siswi bersekolah asrama di kota Banda Aceh berada pada kategori rendah (59,8%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti menyarankan kepada pihak sekolah berasrama kota Banda Aceh agar dapat meningkatkan pengawasan terhadap siswa dan menerapkan program-program anti bullying di sekolah. Kata Kunci          : Bersekolah asrama, Bullying