cover
Contact Name
Ratna Kartika Irawati
Contact Email
ratnakartika@uin-antasari.ac.id
Phone
+6285755525624
Journal Mail Official
jalujurpengabdianmasyarakat@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani km 4,5 Banjarmasin Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30250625     DOI : 10.18592
Core Subject : Humanities, Art,
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat and is peer-reviewed national journal published biannually June and December by institution of research and community services of UIN Antasari Banjarmasin. The focus discussion of the journal is highlighting aspects related to Community Services.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2022): Juni" : 5 Documents clear
Peranan Mahasiswa KKN dalam Proses Pengajaran Tahfidz di TKA/TPA Fathurrahim Kab. Balangan Salman Salman; Sari Yanti; Rizka Raifana P.R.; Rahman Ma'arif; Norlaila Fadila; Noor Kholisyah; Najwa Muharromah; Tarwilah Tarwilah
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jalujur.v1i1.6823

Abstract

KKN Tematik Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin di desa Sungsum kecamatan Tebing Tinggi kabupaten Balangan merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat. Kuliah Kerja Nyata dilaksanakan sejak 15 Oktober 2022 hingga tanggal 15 November 2022. Kegiatan terdiri dari kegiatan inti, kegiatan desa, dan kegiatan tambahan. Artikel ini membahas kegiatan desa dan kegiatan tambahan mahasiswa KKN. Kegiatan KKN bertujuan untuk memberi pengalaman dan sebagai proses pembelajaran bagi mahasiswa uuntuk menggali potensi-potensi desa yang dapat dikembangkan masyarakat. Metode pelaksanaan KKN di lokasi terdiri dari kegiatan survey, dan perencanaan kegiatan tambahan selain kegiatan inti yang telah direncanakan. Kegiatan tambahan mahasiswa KKN mendapat dukungan dari Kepala Desa setempat dan masyarakat desa. Hal tersebut di tunjukkan dalam kegiatan mahasiswa KKN banyak melibatkan masyarakat dari berbagai golongan. Pemerintahan Desa beserta aparatnya banyak melibatkan mahasiswa KKN dalam pelaksanaan kegiatan desa seperti Rapat Warga Sungsum, Kegiatan Posyandu, Rapat Pembentukan Pengurus BUMDES. Bentuk kegiatan lainnya yang melibatkan kaum remaja muda dan anak-anak sekolah setingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama seperti bergiat di Taman Pengajian untuk mendampingi dan mengajar mengaji. Kegiatan KKN Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin diharapkan dpat memberikan manfaat bagi masyarakat desa khususnya yang bertujuaan untuk menjadikan anak-anak yang berbudi pekerti dan dapat memahami Al-Qur’an.
Pelatihan Manajemen Referance Zotero bagi Mahasiswa Pascasarjana IAIN Palangkaraya Noor Azmah Hidayati
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jalujur.v1i1.7426

Abstract

Tingkat pengetahuan mehasiswa pascasarjana IAIN Palangkaraya yang masih belum cukup pengetahuan dalam pencarian sumber referensi yang tepat dalam pembuatan karya tulis ilmiah. Berdasarkan analisis situasi, diusulkan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) untuk melatih penggunaan perangkat lunak manajemen referensi Pelatihan pemanfaatan manajemen referensi Zotero bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa Pascasarjana IAIN Palangkaraya dalam menggunakan aplikasi Zotero dalam penulisan karya ilmiah. Kegiatan ini didasari oleh kebutuhan mahasiswa dalam mengelola referensi dan sitasi yang digunakan dalam menyelesaikan karya ilmiah. Metode pelatihan dilakukan dengan beberapa tahapan yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pelatihan lebih dilakukan dimulai dengan penjabaran materi dan dilanjutkan dengan kegiatan praktek. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa yang mengikuti pelatihan meningkat dalam memanfaatkan aplikasi Zotero. Kemampuan mahasiswa juga semakin meningkat dalam mengelola referensi serta menentukan referensi yang tepat yang akan disitasi dalam karya ilmiah.
Sosialisasi Akad Salam pada Sistem Jual Beli COD Petani Bunga Melati di Desa Lok Tangga Kecamatan Karang Intan Galuh Nashrulloh Kartika Mayang Rofam; Rozzana Erziaty
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jalujur.v1i1.7427

