cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4" : 33 Documents clear
GAMBARAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA LANSIA DI PANTI WERDHA noni mailisa; khairani khairani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Psychological well being merupakan nilai positif dari kesehatan mental yang terdiri dari penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, tujuan hidup, perkembangan pribadi, dan penguasaan terhadap lingkungan. Lansia memilki alasan yang berbeda-beda untuk tinggal di panti werdha diantaranya karena tidak ingin merepotkan keluarga, keputusan keluarga, kesehatan dan tinggal tanpa keluarga. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif eksploratif yang dilaksanakan pada tanggal 28-31 Juli 2017. Populasi pada penelitian ini adalah lansia yang tinggal di Panti Werdha. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling sebanyak 52 orang. Pengukuran psychological well being lansia dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan bentuk skala likert. Analisa data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian psychological well being pada lansia di Panti Werdha menunjukkan pada kategori kurang sebanyak 65.4% yang dibagi menjadi 6 sub kategori yaitu penerimaan diri baik (53.8%), hubungan positif dengan orang lain kurang (55.8%), otonomi baik (57.7%), tujuan hidup kurang (65.4%), perkembangan pribadi (65.4%), dan penguasaan terhadap lingkungan baik (61.5%). Diharapkan bagi pengelola panti untuk dapat membantu lansia untuk tetap mampu bersosialisasi, memiliki hubungan yang posistif dengan orang lain, harapan untuk tetap hidup dan merasa bahagia.                                                     
MOTIVASI DENGAN UPAYA MODIFIKASI GAYA HIDUP PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER samsidar samsidar; Devi Darliana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit kronik yang mengenai pembuluh darah di otot jantung, dimana penatalaksanaannya dipengaruhi oleh upaya modifikasi gaya hidup.Gaya hidup yang sehat merupakan sarana pencegahan penyakit yang bisa dilakukan setiap individu untuk menjamin kesehatan yang baik. secara teoristis, gaya hidup yang sehat mencangkup prilaku yang meningkatkan kesehatan dan mengurangi resiko morbiditas dan mortalitas yang di pengaruhi oleh adanya motivasi.Tujuan penelitian ini adalah melihat adanya hubungan motivasi dengan upaya modifikasi gaya hidup pada pasien penyakit jantung koroner di Poliklinik Jantung RSUDZA Banda Aceh. Jenis penelitian ini deskriptif korelatif. Populasinya adalah pasien penyakit jantung koroner di Poliklinik Jantung di RSUDZA Banda Aceh. Tehnik pengambilan sampel menggunakan Nonprobality Samplingsebanyak 84 pasien. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan wawancara terpimpin. Data dianalisis menggunakan Chi-Square pada taraf kepercaan 95%. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara kebutuhan fisiologi (p-value = 0,030%), kebutuhan rasa aman (p-value= 0,030), kebutuhan berafiliasi (p-value= 0,004), kebutuhan penghargaan (p-value= 0,028) dan aktualisasi diri (p-value= 0,000) dengan upaya modifikasi gaya hidup pada pasien penyakit jantung koroner. Dengan demikian p-value =˂ 0,05 sehingga hipotesis (Ho) ditolak. Disarankanmengsosialisasikan tentang pentingnya hubungan motivasi dengan upaya modifikasi gaya hidup.
KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL STADIUM AKHIR YANG MENJALANI HEMODIALISIS rizki apriandini; teuku samsul bahri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal kronik menduduki peringkat 20 besar penyebab kematian didunia dan peringkat 10 besar penyebab kematian di Indonesia. Masalah yang timbul akibat gagal ginjal kronik adalah gangguan multi organ, penimbunan urea yang dapat menyebabkan keracunan, edema, anemia, dan penurunan kemampuan fisik secara drastis yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Kualitas hidup dapat ditinjau dari segi fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas hidup pasien gagal ginjal stadium akhir yang menjalani hemodialisis di RSUDZA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 65 responden di Instalasi Hemodialisis RSUDZA. Alat ukur menggunakan modifikasi kuesioner WHOQoL-BREF terjemahan (2004) yang terdiri dari 24 pertanyaan dalam skala Likert dengan validitas (r = 0,89 – 0,95) dan reliabilitas (R = 0,66 – 0,87). Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan kualitas hidup kurang baik sebanyak 45 orang (69,2%), aspek fisik menunjukkan kurang baik sebanyak 56 orang (86,2%), aspek psikologis menunjukkan baik sebanyak 35 orang (53,8%), aspek hubungan sosial menunjukkan baik sebanyak 50 orang (76,9%), dan aspek lingkungan menunjukkan baik sebanyak 35 orang (53,8%). Dapat disimpulkan bahwa aspek fisik kualitas hidup pasien hemodialisis cenderung lebih rendah dibandingkan aspek psikologis, hubungan sosial dan lingkungan, sehingga mempengaruhi kualitas hidup pasien secara keseluruhan. Direkomendasikan kepada pasien agar mengikuti prosedur terapi serta mematuhi diet dan terapi cairan sesuai yang dianjurkan guna menghindari memburuknya kondisi kesehatan fisik pasien.
PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 18-24 BULAN ferawati ferawati; imelda imelda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap anak memiliki tahapan perkembangan yang berbeda-beda. Ketelitian orang tua sangat diperlukan untuk mencapai perkembangan anak yang optimal sesuai usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang simulasi dengan perkembangan anak usia 18-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lampupok Aceh Besar. Jenis penelitian ini descriptive correlative dengan desain penelitian cross sectional study. Responden penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 18-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lampupok Aceh Besar. Jumlah sampel menggunakan tabel ukuran sampel yaitu tabel Cohen (1988) dengan menentukan tingkat kemaknaan (α) 0.05, power (1-β) 0.75 dan effect size (p) 0.40. didapatkan yaitu sebanyak 43 orang yang diperoleh dengan metode simple random sampling. Menggunakan kuesioner yang dikembangkan sendiri oleh peneliti tetang pengetahuan ibu sedangkan untuk perkembangan anak menggunakan Kuesioner Praskrining Perkembangan (KPSP) menurut Kemenkes 2012. Data dianalisis dengan menggunakan statistik chi-square dengan confidence interval 95% dan alpha (α) 0,05. Pengujian hipotesa jika p-value nilai α maka hipotesa null (Ho) diterima. Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang stimulasi dengan perkembangan anak usia 18-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lampupok Aceh Besar (P=0,019, Pα). Diharapkan petugas Puskesmas Lampupok Aceh Besar memberikan pujian pada ibu karena telah mengasuh anaknya dengan baik dan pada anak perkembangan meragukan petugas memberikan petunjuk pada ibu agar melakukan stimulasi perkembangan pada anak lebih sering lagi dan mengajarkan cara melakukan stimulasi perkembangan sesuai usia anak.
DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER Lenny Juliani Lestari; Devi Darliana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien penyakit jantung koroner mengalami kendala dalam melakukan terapi diet seperti kejenuhan dan kurangnya waktu khusus dalam mempersiapkan makanan sesuai diet. Untuk itu, dibutuhkan dukungan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan diet agar keberhasilan pengobatan tercapai. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien penyakit jantung koroner di Poliklinik Jantung Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Responden penelitian sebanyak 96 pasien dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terpimpin menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti dengan skala Likert. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien penyakit jantung koroner ( p-value 0,03); secara khusus ada hubungan antara dukungan sosial (p-value 0,008), dukungan penilaian (p-value 0,012), dukungan tambahan (p-value 0,001), dukungan emosional (p-value 0,043) dengan kepatuhan diet pasien penyakit jantung koroner. Keluarga diharapkan dapat memberikan dukungan secara berkelanjutan. Bagi tenaga kesehatan dapat memberikan informasi pentingnya pengaturan diet. Bagi pengambil kebijakan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh agar dapat meningkatkan pelayanan dengan memfasilitasi pemberian informasi tentang diet melalui media booklet, leaflet dan poster.
PENGETAHUAN PERAWAT PELAKSANA DALAM KODE ETIK KEPERAWATAN INDONESIA DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA BANDA ACEH Chairul Huda; said usman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat adalah tenaga yang paling banyak kontak dengan pasien dibanding tenaga kesehatan lain. Keluhan pasien seperti perawat berkata kasar, kurang sopan, lama memberikan bantuan bila dibutuhkan, tidak menepati janji, melakukan hal yang merugikan pasien dan masih banyak lagi pernyataan yang kurang menyenangkan bagi perawat. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan tentang etik keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat pelaksana dalam kode etik keperawatan Indonesia di ruang rawat inap BLUD Rumah Saki Jiwa Banda Aceh. Desain penelitian ini adalah Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Random sampling dan didapatkan hasil sebanyak 63 responden. Alat pengumpulan data berupa kuisioner yang terdiri 28 menggunakan skala Guttman kemudian data dianalisa menggunakanan alisa univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas perawat pelaksana memiliki pengetahuan tinggi terkait etik keperawatan, yaitu sebanyak 34 orang (54%). Disarankan untuk tim pelayanan kesehatan dan pemegang kebijakan rumah sakit untuk terus mengembangkan pengetahuan terkait etika keperawatan dan mengaplikasikannya agar pelayanan rumah sakit kepada pasien menjadi lebih baik.
