cover
Contact Name
Muhammad Khodafi
Contact Email
mirwan@uinsa.ac.id
Phone
+6282233696730
Journal Mail Official
mirwan@uinsa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani 117 Surabaya, Jawa Timur 60237, Indonesia.
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization
ISSN : 2620374X     EISSN : 26211459     DOI : https://doi.org/10.15642/qurthuba
Social Humaniora Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization adalah jurnal yang memuat tema-tema Sejarah Islam dan peradaban Islam, diterbitkan oleh Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya. Terbit secara berkala dua kali dalam satu tahun pada bulan September dan Maret
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2025): March" : 6 Documents clear
Perkembangan Pendidikan di Yayasan Pondok Pesantren Darul Ihsan 2000-2022 -, Ayu Rena Fitriana; Nyong Eka Teguh Iman Santosa
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization Vol. 8 No. 2 (2025): March
Publisher : Department of History and Islamic Civilization, Faculty of Adab and Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses the development of education at Pondok Pesantren Darul Ihsan Foundation, 2000-2022. It limits to three questions namely (1) the history of the estabilishment of the Foundation , (2) the development of its educational institutions, (3) and the driving and hindering factors for its development. This study uses a diacronic historical approach and John Obert Voll theory on Continuity and Change and Robbins theory of leadership. This article concludes that (1) the Darul Ihsan Islamic boarding school foundation was started by Kiai Mulyadi in 1991. It started with a small room for learning Al-Qur’an which was held at Abah Ihsan's house. Subseque has developed to have many education programs. (2) The development of this foundation began in 2000. Starting from the establishment of STAI Al-Azhar, the foundation has increasingly developed its formal educational institutions, including SMA, SMP, KB, TK, SMK, MI, MTS, and MA. (3) there are several factors that influenced the development of the foundation. Including the enforcing and resisting ones.
Sejarah Demonstrasi Hari Buruh di Indonesia Pada Masa Orde Baru: Analisis Teori Konflik Sabrina, Nenis
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization Vol. 8 No. 2 (2025): March
Publisher : Department of History and Islamic Civilization, Faculty of Adab and Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas sejarah demonstrasi yang terjadi pada hari buruh di Indonesia. Demonstrasi buruh yang terjadi di Indonesia ini menandakan bahwa hari itu merupakan Hari Buruh yang bertepatan pada tanggal 1 Mei. Permasalahan yang terjadi dari demonstrasi adanya masalah upah, masalah pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan hidup, masalah pemutusan hubungan kerja, masalah tunjangan sosial dan kesehatan, dan masalah lapangan pekerjaan. Artikel ini bertujuan menjelaskan tentang sejarah hari buruh, latar belakang demonstrasi di Indonesia, serta analisis terkait dengan teori konflik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan teori konflik. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, seperti jurnal, artikel, buku, dan lainnya. Hasil artikel ini menunjukkan bahwa sejarah hari buruh bermula saat buruh di Amerika Serikat melakukan mogok kerja dengan permasalahan jam kerja yang panjang, upah rendah, serta hak-hak yang diperoleh terbatas. Latar belakang terjadinya demonstrasi buruh di Indonesia sendiri karena para buruh melakukan aksi demo sebagai bentuk kekecewaan dari masalah upah, pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan hidup, pemutusan hubungan kerja, tunjangan sosial dan kesehatan, dan lapangan pekerjaan. Demonstrasi ini berdampak pada penurunan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) negara jika terjadi berlarut-larut. Peristiwa demonstrasi pada hari buruh merupakan salah satu contoh dari teori konflik. Jika dilihat dari teori konflik, demonstrasi hari buruh terjadi sebagai perjuangan untuk mendapatkan hak-haknnya seperti nilai, status, ekonomi dan lainnya.
PROSES ISLAMISASI SUKU KOKODA DI PAPUA: KAJIAN SEJARAH DAN BUDAYA LOKAL Isyatul Ula, Isyatul Ula Salsabila; Azza Shabila; Khumaidhatunisfiyah
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization Vol. 8 No. 2 (2025): March
Publisher : Department of History and Islamic Civilization, Faculty of Adab and Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran budaya lokal dalam mendukung penyebaran Islam di kalangan suku Kokoda, Papua Barat. Suku Kokoda memiliki tradisi yang kuat, dan dalam penyebaran Islam, terjadi akulturasi antara ajaran Islam dan budaya lokal. Pendekatan ini memungkinkan Islam diterima lebih mudah oleh masyarakat setempat tanpa meninggalkan identitas budaya mereka. Beberapa aspek penting dalam proses ini meliputi adaptasi upacara adat dengan ajaran Islam, pemanfaatan sistem sosial yang dipimpin oleh kepala suku, penggunaan bahasa lokal sebagai media dakwah, serta integrasi nilai gotong royong dan solidaritas dalam ajaran Islam. Seni dan kesenian lokal, seperti tari dan musik, juga digunakan sebagai sarana penyebaran Islam yang efektif. Dengan demikian, tradisi Kokoda berperan penting dalam memperkuat penyebaran dan penyebaran Islam melalui adaptasi budaya dan pendekatan berbasis komunitas.