Abstract

AbstractBuying and selling using the COD (Cash on Delivery) system, or an ordering system, where the order is placed first and then a down payment is made, while the payment is made after the order arrives at the buyer's hands or in accordance with the agreed agreement. The problems that exist in Lok Tangga Village, Karang Intan District are 1) Jasmine flower farmers do not yet know what contracts are used in the COD sales system. 2) Jasmine flower farmers do not yet know how to implement the salam contract and COD sales system. The method used is training, through this training participants are given knowledge about the importance of the contract in a transaction and knowledge about how the contract is implemented in a syar'i way. The socialization was carried out in two sessions, namely an oration/lecture session with a simulation and a question and answer session. After the socialization, participants understand and know how the concept of salam in a transaction is. In addition, participants also learned about the application of salam contracts and COD transactions in the purchase of jasmine flowers in a syar'i way. By understanding the contract used when conducting transactions, knowing the application of the salam contract, distinguishing the salam contract from the usual contract and understanding the COD system in trading activities, jasmine flower farmers feel safe and calm, because they avoid doubts and ignorance in muamalah. Abstrak Jual beli dengan menggunakan sistem COD (Cash on Delivery), atau sistem pemesanan, yaitu memesan terlebih dahulu kemudian membayar uang muka, sementara pelunasannya ditunaikan setelah pesanan sampai di tangan pembeli atau sesuai dengan perjanjian yang disepakati. Permasalahan yang ada di Desa Lok Tangga Kecamatan Karang Intan adalah 1) Para petani bunga melati belum mengetahui akad apa yang digunakan dalam sistem penjualan COD. 2) Para petani bunga melati belum mengetahui bagaimana penerapan akad salam dan sistem penjualan COD. Metode yang digunakan adalah pelatihan, melalui pelatihan ini peserta diberikan pengetahuan mengenai pentingnya akad dalam suatu transaksi dan pengetahuan tentang bagaimana akad tersebut diterapkan secara syar’i. Sosialisasi dilakukan dalam dua sesi, yaitu sesi orasi/ceramah dengan simulasi dan sesi tanya jawab. Setelah dilakukan sosialisasi, peserta memahami dan mengetahui bagaimana konsep akad salam dalam sebuah transaksi. Selain itu, peserta juga mengetahui penerapan akad salam dan transaksi COD dalam pembelian bunga melati secara syar’i. Dengan memahami akad yang digunakan ketika melakukan transaksi, mengetahui penerapan akad salam, membedakan akad salam dengan akad biasa dan memahami sistem COD dalam kegiatan perdagangan menjadikan petani bunga melati merasa aman dan tenang, karena terhindar dari keraguan dan ketidaktahuan dalam bermuamalah.
Pengelolaan, Tugas dan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ifrani Ifrani
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jalujur.v1i1.7428

Abstract

AbstractThe Village Consultative Body (BPD) is an institution that embodies democracy in the administration of village governance. The BPD can be considered as the "parliament" of the village. BPD is a new institution in the village in the era of regional autonomy in Indonesia. BPD as a village institution has strategic roles and functions as well as tasks because it can carry out checks and balances in the administration of government in the village as mandated by Law no. 6 of 2014 concerning Villages to realize the welfare of rural communities. This also creates a new paradigm in village administration. Village administrators with the existing system experience obstacles such as a lack of understanding of the laws and regulations as a guide in carrying out their duties and functions. The influence of human resources is the main factor in determining the quality and capacity of BPD members. This service is also present as a form of concrete steps in helping to improve human resources as members of the BPD, Village Heads and Village Apparatuses, especially in Hulu Sungai Utara Regency. So that this service proposal is an effort to be able to maximize the human resources of the BPD, the Village Head and the Village Apparatus through training and technical guidance, namely by providing an explanation of the material in tutorials and discussions. Abstrak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. BPD dapat dianggap sebagai "parlemen"-nya desa. BPD merupakan lembaga baru di desa pada era otonomi daerah di Indonesia. BPD sebagai lembaga desa mempunyai peran dan fungsi serta tugas yang strategis karena dapat melakukan check and balance pada penyelenggaran pemerintahan di Desa sebagaimana amanat Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa. Hal ini pun menimbulkan paradigma baru dalam penyelenggaran desa. Penyelenggara desa dengan sistem yang ada mengalami kendala seperti kurangnya pemahaman akan peraturan perundang-undangan sebagai panduan dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Pengaruh sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam menentukan kualitas dan kapasitas anggota BPD. Pengabdian ini pun hadir sebagai bentuk langkah nyata dalam membantu meningkatkan sumber daya manusia sebagai anggota BPD, Kepala Desa serta Aparatur Desa khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Sehingga usulan pengabdian ini sebagai upaya untuk dapat memkasimalkan sumber daya manusia BPD, Kepala Desa serta Aparatur Desa melalui pelatihan dan bimbingan teknis, yaitu dengan memberikan penjelasan materi secara tutorial dan diskus. 
Program KKN di Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah Mahasiswa UIN Antasari Pasca Covid pada KKN Semester Genap 2021-2022 Norlaila Norlaila; Siti Zahroo; Ahmad Firdaus
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jalujur.v1i1.7470

