Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles
23 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 4 (2022)"
:
23 Documents
clear
GAMBARAN TINGKAT STRES KERJA PERAWAT
Maya Rahmayana;
Racmah Racmah;
Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Stres kerja yang dialami perawat diakibatkan beberapa faktor diantaranya kelelahan karena kondisi jam kerja yang terlalu padat, tuntutan pekerjaan yang banyak dan keluhan keluarga pasien. Hal ini berdampak pada kinerja perawat yang menurun dalam melayani pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat stres kerja perawat di RSUD Yulidin Away, Aceh Selatan. Jenis penelitian ini berupa kuantitatif yang bersifat deskriptif. Desain penelitian ini menggunakan desain “Cross Sectional” dengan populasi sebanyak 304 perawat yang bekerja di RSUD Yulidin Away, Aceh Selatan. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 74 orang. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang terdiri dari 25 pernyataan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada perawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres kerja yang dialami perawat berada pada kategori sedang sebanyak 54 (72,9%) responden. Yang bermakna bahwa mayoritas perawat di RSUD Yulidin Away, Aceh Selatan mengalami stres kerja pada tingkat sedang.
GAMBARAN PERILAKU ASERTIF PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RS IBU DAN ANAK BANDA ACEH
Andika Putri;
Ardia Putra;
Jufrizal Jufrizal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan semakin hari semakin meningkat sehingga harus direspon secara tepat oleh tenaga kesehatan. Perawat sebagai tenaga kesehatan yang berinteraksi dengan pasien selama 24 jam dituntut untuk berperilaku asertif agar pelayanan keperawatan berlangsung optimal. Namun jika perawat tidak mampu berperilaku asertif maka akan berdampak pada terganggunya hubungan perawat-pasien dan susah untuk mendapatkan kepercayaan pasien ketika memberikan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku asertif perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan jumlah sample 66 perawat. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner perilaku asertif perawat dengan metode analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran perilaku asertif perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh mayoritas berada pada kategori baik (86,4%) yang dibagi dalam 2 jenis, yaitu verbal behavior kategori baik (86,4%) dan non-verbal behavior kategori baik (86,4%). Direkomendasikan bagi RS Ibu dan Anak Banda Aceh untuk memberikan perhatian kepada perawat untuk mempertahankan dan meningkatkan perilaku asertif menjadi lebih maksimal sehingga pelayanan yang diberikan semakin berkualitas sesuai dengan misi-misi rumah sakit.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SELF EFFICACY DALAM PENCEGAHAN INFKESI; CUCI TANGAN
Nurul Huda Afifah;
Hajjul Kamil;
Andara Maurissa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu sasaran keselamatan pasien di rumah sakit adalah menurunkan risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan. Namun data tentang infeksi nosokomial pada pasien yang terjadi di rumah sakit terus meningkat baik secara global maupun nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan self-efficacy dalam pencegahan infeksi; cuci tangan pada mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian kuantitatif korelatif dengan desain crosssectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yang melibatkan 145. Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala tahun masuk 2022. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pencegahan infeksi; cuci tangan dan self-efficacy, analisa data menggunakan uji statistik deskriptif dan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,9% responden memiliki pengetahuan tentang pencegahan infeksi; cuci tangan pada kategori baik, 55,9% responden memiliki selfefficacy tinggi, namun tidak ada hubungan pengetahuan dengan self-efficacy pencegahan infeksi; 6 langkah cuci tangan (p-value = 0.425), 5 momen cuci tangan (p-value = 0.850), dan secara umum pengetahuan pencegahan infeksi; cuci tangan (p-value = 0.854). Kesimpulan penelitian adalah tidak ada hubungan pengetahuan dengan self-efficacy pencegahan infeksi; cuci tangan pada mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Diharapkan kepada Institusi Pendidikan dan mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala untuk terus meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan infeksi; cuci tangan bagi yang masih berada pada kategori sedang dan kurang serta meningkatkan self-efficacy bagi yang masih rendah dalam upaya menurunkan angka infeksi di tatanan pelayanan kesehatan tempat praktik berlangsung.