STRES KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH Zahratul Afra; Ardia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres kerja merupakan salah satu permasalahan dalam manajemen sumber daya manusia di rumah sakit. Hal ini karena profesi perawat merupakan tenaga kesehatan yang langsung memberikan perawatan kepada pasien dengan berbagai macam karakter dan berbagai situasi yang dapat menyebabkan terjadinya stres kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran stres kerja perawat meliputi stressor ekstraorganisasi, organisasi, kelompok dan individu di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian kuantitatif dengan  metode deskriptif eksploratif menggunakan desain cross sectional study. Populasi berjumlah 243 responden dengan teknik pengambilan sampel  purposive sampling sehingga sampel penelitian berjumlah 122 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner terdiri dari 34 pernyataan dalam skala Likert. Hasil penelitian didapatkan 64 perawat (52,5%) yang bekerja di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh berada pada kategori stres kerja sedang. Stres kerja berdasarkan stressor ekstra organisasi berada pada kategori ringan sebanyak 75 perawat (61,5%), kemudian stressor organisasi berada pada kategori sedang sebanyak 70 perawat (57,4%), stressor kelompok pada kategori ringan sebanyak 89 perawat (73%) dan stressor individu berada pada  kategori ringan sebanyak 60 perawat (49,2%). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada pihak Rumah Sakit untuk mengatur jumlah perawat shift disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan serta mensosialisasikan jadwal kunjungan sehingga tercipta lingkungan yang nyaman dan kondusif bagi perawat dalam bekerja.
EXTERNAL TIME-WASTER MANAJER PERAWAT wulan ramadhani; noraliyatun jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu adalah hal yang sangat penting bagi pemimpin. Manajer perawat harus memiliki kesadaran tentang penggunaan waktu untuk mengidentifikasi dan memperbaiki perilaku yang dapat menghabiskan waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran external time-waster manajer perawat di ruang rawat inap RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala ruang dan wakil kepala ruang di ruang rawat inap RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling, sebanyak 30 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan dari 30 responden, sebanyak 100% manajer perawat memiliki external time-waster berada pada kategori rendah (manajemen waktu baik). 83,3% manajer perawat yang disebabkan oleh gangguan telepon berada pada  kategori rendah (manajemen waktu baik), 90% manajer perawat yang disebabkan oleh sosialisasi berada pada kategori rendah (manajemen waktu baik), 93,3% manajer perawat yang disebabkan oleh rapat/pertemuan berada pada kategori rendah (manajemen waktu baik), 93,3% manajer perawat yang disebabkan oleh kertas kerja dan bacaan berada pada kategori rendah (manajemen waktu baik). Dapat disimpulkan bahwa manajer perawat memiliki external time-waster yang rendah (manajemen waktu baik) sehingga manajer perawat diharapkan dapat mempertahankan kemampuan manajemen waktu yang sudah baik.
KESIAPAN PERAWAT DALAM PELAYANAN KESEHATAN ISLAMI suriati suriati; noraliyatun jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RSUD dr. Zainoel Abidin saat ini sedang mengembangkan pelayanan kesehatan islami. Namun kenyataannya, perawat sebagai salah satu profesi kesehatan belum maksimal melakukan pelayanan islami tersebut. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui gambaran tingkat kesiapan perawat dalam pelayanan kesehatan islami di Ruang Rawat Inap RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan jenis penelitian deskriptif menggunakan desain cross sectional study. Populasinya seluruh perawat di Ruang Rawat Inap RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh sebanyak 274 orang. Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini secara proposional sampling, sebanyak 72 responden dengan alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan skala likert. Analisa data menggunakan analisa univariate. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas perawat memiliki kesiapan yang tinggi dalam pelayanan kesehatan islami (86.1%) yang terdiri dari subvariabel kesiapan fisik (81.9%), kesiapan psikis (86.1%) dan kesiapan materil (86.1%). Bidang keperawatan perlu mempercepat pembahasan standar prosedur operasional (SPO) tentang pelayanan kesehatan islami untuk diimplementasikan oleh perawat. Bidang keperawatan juga perlu melakukan monitoring serta evaluasi pelaksanaan pelayanan kesehatan islami di setiap ruang rawat inap secara berkelanjutan.
GAMBARAN PENYEBAB KEMATIAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT khalish asmara; tri nur handayani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab kematian dikelompokkan kedalam tiga 3 keadaan, yaitu gagalnya fungsi otak (Central Nervous System), gagalnya fungsi jantung (Circulatory System), dan gagalnya fungsi paru-paru (Respiratory System). Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Gambaran Penyebab Kematian di Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Periode juli 2016 sampai Juni 2017. Jenis penelitian ini deskriptif eksploratif. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien meninggal di IGD RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh  sebanyak 115 orang dari periode Juli 2016 sampai Juni 2017 yang diperoleh dengan metode Total sampling. Dari hasil penelitian didapatkan penyebab kematian karena gagalnya fungsi otak memiliki frekuensi 43 pasien (37.3%), kematian karena gagalnya fungsi jantung dengan frekuensi sebesar 42 pasien (36.5%), dan kematian karena gagalnya fungsi paru sebanyak 30 pasien (26.2%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari 115 pasien yang meninggal  di IGD Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh periode Juli 2016 sampai Juni 2017 didominasi oleh pasien yang meninggal karena mengalami gagalnya fungsi otak.. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan untuk instansi terkait untuk dapat memberikan pelatihan lebih mendalam terhadap kasus penyebab kematian. Serta mempersiapkan knowledge dan skill untuk menghadapi kasus penyebab kematian seperti kasus stroke dan cedera kepala

Page 2 of 4 | Total Record : 33