Dari Pesantren Menuju Kancah Politik: Tumbuh Kembang Pesantren Giri Kedhaton Abad Ke 15-17 M Miselan, Aina Ilmi Maziyya; Prasetya, Restu Dimas
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization Vol. 8 No. 2 (2025): March
Publisher : Department of History and Islamic Civilization, Faculty of Adab and Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research, focus to discuss about Islamic Boarding School Of Giri Kedhaton that established by One Walisongo, Sunan Giri and this research, discuss about transformation from this Islamic Boarding School from Islamic Religion Instantion to Political Instantion. This research will discuss. From this research, we get: 1)Islamic Boarding School Of Giri Kedhaton established when Java at chaos time after Majapahit Game Of Throne, 2)one figure who spread Islam at Gresik is Sunan Giri who also build Islamic Boarding School Of Giri Kedhaton, 3)From educated his students at Giri Kedhaton, Sunan Giri used traditional method: Sorogan and Bandongan and also educated his students at lifeskill and preach, 4)Giri Kedhaton was transform from Islamic Religion Instantion to Islamic Political Instation at 16 TH Century, 5)at 16 TH Century, Giri Kedhaton attacked for many times by Kingdom Of Majapahit and tried defend his existension , 6)under Sunan Prapen, Giri Kedhaton achieve his golden age and active spread Islam to Bali, Lombok, Sulawesi, and Maluku, 7)after die of Sunan Prapen, Giri Kedhaton suffered retrogression until fall to VOC at 1679/1680 AD. 8)Giri Kedhaton, handled important position at 16 TH Century Java Political Map, because became legitimator for Demak and Pajang s kings. Keywords: Sunan Giri, Giri Kedhaton, Demak, Pesantren, Politic.
Tantangan Dan Peluang Pelestarian Naskah Kuno Di Era Digital Fahmia Nur Afifah; Delila Iktiara Ediana; Ikrimatus Sania; Firdausi Nuzula
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization Vol. 8 No. 2 (2025): March
Publisher : Department of History and Islamic Civilization, Faculty of Adab and Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian naskah kuno merupakan upaya penting dalam menjaga warisan budaya dan pengetahuan masa lalu, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang pesat. Artikel ini mengkaji tantangan dan peluang yang dihadapi dalam upaya pelestarian naskah kuno di era digital. Tantangan utama meliputi kerusakan fisik akibat usia, keterbatasan sumber daya manusia yang terampil, serta aksesibilitas teknologi di berbagai daerah. Selain itu, digitalisasi naskah sering menghadapi kendala teknis, seperti standar metadata, resolusi gambar, dan perlindungan hak cipta. Di sisi lain, era digital menawarkan berbagai peluang, seperti pengembangan teknologi pemindaian resolusi tinggi, sistem penyimpanan berbasis cloud, serta platform berbagi data yang memungkinkan akses luas bagi peneliti dan masyarakat umum. Dengan memanfaatkan pendekatan kolaboratif antara institusi pemerintah, akademisi, dan sektor swasta, pelestarian naskah kuno dapat dilakukan secara lebih efektif. Kajian ini menekankan pentingnya strategi holistik yang mengintegrasikan pelestarian fisik dan digital guna memastikan keberlanjutan warisan budaya ini bagi generasi mendatang serta mendukung penelitian lintas disiplin.
Perspektif Historis: Kontinuitas dan Perubahan Peran Perpustakaan Islam Lutfi Azzahrowaini; Mutohharun Jinan
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization Vol. 8 No. 2 (2025): March
Publisher : Department of History and Islamic Civilization, Faculty of Adab and Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study explores the strategic role of Islamic libraries in shaping civilization, emphasizing their historical foundations, contributions of major libraries, and the challenges of preserving manuscripts in the modern era. The study employs a qualitative descriptive-analytical approach, focusing on historical literature reviews and thematic analysis to uncover the functions and roles of Islamic libraries throughout different historical periods. The findings highlight that Islamic libraries, such as Bayt al-Hikmah in Baghdad, Dar al-Hikmah in Cairo, and the libraries of Cordoba, were not merely repositories of manuscripts but pivotal centers for education, research, cultural preservation, and knowledge distribution. These institutions facilitated the translation and dissemination of works from Greek, Persian, and Indian traditions, significantly influencing both Islamic and Western intellectual developments. Despite their historical contributions, Islamic libraries faced challenges, including the destruction during the Mongol invasion of Baghdad in 1258 CE and the Reconquista in Andalusia in 1492 CE, which resulted in the loss of invaluable manuscripts. In the modern era, issues such as manuscript deterioration and inadequate preservation facilities persist, highlighting the need for digitization and global collaboration. This study underscores the imperative to safeguard the intellectual legacy of Islamic civilization for future generations.

Page 1 of 1 | Total Record : 6