KECERDASAN EMOSIONAL PADA ANAK USIA REMAJA
Siti Rahmah Nusa Fitria;
Inda Mariana Harahap;
Sri Agustina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kegagalan remaja dalam mengontrol emosi yang labil dapat mengakibatkan munculnya masalah mental emosional. Remaja yang cerdas secara emosional dapat lebih percaya diri dan tenang saat menghadapi tantangan dalam kehidupan. Sangat penting mengetahui kecerdasan emosional remaja. Namun, belum banyak penelitian yang menggali terkait hal ini terutama ketika anak masuk pada masa remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecerdasan emosional pada anak usia remaja. Jenis penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross sectional study dengan teknik nonprobability sampling dan metode total sampling. Sampel penelitian berjumlah 138 siswa-siswi kelas VIII dan IX SMP Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner Measuring Emotional Intelligence Of School Children yang dimodifikasi oleh Raghvan dan Panboli (2018) berdasarkan konsep Goleman (2005). Hasil penelitian menunjukkan kesadaran diri, regulasi diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial pada komponen kecerdasan emosional yang dimiliki responden berada pada nilai tengah yaitu pada nilai median 95,00, nilai minimum 81, dan nilai maksimum 121, dengan kata lain, responden memiliki kecerdasan emosional yang baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Tingkat Capaian Responden (TCR) tertinggi berada pada komponen keterampilan sosial dan Tingkat Capaian Responden (TCR) terendah berada pada komponen empati. Pihak sekolah diharapkan untuk mengoptimalkan empati yang dimiliki siswa-siswinya dengan memfasilitasi metode pembelajaran yang sesuai serta mempertahankan kegiatan yang dapat menunjang keterampilan sosial yang dimiliki.
DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITURRAHMAN BANDA ACEH
Dedi Satria;
Riski Amalia;
Ahyana Ahyana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit kronis dan degeneratif yang diakibatkan oleh gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah. Salah satu cara pengobatan kadar gula darah melalui kepatuhan diet dan dukungan keluarga meliputi dukungan emosional, informasional, instrumental dan penilaian. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja puskesmas Baiturrahman Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini ialah pasien diabetes tipe di puskesmas Baiturrahman Banda Aceh dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 119 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) untuk dukungan keluarga dan Percieved Dietary Adherence Questioner (PDAQ) untuk kepatuhan diet. Dukungan keluarga yang baik berpengaruh positif bagi kepatuhan diet pasien DMT2 sehingga perlu adanya suport sistem keluarga dalam program perawatan berkelanjutan.
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kepatuhan Protokol Kesehatan di Banda Aceh
Sayyidatur Rahmah;
Sri Novitayani;
Nani Safuni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penularan COVID-19 yang menyebar dengan cepat menimbulkan kecemasan pada masyarakat. Berbagai aktivitas harus dibatasi untuk mencegah terjadinya penularan. Era new normal merupakan transisi dari masa pandemi COVID-19 ke masa normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas serta melakukan vaksinasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi melalui pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh dengan jumlah sampel sebanyak 384 responden. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah convenience sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale dan kuesioner kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang dikembangkan oleh peneliti. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 324 responden memiliki tingkat kecemasan ringan. Sedangkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan didapatkan sebanyak 266 responden memiliki kepatuhan sedang. Hasil uji Chi-square didapatkan p-value = 0,097 (a=0,05) yang berarti tidak terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan di Kota Banda Aceh. Diharapkan masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya untuk menjaga diri dan orang sekitar dari infeksi COVID-19.
MANAJEMEN DIET PADA PASIEN GOUT ARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITURRAHMAN BANDA ACEH
Mulia Nasari;
Teuku Samsul Bahri;
Anda Kamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gout arthritis merupakan penyakit degeneratif yang banyak diderita oleh masyarakat, penyakit ini ditandai dengan peradangan sendi karena peningkatan kadar asam urat. Manajemen diet perlu dilakukan untuk menjaga kadar asam urat tetap normal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran manajemen diet pada pasien gout arthritis di wilayah kerja Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh. Penelitian menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien gout arthritis di wilayah kerja Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 107 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner manajemen diet. Data dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien gout arthritis memiliki manajemen diet yang baik (70,1%), pembatasan asupan makanan/minuman mengandung alkohol (77,6%), diet rendah purin (81,3%), dan pembatasan asupan minuman tinggi fruktosa (62,6%). Manajemen diet yang baik pada pasien gout arthritis didukung oleh faktor pengetahuan tentang perilaku manajemen diet, oleh karena itu pasien harus selalu menjaga pola makan yang baik serta memeriksakan kesehatan secara rutin ke fasilitas pelayanan kesehatan guna mencegah terjadinya kekambuhan gout arthritis.