Abstract

AbstractKKN or Real Work Lectures is one of the community services carried out by tertiary institutions as their duty to carry out their Tridhama. In particular, UIN Antasari carries out KKN activities every semester. The aim is to direct students to become facilitators, motivators, catalysts and innovators in society. UIN antasari directs KKN to villages in South Kalimantan and its surroundings, where students are able to develop their knowledge and experience in the community with various appropriate programs in their respective regions related to religion, village administration and cross-sectoral. UIN Antasari in the 2022 Even Semester KKN fielded students in several areas in the HSS, HST, HSU and Tanah Bumbu Regencies. KKN was carried out for one and a half months, from April 14 to May 25, 2022. There are a number of issues that KKN students hope for during this period, bearing in mind that the implementation is in the Month of Ramadhan, where learning in educational institutions is during the holidays, and then the habits of the people who rest more at home to carry out fasting, and post-covid which just ended. Thus, KKN students seek to develop work program plans that are appropriate to the situation and circumstances. By discussing with Supervisors and having dialogue with the Village Head and the community, KKN students in the BAU Subdistrict have succeeded in carrying out several memorable KKN programs in the BAU Subdistrict community. Among the programs are Teaching and Motivating Learning and Reading and Writing the Qur'an and introducing the Tilawati Model, other religious programs, socialization of gender equality and gender relations, socialization of early marriage, socialization of understanding and awareness of success and waste management, as well as cross-sectoral and administrative activities.AbstrakKKN atau Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu pengabdian  masyarakat yang dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi sebagai tugasnya dalam melakanakan Tridhamanya. Khususnya UIN Antasari melaksanakan kegiatan KKN pada setiap semesternya. Tujuannya untuk  mengarahkan mahasiswa agar menjadi fasilitator, motivator, katalisator serta innovator di masyarakat. UIN antasari mengarahkan KKN ke desa-desa di Kalimantan Selatan dan Sekitarnya, di mana agar mahasiswa mampu mengembangkan keilmuan dan pengalamannya di masyarakat dengan berbagai program yang sesuai di daerah masing-masing terkait dengan keagamaan, administrasi desa serta lintas sektoral. UIN Antasari pada KKN Semester Genap 2022 menerjunkan mahasiswa di beberapa daerah di Kabupaten HSS, HST, HSU dan Tanah Bumbu. KKN silaksanakan selama satu bulan setengah, dari tanggal 14 April sampai dengan 25 Mei 2022. Ada beberapa persoalan yang diharapi mahasiswa KKN pada periode ini, mengingat pelaksanaanya di Bulan Romadhan, di mana pembelajaran lembaga-lembaga pendidikan dalam masa liburan, dan kemudian kebiasaan masyarakat yang lebih banyak beristirahat di rumah untuk melaksanakan puasa, dan pasca kovid yang baru saja berakhir. Dengan demikian, mahasiswa KKN berupaya untuk menyusun rencana program kerja yang sesuai dengan situasi dan keadaan. Dengan berdiskusi bersama dengan Supervisor dan berdialog dengan Kepala Desa serta masyarakat, mahasiswa KKN di Kecamatan BAU berhasil melaksanakan beberapa program KKN yang berkesan di masyarakat Kecamatan BAU. Di antara program adalah Mengajar dan Memotivasi Pembelajadan Baca Tulis Al-Qur’an serta mengenalkan Model  Tilawati, program keagamaan lainnya, sosialisasi kesetaraan gender dan relasi gender, sosialisasi pernikahan dini, sosialisasi pemahaman dan kesadaran keberhasilan dan pengelolaan sampah, serta kegiatan administarasi derta lintas sektoral.

Page 1 of 1 | Total Record : 5