KUALITAS TIDUR PADA LANSIA NYERI KRONIK
Gebrina Fitria;
Nurhasanah Nurhasanah;
Juanita Juanita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penuaan merupakan keadaan kemunduran fisik dan psikologis, hal ini ditandai dengan munculnya penyakit degenerative yang disertai dengan nyeri kronik. Sensasi nyei yang muncul akan menggangu aktivitas sehari-hari dan bahkan dapat mempengaruhi kualitas tidur lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas tidur dengan nyeri kronik di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 343 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner PSQI oleh Buysse et al. Analisa data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kualitas tidur yang buruk yaitu sebanyak 325 (94.8%) responden. Artinya, responden mengalami semua komponen pada kualitas tidur, yaitu kualitas tidur subjektif , latensi tidur, durasi tidur, efisiensi kebiasaan tidur, gangguan tidur, penggunaan obat, dan gangguan atau keluahan saat terbangun. Direkomendasikan kepada perawat gerontik agar dapat memberikan intervensi baik farmakologi dan non farmakologi seperti pemberian relaksasi sebelum tidur dengan melakukan kerjasama pada petugas kesehatan dalam memberikan edukasi dan upaya promitif yang dapat dilakukan di posbindu, kunjungan puskesmas dan rumah sakit dan melibatkan keluarga sebagai support system sehingga di harapkan kualitas tidur mereka membaik.
KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH
Rosa Delima;
Putri Mayasari;
Rachmah Rachmah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Rumah sakit merupakan tempat kerja yang mempunyai risiko tinggi terhadap penyakit akibat kerja maupun penyakit akibat kecelakaan kerja. Resiko kontak dengan agen penyakit menular, darah, cairan tubuh maupun tertusuk jarum suntik yang berperan sebagai transmisi berbagai penyakit, seperti hepatitis B dan HIV/AIDS. Kepatuhan tenaga kesehatan dalam penggunaan alat pelindung diri berpengaruh pada penularan penyakit dan virus COVID-19 yang sedang terjadi di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dimasa pandemi pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh 2022. Metode yaitu survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel dengan cara total sampling dan jumlah sampel sebanyak 32 orang petugas kesehatan. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada tenaga kesehatan adalah kurang baik (43,8%) dan yang baik (56,3%). Diharapakan pihak rumah sakit dan tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan pengetahuan dan mempertahankan sikap dalam penggunaan APD di rumah sakit.
KEPATUHAN REHABILITASI PASIEN PASCA STROKE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH
Intan Elia Fauzia;
Ahyana Ahyana;
Laras Cyntia Kasih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pasien pasca stroke akan mengalami kelemahan, kelumpuhan atau kecacatan sebagai dampak dari serangan stroke, sehingga membutukan rehabilitasi. Hasil dari rehabilitasi akan lebih optimal bila didukung oleh kepatuhan pasien pasca stroke dalam mengikuti program rehabilitasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kepatuhan rehabilitasi pasien pasca stroke di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 138 responden. Alat pengumpulan data berupa Kuesioner Kepatuhan Rehabilitasi. Data dianalisa menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kepatuhan rehabilitasi pasien pasca stroke adalah patuh, yaitu sebanyak 130 responden (94,2%). Direkomendasikan kepada pasien pasca stroke untuk terus mepertahankan tingkat kepatuhan rehabilitasi serta kepada health provider untuk membantu meningkatkan kepatuhan rehabilitasi pasien pasca stroke dengan terus memberikan pendidikan kesehatan terkait pentingnya melakukan rehabilitasi pada pasien pasca stroke.